Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Insentif untuk Ekosistem Baterai NMC Jadi Akselerator Hilirisasi Nikel Nasional

Insentif untuk Ekosistem Baterai NMC Jadi Akselerator Hilirisasi Nikel Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Rencana pemerintah memberikan insentif bagi kendaraan listrik berbasis baterai nickel-manganese-cobalt (NMC) dinilai menjadi langkah strategis untuk mempercepat hilirisasi nikel nasional, dan mendorong kedaulatan ekonomi nasional.

Kebijakan pemerintah diharapkan mampu mendorong penjualan kendaraan listrik, tetapi juga memperkuat pengembangan industri baterai berbasis nikel di dalam negeri sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih besar.

Project Coordinator ENTREV Eko Adji Buwono menilai insentif bagi kendaraan listrik berbasis NMC menjadi sinyal penting bahwa pemerintah mulai mengarahkan hilirisasi nikel ke industri manufaktur bernilai tambah tinggi.

“IBC [Anggota Holding Grup MIND ID] saat ini merupakan satu-satunya perusahaan milik pemerintah yang mendapat mandat membangun dan mengembangkan industri baterai berbasis nikel. Tentunya tanpa didukung kebijakan yang memberikan prioritas terhadap baterai berbasis nikel untuk digunakan di dalam negeri, akan sulit berkompetisi dengan baterai berbasis lithium iron phosphate (LFP),” ujar Eko.

Menurut Eko, keberpihakan kebijakan menjadi faktor penting agar investasi yang telah ditanamkan dalam pembangunan ekosistem baterai nasional dapat berkembang optimal. Pasalnya, Indonesia saat ini tengah membangun rantai pasok baterai berbasis nikel mulai dari sektor pertambangan, pengolahan, hingga manufaktur sel baterai.

IBC melalui pabrik baterai kendaraan listrik PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang saat ini memiliki kapasitas produksi tahap awal sebesar 6,9 GWh. Kapasitas ini menjadi fondasi awal untuk memenuhi kebutuhan industri kendaraan listrik nasional yang terus berkembang.

Selain mendorong nilai tambah mineral, pengembangan ekosistem baterai nasional juga diperkirakan memberikan dampak pada penguatan kedaulatan ekonomi, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, hingga pengurangan ketergantungan terhadap impor energi dan produk baterai.

Selain meningkatkan nilai tambah mineral, pengembangan industri baterai nasional juga diperkirakan memberikan memperkuat kinerja sektor ekonomi yang luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, hingga pengurangan ketergantungan terhadap produk impor.

“Sudah ada berbagai perhitungan mengenai dampak berlipat dari hilirisasi industri baterai. Yang paling nyata adalah peningkatan nilai tambah mineral, penciptaan lapangan kerja, serta pengurangan impor baterai maupun impor BBM seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik,” kata Eko.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan menyiapkan insentif bagi kendaraan listrik berbasis baterai NMC sebagai bagian dari strategi memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Menurut Bahlil, kendaraan listrik berbasis nikel menjadi prioritas karena Indonesia memiliki sumber daya nikel yang melimpah dan saat ini tengah membangun industri baterai berbasis NMC.

Ia menilai baterai berbasis nikel juga memiliki keunggulan untuk kendaraan dengan jarak tempuh lebih jauh dibandingkan baterai berbasis lithium iron phosphate (LFP), meskipun biaya produksinya relatif lebih tinggi.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan insentif kendaraan listrik yang ditargetkan mencakup masing-masing 100.000 unit mobil listrik dan 100.000 unit sepeda motor listrik pada tahun ini.

Untuk sepeda motor listrik, pemerintah mengalokasikan insentif sebesar Rp5 juta per unit, sedangkan untuk mobil listrik disiapkan skema Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 40 persen hingga 100 persen.

Pemerintah juga mengkaji pemberian insentif berdasarkan jenis baterai yang digunakan, termasuk pembedaan antara kendaraan listrik berbasis nikel dan non-nikel. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing industri baterai nasional sekaligus mempercepat agenda hilirisasi nikel di Indonesia.

Dengan dukungan kebijakan yang komprehensif, integrasi rantai pasok nikel nasional, sekaligus mempercepat transformasi Indonesia dari eksportir bahan mentah menjadi produsen material dan produk bernilai tambah tinggi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fed Makin Hawkish, Bitcoin Terseret ke US.000: Regulasi AS Jadi Harapan Baru Pasar

    Fed Makin Hawkish, Bitcoin Terseret ke US$63.000: Regulasi AS Jadi Harapan Baru Pasar

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Juni 2026 – Pasar kripto global kembali menghadapi tekanan setelah Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan namun mengirim sinyal kebijakan yang lebih hawkish dibandingkan ekspektasi pasar. Reaksi investor terlihat langsung pada pergerakan aset berisiko, termasuk Bitcoin yang sempat turun ke area US$63.000 pasca pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) […]

  • Dukung Keseimbangan Gaya Hidup, BRI Finance Perkuat Akses Dana Tunai Fleksibel

    Dukung Keseimbangan Gaya Hidup, BRI Finance Perkuat Akses Dana Tunai Fleksibel

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 April 2026 – Memasuki bulan Mei 2026, kalender nasional dipenuhi dengan sejumlah momentum long weekend yang kerap dimanfaatkan masyarakat untuk sejenak keluar dari rutinitas. Di tengah ritme kerja yang semakin dinamis dan tekanan produktivitas yang tinggi, kebutuhan untuk beristirahat kini tidak lagi sekadar menjadi bagian dari gaya hidup, melainkan elemen penting dalam menjaga […]

  • Proses Order di Pasar Saham: Dari Open Order hingga Amend

    Proses Order di Pasar Saham: Dari Open Order hingga Amend

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Dalam dunia trading saham, memahami proses order merupakan hal yang sangat penting bagi trader maupun investor. Setiap transaksi yang dilakukan di pasar saham melalui beberapa tahapan, mulai dari memasukkan order hingga eksekusi atau perubahan order. Bagi pemula, istilah seperti open order, match, hingga amend sering kali membingungkan. Padahal, memahami alur ini dapat membantu trader mengelola […]

  • Bos PPATK Bantah Isu Penarikan Uang Massal Imbas Pemblokiran Rekening Dormant: “100% Aman”

    Bos PPATK Bantah Isu Penarikan Uang Massal Imbas Pemblokiran Rekening Dormant: “100% Aman”

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarta, ReputasiPlus.com – Jagat media sosial belakangan ini diramaikan dengan unggahan video yang menampilkan antrean panjang di beberapa bank. Isu yang beredar menyebutkan bahwa masyarakat panik menarik dana secara serentak akibat kekhawatiran pemblokiran rekening dormant atau tidak aktif. Namun, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memastikan kabar tersebut tidak berdasar. Ketua PPATK Ivan Yustiavandana secara tegas membantah […]

  • KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”

    KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KAI bersama BSI melalui MITJ meresmikan kerja sama hak penamaan Stasiun LRT Dukuh Atas menjadi Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia. Peresmian dihadiri pimpinan KAI, BSI, LRT Jabodebek, dan MITJ. Kerja sama ini memperkuat ekosistem transit terpadu dan branding BSI di stasiun yang terhubung langsung dengan KRL, KA Bandara, MRT Jakarta, dan TransJakarta via JPM. […]

  • Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah,  BRI Finance Resmi Buka Dua Cabang Baru di Februari 2026

    Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah, BRI Finance Resmi Buka Dua Cabang Baru di Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Februari 2026 – Provinsi Jawa Tengah terus menunjukkan dinamika ekonomi yang solid menjelang awal 2026. Data resmi dari Badan Pusat Statistik mencatat bahwa perekonomian Jawa Tengah tumbuh 5,37 persen pada tahun 2025, meningkat dari capaian tahun sebelumnya dan berada di atas rata-rata nasional, yang mencerminkan penguatan aktivitas produksi, konsumsi, dan ekspor jasa serta […]

expand_less