Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bos PPATK Bantah Isu Penarikan Uang Massal Imbas Pemblokiran Rekening Dormant: “100% Aman”

Bos PPATK Bantah Isu Penarikan Uang Massal Imbas Pemblokiran Rekening Dormant: “100% Aman”

  • account_circle redaktur reputasi
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 180
  • comment 0 komentar

Jakarta, ReputasiPlus.com – Jagat media sosial belakangan ini diramaikan dengan unggahan video yang menampilkan antrean panjang di beberapa bank. Isu yang beredar menyebutkan bahwa masyarakat panik menarik dana secara serentak akibat kekhawatiran pemblokiran rekening dormant atau tidak aktif. Namun, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memastikan kabar tersebut tidak berdasar.

Ketua PPATK Ivan Yustiavandana secara tegas membantah adanya penarikan uang massal seperti yang ramai diberitakan di TikTok dan platform X (sebelumnya Twitter). Menurutnya, hingga kini tidak ada laporan dari pihak perbankan mengenai gelombang penarikan dana dalam jumlah besar.

“Tidak ada laporan. Ini [pemblokiran rekening dormant] dilakukan untuk melindungi dan menjaga kepentingan publik, serta meningkatkan kepercayaan terhadap integritas sistem keuangan Indonesia,” ujar Ivan saat dihubungi ReputasiPlus.com, Rabu (6/8).

Ivan juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kebijakan ini. Ia memastikan hak dan kewajiban nasabah tetap terlindungi dan saldo rekening tidak akan hilang.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Rekening 100% aman, hak dan kewajiban nasabah utuh, tidak berkurang,” lanjutnya.

Viral di Medsos, Antrean Bank Picu Kekhawatiran

Kepanikan ini bermula dari unggahan viral akun TikTok @tetang****, yang memperlihatkan antrean nasabah di sebuah bank. Dalam video tersebut, terdengar suara seseorang yang menyebut bahwa masyarakat beramai-ramai menarik uang sebelum rekening mereka dibekukan.

“Masyarakat serentak tarik uang di bank sebelum rekening diblokir,” tulis akun tersebut.

Narasi serupa juga ramai di X. Akun @Nenk****** menulis, “Masyarakat ramai-ramai menarik dana lewat teller dan ATM sebelum rekening diblokir. Banyak yang resah karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.”

Namun setelah ditelusuri, antrean yang terekam dalam video tersebut tidak dapat dipastikan berkaitan langsung dengan kebijakan rekening dormant. PPATK menegaskan bahwa informasi yang menyebar di media sosial tidak sesuai dengan fakta lapangan.

Fakta Tentang Rekening Dormant

Rekening dormant adalah rekening yang tidak aktif dalam kurun waktu tertentu, biasanya selama 6 hingga 12 bulan, tergantung kebijakan masing-masing bank. Pemblokiran atau penonaktifan sementara dilakukan sebagai langkah pengamanan, bukan penyitaan atau penghilangan dana.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), proses dormant ini lazim dilakukan untuk menjaga sistem dari potensi penyalahgunaan, seperti tindak pidana pencucian uang atau aktivitas ilegal lainnya. Namun, nasabah tetap dapat mengaktifkan kembali rekening tersebut dengan melakukan konfirmasi atau transaksi melalui prosedur yang ditentukan oleh bank.

PPATK dan OJK Minta Masyarakat Tenang

Sejalan dengan pernyataan PPATK, pihak OJK juga meminta masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat diimbau untuk selalu mengonfirmasi informasi ke lembaga resmi atau langsung ke bank masing-masing.

PPATK menyebut upaya pemblokiran terhadap rekening dormant justru merupakan langkah proaktif dalam memperkuat sistem keuangan yang transparan dan terpercaya. (SGS)

 

  • Penulis: redaktur reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolintang Resmi Mendunia! Gubernur Yulius Selvanus Terima Sertifikat UNESCO dalam Momen Bersejarah di Jakarta

    Kolintang Resmi Mendunia! Gubernur Yulius Selvanus Terima Sertifikat UNESCO dalam Momen Bersejarah di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta, ReputasiPlus.com – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., secara resmi menerima Sertifikat Warisan Budaya Takbenda UNESCO untuk Kolintang dalam seremoni kenegaraan yang berlangsung di Museum Nasional, Jakarta, pada 2 Desember 2025. Penyerahan ini menjadi bagian dari agenda besar Kementerian Kebudayaan RI yang juga memberikan sertifikat serupa kepada Reog Ponorogo dan Kebaya […]

  • Perluas Akses Investasi Digital, BRI-MI & Ayovest Resmi Jalin Kemitraan Strategis

    Perluas Akses Investasi Digital, BRI-MI & Ayovest Resmi Jalin Kemitraan Strategis

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Generasi Paham Investasi (Ayovest), platform distribusi reksa dana berbasis digital. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi BRI-MI mempercepat distribusi produk reksa dana melalui kanal digital yang efisien dan inklusif. Melalui kemitraan ini, BRI-MI mengintegrasikan keunggulan pengelolaan portofolio yang profesional dan teregulasi dengan infrastruktur distribusi […]

  • Dubes Sandeep dan Megawati Hidupkan Kembali Jejak Persahabatan Soekarno-Nehru

    Dubes Sandeep dan Megawati Hidupkan Kembali Jejak Persahabatan Soekarno-Nehru

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta — Hubungan panjang Indonesia dan India kembali mendapat sorotan ketika Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty mengunjungi Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026). Pertemuan itu tidak sekadar menjadi agenda diplomatik biasa, tetapi berubah menjadi ruang nostalgia yang menyingkap kembali akar historis hubungan kedua negara sejak era […]

  • Respons Penghentian Insentif Motor Listrik, BRI Finance Perkuat Strategi dan Program Pembiayaan

    Respons Penghentian Insentif Motor Listrik, BRI Finance Perkuat Strategi dan Program Pembiayaan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Februari 2026 – Penghentian insentif kendaraan motor listrik sejak Desember 2025 oleh Pemerintah Indonesia menjadi perhatian industri pembiayaan nasional. Kebijakan tersebut mendorong terjadinya penyesuaian harga di pasar yang berujung pada potensi pengaruh daya beli masyarakat, serta dinamika pertumbuhan pembiayaan di segmen kendaraan listrik. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menilai berakhirnya insentif ini […]

  • Meriahkan Ramadan 2026, Bank Neo Commerce Dukung UMKM untuk Tingkatkan Bisnis Selama Bulan Suci

    Meriahkan Ramadan 2026, Bank Neo Commerce Dukung UMKM untuk Tingkatkan Bisnis Selama Bulan Suci

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta, 5 Maret 2026 – PT Bank Neo Commerce Tbk (“Bank Neo Commerce”, “BNC”, “Bank”, “Perseroan”), bank dengan layanan digital yang memiliki layanan keuangan terlengkap di Indonesia melalui aplikasi yang dimilikinya yaitu neobank, terus berupaya menghadirkan layanan keuangan yang dapat menjadi solusi atas permasalahan terkait transaksi keuangan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya terkait […]

  • Topotels: 7 dari 10 Tamu Kini Booking Hotel Secara Last Minute, Tren Terlihat di Berbagai Unit di Indonesia

    Topotels: 7 dari 10 Tamu Kini Booking Hotel Secara Last Minute, Tren Terlihat di Berbagai Unit di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Topotels Hotels & Resorts mencatat 7 dari 10 tamu kini booking hotel secara last minute di berbagai unitnya termasuk Ayola Sentosa Palembang, mencerminkan tren traveler yang semakin spontan, book sekarang di www.topotels.com untuk penawaran terbaik. Jakarta, April 2026 – Jumat sore, setelah minggu kerja yang padat, seorang pekerja di Jakarta membuka ponselnya. Tanpa rencana panjang, […]

expand_less