Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Hilirisasi Pangan Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Siapkan Lahan Peternakan Ayam Terintegrasi

Hilirisasi Pangan Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Siapkan Lahan Peternakan Ayam Terintegrasi

  • account_circle editor News
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Jakarta — PTPN IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menyatakan kesiapan mendukung agenda pemerintah dalam percepatan hilirisasi industri ayam terintegrasi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Program industri ayam terintegrasi diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung penyediaan protein hewani, terutama daging ayam dan telur, yang kebutuhannya terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk serta implementasi agenda sosial pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada tahap awal, pemerintah melalui Danantara Indonesia menyiapkan investasi strategis sekitar Rp 20 triliun untuk membangun ekosistem industri ayam terintegrasi, mulai dari pembibitan, pakan, budidaya, hingga pengolahan dan distribusi. Pendekatan hilirisasi dipilih untuk memperkuat kesinambungan pasokan, menekan fluktuasi harga, sekaligus mendorong pemerataan produksi protein hewani ke luar Pulau Jawa.

Dalam konteks tersebut, peran badan usaha milik negara (BUMN) menjadi penting. Salah satunya PTPN IV PalmCo yang mengelola jutaan hektare perkebunan kelapa sawit di berbagai wilayah Indonesia. Dengan portofolio aset dan infrastruktur yang telah terbentuk, PalmCo dipandang memiliki posisi strategis untuk mendukung agenda hilirisasi pangan, termasuk pengembangan peternakan ayam terintegrasi.

Hilirisasi sebagai Arah Kebijakan

Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian Sam Herodian, dalam forum Road to Jakarta Food Security Summit 2026, menegaskan bahwa hilirisasi menjadi salah satu pendekatan utama dalam transformasi sistem pangan nasional.

“Pengembangan industri ayam terintegrasi tidak hanya soal menambah kapasitas produksi, tetapi juga memastikan distribusi dan keterjangkauan pangan yang lebih merata, khususnya di luar Jawa,” ujar Sam.

Pendekatan terintegrasi dinilai mampu meredam ketergantungan produksi pada wilayah tertentu serta mengurangi risiko gejolak pasokan dan harga di sektor perunggasan.

Senada dengan itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan Ali Agus menekankan pentingnya menjaga posisi peternak rakyat dalam skema hilirisasi. “Hilirisasi idealnya memastikan kesinambungan dari hulu ke hilir, sekaligus membuka ruang bagi peternak rakyat untuk tumbuh bersama industri,” kata Ali Agus.

Kesiapan Lahan Jadi Kunci

Salah satu tantangan utama pengembangan peternakan modern berskala besar adalah kesiapan lahan. Di luar Jawa, ketersediaan lahan yang memiliki kepastian hukum, infrastruktur dasar, dan akses logistik kerap menjadi hambatan. Karena itu, pemanfaatan aset negara yang telah eksisting dinilai sebagai opsi strategis.

PTPN IV PalmCo berada dalam ekosistem tersebut. Dengan pengalaman panjang mengelola perkebunan sawit, perusahaan memiliki aset lahan yang relatif siap secara legal dan operasional. Namun demikian, PalmCo menegaskan pendekatan bertahap tetap menjadi prinsip utama.

Direktur Strategy dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, mengatakan perusahaan memilih langkah yang terukur dan berbasis kesiapan nyata di lapangan. “Kami memahami ini adalah proyek kebijakan nasional yang besar dan lintas sektor. Karena itu, PalmCo fokus pada kesiapan yang benar-benar bisa dieksekusi,” ujar Ugun.

Menurutnya, Kalimantan Timur menjadi wilayah yang saat ini telah memasuki tahap persiapan awal untuk mendukung pembangunan peternakan ayam terintegrasi, termasuk rencana groundbreaking dalam waktu dekat. Wilayah tersebut dinilai relatif siap dari sisi aset, keselarasan tata ruang, serta dukungan rencana pengembangan wilayah. “Kalimantan Timur menjadi contoh awal kesiapan. Ini bukan soal cepat, tetapi soal tepat,” katanya.

Integrasi Sawit dan Pangan Harus Berhati-hati

Ugun menegaskan bahwa pemanfaatan lahan perkebunan sawit untuk kegiatan pangan memerlukan kajian menyeluruh, mencakup aspek tata ruang, lingkungan, sosial, serta keberlanjutan. “Integrasi fungsi pangan di kawasan perkebunan sawit tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Semua harus sejalan dengan prinsip keberlanjutan,” ujarnya.

PalmCo juga memilih tidak memberikan ekspektasi berlebihan terhadap wilayah lain yang masih dalam tahap kajian. Pendekatan ini diambil untuk menjaga kredibilitas proyek sekaligus memastikan setiap langkah dapat dipertanggungjawabkan. “Lebih baik kami berbicara berdasarkan apa yang sudah siap dan bisa dieksekusi, daripada menyampaikan rencana yang belum tentu dapat direalisasikan,” kata dia.

Ke depan, PTPN IV PalmCo sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari ekosistem pendukung ketahanan pangan nasional, dengan memastikan pemanfaatan aset negara dilakukan secara optimal, bertanggung jawab, dan sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat hilirisasi pangan serta pemerataan produksi protein hewani di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • 93,09% Debitur FLPP Menghuni Rumahnya Di Penyaluran Tahun 2026

    93,09% Debitur FLPP Menghuni Rumahnya Di Penyaluran Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BP Tapera meningkatkan target dari tahun sebelumnya menjadi 75.000 unit rumah. Apabila menilik dari target monitoring dan evaluasi per akhir Mei 2026, BP Tapera telah mencapai angka pemantauan sebesar 42,595 ribu unit rumah, atau 36,42% dari target yang ditetapkan. Dalam pemantauannya, sebanyak 37.003 unit rumah (93,09%) dihuni sendiri oleh pemiliknya. Jakarta, 19 Juni 2026 – […]

  • Intel Lampaui Ekspektasi Q4, Tapi Saham Tertekan oleh Outlook 2026

    Intel Lampaui Ekspektasi Q4, Tapi Saham Tertekan oleh Outlook 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Saham Intel Corporation (INTC) mengalami tekanan pasar signifikan setelah rilis laporan keuangan kuartal IV tahun fiskal 2025. Meskipun hasil pendapatan dan laba per saham melampaui ekspektasi analis, panduan perusahaan untuk kuartal pertama 2026 dianggap kurang menggembirakan, memicu aksi jual kuat di pasar saham Amerika Serikat. Dalam laporan Q4 2025, Intel mencatat pendapatan sekitar US$13,7 miliar, […]

  • Dupoin Futures Siap Gelar Aktivasi Brand di CFD FX Sudirman pada 5 April 2026

    Dupoin Futures Siap Gelar Aktivasi Brand di CFD FX Sudirman pada 5 April 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PT Dupoin Futures Indonesia akan menggelar kegiatan brand activation dalam rangka Car Free Day (CFD) di kawasan FX Sudirman, Jakarta, pada Minggu pagi, 5 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan awareness serta mendekatkan layanan kepada masyarakat pasca momentum Lebaran. Dalam kegiatan ini, Dupoin Futures akan menghadirkan booth interaktif yang berlokasi […]

  • Global Energy Alliance for People and Planet Bersama Mitra Dorong Solusi Terintegrasi bagi Masyarakat Pesisir Indonesia

    Global Energy Alliance for People and Planet Bersama Mitra Dorong Solusi Terintegrasi bagi Masyarakat Pesisir Indonesia

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juni 2026 — Masyarakat pesisir Indonesia merupakan tulang punggung ekonomi biru nasional. Namun, di balik besarnya potensi sektor perikanan, akuakultur, dan industri berbasis kelautan, banyak masyarakat pesisir yang masih menghadapi ketidakstabilan pendapatan meskipun berkontribusi besar terhadap nilai ekonomi yang dihasilkan. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan, nilai ekspor perikanan Indonesia pada tahun 2025 […]

  • Dubes India Sandeep Chakravorty Soroti Penguatan Hubungan Strategis India-Indonesia melalui BRICS dalam IIFA Discussion

    Dubes India Sandeep Chakravorty Soroti Penguatan Hubungan Strategis India-Indonesia melalui BRICS dalam IIFA Discussion

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta — Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menekankan pentingnya memperkuat keterlibatan strategis India dan Indonesia melalui BRICS menjelang penyelenggaraan KTT BRICS ke-18. Hal tersebut disampaikan dalam diskusi yang digelar di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Senin (31/8/2026). Duta Besar Chakravorty menghadiri IIFA Discussion Series ke-10 bertajuk “BRICS in a Fragmented World: How India […]

  • FisTx Resmi Luncurkan NAWASENA Water Test Kit, Solusi Monitoring Kualitas Air Tambak Lebih Mudah, Hemat, dan Cerdas

    FisTx Resmi Luncurkan NAWASENA Water Test Kit, Solusi Monitoring Kualitas Air Tambak Lebih Mudah, Hemat, dan Cerdas

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Produk lokal berstandar internasional ini hadir menjawab tantangan monitoring kualitas air dilengkapi Smart Virtual Assistant 7×24 Jam untuk membantu petambak mengambil keputusan berbasis data secara real time Industri budidaya tambak Indonesia terus menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas kualitas air, salah satu faktor paling krusial yang menentukan keberhasilan produksi. Di banyak tambak, perubahan parameter penting […]

expand_less