Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Indonesia dan IIT Madras Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Riset, Inovasi, dan Komersialisasi Teknologi Deep-Tech

Indonesia dan IIT Madras Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Riset, Inovasi, dan Komersialisasi Teknologi Deep-Tech

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 40 menit yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Jakarta — ndonesia’s Ministry of Higher Education, Science & Technology dan IIT Madras Global Research Foundation (IITM Global) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pada 5 Agustus untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi, riset strategis, inovasi, teknologi deep-tech, kewirausahaan, dan pengembangan talenta, sekaligus menandai langkah baru dalam penguatan kemitraan strategis India dan Indonesia. Perjanjian tersebut ditandatangani dalam kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains & Teknologi Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, ke Indian Institute of Technology Madras (IIT Madras).

Kemitraan tersebut diformalkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Indian Institute of Technology Madras (IIT Madras) dalam kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains & Teknologi Indonesia, Prof. Brian Yuliarto. Perjanjian ini dirancang untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi kolaboratif, mempercepat komersialisasi solusi deep-tech, serta mendukung pengembangan talenta dan perusahaan yang berdaya saing global.

Kolaborasi ini mempertemukan kemampuan IIT Madras di bidang riset, teknologi deep-tech, inovasi, dan kewirausahaan dengan prioritas pembangunan nasional Indonesia. Kedua pihak bertujuan mengembangkan solusi praktis dan dapat diperluas yang dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, kemandirian teknologi, dan pembangunan berbasis pengetahuan.

Dari Riset Bersama hingga Komersialisasi

Salah satu fokus utama kemitraan ini adalah menciptakan jalur yang lebih kuat antara lembaga penelitian dan sektor komersial, sehingga berbagai gagasan yang dikembangkan melalui riset akademik dapat bergerak melampaui laboratorium menuju startup, industri, dan penerapan ekonomi yang lebih luas.

Melalui kemitraan ini, universitas-universitas di Indonesia diharapkan memperoleh lebih banyak peluang untuk berpartisipasi dalam riset bersama, pengembangan talenta, komersialisasi teknologi, dan program inovasi bersama IIT Madras Global Research Foundation.

Bagi Indonesia, kolaborasi ini ditujukan untuk mendukung ambisi yang lebih luas dalam membangun ekonomi berbasis inovasi, di mana riset dapat menghasilkan nilai ekonomi yang nyata. Kemitraan ini juga berupaya memperkuat hubungan antara universitas, peneliti, mahasiswa, pengusaha, dan industri.

“Indonesia telah menetapkan visi ambisius untuk menjadi ekonomi yang kompetitif secara global dan digerakkan oleh inovasi. Untuk mencapainya, diperlukan kemitraan yang kuat yang memberdayakan universitas, peneliti, mahasiswa, dan pengusaha untuk bekerja sama dengan institusi kelas dunia,” ujar Prof. Brian Yuliarto.

“Tujuan kami bukan hanya menghasilkan riset yang unggul, tetapi juga mengubah gagasan menjadi startup, membantu startup tersebut berkembang menjadi industri yang kompetitif secara global, dan menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia,” tambahnya.

Membangun Model Inovasi Selatan-Selatan

Di luar proyek riset individual, perjanjian ini menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk membangun ekosistem inovasi yang dapat menjadi model bagi kemitraan Selatan-Selatan di masa depan.

Kemitraan ini menggabungkan kemampuan riset dan teknologi IIT Madras yang telah diakui secara global dengan agenda pembangunan Indonesia, dengan tujuan menghasilkan solusi yang dapat diterapkan dalam skala luas. Kedua negara juga melihat kolaborasi ini sebagai peluang untuk menunjukkan bagaimana institusi dari negara-negara berkembang dapat bekerja sama dalam membangun kapasitas teknologi dan kewirausahaan yang lebih kuat.

Prof. V. Kamakoti, Chairman IIT Madras Global Research Foundation sekaligus Director IIT Madras, mengatakan kemitraan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap ekosistem riset dan inovasi IIT Madras serta kemampuannya untuk bekerja sama dengan mitra internasional dalam menghadapi berbagai tantangan dunia nyata.

“Melalui IIT Madras Global Research Foundation, kami memperluas kemampuan kami melampaui batas-batas nasional untuk bersama-sama menciptakan solusi yang menjawab berbagai tantangan dunia nyata,” kata Prof. Kamakoti.

Ia menambahkan bahwa kemitraan tersebut akan berkontribusi dalam membangun ekosistem riset, inovasi, dan kewirausahaan yang kompetitif secara global, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan dan memperkuat hubungan yang telah terjalin antara India dan Indonesia.

MoU Ditandatangani Pejabat Senior Kedua Negara

MoU tersebut ditandatangani oleh Prof. Raghunathan Rengaswamy, Director IIT Madras Global Research Foundation, dan Madhav Narayan, CEO and Director IIT Madras Global Research Foundation, mewakili IITM Global, bersama Dr. Mohammad Fauzan Adziman, Director General of Research and Development dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains & Teknologi Indonesia.

Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Prof. V. Kamakoti, Prof. Brian Yuliarto, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty, Prof. Preeti Aghalayam, Dean of Global Engagement IIT Madras, serta para dekan dan dosen IIT Madras, pejabat senior pemerintah dari India dan Indonesia, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Perjanjian ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan bilateral antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, di mana kedua pemimpin kembali menegaskan komitmen untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan tinggi, sains, teknologi, inovasi, dan kewirausahaan.

IIT Madras sebagai Pusat Riset dan Inovasi Global

Didirikan pada 1959 oleh Pemerintah India sebagai Institute of National Importance, IIT Madras telah mengembangkan ekosistem akademik dan riset yang luas, mencakup 18 departemen akademik dan sejumlah pusat riset interdisipliner tingkat lanjut. Institusi ini menawarkan program sarjana dan pascasarjana di berbagai bidang serta memiliki lebih dari 650 dosen dan 10.000 mahasiswa, dengan mahasiswa yang berasal dari 18 negara.

Institusi tersebut juga telah membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat melalui dukungan IITM Incubation Cell. Diakui sebagai Institution of Eminence pada 2019, IIT Madras menempati peringkat pertama dalam kategori Overall selama tujuh tahun berturut-turut dalam India Rankings 2025. IIT Madras juga mempertahankan posisi pertama dalam kategori Engineering Institutions selama 10 tahun berturut-turut sejak 2016 hingga 2025.

Selain itu, IIT Madras menempati peringkat pertama dalam kategori Sustainability Development Goals yang diperkenalkan pada 2025 dan juga meraih posisi pertama dalam kategori Innovations, meningkat dari peringkat kedua pada tahun sebelumnya. Pada 2023, IIT Madras menjadi IIT pertama yang mendirikan kampus internasional di Zanzibar, Tanzania, yang dikenal sebagai IIT Madras Zanzibar.

Melalui kemitraan baru ini, kemampuan riset dan inovasi IIT Madras akan semakin terhubung dengan ekosistem pendidikan tinggi dan inovasi nasional Indonesia, menciptakan peluang baru bagi peneliti, mahasiswa, dan pengusaha dari kedua negara untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi dan solusi yang memiliki dampak ekonomi dan sosial lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teknologi LiDAR Memangkas Waktu Survei dari Mingguan Menjadi Harian

    Teknologi LiDAR Memangkas Waktu Survei dari Mingguan Menjadi Harian

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sensor laser menembus vegetasi dan menghasilkan model tiga dimensi dengan akurasi 3 cm untuk sektor tambang, perkebunan, dan energi. Jakarta — Halo Robotics menerbitkan penjelasan teknis mengenai LiDAR, teknologi pemetaan yang mengubah cara industri di Indonesia mengukur dan memantau lahan. LiDAR menembakkan laser pulse ke permukaan bumi dan menghitung waktu pantulannya untuk membentuk point cloud […]

  • KAI Daop 2 Bandung Tindak Tegas Sopir Truk Penyebab KA Papandayan Tertemper di Petak Jalan Plered–Cikadongdong

    KAI Daop 2 Bandung Tindak Tegas Sopir Truk Penyebab KA Papandayan Tertemper di Petak Jalan Plered–Cikadongdong

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Jumat, 15 Mei 2026 KAI Daop 2 Bandung Tindak Tegas Sopir Truk Penyebab KA Papandayan Tertemper di Petak Jalan Plered–Cikadongdong Bandung (Jawa Barat), 15 Mei 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menindak tegas sopir truk yang memarkirkan kendaraannya sembarangan hingga mengganggu ruang bebas jalur kereta api […]

  • Diresmikan Anies Baswedan, Jembatan Titian Persatuan Dibangun Warga dan Aksi Bersama

    Diresmikan Anies Baswedan, Jembatan Titian Persatuan Dibangun Warga dan Aksi Bersama

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Membentang Menyatukan Dua Seberang, Menghadirkan Jalan Pulang. Penantian 30 tahun warga Karanganyar resmi lunas hari ini. Terima kasih kepada seluruh relawan, warga, dan Teman Aksi Indonesia yang telah bahu-membahu mewujudkan Titian Persatuan ini. Tanpa ketulusan dan gotong royong kalian, jembatan ini takkan pernah berdiri. Mari terus membentang, menyambung harapan yang sempat terputus di pelosok lainnya. […]

  • Dari Kota Kreatif, Mahasiswa BINUS @Bandung  Bangun Bisnis Parfum dengan Ciri Khas yang Berbeda

    Dari Kota Kreatif, Mahasiswa BINUS @Bandung Bangun Bisnis Parfum dengan Ciri Khas yang Berbeda

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Bandung, 6 Juli – Di tengah berkembangnya industri gaya hidup dan personal care di Indonesia, bisnis parfum lokal menunjukkan pertumbuhan yang semakin menjanjikan. Meningkatnya minat konsumen terhadap produk parfum dengan karakter dan identitas yang kuat membuka peluang baru bagi para pelaku usaha untuk menghadirkan konsep yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar. Bagi sebagian entrepreneur muda, […]

  • Tips Bawa Kucing Mudik Pakai Pet Cargo

    Tips Bawa Kucing Mudik Pakai Pet Cargo

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Bagi banyak pecinta kucing, meninggalkan anabul sendirian di rumah saat perjalanan jauh terasa berat. Karena itu, semakin banyak pet owner memilih membawa kucing mereka saat mudik, liburan, atau perjalanan jauh. Salah satu cara paling aman dan nyaman adalah menggunakan Pet Cargo Kucing. Dengan menggunakan Pet Cargo Kucing, kucing bisa bepergian dengan lebih aman di dalam […]

  • Bank Raya Dukung Inklusi Keuangan Digital Generasi Muda dan K-popers  di P-Land: K-pop Art Market Vol.5

    Bank Raya Dukung Inklusi Keuangan Digital Generasi Muda dan K-popers di P-Land: K-pop Art Market Vol.5

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sebagai bank digital yang aktif merangkul berbagai komunitas, Bank Raya kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekosistem digital dengan menjadi Official Partner P-Land: K-pop Art Market Vol.5 Sebagai bank digital yang aktif merangkul berbagai komunitas, Bank Raya kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekosistem digital dengan menjadi […]

expand_less