Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dubes India Sandeep Chakravorty Soroti Penguatan Hubungan Strategis India-Indonesia melalui BRICS dalam IIFA Discussion

Dubes India Sandeep Chakravorty Soroti Penguatan Hubungan Strategis India-Indonesia melalui BRICS dalam IIFA Discussion

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

Jakarta — Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menekankan pentingnya memperkuat keterlibatan strategis India dan Indonesia melalui BRICS menjelang penyelenggaraan KTT BRICS ke-18. Hal tersebut disampaikan dalam diskusi yang digelar di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Senin (31/8/2026).

Duta Besar Chakravorty menghadiri IIFA Discussion Series ke-10 bertajuk “BRICS in a Fragmented World: How India and Indonesia Can Ensure Strategic Engagement and Foster Practical Cooperation” yang diselenggarakan oleh Indonesian Institute for Foreign Affairs (IIFA) di UIII. Diskusi tersebut menjadi forum pengantar menjelang KTT BRICS yang akan diselenggarakan di India tahun ini.

Dalam sambutannya, Duta Besar Chakravorty menyoroti pentingnya diskusi tersebut di tengah persiapan India sebagai tuan rumah KTT BRICS ke-18, terutama ketika tatanan global menghadapi fragmentasi dan ketidakpastian geopolitik yang semakin meningkat.

Duta Besar Chakravorty juga menyampaikan apresiasinya kepada UIII yang telah menjadi tuan rumah diskusi tersebut. Ia menekankan pentingnya mempertemukan pembuat kebijakan, diplomat dan akademisi dari kedua negara untuk membahas bagaimana India dan Indonesia dapat bekerja sama dalam kerangka BRICS.

Membahas Peran India dan Indonesia dalam BRICS

Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah perwakilan penting dari India dan Indonesia, termasuk BRICS Sherpa India sekaligus Secretary (Economic Relations) Shri Sudhakar Dalela, Tri Tharyat dan Tri Purnajaya dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Dr. Teguh Yudo Wicaksono dari UIII, serta Dr. Samir Saran, President of Observer Research Foundation (ORF) India.

Forum tersebut membahas bagaimana India dan Indonesia dapat memanfaatkan posisi bersama mereka di BRICS untuk memperkuat keterlibatan strategis sekaligus mengembangkan berbagai bidang kerja sama yang bersifat praktis.

Duta Besar Chakravorty menilai diskusi tersebut berlangsung pada momentum penting bagi BRICS, seiring dengan terus berkembangnya kelompok tersebut di tengah perubahan lanskap ekonomi dan geopolitik global. Bagi India dan Indonesia, BRICS menjadi platform tambahan untuk mendorong kepentingan bersama sekaligus memperkuat kerja sama yang lebih luas di antara negara-negara Global South.

Diskusi juga mengeksplorasi sejumlah bidang yang memiliki potensi kuat untuk kerja sama India-Indonesia, termasuk kesehatan, mineral kritis, material tanah jarang, hilirisasi industri dan penguatan rantai pasok yang tangguh.

Bidang-bidang tersebut mencerminkan kesamaan prioritas pembangunan kedua negara dan dapat membuka peluang untuk menerjemahkan keterlibatan strategis menjadi kerja sama yang lebih konkret.

BRICS sebagai Platform bagi Kerja Sama Global South

Salah satu pesan utama yang muncul dalam diskusi adalah bahwa BRICS tidak semestinya dipahami semata-mata sebagai sebuah blok atau instrumen bagi negara-negara untuk memilih pihak di tengah persaingan geopolitik global.

Sebaliknya, BRICS dapat menjadi ruang bagi negara-negara Global South untuk memiliki peran yang lebih besar dalam membentuk norma internasional serta menjawab berbagai tantangan pembangunan bersama.

Diskusi tersebut juga menyoroti potensi India dan Indonesia untuk berkontribusi pada agenda BRICS yang lebih praktis dan inklusif, khususnya melalui kerja sama yang didasarkan pada prioritas pembangunan dan industrialisasi masing-masing negara.

Dr. Philips Vermonte, Dekan Political Science UIII, merangkum agenda yang lebih luas bagi India dan Indonesia melalui tiga prioritas, yakni Diversifikasi Pilihan, Agenda Pembangunan dan Transformasi Digital.

Bagi Duta Besar Chakravorty, diskusi di UIII menjadi kesempatan untuk membawa perspektif India dan Indonesia ke dalam percakapan yang lebih luas mengenai BRICS serta mengeksplorasi bagaimana kedua negara dapat membangun keterlibatan strategis yang lebih kuat di tengah dunia yang semakin terfragmentasi.

IIFA Discussion Series ke-10 mempertemukan pembicara dan peserta dari kedua negara untuk membahas bagaimana BRICS dapat menjadi platform bagi kerja sama praktis, sekaligus memperkuat suara dan peran negara-negara berkembang dalam urusan global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dorong Digitalisasi Rantai Pasok, PalmCo Integrasikan Logistik Lewat PalmGO dan PALMSTOCK

    Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dorong Digitalisasi Rantai Pasok, PalmCo Integrasikan Logistik Lewat PalmGO dan PALMSTOCK

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo terus memperkuat transformasi digital di seluruh rantai pasok bisnisnya dengan memperkenalkan dua sistem digital untuk mendukung pengelolaan logistik dan pergudangan, yakni PalmGO dan PALMSTOCK. Kedua sistem tersebut dirancang untuk mengintegrasikan pemantauan armada, pengiriman komoditas, serta pengelolaan persediaan barang dalam satu platform berbasis […]

  • KAI Services Gelar Kegiatan Buka Bersama Porter Serentak di 15 Stasiun

    KAI Services Gelar Kegiatan Buka Bersama Porter Serentak di 15 Stasiun

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Dalam rangka mewujudkan kepedulian sosial di bulan Ramadan, KAI Services menggelar kegiatan berbagi melalui program Buka Bersama 1.750 porter di 15 stasiun yang tersebar di Pulau Jawa pada Kamis, 12 Maret 2026. Program ini juga melibatkan partisipasi pelanggan Kuliner Kereta yang berdonasi melalui transaksi pembayaran non tunai. Dana yang terkumpul dari donasi tersebut kemudian digunakan […]

  • Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto

    Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 Juni 2026 – Pasar aset kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan sejumlah altcoin mencatat penguatan dalam sepekan terakhir. Worldcoin (WLD) memimpin pergerakan dengan kenaikan 23,34% dalam tujuh hari terakhir dan melonjak 71,70% dalam 30 hari terakhir. Sementara itu, Hyperliquid (HYPE) dan Jupiter (JUP) masing-masing menguat 13,49% dan 10,68% dalam periode tujuh hari terakhir, mencerminkan […]

  • Solana Bersiap Menembus US5, SOL Punya Peluang Reli di Oktober

    Solana Bersiap Menembus US$125, SOL Punya Peluang Reli di Oktober

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Oktober 2026 — Harga Solana (SOL) memasuki Oktober dengan momentum pemulihan setelah mencatat kenaikan signifikan dalam dua bulan terakhir. SOL saat ini bergerak di sekitar US$121, dengan level US$124–125 menjadi area resistensi penting yang perlu ditembus untuk membuka peluang kenaikan lebih lanjut. Selain faktor teknikal, perhatian pasar juga tertuju pada perkembangan upgrade Alpenglow yang […]

  • Harga Emas Masih Tertekan, Peluang Turun ke Area 4.306 Masih Terbuka

    Harga Emas Masih Tertekan, Peluang Turun ke Area 4.306 Masih Terbuka

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas dunia masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari Selasa (2/6). Sejumlah faktor teknikal dan fundamental menunjukkan bahwa tren penurunan belum sepenuhnya berakhir, sehingga pelaku pasar masih perlu mewaspadai potensi koreksi lanjutan dalam jangka pendek. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pasangan XAU/USD pada timeframe daily masih bergerak dalam tren […]

  • BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan

    BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kewirausahaan tidak lagi dipahami semata sebagai aktivitas mendirikan usaha baru. Kewirausahaan kini dipandang sebagai sebuah proses strategis dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan, baik bagi individu, organisasi, maupun masyarakat. Tantangan global menuntut pola pikir kewirausahaan yang adaptif, berbasis data, dan mampu merespons perubahan dengan […]

expand_less