Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 35 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Turnamen terbuka untuk mahasiswa ini hadir di awal tahun akademik. Membuka ruang bagi mahasiswa baru untuk membanun komunitas, mengasah kemampuan dan mengenal peluang karir di industri esports

Bogor, 29 Agustus 2026 – Tahun ajaran baru biasanya dimulai dengan mencari teman baru, mengenal lingkungan kampus dan menemukan komunitas yang punya minat serupa. Bagi sebagian mahasiswa, salah satu cara paling mudah untuk memulai percakapan bisa sesederhana, “Main mole, nggak?”. Dari kebiasaan mabar (main bareng) inilah komunitas gaming kampus terus tumbuh. Esports pun berkembang dari sekadar aktivitas kompetitif menjadi ruang sosial: tempat bertemu, membangun relasi, mengasah kemampuan, hingga mengenal peluang di industri digital. 

Campus Gaming Ground di IPB” />

Fenomena ini hadir dalam Pop Mie Campus Gaming Ground 2026 di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 29 Agustus 2026. Berbeda dari turnamen internal kampus di kota-kota sebelumnya. Ajang ini terbuka untuk mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Menjadikan IPB sebagai titik temu komunitas gaming mahasiswa di Bogor. Hal ini menjadi peluang tersendiri bagi mahasiswa baru. Di awal tahun akademik, kegiatan ini menjadi wadah pertemuan lintas kampus yang membuka kesempatan untuk bertemu pemain lain dan membentuk tim. Mereka juga bisa mengenal komunitas dan mengikuti aktivitas di luar ruang kelas.

Ketika Hobi Gaming Bertemu Industri yang Terus Tumbuh

Gaming kini sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Aktivitas ini tidak lagi sekedar hiburan. Tetapi telah berkembang menjadi industri besar dengan ekosistem yang semakin kompleks. Data Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat terdapat lebih dari 150 juta pemain gim di Indonesia, menjadikannya salah satu pasar terbesar di dunia. Industri ini juga terus berkembang dengan kontribusi ekonomi yang mencapai puluhan triliun rupiah per tahun, didukung ribuan pengembang dan penerbit aktif di berbagai daerah. 

Pertumbuhan ini turut melahirkan ekosistem yang lebih luas: esports, content creator, platform streaming, hingga industri kreatif dan teknologi pendukung. Sejumlah kajian juga menunjukkan bahwa industri ini berpotensi membuka lapangan kerja baru dalam skala besar, baik secara langsung maupun tidak langsung. Artinya, semakin besar industri gaming, semakin beragam pula kebutuhan talenta. Tidak semua peluang berada di dalam pertandingan, justru tumbuh di luar arena kompetitif. 

Di sinilah lingkungan kampus dapat memainkan peran penting. Mahasiswa tidak hanya menjadi konsumen gim. Mereka juga bisa mulai mengenal berbagai profesi dan keterampilan yang dibutuhkan dalam ekosistem digital ini.

Esports Bukan Cuma Tentang Siapa yang Menang

Di Pop Mie Campus Gaming Ground, mahasiswa tidak hanya datang untuk bertanding di Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Acara ini juga menjadi ruang interaksi komunitas yang lebih luas. Format lintas kampus membuka kesempatan luas bagi mahasiswa. Mereka punya wadah bertemu pemain lain, berbagi pengalaman dan memahami bahwa sebuah ekosistem esports tidak hanya terdiri dari pemain. Di balik satu pertandingan, ada banyak peran yang bekerja, mulai dari pengelola event, tim produksi, konten hingga manajemen komunitas. 

Campus Gaming Ground” />

Mahasiswa juga dapat terlibat sebagai panitia lokal. Dari sini, mereka bisa belajar langsung tentang koordinasi acara, komunikasi, manajemen komunitas, hingga penyelesaian masalah di lapangan. Chaya Kusuma, Managing Director EVOS, melihat pengalaman seperti ini sebagai bagian penting dari perkembangan ekosistem esports. “Esports tidak tumbuh hanya dari pemain profesional. Komunitas punya peran besar karena dari sanalah pemain, kreator dan talenta baru berkembang. Ketika mahasiswa dari berbagai kampus bertemu, mereka tidak hanya bermain, tetapi juga membangun relasi dan pengalaman yang penting untuk perjalanan mereka di esports,” ujarnya. 

Jalur Pro Player dan Banyak Peluang Lain

Bagi mahasiswa yang ingin menekuni jalur kompetitif, turnamen ini bisa menjadi langkah awal untuk menguji kemampuan di lingkungan yang lebih serius. Kompetisi memberi pengalaman berbeda dibanding sekedar bermain bersama teman. Tim juara pertama akan mendapatkan kesempatan mengikuti kelas EVOS Academy secara gratis. Sebagai bentuk pembinaan untuk memahami standar kompetitif dan pengembangan skill lebih lanjut. 

Namun, jalur pro player bukan satu-satunya tujuan. Ekosistem esports juga membuka banyak ruang lain di luar pertandingan. Seperti halnya content creator, caster, analis, event organizer, manajemen tim hingga berbagai peran operasional lainnya. Antonius Pandu, Senior Brand Manager Pop Mie, menegaskan pentingnya ruang eksplorasi bagi mahasiswa. “Gaming sudah menjadi bagian dari keseharian mahasiswa. Yang menarik adalah ketika ketertarikan itu bisa berkembang, baik lewat kompetisi maupun pengalaman di balik layar. Kami ingin mahasiswa punya ruang untuk menemukan dan mengembangkan bidang yang paling sesuai dengan kemampuan mereka,” tambahnya. 

IPB sebagai Titik Temu Komunitas

Dengan format open to public, IPB menjadi ruang pertemuan mahasiswa dari berbagai kampus di Bogor. Komunitas yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri kini bisa saling bertemu dalam satu arena. Pelaksanaan pada 29 Agustus 2026 yang bertepatan dengan awal tahun akademik juga menjadikan acara ini relevan bagi mahasiswa baru yang sedang mencari lingkungan pertemanan dan komunitas. Bagi mahasiswa senior, ini menjadi kesempatan memperluas jaringan dan bertemu pemain baru dari kampus lain. Lebih dari sekadar turnamen, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi sosial yang membentuk pengalaman: kerja sama tim, komunikasi, hingga adaptasi dalam situasi kompetitif. 

Campus Gaming Ground di IPB” />

Melalui kegiatan seperti Pop Mie Campus Gaming Ground, esports tidak hanya dipandang sebagai permainan, tetapi juga sebagai ruang belajar: tentang kerja sama, kreativitas, kompetisi, dan peluang karir. Tidak semua peserta akan menjadi pro player. Sebagian akan menemukan komunitas baru, sebagian mendapatkan pengalaman pertama mengelola event, dan sebagian lainnya menyadari bahwa industri ini memiliki banyak jalur karir yang relevan dengan minat mereka. 

Dari pertemuan-pertemuan kecil inilah ekosistem mulai terbentuk secara pelan, tapi nyata. Bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi tentang siapa yang menemukan kesempatan untuk berkembang setelah pertandingan selesai.

Corner dalam Brand Experience Activity Pop Mie Campus Gaming Ground di IPB  ” />

Informasi lanjutan mengenai Pop Mie Campus Gaming Ground 2026 bisa diakses melalui media sosial Instagram Pop Mie @popmieofficial dan EVOS Esports @evosesports.

— Selesai —

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hidupi Makna Imago Dei, UPH dan DPP GRANAT Ajak Mahasiswa Baru Pilih Hidup Sehat Tanpa Narkotika

    Hidupi Makna Imago Dei, UPH dan DPP GRANAT Ajak Mahasiswa Baru Pilih Hidup Sehat Tanpa Narkotika

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) untuk menggelar sosialisasi bahaya narkotika bagi mahasiswa baru dalam rangkaian Pre-Event UPH Festival 2026 pada 11 Agustus 2026 di Auditorium Grand Chapel, Kampus Utama UPH Lippo Village. Penyalahgunaan narkotika masih menjadi salah satu tantangan serius yang mengancam masa depan […]

  • BRI Finance Optimis Insentif EV Dongkrak Pertumbuhan Pembiayaan New Car EV

    BRI Finance Optimis Insentif EV Dongkrak Pertumbuhan Pembiayaan New Car EV

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA, 5 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) optimistis rencana pemerintah menghadirkan paket insentif baru bagi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) akan menjadi katalis positif bagi pertumbuhan industri pembiayaan. Pemerintah tengah mematangkan paket insentif baru bagi kendaraan listrik yang diperkirakan menyasar sekitar 500.000 kendaraan roda dua dan roda empat. Insentif tersebut antara lain […]

  • 5 Kelebihan Adopsi Kucing Dari Shelter

    5 Kelebihan Adopsi Kucing Dari Shelter

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Mengapa Adopsi Kucing Shelter Semakin Populer? Pawfriends, tren adopsi kucing shelter semakin meningkat karena banyak orang mulai sadar bahwa memberi rumah untuk kucing terlantar adalah tindakan penuh empati. Selain membantu hewan yang membutuhkan, adopsi kucing shelter juga memberikan banyak manfaat bagi pemiliknya. Tidak hanya soal kasih sayang, tetapi juga tentang tanggung jawab dan kualitas hidup […]

  • Apa Tujuan Universitas? UPH Ajak Mahasiswa Baru Melihat Kuliah Lebih dari Sekadar Gelar dan Karier

    Apa Tujuan Universitas? UPH Ajak Mahasiswa Baru Melihat Kuliah Lebih dari Sekadar Gelar dan Karier

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sesi ‘What Is a University For?’ pada UPH Festival 2026 di Kampus Utama UPH Lippo Village, Tangerang, 13 Agustus 2026. Memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa biasanya membawa berbagai harapan, mulai dari lulus tepat waktu, meraih gelar, membangun karier, hingga membanggakan orang tua. Namun, apakah universitas hanya tentang gelar dan pekerjaan? Pertanyaan tersebut menjadi titik awal bagi para mahasiswa […]

  • Lokakarya Revitalisasi Eco-Teologi Jawa Kuno Dorong Kawasan Candi Cetho dan Masyarakat Dusun Cetho Menjadi Pusat Pembelajaran Warisan Budaya Hidup Agraris Jawa Kuno

    Lokakarya Revitalisasi Eco-Teologi Jawa Kuno Dorong Kawasan Candi Cetho dan Masyarakat Dusun Cetho Menjadi Pusat Pembelajaran Warisan Budaya Hidup Agraris Jawa Kuno

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Lokakarya “Revitalisasi Eco-Teologi Jawa Kuno Bagi Para Petani di Kawasan Candi Cetho” berhasil diselenggarakan pada 19–20 Juni 2026 di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk menggali, mendokumentasikan, serta memperkuat kembali nilai-nilai eco-teologi Jawa Kuno yang hingga kini masih hidup di tengah masyarakat agraris lereng Gunung […]

  • AGE Strategic Perkuat Ekosistem Strategy-to-Execution untuk Mendukung Pertumbuhan Bisnis di Indonesia

    AGE Strategic Perkuat Ekosistem Strategy-to-Execution untuk Mendukung Pertumbuhan Bisnis di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Konsultan strategis berbasis Jakarta ini mengintegrasikan perencanaan bisnis, media distribution, pengembangan web dan aplikasi, serta event management dalam satu ekosistem layanan. AGE Strategic memperkuat posisinya sebagai konsultan strategis berbasis di Jakarta dengan mengembangkan ekosistem layanan terintegrasi yang menghubungkan perencanaan bisnis dengan pelaksanaan di lapangan. Melalui pendekatan strategy + execution, AGE Strategic membantu perusahaan merancang strategi […]

expand_less