Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis

Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

Melalui Rumah Tempe Higienis, pesantren tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga membekali santri dengan keterampilan untuk mandiri.

MAGETAN –  Aroma kedelai memenuhi Rumah Tempe Higienis di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (23/10/2026).

Di tempat itu, empat santri berbagi tugas mengolah biji kedelai menjadi tempe mulai dari menggiling kedelai, mencampurkan ragi, mengemas, hingga menunggu proses fermentasi. Setiap tahapan dikerjakan dengan cara yang higienis untuk menghasilkan tempe yang berkualitas.

Bagi Abu Samsudin, 29, kegiatan tersebut bukan sekadar pekerjaan memproduksi bahan pangan. Sejak bergabung pada Agustus 2026, Rumah Tempe Higienis menjadi tempatnya belajar keterampilan baru sekaligus memperoleh penghasilan yang lebih menjanjikan.

Sebelumnya, Samsudin menjalankan usaha kebab bersama temannya. Namun, penghasilan dari usaha kuliner itu tidak menentu. Ada kalanya dagangan ramai pembeli, tetapi tak jarang pula sepi. Kondisi tersebut mendorongnya mencari peluang lain hingga akhirnya bergabung dengan Rumah Tempe Higienis.

Di tempat itu, ia mendapatkan pelatihan pembuatan tempe higienis selama tiga hari dari Pemimpin Pondok Pesantren Tahfiz Quran Taruna Al-Qolam Medan sekaligus mitra FKS Foundation, Ustaz Ari Handoko. Pelatihan tersebut menjadi awal proses belajarnya. Ia berulang kali mencoba dan memperbaiki proses produksi hingga mampu menghasilkan tempe sesuai harapan.

“Memproduksi tempe kadang gagal, tetapi sekarang sering berhasil dan saya senang. Apalagi anak-anak doyan makan tempe mentah. Masyarakat juga bisa membeli tempe, mereka suka dengan tempe buatan kami,” ujar Samsudin.

Lebih Sejahtera

Ia mengaku lebih sejahtera setelah bergabung dengan Rumah Tempe Higienis dibandingkan ketika menjalankan usaha kebab. Selain memperoleh penghasilan, ia juga mendapatkan pengetahuan baru yang bisa menjadi bekal untuk mengembangkan usaha di masa mendatang.

Samsudin tidak bekerja sendirian. Dalam kegiatan produksi, dia dibantu delapan santri. Para santri yang mengikuti program tersebut mendapatkan potongan biaya selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro.

Keterlibatan santri menjadi bagian dari upaya pesantren memadukan pendidikan agama dengan keterampilan kewirausahaan. Melalui Rumah Tempe Higienis, pesantren tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga membekali santri dengan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka menyelesaikan pendidikan.

Kepala Rumah Tempe Higienis Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, Ustaz Hasan Syarif, mengatakan fasilitas tersebut mampu memproduksi sekitar 1,3 ton tempe per bulan. Sebagian besar hasil produksi digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur pesantren, sedangkan sekitar 5% dipasarkan kepada masyarakat setempat.

“Ada empat orang yang bekerja rutin untuk memproduksi tempe.  Mereka juga dibantu delapan orang santri dalam memproduksi tempe,” ujar Hasan kepada wartawan.

Dia mengatakan kapasitas produksi akan ditingkatkan secara bertahap agar mampu memenuhi kebutuhan pangan sekitar 20.000 santri.

Hasan berharap keterampilan yang diperoleh para santri tidak berhenti di lingkungan pesantren. Ketika lulus dan kembali ke daerah masing-masing, mereka diharapkan mampu membuka usaha sendiri, khususnya sebagai produsen tempe atau pelaku usaha aneka olahan berbahan dasar tempe.

Menyiapkan Regenerasi Perajin Tempe

Rumah Tempe Higienis Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro merupakan salah satu program FKS Empower untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui potensi lokal.

VP of Corporate Communications and Sustainability FKS Group, Beatrice, menjelaskan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan berbasis pesantren.

Dia mengatakan, FKS Foundation melakukan hal yang sama di lima ponpes lainnya dalam kurun 3 tahun terakhir antara lain di Medan, dua ponpes di Rembang, Kediri dan Madiun.

Program tersebut tidak berhenti pada produksi tempe. FKS Empower juga mendorong kreativitas santri melalui pengembangan aneka produk olahan berbasis kedelai, seperti nugget tempe, rolade tempe, kukis, dan produk lainnya. (*)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BANGKITNYA MANUFAKTUR SEBAGAI MOTOR PERTUMBUHAN EKONOMI TERBESAR

    BANGKITNYA MANUFAKTUR SEBAGAI MOTOR PERTUMBUHAN EKONOMI TERBESAR

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANGKITNYA MANUFAKTUR SEBAGAI MOTOR PERTUMBUHAN EKONOMI TERBESAR JAKARTA — Industri manufaktur menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor ini tumbuh 5,32 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. Dengan kontribusi hampir seperlima terhadap perekonomian nasional, terbesar di antara semua sektor, manufaktur terus membaik sejak terkontraksi […]

  • Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

    Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 73
    • 0Komentar

    JAKARTA – MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan proyek-proyek strategis hilirisasi di seluruh Anggota Grup. Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan bahwa MIND ID konsisten meningkatkan perannya sebagai pengelola sumber daya alam mineral dan batu bara, sekaligus menjalankan agenda hilirisasi yang selaras dengan mandat […]

  • SOA: Biro Psikologi Unggulan di BSD, Alam Sutera & Tangerang Selatan

    SOA: Biro Psikologi Unggulan di BSD, Alam Sutera & Tangerang Selatan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SOA (Sahabat Orangtua & Anak) merupakan lembaga psikologi di Alam Sutera yang melayani area BSD, Tangerang Selatan, dan sekitarnya sejak tahun 2012. Dipimpin oleh Hanlie Muliani, M.Psi., Psikolog, SOA menghadirkan layanan psikologi komprehensif untuk individu, keluarga, sekolah, hingga organisasi melalui empat pusat layanan utama: Assessment Center, Counseling Center, Learning Center, dan Therapy Center. SOA menyediakan […]

  • Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

    Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Agustus 2026 – Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus selalu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang memiliki ruang untuk menentukan arah dan pilihan dalam kehidupan. Semangat tersebut kini semakin relevan ketika masyarakat mulai memaknai kemerdekaan dalam konteks yang lebih personal, termasuk kebebasan dalam menentukan tujuan […]

  • KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Komunitas Sadululur Sepoor Gelar Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Manggarai

    KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Komunitas Sadululur Sepoor Gelar Kampanye Anti Pelecehan Seksual di Stasiun Manggarai

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menggelar kampanye dan sosialisasi anti pelecehan seksual di Stasiun Manggarai, Sabtu (23/5). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membangun kesadaran bersama terkait pentingnya menciptakan ruang transportasi publik yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. Dalam kegiatan tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menggandeng komunitas Railfans Sadulur Sepoor bersama […]

  • Indonesia dan India: Membangun Motor Baru Pertumbuhan Asia

    Indonesia dan India: Membangun Motor Baru Pertumbuhan Asia

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Oleh Dr. (HC) Setyono Djuandi Darmono, Founder & Chairman Jababeka Group dan Founder President University Jakarta — Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia dalam waktu dekat bukan sekadar agenda diplomatik rutin. Lebih dari itu, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mengangkat salah satu hubungan tertua di Asia menjadi salah satu kemitraan strategis […]

expand_less