Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » ASEAN-India Bazaar 2026 Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan

ASEAN-India Bazaar 2026 Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Jakarta — Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, hubungan antara ASEAN dan India dinilai justru semakin menemukan relevansinya. Namun hubungan tersebut kini tidak hanya dibangun melalui forum diplomatik dan kerja sama formal antarpemerintah, melainkan juga melalui koneksi masyarakat, budaya, hingga ekonomi kreatif yang tumbuh dari komunitas.

Semangat itu terlihat dalam penyelenggaraan ASEAN-India Bazaar 2026 yang digelar di The Westin Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, acara ini berkembang menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang mempertemukan komunitas ASEAN dan India melalui kuliner, seni, UMKM, hingga pertunjukan budaya.

Ruang Pertemuan Budaya dan Komunitas

Bazar yang diselenggarakan oleh komunitas Indoindians tersebut menghadirkan puluhan tenant dan komunitas dari berbagai negara ASEAN dan India. Di dalam ballroom hotel, pengunjung disuguhi berbagai kuliner khas India dan Asia Tenggara, produk tekstil tradisional, kerajinan tangan, aksesori, dekorasi rumah, produk kecantikan, hingga berbagai brand gaya hidup milik pelaku UMKM dan komunitas diaspora.

Selain itu, pertunjukan tari dan musik tradisional turut memeriahkan suasana. Atmosfer yang tercipta lebih menyerupai ruang pertemuan budaya dibanding sekadar pameran komersial. Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menikmati pengalaman lintas budaya melalui makanan, seni, dan interaksi langsung dengan komunitas dari berbagai negara ASEAN dan India.

Founder Indoindians, Poonam Sagar, mengatakan ASEAN-India Bazaar sejak awal memang dirancang bukan hanya sebagai ruang transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai jembatan budaya yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Ini lebih dari sekedar bazar. Ini adalah perayaan hubungan berabad-abad antara India dan Asia Tenggara, tempat budaya, makanan, ide, seni, dan masyarakat bertemu dalam satu ruang,” ujar Poonam dalam sambutannya.

Ia menambahkan setiap pelaku usaha dan produk yang hadir membawa cerita mengenai kreativitas, warisan budaya, serta perjalanan komunitas yang membangun identitas mereka masing-masing.

“Saat Anda berjalan di aula ini, Anda tidak hanya melihat produk atau stan. Anda melihat mimpi, kreativitas, keberanian, dan warisan budaya. Setiap pengusaha memiliki cerita dan setiap pengunjung menjadi bagian dari semangat bersama ini,” lanjutnya.

Poonam juga mengajak para pengunjung untuk mendukung pelaku usaha kecil dan kreator lokal yang terlibat dalam acara tersebut.

“Saya mendorong semua orang untuk menemukan sesuatu yang baru, mendukung kreator lokal dan usaha kecil, memulai percakapan, serta merayakan keberagaman,” katanya.

People-to-People Connectivity Jadi Kunci

Pesan mengenai pentingnya people-to-people connectivity menjadi benang merah dalam berbagai sambutan yang disampaikan para diplomat dan pejabat ASEAN yang hadir.

Duta Besar India untuk ASEAN, Srinivas Gotru, mengatakan ASEAN-India Bazaar menunjukkan bagaimana hubungan kedua kawasan terus berkembang melalui partisipasi komunitas dan masyarakat.

Menurutnya, antusiasme vendor, komunitas, hingga berbagai misi diplomatik yang terlibat menunjukkan hubungan ASEAN dan India kini semakin hidup di tingkat masyarakat.

“Ini adalah cara yang sangat baik untuk menghubungkan masyarakat lintas budaya. Kami sangat senang dapat bermitra dan menghadirkan acara ini,” ujar Srinivas Gotru.

Ia juga berharap ASEAN-India Bazaar dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat hubungan masyarakat ASEAN dan India ke depan.

Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menilai kerja sama ASEAN dan India saat ini semakin strategis karena kedua kawasan memiliki kedekatan historis dan geografis yang kuat.

Menurutnya, hubungan ASEAN dan India tidak selalu harus bergantung pada pusat-pusat geopolitik global tradisional.

“Kita tidak harus selalu melewati New York, London, atau Brussels. Hubungan itu bisa langsung terhubung melalui kawasan kita sendiri,” kata Sandeep Chakravorty.

Ia menyebut kerja sama ASEAN dan India kini menjadi simbol bagaimana dua kawasan berkembang bersama melalui budaya, perdagangan, konektivitas masyarakat, dan kolaborasi ekonomi kreatif.

ASEAN dan India Dinilai Memiliki Kedekatan Historis

Duta Besar dan Perwakilan Tetap Filipina untuk ASEAN, Evangeline T. Ong Jimenez-Ducrocq, juga menyoroti hubungan panjang antara ASEAN dan India yang menurutnya telah berlangsung selama ratusan tahun melalui pertukaran budaya dan perdagangan.

Ia mengatakan ASEAN-India Bazaar memperlihatkan bagaimana hubungan tersebut masih terasa hidup hingga saat ini melalui pengalaman budaya yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Di sini kita melihat warna, rasa, tradisi, dan budaya yang terasa familiar namun tetap unik. Ini menunjukkan bagaimana hubungan ASEAN dan India telah tumbuh selama ratusan tahun,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan ASEAN dan India saat ini berkembang jauh melampaui sektor perdagangan dan investasi. Kerja sama kedua kawasan kini mencakup inovasi digital, pendidikan, kesehatan, keberlanjutan, hingga pertukaran budaya.

Sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Filipina disebut terus mendorong kawasan yang lebih people-centered dan inklusif, termasuk melalui penguatan kerja sama dengan India sebagai salah satu mitra strategis utama ASEAN.

“Kami percaya koneksi antar masyarakat dapat membuka lebih banyak peluang bagi komunitas, UMKM, industri kreatif, dan generasi muda di kawasan ASEAN maupun India,” katanya.

Diplomasi Tidak Lagi Hanya Dibangun Lewat Forum Formal

Pandangan serupa juga disampaikan Dirjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi.

Dalam sambutannya, Ina mengatakan diplomasi modern kini tidak lagi hanya dibangun melalui perjanjian dan forum resmi antarpemerintah, tetapi juga melalui interaksi sehari-hari masyarakat.

“Diplomasi tidak hanya dibangun melalui pengaruh dan perjanjian. Diplomasi juga tumbuh lewat makanan, tekstil, musik, seni, usaha kecil, dan kebahagiaan sederhana ketika masyarakat saling bertemu,” ujarnya.

Bagi Ina, ASEAN-India Bazaar memperlihatkan bagaimana hubungan antar kawasan dapat tumbuh secara lebih membumi melalui budaya dan koneksi sosial masyarakat.

Pengalamannya pernah bertugas di India juga membuat ia melihat kedekatan Indonesia dan India tidak hanya hadir dalam hubungan diplomatik, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakatnya.

“Hubungan seperti ini dibangun melalui koneksi sehari-hari antarmasyarakat. Itu yang menjadi fondasi hidup dari kemitraan strategis ASEAN dan India,” katanya.

Ketahanan Kawasan Dinilai Harus Dibangun Bersama

Wakil Sekjen Komunitas Ekonomi ASEAN, Satvinder Singh, mengatakan hubungan ASEAN dan India saat ini memasuki fase baru yang jauh lebih strategis.

Menurutnya, ASEAN dan India kini tidak hanya menjadi mitra ekonomi, tetapi juga co-creators of growth bagi kawasan dan dunia.

“Kami mewakili lebih dari dua miliar penduduk. Kerja sama kami mencakup perdagangan, investasi, ekonomi digital, konektivitas, keberlanjutan, dan inovasi,” kata Satvinder Singh.

Ia juga menyinggung meningkatnya risiko global mulai dari gangguan rantai pasok, ketegangan ekonomi, hingga perubahan iklim yang membuat hubungan antar kawasan perlu dibangun di atas kemitraan yang saling percaya.

“Di tengah berbagai ketidakpastian global, ini adalah momen bagi kita untuk memperkuat integrasi ekonomi, membangun rantai pasok yang lebih tangguh, dan memastikan kawasan kita tetap terhubung,” ujarnya.

Menurut Satvinder, acara seperti ASEAN-India Bazaar memiliki makna simbolik yang besar karena menunjukkan bagaimana hubungan ASEAN dan India sejak awal memang dibangun melalui pertukaran budaya, perdagangan, dan interaksi masyarakat.

Dengan kombinasi budaya, komunitas, dan kolaborasi ekonomi kreatif, ASEAN-India Bazaar 2026 memperlihatkan bahwa masa depan hubungan ASEAN dan India tidak lagi hanya bertumpu pada diplomasi tingkat tinggi, tetapi juga pada seberapa kuat masyarakat kedua kawasan dapat saling terhubung.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Keseimbangan Gaya Hidup, BRI Finance Perkuat Akses Dana Tunai Fleksibel

    Dukung Keseimbangan Gaya Hidup, BRI Finance Perkuat Akses Dana Tunai Fleksibel

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 April 2026 – Memasuki bulan Mei 2026, kalender nasional dipenuhi dengan sejumlah momentum long weekend yang kerap dimanfaatkan masyarakat untuk sejenak keluar dari rutinitas. Di tengah ritme kerja yang semakin dinamis dan tekanan produktivitas yang tinggi, kebutuhan untuk beristirahat kini tidak lagi sekadar menjadi bagian dari gaya hidup, melainkan elemen penting dalam menjaga […]

  • Transisi Energi Butuh Mineral Kritis, MIND ID di Pusat Ekosistem

    Transisi Energi Butuh Mineral Kritis, MIND ID di Pusat Ekosistem

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    JAKARTA — Percepatan transisi energi nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN) menempatkan sektor mineral dan batubara sebagai fondasi penting dalam mendukung pengembangan energi bersih. Sekertaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Yudha menegaskan, peningkatan porsi energi surya dan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) ke depan tidak […]

  • Gubernur YSK Tegaskan: Wartawan Harus Cepat, Tapi Tetap Beretika! Dukung UKW 2025, Yulius Selvanus Komaling Dorong Profesionalisme Pers Sulut

    Gubernur YSK Tegaskan: Wartawan Harus Cepat, Tapi Tetap Beretika! Dukung UKW 2025, Yulius Selvanus Komaling Dorong Profesionalisme Pers Sulut

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com — Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan di daerah. Hal itu terlihat dari kehadirannya dalam kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang digelar Kompas Media Group, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulut dan Bank SulutGo (BSG), di Aula Kantor Cabang Utama […]

  • Selama Bulan Ramadhan, Kuliner Kereta Siapkan Menu Takjil untuk Penumpang Kereta Api

    Selama Bulan Ramadhan, Kuliner Kereta Siapkan Menu Takjil untuk Penumpang Kereta Api

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Maret 2026 – Selama bulan Ramadhan, Kuliner Kereta by KAI Services menyediakan menu khusus berbuka puasa untuk para penumpang kereta api yang berbuka puasa dalam perjalanan didalam kereta. Sajian menu khusus yang bisa dipesan penumpang antara lain Buko Pandan, Bubur Kacang Hijau, Kolak Pisang, Kurma, hingga Gorengan. Tidak hanya menu khusus, untuk menu-menu […]

  • BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Onboarding Pekerja Baru Tahun 2026

    BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Onboarding Pekerja Baru Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BRI Region 6/Jakarta 1 menyelenggarakan kegiatan Onboarding Pekerja Baru Tahun 2026 yang dilaksanakan di JackOne Hall, Gedung BRI Region 6. Kegiatan ini menjadi momen awal bagi para pekerja baru untuk mengenal lebih dekat budaya kerja, nilai-nilai perusahaan, serta arah strategis bisnis BRI ke depan. Acara tersebut dihadiri langsung oleh RCEO BRI Region 6, RCA BRI […]

  • Penyebab Telat Bayar Listrik dan Dampaknya ke Aktivitas Sehari-hari

    Penyebab Telat Bayar Listrik dan Dampaknya ke Aktivitas Sehari-hari

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Listrik sudah jadi bagian dari aktivitas sehari-hari yang nyaris tidak bisa dipisahkan. Mulai dari bekerja, belajar, memasak, sampai sekadar mengisi daya ponsel, hampir semuanya bergantung pada listrik. Karena itu, ketika tagihan listrik terlambat dibayar atau token listrik habis di waktu yang tidak tepat, dampaknya bisa langsung terasa ke aktivitas harian. Banyak orang baru sadar pentingnya […]

expand_less