Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Menguat Seiring Redanya Ketegangan Global, Tren Positif Diproyeksikan Berlanjut

Harga Emas Menguat Seiring Redanya Ketegangan Global, Tren Positif Diproyeksikan Berlanjut

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global kembali menunjukkan penguatan dalam perdagangan terkini, didorong oleh meredanya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah serta pelemahan mata uang dolar Amerika Serikat. Kombinasi sentimen tersebut meningkatkan daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai, sekaligus memicu minat beli dari pelaku pasar global.

Kondisi ini terjadi setelah muncul sinyal positif terkait kemungkinan de-eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Pernyataan dari otoritas Iran yang membuka peluang untuk mengakhiri konflik, dengan syarat adanya jaminan keamanan, disambut optimistis oleh pelaku pasar. Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat juga dikabarkan mempertimbangkan untuk menghentikan langkah militernya, meskipun jalur strategis seperti Selat Hormuz masih belum sepenuhnya pulih. Harapan terhadap proses perdamaian yang semakin nyata ini turut menopang penguatan harga emas dalam beberapa sesi terakhir.

Dari perspektif teknikal, Dupoin Futures melalui analisnya, Andy Nugraha, menilai bahwa tren pergerakan emas (XAU/USD) masih berada dalam fase bullish, khususnya dalam timeframe jangka pendek. Hal ini tercermin dari terbentuknya pola candlestick yang mengindikasikan dominasi tekanan beli, yang diperkuat oleh posisi harga di atas indikator Moving Average. Sinyal tersebut menjadi indikasi bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat untuk mendorong harga ke level yang lebih tinggi.

Dalam perdagangan sebelumnya, harga emas sempat mengalami tekanan hingga menyentuh level 4.482 dolar AS. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama karena pasar dengan cepat merespons sentimen positif, sehingga harga berbalik arah dan naik ke kisaran 4.648 dolar AS. Rebound ini menunjukkan adanya area support yang solid, sekaligus memperlihatkan bahwa pelaku pasar masih memanfaatkan setiap pelemahan sebagai peluang untuk masuk.

Andy Nugraha memproyeksikan bahwa apabila momentum bullish terus terjaga, maka harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan hingga mendekati level resistance di 4.862 dolar AS. Sebaliknya, jika terjadi koreksi akibat aksi ambil untung atau perubahan sentimen, maka penurunan diperkirakan akan tertahan di sekitar level 4.539 dolar AS yang menjadi area support terdekat.

Selain faktor teknikal, pergerakan emas juga dipengaruhi oleh dinamika makroekonomi global, khususnya dari Amerika Serikat. Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke level 4,31% menjadi salah satu faktor pendorong utama penguatan emas. Penurunan yield ini berimbas pada melemahnya dolar AS, yang tercermin dari penurunan Indeks Dolar AS (DXY) ke level 99,91. Pelemahan dolar membuat harga emas menjadi lebih kompetitif bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga meningkatkan permintaan.

Di sisi lain, data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan adanya tanda-tanda pelemahan di sektor ketenagakerjaan. Laporan Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) mencatat penurunan jumlah lowongan pekerjaan, yang mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum. Kondisi ini menjadi perhatian investor karena dapat memengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi ke depan.

Meski demikian, tekanan inflasi masih menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan. Kenaikan harga energi mendorong ekspektasi inflasi tetap tinggi, yang pada akhirnya memengaruhi arah kebijakan moneter. Pernyataan dari pejabat Federal Reserve yang menegaskan pentingnya menjaga ekspektasi inflasi menunjukkan bahwa bank sentral masih akan berhati-hati dalam menentukan kebijakan suku bunga. Bahkan, ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga dalam beberapa tahun ke depan mulai berkurang.

Dengan latar belakang tersebut, pergerakan harga emas diperkirakan akan tetap dinamis dalam jangka pendek. Meskipun tren bullish masih mendominasi, pelaku pasar tetap perlu mencermati berbagai faktor eksternal yang dapat memengaruhi arah harga, termasuk perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter global. Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, emas tetap menjadi salah satu instrumen yang menarik sebagai lindung nilai, sekaligus peluang investasi di tengah volatilitas yang tinggi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenapa Arus Kas Penting untuk Menilai Kesehatan Bisnis

    Kenapa Arus Kas Penting untuk Menilai Kesehatan Bisnis

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Banyak investor pemula terjebak pada angka pendapatan besar atau pertumbuhan aset yang fantastis saat mengevaluasi sebuah perusahaan. Namun, indikator yang paling jujur dalam mencerminkan daya tahan sebuah bisnis sebenarnya terletak pada laporan arus kas. Arus kas yang sehat menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membiayai operasional harian, membayar utang, hingga mendanai ekspansi tanpa harus terus-menerus bergantung pada […]

  • Jelang Penutupan GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Kemudahan Pembiayaan Mobil

    Jelang Penutupan GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Kemudahan Pembiayaan Mobil

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Agustus 2026 – Gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 akan segera berakhir pada 9 Agustus mendatang. Memasuki hari-hari terakhir pameran otomotif terbesar di Indonesia ini, masyarakat yang telah menentukan pilihan kendaraan kini dihadapkan pada langkah berikutnya, yakni memilih skema pembiayaan yang tepat agar rencana memiliki mobil baru dapat segera terwujud. Berlangsung […]

  • Bangun Generasi Emas, Grup MIND ID Salurkan 5.322 Beasiswa

    Bangun Generasi Emas, Grup MIND ID Salurkan 5.322 Beasiswa

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA — MIND ID bersama seluruh Anggota Grup konsisten mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia melalui investasi sosial di bidang pendidikan di wilayah operasional perusahaan. Sepanjang 2025, Grup MIND ID merealisasikan pemberian 5.322 beasiswa, pendampingan belajar bagi 13.388 siswa, pelatihan kepada 408 guru, pelatihan vokasi dan keterampilan bagi 1.944 orang, serta peningkatan 389 unit sarana dan […]

  • BINUS UNIVERSITY Konsisten Cetak Talenta Game Developer, Mahasiswa Game Application and Technology Tampil di Dua Ajang Bergengsi

    BINUS UNIVERSITY Konsisten Cetak Talenta Game Developer, Mahasiswa Game Application and Technology Tampil di Dua Ajang Bergengsi

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika industri kreatif yang terus berkembang, kesiapan mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional menjadi aspek penting dalam pendidikan tinggi. Tidak cukup hanya menguasai teori di ruang kelas, mahasiswa dituntut untuk terlibat langsung dalam praktik industri, mengasah keterampilan teknis, kreativitas, serta kemampuan berjejaring sejak masa perkuliahan. Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University secara konsisten mendorong mahasiswa […]

  • EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan

    EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pendekatan berbasis komunitas dinilai jadi model baru dalam menjangkau pengguna dan memperluas pasar esports Solo, 26 Mei 2026  — Setelah mencatat partisipasi lebih dari 90 anggota komunitas di Tangerang dan menjangkau puluhan publikasi media, program EVOS GoPay Watch Party kembali digelar di Solo sebagai bagian dari upaya memperluas akses pengalaman esports di luar venue besar. […]

  • Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis: “AI Bukan Pengganti Pikiran Manusia”

    Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis: “AI Bukan Pengganti Pikiran Manusia”

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Telkom AI Center Aceh menyelenggarakan workshop bertema “Etika AI dalam Dunia Akademik” yang mempertemukan akademisi, praktisi teknologi, mahasiswa, dan peserta dari berbagai latar belakang untuk membahas bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara produktif tanpa mengorbankan integritas akademik. Banda Aceh, 23 September 2026 – Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang semakin cepat membawa peluang besar bagi dunia […]

expand_less