Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bitcoin Anjlok 17,9%, Transaksi Kripto RI Justru Tembus Rp28,58 Triliun

Bitcoin Anjlok 17,9%, Transaksi Kripto RI Justru Tembus Rp28,58 Triliun

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar

Jakarta, 11 Agustus 2026 — Aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia kembali menunjukkan pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto nasional mencapai Rp28,58 triliun pada Juni 2026, melonjak 24,20% dibandingkan transaksi pada Mei 2026 yang tercatat sebesar Rp23,01 triliun.

Kenaikan transaksi tersebut terjadi seiring dengan bertambahnya jumlah akun konsumen aset keuangan digital. Hingga Juni 2026, jumlah akun mencapai 22,69 juta, meningkat 1,32% secara bulanan dari 22,40 juta akun pada Mei 2026.

Pertumbuhan aktivitas perdagangan juga berlangsung di tengah tingginya volatilitas pasar kripto global. Data Bitcoin Monthly Report menunjukkan harga Bitcoin turun 17,9% sepanjang Juni 2026, dari sekitar US$71.440 pada awal periode menjadi US$58.646 pada akhir bulan. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya pergerakan harga Bitcoin sepanjang Juni dan menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong meningkatnya aktivitas jual-beli di pasar kripto.

Volatilitas harga yang tinggi biasanya membuat pelaku pasar lebih aktif menyesuaikan posisi, baik untuk merespons peluang kenaikan maupun mengelola risiko ketika harga bergerak turun. Dengan demikian, lonjakan nilai transaksi pada Juni tidak hanya mencerminkan bertambahnya jumlah pengguna, tetapi juga tingginya aktivitas investor dalam menghadapi dinamika pasar.

Volatilitas Bitcoin Dorong Aktivitas Perdagangan

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai peningkatan transaksi kripto pada Juni menunjukkan bahwa pasar aset digital Indonesia semakin aktif. Menurutnya, salah satu faktor yang ikut mendorong tingginya aktivitas perdagangan adalah pergerakan harga Bitcoin yang cukup volatil sepanjang bulan tersebut.

“Kenaikan transaksi kripto hingga Rp28,58 triliun menunjukkan bahwa aktivitas pasar aset digital di Indonesia semakin tinggi. Jika melihat pergerakan Bitcoin sepanjang Juni yang cukup volatil, kondisi tersebut juga dapat mendorong investor untuk lebih aktif melakukan penyesuaian posisi dan memanfaatkan pergerakan pasar. Bagi kami, ini menunjukkan bahwa minat terhadap aset digital tetap kuat, bahkan di tengah kondisi pasar yang dinamis,” kata Yudho.

Menurut Yudho, pertumbuhan aktivitas transaksi perlu diimbangi dengan semakin mudahnya akses terhadap layanan aset digital, sekaligus edukasi yang memadai agar masyarakat dapat memahami risiko volatilitas pasar.

“Volatilitas merupakan bagian dari karakteristik pasar aset kripto. Karena itu, pertumbuhan aktivitas transaksi perlu diikuti dengan akses yang mudah, keamanan, edukasi, dan pemahaman risiko yang memadai. Dengan fondasi tersebut, pertumbuhan industri dapat berlangsung secara lebih sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Jumlah Investor Kripto Tembus 22,69 Juta

Pertumbuhan transaksi pada Juni juga berjalan seiring dengan peningkatan jumlah akun konsumen aset keuangan digital. OJK mencatat jumlah akun mencapai 22,69 juta pada Juni, naik dari 22,40 juta pada bulan sebelumnya.

Angka tersebut melanjutkan tren pertumbuhan industri yang sebelumnya tercatat dalam data OJK per Mei 2026. Pada periode tersebut, jumlah investor kripto Indonesia telah mencapai 22,4 juta dengan nilai transaksi bulanan sebesar Rp23,01 triliun.

Pertumbuhan jumlah pengguna dan aktivitas transaksi menunjukkan bahwa aset kripto semakin mendapatkan tempat dalam ekosistem keuangan digital Indonesia.

Selain transaksi aset kripto, nilai transaksi derivatif aset keuangan digital juga mengalami peningkatan. OJK mencatat transaksi derivatif mencapai Rp4,19 triliun pada Juni 2026, naik 3,64% dibandingkan Rp4,04 triliun pada Mei.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan OJK, Adi Budiarso, menilai pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem aset keuangan digital masih terjaga.

“Di tengah ketidakpastian global dan fluktuasi nilai transaksi yang terjadi, kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital, termasuk aset kripto Indonesia, masih terjaga dengan baik,” ujar Adi dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner OJK pada 4 Agustus 2026.

Akses Investasi Semakin Mudah

Pertumbuhan jumlah investor dan transaksi juga mendorong pelaku industri untuk memperluas akses terhadap aset digital.

FLOQ, sebagai platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi OJK, terus mengembangkan kemudahan bagi masyarakat untuk masuk ke ekosistem kripto. Salah satunya melalui fasilitas deposit menggunakan Virtual Account (VA) BCA, BRI, dan Nobu Bank.

Pengguna dapat melakukan deposit mulai dari Rp10.000 dan membeli aset kripto mulai dari Rp1.000. Kemudahan tersebut menjadi bagian dari upaya FLOQ untuk menurunkan hambatan awal bagi masyarakat yang ingin mengakses aset digital.

“Kami melihat pertumbuhan investor kripto di Indonesia masih memiliki ruang yang sangat besar. Semakin mudah masyarakat mengakses ekosistem kripto melalui jalur yang mereka gunakan sehari-hari, semakin besar pula peluang adopsi yang sehat dan berkelanjutan. Karena itu, kami menghadirkan opsi deposit melalui BCA, BRI, dan Nobu Bank agar proses memulai investasi menjadi lebih praktis dan nyaman bagi pengguna,” kata Yudho.

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar, dengan total unduhan aplikasi mencapai lebih dari 2 juta kali. Platform ini juga mendukung perdagangan lebih dari 100 aset digital.

FLOQ juga terus mendorong peningkatan literasi aset digital melalui FLOQ Academy, yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Finance Pertahankan Momentum Pertumbuhan Bisnis  di Tengah Volatilitas Rupiah

    BRI Finance Pertahankan Momentum Pertumbuhan Bisnis di Tengah Volatilitas Rupiah

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Juni 2026 – Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi dinamika industri otomotif dan pembiayaan tahun ini. Kendati demikian, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat peluang pertumbuhan pembiayaan kendaraan masih terbuka seiring tetap terjaganya permintaan masyarakat terhadap kendaraan sebagai sarana mobilitas maupun penunjang aktivitas produktif. Corporate Secretary BRI Finance, […]

  • Long Weekend Hari Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana untuk Dukung Rencana Liburan

    Long Weekend Hari Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana untuk Dukung Rencana Liburan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Agustus 2026 – Momentum libur panjang Hari Kemerdekaan dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk sejenak beristirahat dari rutinitas dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Tahun ini, masyarakat akan menikmati long weekend selama tiga hari, mulai Sabtu (15/8) hingga Senin (17/8), saat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Bagi sebagian masyarakat, momentum tersebut menjadi waktu yang […]

  • Mengapa Banyak Bisnis Memilih Vendor AI Agent Barantum?

    Mengapa Banyak Bisnis Memilih Vendor AI Agent Barantum?

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Penggunaan AI Agent kini semakin meluas di berbagai industri karena membantu bisnis merespons pelanggan dengan lebih cepat dan efisien. Namun, memilih vendor […]

  • Pasar Mobil Baru Menguat pada Q3 2026, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Kompetitif

    Pasar Mobil Baru Menguat pada Q3 2026, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Kompetitif

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 September 2026 – Pasar otomotif nasional menunjukkan momentum positif memasuki paruh kedua 2026. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat penjualan mobil secara ritel pada Agustus 2026 mencapai 83.422 unit, meningkat 7,7% dibandingkan Juli 2026 dan tumbuh 25,5% secara tahunan. Capaian tersebut sekaligus menjadi penjualan ritel bulanan tertinggi sepanjang tahun berjalan. Penguatan […]

  • KAI Logistik Kenalkan Operasional Logistik Berbasis Kereta Api kepada Komunitas Edan Sepur Jakarta

    KAI Logistik Kenalkan Operasional Logistik Berbasis Kereta Api kepada Komunitas Edan Sepur Jakarta

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), menerima kunjungan edukatif dari Komunitas Pecinta Kereta Api Edan Sepur Wilayah Jakarta di area operasional Jakarta Gudang pada Jumat (11/7). Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan 10 anggota komunitas ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai proses operasional logistik berbasis kereta api sekaligus mengenalkan berbagai layanan yang dimiliki oleh KAI Logistik sebagai […]

  • Brand Besar Tak Butuh Agency, Mereka Butuh Growth Partner

    Brand Besar Tak Butuh Agency, Mereka Butuh Growth Partner

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Brand besar memiliki tantangan yang berbeda dalam digital advertising. Ekspektasi tinggi, skala bisnis besar, dan tekanan untuk terus bertumbuh membuat strategi iklan harus jauh lebih matang. Di sinilah peran digital advertising agency yang berpengalaman menjadi sangat penting. Brand seperti BCA, BMW, Marjan, dan Midea tidak hanya membutuhkan exposure, tetapi juga performa yang terukur dan berkelanjutan. […]

expand_less