Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bitcoin Berpeluang Menuju US$100.000, Jika Konflik AS-Iran Mereda?

Bitcoin Berpeluang Menuju US$100.000, Jika Konflik AS-Iran Mereda?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar

Jakarta, 3 September 2026 – Harga Bitcoin (BTC) kembali berada di area krusial setelah diperdagangkan di kisaran US$77.000–US$78.000. Di tengah pergerakan harga yang relatif terbatas, perkembangan konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran kini menjadi salah satu faktor eksternal yang mendapat perhatian pasar karena berpotensi memengaruhi harga energi, ekspektasi suku bunga, hingga minat investor terhadap aset berisiko.

Pada perdagangan Kamis (3/9), Bitcoin berada di sekitar US$77.759 dan masih bergerak di bawah level US$78.000. Pasar kripto juga masih menghadapi sentimen hati-hati akibat konflik AS-Iran dan perubahan ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Sejumlah analis teknikal melihat area US$78.000 sebagai salah satu level penting yang perlu ditembus Bitcoin untuk membuka ruang penguatan lebih lanjut. Apabila momentum positif mampu berlanjut, target psikologis US$100.000 kembali menjadi salah satu skenario yang diperhatikan pasar. Sebaliknya, pelemahan signifikan dan penutupan mingguan di bawah area US$70.000 berpotensi meningkatkan tekanan jual.

CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan pergerakan Bitcoin dalam kondisi saat ini tidak dapat hanya dilihat melalui indikator teknikal. Perkembangan geopolitik dan dampaknya terhadap pasar energi menjadi faktor penting yang dapat menentukan perubahan sentimen investor secara lebih luas.

“Bitcoin saat ini berada di persimpangan antara faktor teknikal dan makro. Level resistance memang penting, tetapi katalis yang lebih besar bisa datang dari perubahan persepsi risiko global. Jika tensi geopolitik mereda, tekanan terhadap harga energi ikut berkurang dan sentimen risk-on kembali, Bitcoin berpotensi menjadi salah satu aset yang menerima aliran modal lebih cepat,” ujar Yudho.

Meredanya Konflik Bisa Mengubah Sentimen Pasar

Spekulasi mengenai potensi meredanya konflik meningkat setelah Presiden AS, Donald Trump memberi sinyal bahwa gelombang serangan terbaru terhadap Iran kemungkinan tidak berlangsung lama. Pada saat bersamaan, laporan media menyebut Trump telah mendiskusikan dengan penasihat senior kemungkinan untuk secara resmi menyatakan konflik dengan Iran berakhir, meskipun belum ada keputusan final.

Namun, situasi di lapangan masih belum sepenuhnya mereda. AS dan Iran kembali bertukar serangan pada awal September setelah periode yang relatif lebih tenang. AS menyerang sejumlah fasilitas radar dan kemampuan penempatan ranjau Iran di sekitar wilayah pesisir selatan, sementara Iran membalas dengan serangan drone dan rudal terhadap posisi AS di kawasan Timur Tengah.

Ketidakpastian tersebut membuat pasar tetap sensitif terhadap setiap perkembangan baru. Bagi aset berisiko seperti saham dan kripto, meredanya konflik dapat mengurangi kebutuhan investor terhadap aset defensif dan membuka ruang bagi kembalinya risk appetite.

“Perlu diperhatikan bukan semata-mata apakah perang dinyatakan berakhir, tetapi efek berantainya. Jika eskalasi mereda, risiko gangguan pasokan energi dapat berkurang, harga minyak berpotensi terkoreksi, tekanan inflasi bisa lebih terkendali, dan ruang kebijakan bank sentral menjadi lebih fleksibel. Kombinasi faktor tersebut secara historis lebih kondusif bagi aset berisiko, termasuk kripto,” kata Yudho.

Harga Minyak Jadi Indikator Penting

Pasar minyak menjadi salah satu indikator utama dalam membaca dampak konflik tersebut. Harga Brent sempat turun ke sekitar US$95,20 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di sekitar US$90,77 per barel pada perdagangan Kamis pagi. Pergerakan itu terjadi setelah sesi yang sangat volatil akibat kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Harga minyak yang tetap tinggi menjadi perhatian karena dapat kembali meningkatkan tekanan inflasi global. Kondisi tersebut berpotensi membatasi kemampuan bank sentral, terutama The Fed, untuk melonggarkan kebijakan moneter.

Sebaliknya, penurunan harga minyak yang konsisten akibat deeskalasi konflik dapat membantu meredakan kekhawatiran inflasi. Pada Kamis (3/9), harga minyak dan imbal hasil obligasi mulai turun setelah komentar Trump mengenai kemungkinan serangan terhadap Iran berlangsung singkat, sementara sebagian pasar saham Asia menguat.

Menurut Yudho, hubungan inilah yang membuat perkembangan konflik menjadi relevan bagi investor kripto.

“Pasar kripto semakin terhubung dengan dinamika likuiditas global. Karena itu, investor perlu melihat Bitcoin bukan sebagai aset yang bergerak sendiri, tetapi sebagai bagian dari ekosistem pasar global yang juga merespons minyak, inflasi, yield obligasi, dolar AS, dan ekspektasi suku bunga,” jelasnya.

US$100.000 Masih Skenario, Bukan Kepastian

Meski peluang Bitcoin kembali menuju US$100.000 dapat terbuka apabila kondisi makro membaik dan resistance teknikal berhasil ditembus, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan tingginya ketidakpastian.

Konflik AS-Iran masih berlangsung, harga minyak tetap berada pada level tinggi, sementara arah kebijakan moneter AS terus menjadi perhatian investor. Kondisi tersebut membuat pergerakan Bitcoin berpotensi tetap volatil dalam jangka pendek.

Yudho menilai investor sebaiknya tidak menjadikan satu peristiwa geopolitik sebagai satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan.

“Target US$100.000 sebaiknya dipandang sebagai sebuah skenario, bukan kepastian. Deeskalasi geopolitik bisa menjadi katalis positif, tetapi pasar tetap membutuhkan konfirmasi dari pergerakan harga, likuiditas, kondisi makro, serta sentimen investor. Dalam situasi volatil seperti sekarang, manajemen risiko tetap menjadi hal yang utama,” tutup CEO FLOQ.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Services Tambah 1.765 Personel untuk Perkuat Layanan dan Dukung Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

    KAI Services Tambah 1.765 Personel untuk Perkuat Layanan dan Dukung Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KAI Services menyiapkan sebanyak 1.765 personel tambahan untuk memperkuat layanan operasional selama masa Angkutan Lebaran 2026. Penambahan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam memastikan kelancaran perjalanan kereta api di tengah tingginya mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik. Personel tambahan tersebut akan ditempatkan di berbagai lini layanan, mulai […]

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 1.377
    • 0Komentar

    At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings who deal with complex […]

  • Dukung Ekosistem Makan Bergizi Gratis,  Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik

    Dukung Ekosistem Makan Bergizi Gratis, Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA (16/4) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) memperkuat komitmennya dalam mendukung program prioritas nasional melalui audiensi strategis dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto. Pertemuan ini membahas integrasi industri baja dengan pengembangan desa tematik yang diproyeksikan sebagai pilar pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). […]

  • Pemerintah Provinsi Sulut Dorong Penguatan Pembinaan Basket Lewat Monitoring Porprov XII

    Pemerintah Provinsi Sulut Dorong Penguatan Pembinaan Basket Lewat Monitoring Porprov XII

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MANADO, reputasiplus.com — Perkembangan atlet bola basket Sulawesi Utara menunjukkan peningkatan signifikan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII, yang digelar di kompleks KONI Sario, Manado. Hal ini terlihat saat Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus meninjau langsung pertandingan cabang olahraga basket yang mempertemukan tim Talaud dan Minahasa Utara pada Jumat (21/11/2025). Gubernur menyaksikan jalannya pertandingan […]

  • Sinkronisasi Data Perusahaan Antar Divisi dengan ERP Bisa Meningkatkan Efisiensi Bisnis

    Sinkronisasi Data Perusahaan Antar Divisi dengan ERP Bisa Meningkatkan Efisiensi Bisnis

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinkronisasi data perusahaan dengan ERP membantu menyatukan informasi antar divisi dalam satu sistem terintegrasi. Hasilnya, proses kerja menjadi lebih efisien, data lebih akurat, dan pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat. Banyak perusahaan masih menjalankan setiap divisi dengan sistem masing-masing. Tim sales mencatat prospek di satu aplikasi, sementara finance memakai software akuntansi berbeda. Data karyawan, stok, […]

  • Cara Menukar Neo Koin dengan Kupon Diskon di neobank

    Cara Menukar Neo Koin dengan Kupon Diskon di neobank

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kalau kamu sudah rutin mengumpulkan Neo Koin di aplikasi neobank, jangan sampai koinnya hanya tersimpan begitu saja. Neo Koin bisa ditukar dengan berbagai reward, mulai dari kupon diskon transaksi, kupon bunga ekstra, hingga Neo Rewards yang dapat ditukarkan menjadi saldo neobank sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Semakin sering mengumpulkan Neo Koin, semakin banyak pilihan […]

expand_less