Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%

Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

Pemerintah terus mendorong pengembangan berbagai program pemberdayaan masyarakat untuk menurunkan tingkat kemiskinan nasional hingga di bawah 5% pada 2029. Ke depan, pembangunan tidak lagi bertumpu pada bantuan sosial semata, tetapi pada penguatan kapasitas masyarakat agar lebih mandiri dan produktif, seiring dengan penguatan program hilirisasi dan industrialisasi nasional.

Konsep Indonesia Naik Kelas yang diangkat dalam buku karya Dany Amrul Ichdan dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan sekaligus pemerataan ekonomi, khususnya untuk menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa hilirisasi merupakan program strategis pemerintah yang tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga memiliki manfaat sosial yang besar dalam menekan kemiskinan.

“Program hilirisasi dan industrialisasi harus beriringan dengan program pemberdayaan masyarakat, sehingga tercipta berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sangat penting untuk mewujudkan ekonomi tanpa ketimpangan,” ujarnya dalam Studium Generale dan Bedah Buku Indonesia Naik Kelas di Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu (11/2/2026).

Muhaimin menjelaskan bahwa pengembangan hilirisasi dan industrialisasi akan mendorong lahirnya berbagai program pemberdayaan, seperti peningkatan keterampilan tenaga kerja, pengembangan kewirausahaan, serta perluasan kesempatan kerja produktif di berbagai daerah. Selain itu, sektor pendidikan juga akan terdorong untuk menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Hilirisasi dan industrialisasi tidak boleh berhenti di pembangunan smelter, tetapi harus diikuti dengan adopsi teknologi dan pengembangan sumber daya manusia unggul sehingga semakin mampu mendukung pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Wakil Direktur Utama MIND ID sekaligus penulis Indonesia Naik Kelas, Dany Amrul Ichdan, menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal yang sangat kuat untuk tumbuh lebih cepat dan lebih strategis. Kita diberkahi sumber daya alam yang hari ini justru menjadi komoditas paling relevan di ekonomi global. Ini bukan sekadar kekayaan alam Ini adalah potensi yang besar. Dan jika dikelola dengan tepat, ia bisa menjadi fondasi lompatan industri nasional ke level yang lebih tinggi.

Tantangannya bukan pada ketersediaan sumber daya. Tantangannya ada pada instrumen, kualitas tata kelola dan strategi pengelolaannya.

Menurutnya, Hilirisasi adalah instrumen untuk mengubah keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif. Ketika nilai tambah diciptakan di dalam negeri, yang tumbuh bukan hanya ekspor, tetapi lapangan kerja berkualitas, basis industri nasional, dan ekonomi daerah.

“Naik kelas bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi yang tinggi, melainkan tentang pertumbuhan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendorong kemajuan yang inklusif.”ujarnya.

Ia mencontohkan pembangunan smelter oleh Grup MIND ID sebagai implementasi nyata hilirisasi yang memberikan dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja serta menciptakan multiplier effect ekonomi di berbagai sektor.

“Satu smelter bisa melahirkan 10 sampai 12 industri hilir. Ekosistemnya harus dirancang sejak awal,” ujarnya.

Melalui forum akademik terbuka ini, ITB menegaskan komitmennya sebagai ruang dialog strategis kebangsaan sekaligus mendorong sinergi lintas sektor untuk mewujudkan ekonomi Indonesia yang lebih inklusif, berdaulat, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Kesalahan yang Membuat Konten Anda Tidak Pernah Dipilih AI

    7 Kesalahan yang Membuat Konten Anda Tidak Pernah Dipilih AI

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Banyak konten tidak pernah muncul di jawaban AI bukan karena kualitas, tetapi karena kesalahan strategi. Artikel ini membahas tujuh kesalahan yang perlu dihindari. Konten Bagus Tidak Selalu Dipilih Banyak brand merasa sudah melakukan semuanya dengan benar. Konten rutin diproduksi, SEO dijalankan, bahkan traffic terus meningkat. Namun ketika diuji di AI, baik melalui chatbot maupun sistem […]

  • Kapolresta Manado Tinjau Lokasi Pembangunan SPPG, Tegaskan Dukungan terhadap Pemenuhan Gizi Masyarakat

    Kapolresta Manado Tinjau Lokasi Pembangunan SPPG, Tegaskan Dukungan terhadap Pemenuhan Gizi Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, turun langsung meninjau lokasi pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kota Manado, Senin (4/8/2025). Kunjungan ini menjadi bentuk nyata dukungan Polresta Manado terhadap program peningkatan layanan gizi, terutama bagi kelompok masyarakat rentan seperti anak-anak dan ibu hamil. Dalam keterangannya kepada media, Kapolresta menegaskan pentingnya keberadaan […]

  • 850 Beauty Enthusiasts Ramaikan Glow Fest 2.0 by Geng Glowing

    850 Beauty Enthusiasts Ramaikan Glow Fest 2.0 by Geng Glowing

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Keseruan Glow Fest 2.0 mempertemukan beauty enthusiasts, creators, dan brand. Jakarta, 8 Maret 2026 – Geng Glowing, komunitas beauty enthusiast yang aktif menghadirkan ruang berbagi seputar skincare dan kecantikan, kembali sukses menyelenggarakan Glow Fest 2.0. Bertempat di The Hub Sinarmas Land Kuningan, acara ini berhasil menarik antusiasme lebih dari 850 partisipan yang terdiri dari anggota […]

  • KAI Daop 2 Bandung Bersama BNN Provinsi Jabar Sidak Petugas Pada Angkutan Lebaran 2026, Seluruh Petugas Dinyatakan Bebas Narkoba dan Siap Melayani Pelanggan

    KAI Daop 2 Bandung Bersama BNN Provinsi Jabar Sidak Petugas Pada Angkutan Lebaran 2026, Seluruh Petugas Dinyatakan Bebas Narkoba dan Siap Melayani Pelanggan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), – KAI Daop 2 Bandung bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) tes penggunaan narkoba kepada petugas operasional di Stasiun Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan kereta api bagi seluruh pelanggan khususnya selama angkutan lebaran 2026 berlangsung. Sidak dilakukan […]

  • Membanggakan! Satpam BRI BO Tanjung Priok Region 6/Jakarta 1 Raih Rekor MURI sebagai Pembuat Karya Ilmiah Terbanyak

    Membanggakan! Satpam BRI BO Tanjung Priok Region 6/Jakarta 1 Raih Rekor MURI sebagai Pembuat Karya Ilmiah Terbanyak

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh insan BRI. Satpam BRI Branch Office (BO) Tanjung Priok Region 6/Jakarta 1 berhasil meraih Rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) sebagai pembuat karya ilmiah terbanyak, sebuah capaian luar biasa yang menginspirasi dan membanggakan seluruh keluarga besar BRI. Penghargaan Rekor MURI tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi dalam menghasilkan […]

  • Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal

    Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Dalam dunia investasi saham, tidak semua saham memiliki tingkat risiko yang sama. Beberapa saham memiliki volatilitas tinggi dan pergerakan harga yang tidak stabil, sehingga berisiko tinggi bagi investor, terutama pemula. Saham berisiko tinggi sering kali menarik karena menawarkan potensi keuntungan besar dalam waktu singkat. Namun, di balik potensi tersebut terdapat risiko kerugian yang juga besar. […]

expand_less