Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

Jakarta, 17 September 2026 — Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan ketahanan setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada 16 September 2026. Keputusan tersebut menjadi kenaikan suku bunga pertama The Fed sejak 2023 dan membawa kisaran suku bunga federal funds menjadi 3,75%-4,00%.

Bitcoin tercatat berada di sekitar US$76.393,83 atau menguat 1,23% dalam 24 jam pada Kamis, 17 September 2026. Pergerakan tersebut terjadi seiring dengan pemulihan pasar kripto secara keseluruhan setelah keputusan FOMC yang sebelumnya telah banyak diantisipasi pelaku pasar.

Kenaikan Bitcoin juga berlangsung di tengah korelasi yang relatif kuat dengan pasar saham AS. Dalam sepekan terakhir, korelasi Bitcoin dengan S&P 500 tercatat sekitar 0,57, menunjukkan bahwa pergerakan aset kripto masih banyak dipengaruhi sentimen makroekonomi.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai respons Bitcoin setelah keputusan The Fed menunjukkan bahwa pasar mulai beradaptasi dengan kondisi suku bunga yang lebih tinggi.

“Bitcoin mampu bertahan di atas US$75.000 setelah kenaikan suku bunga The Fed menunjukkan bahwa sebagian besar risiko tersebut sudah diperhitungkan oleh pasar. Ke depan, perhatian tidak lagi hanya tertuju pada keputusan FOMC, tetapi juga pada bagaimana investor merespons arah kebijakan moneter berikutnya, inflasi, likuiditas, dan kondisi ekonomi global,” kata Yudho.

Menurut Yudho, level harga menjadi penting untuk melihat apakah pemulihan Bitcoin setelah FOMC dapat berlanjut atau justru kembali menghadapi tekanan jual.

“Jika Bitcoin mampu mempertahankan area US$75.000-US$76.000, peluang untuk menguji kembali area US$78.000 masih terbuka. Namun, apabila support tersebut gagal dipertahankan, pasar perlu bersiap menghadapi koreksi yang lebih dalam. Karena itu, dalam kondisi seperti sekarang, pergerakan harga perlu dilihat bersama dengan data makro dan arus dana institusional, bukan hanya dari momentum kenaikan harian,” lanjutnya.

Bitcoin Berpotensi Uji US$78.000

Secara teknikal, analisi FLOQ melihat area US$75.000-US$76.000 menjadi salah satu level penting bagi Bitcoin dalam jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, BTC berpeluang menguji resistance berikutnya di sekitar US$78.000-US$78.200.

Sebaliknya, penurunan di bawah US$74.000 dapat meningkatkan risiko Bitcoin menguji area support US$72.000-US$74.000.

Pemulihan harga setelah FOMC juga didukung oleh berkurangnya tekanan likuidasi. Total likuidasi Bitcoin dalam 24 jam turun sekitar 60,18% menjadi US$84,36 juta. Likuidasi posisi long bahkan turun sekitar 83,18%.

Kondisi tersebut mengindikasikan tekanan forced selling mulai mereda dibandingkan sesi sebelumnya. Namun, volume perdagangan Bitcoin juga tercatat turun sekitar 24,52%, sehingga pemulihan harga belum sepenuhnya menunjukkan masuknya tekanan beli baru dalam skala besar.

Dengan demikian, kenaikan pasca-FOMC dapat lebih tepat dilihat sebagai fase pemulihan awal setelah ketidakpastian keputusan suku bunga mereda.

Proyeksi Pasar Masih Dipengaruhi Kebijakan The Fed

Meskipun Bitcoin mampu bertahan, prospek pasar belum sepenuhnya lepas dari risiko kebijakan moneter. Proyeksi terbaru The Fed menunjukkan masih adanya kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan pada 2026. Reuters melaporkan bahwa keputusan September tersebut disertai sinyal kebijakan yang lebih hawkish, sementara pasar juga kembali memperhitungkan kemungkinan kenaikan berikutnya.

Kondisi tersebut menjadi faktor penting bagi aset berisiko seperti Bitcoin. Suku bunga yang lebih tinggi dalam periode lebih panjang dapat memperketat likuiditas dan meningkatkan daya tarik aset berbasis yield, sehingga berpotensi membatasi ruang kenaikan aset kripto.

Di sisi lain, Bitcoin menunjukkan bahwa pasar telah mampu menyerap kenaikan suku bunga yang sebelumnya telah diperkirakan. Sejumlah analis juga melihat respons yang relatif terbatas setelah keputusan FOMC sebagai indikasi bahwa sebagian ekspektasi hawkish telah tercermin dalam harga.

Namun, tekanan dari sisi arus dana institusional masih perlu diperhatikan. Data yang dilaporkan pada 17 September menunjukkan spot Bitcoin ETF AS mengalami arus keluar bersih sekitar US$295,9 juta pada 16 September, setelah sebelumnya mencatat arus keluar sekitar US$450,4 juta pada 15 September.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pemulihan harga Bitcoin belum sepenuhnya diikuti oleh kembalinya aliran dana institusional ke produk investasi Bitcoin.

Fokus Pasar Beralih ke Data Ekonomi Berikutnya

Setelah keputusan FOMC berlalu, perhatian pelaku pasar selanjutnya akan tertuju pada data inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, imbal hasil obligasi AS, pergerakan dolar AS, serta komunikasi pejabat The Fed mengenai arah kebijakan berikutnya.

Yudho menambahkan bahwa kondisi tersebut membuat pergerakan Bitcoin berpotensi tetap volatil dalam beberapa pekan mendatang.

“Pasar kripto saat ini berada di fase yang sangat sensitif terhadap perubahan ekspektasi makro. Bitcoin sudah menunjukkan ketahanan setelah FOMC, tetapi konfirmasi tren berikutnya membutuhkan dukungan dari likuiditas dan permintaan yang lebih kuat. Area US$78.000 menjadi level yang menarik untuk diperhatikan, sementara US$75.000 menjadi batas penting untuk melihat apakah momentum pemulihan masih bertahan,” jelas Yudho.

Dengan kondisi tersebut, pergerakan trading Bitcoin ke depan masih akan ditentukan oleh interaksi antara sentimen makro, kebijakan moneter AS, arus dana institusional, dan struktur teknikal pasar.

Untuk jangka pendek, kemampuan BTC mempertahankan area US$75.000 menjadi salah satu indikator penting. Jika bertahan, pasar berpotensi kembali menguji US$78.000-US$78.200. Sebaliknya, kehilangan support US$74.000 dapat membuka ruang pengujian ulang area US$72.000-US$74.000.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengusung Sustainable dan Smart Living, NARALOKA 2026 Hadirkan Karya Terbaik Mahasiswa BINUS @Malang

    Mengusung Sustainable dan Smart Living, NARALOKA 2026 Hadirkan Karya Terbaik Mahasiswa BINUS @Malang

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Malang, July 2026 — BINUS @Malang kembali menghadirkan karya terbaik mahasiswanya melalui NARALOKA – Interior Design Final Project Exhibition, sebuah pameran tugas akhir mahasiswa Program Studi Interior Design yang diselenggarakan di Lobby & Art Gallery BINUS @Malang. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi sekaligus interaksi antara dunia akademik, industri, asosiasi profesi, serta masyarakat umum. Sebagai bagian […]

  • Harga HYPE Naik Menembus US di Tengah Pelemahan Rupiah dan Tren Bitcoin 2026

    Harga HYPE Naik Menembus US$48 di Tengah Pelemahan Rupiah dan Tren Bitcoin 2026

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Di tengah ketidakpastian di pasar, minat terhadap aset digital meningkat termasuk altcoin seperti HYPE yang menembus US$48 lebih dari 16% dalam 1 bulan. Jakarta, Indonesia – Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS, penguatan harga Bitcoin, serta meningkatnya penggunaan stablecoin global mulai mendorong perhatian masyarakat terhadap pasar aset digital pada 2026. Di tengah kondisi tersebut, sejumlah […]

  • Jelang Momen Strategis Keagamaan, Layanan KA Kontainer Menguat di Awal Tahun 2026

    Jelang Momen Strategis Keagamaan, Layanan KA Kontainer Menguat di Awal Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KAI Logistik terus memperkuat dan optimalkan moda KA sebagai moda alternatif andalan bagi pelaku usaha, salah satunya melalui layanan KA Kontainer. Pada awal tahun, KAI Logistik mencatatkan volume sebesar 222 ribu ton atau tumbuh signifikan sebesar 44% dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 atau sebesar 154 ribu ton. VP of Corporate Secretary KAI Logistik, […]

  • BRI BO Gading Boulevard Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

    BRI BO Gading Boulevard Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BRI BO Gading Boulevard melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Gading Boulevard. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan diwarnai semangat kebangsaan serta rasa nasionalisme. Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali […]

  • Kolaborasi KAI Services dan Kemendag, Buka Akses UMKM Pangan ke Jaringan Bisnis Kereta Api

    Kolaborasi KAI Services dan Kemendag, Buka Akses UMKM Pangan ke Jaringan Bisnis Kereta Api

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Februari 2026 – KAI Services berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka akses pasar bagi produk pangan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masuk ke jaringan bisnis kereta api. Sinergi ini diimplementasikan melalui Business Matching yang mempertemukan UMKM dengan KAI Services, sehingga semakin banyak produk pangan lokal mengisi jaringan bisnis KAI Services mulai […]

  • BRI Finance Tingkatkan Perlindungan Hukum Lewat Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

    BRI Finance Tingkatkan Perlindungan Hukum Lewat Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Negeri Kota Jakarta Utara. Penandatanganan kerja sama yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kejaksaan Negeri Kota Jakarta Utara pada hari Rabu, 1 April 2026 ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas penanganan dan penyelesaian permasalahan hukum […]

expand_less