Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » PTPP Gelar RUPS Tahunan Tahun Buku 2025; Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis

PTPP Gelar RUPS Tahunan Tahun Buku 2025; Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Jakarta, 19 Mei 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia telah menyelesaikan kewajiban tahunan selaku Emiten di Pasar Modal, yaitu pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPS Tahunan”) Tahun Buku 2025 pada hari ini Selasa (19/05) bertempat di Kantor Pusat PTPP Jakarta.

Dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 tersebut, Perseroan membahas dan memperoleh persetujuan atas 7 (tujuh) mata acara rapat, yaitu:

1. Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (“PUMK”) Tahun Buku 2025, sekaligus Pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2025;

2. Penetapan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Laporan Keuangan Program PUMK Tahun Buku 2026;

3. Penetapan gaji/honorarium berikut fasilitas dan tunjangan Tahun Buku 2026 serta remunerasi atas kinerja Tahun Buku 2025 bagi Pengurus Perseroan;

4. Pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2026-2030 dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2027 beserta perubahannya dari RUPS kepada pihak yang ditunjuk RUPS;

5. Pendelegasian kewenangan persetujuan perubahan Peraturan Dana Pensiun;

6. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan;

7. Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

Pada mata acara ke-6 terkait Perubahan Anggaran Dasar Perseroan, Pemegang Saham menyetujui pengalihan saham Seri B sebanyak 31.619.477 (tiga puluh satu juta enam ratus sembilan belas ribu empat ratus tujuh puluh tujuh) lembar saham dari PT Danantara Asset Management (Persero) kepada BP BUMN. Saham Seri B tersebut selanjutnya akan diubah menjadi Saham Seri A Dwiwarna dalam rangka pemenuhan ketentuan Pasal 2 ayat (3) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang BUMN yang mengatur bahwa Negara Republik Indonesia memiliki 1% (satu persen) saham Seri A Dwiwarna pada BUMN melalui Kepala BP BUMN.

Selanjutnya pada mata acara ke-7, Pemegang Saham menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan. Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris 

– Komisaris Utama / Komisaris Independen : Dhony Rahajoe

– Komisaris : Setya Nugraha

– Komisaris : Aisyah Zakiyyah

– Komisaris : Giri Suprapdiono

– Komisaris Independen : Tjia Marwan

– Komisaris Independen : Ain Rika Armina

Jajaran Direksi

– Direktur Utama : Novel Arsyad

– Direktur Keuangan : Faizal Rahmad

– Direktur Manajemen Risiko & Legal : Tommy Wiranata A

– Direktur Strategi Korporasi dan HCM : I Gede Upeksa Negara

– Direktur Operasi Bidang Infrastruktur : Yul Ari Pramuraharjo

– Direktur Operasi Bidang Gedung : Yuyus Juarsa

Perseroan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta kontribusi jajaran pengurus sebelumnya dalam mendukung transformasi dan pengembangan bisnis Perseroan selama masa jabatan.Sepanjang Tahun Buku 2025, PTPP berhasil mencatatkan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp24,95 triliun. Berdasarkan sumber pendanaan, komposisi perolehan kontrak baru Perseroan terdiri atas 45% proyek pemerintah, 35% proyek BUMN, dan 20% proyek swasta.

Dari sisi segmentasi usaha, kontribusi terbesar berasal dari sektor gedung sebesar 35%, jalan dan jembatan 16%, pertambangan 12%, power plant 11%, pelabuhan 10%, irigasi 6%, bendungan 4%, minyak dan gas 3%, industri 2%, serta bandara 1%.

Beberapa proyek dengan kontribusi terbesar terhadap perolehan kontrak baru Perseroan antara lain proyek PLTGU Batam, New Priok East Access Phase II, Itacha 2 – Provision of Procurement & Construction for Haul Road, Tol Kataraja Phase 2, Fuel Pipeline Cikampek – Plumpang, Gedung DPD IKN, dan Proyek Konstruksi Bendungan Karian – Serpong Water Conveyance System (KSCS) Paket 1.

Perwakilan BP BUMN dalam RUPS Tahunan juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Perseroan sepanjang Tahun Buku 2025, khususnya atas keberhasilan Perseroan dalam menjaga arus kas operasi (operating cash flow) tetap positif serta menurunkan liabilitas Perseroan secara berkelanjutan.

Pencapaian tersebut dinilai mencerminkan efektivitas strategi penguatan fundamental bisnis dan implementasi manajemen keuangan yang prudent di tengah dinamika industri konstruksi nasional.

Selain mencatatkan kinerja operasional yang positif, Perseroan juga terus memperkuat implementasi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Berdasarkan hasil asesmen ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), PTPP berhasil memperoleh skor akhir sebesar 101,69 poin dan masuk dalam predikat “Leadership in Corporate Governance” atau Level 5 (>100).

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa praktik GCG yang diterapkan Perseroan telah melampaui standar penilaian Level 1 (Struktur ACGS) dan menempatkan PTPP sebagai salah satu emiten terdepan dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik berdasarkan standar ACGS di Indonesia.

Perolehan Nilai Kontrak PTPP sampai dengan April 2026

PTPP berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp6,88 Triliun hingga April 2026. Perolehan kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek dengan sumber dana pemerintah sebesar 82%, diikuti proyek BUMN sebesar 10%, serta proyek swasta sebesar 8%.

Berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor Jalan dan Jembatan sebesar 35%, Disaster Response sebesar 26%, Rumah Sakit sebesar 16%, Smelter dan Pertambangan sebesar 10%, Gedung sebesar 6%, Pelabuhan sebesar 3%, Sumber Daya Air sebesar 3%, serta Infrastruktur Air sebesar 2%.

Salah satu proyek yang diperoleh Perseroan di bulan April 2026 yang memiliki kontribusi nilai kontrak terbesar yaitu Pembangunan Jalan KSPEAN WANAM – MUTING Segmen 1 dengan nilai kontrak sebesar Rp1,77 Triliun.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menyampaikan bahwa Perseroan akan terus berkomitmen menjaga kinerja operasional dan keuangan secara berkelanjutan melalui penerapan strategi bisnis yang prudent, penguatan fundamental perusahaan, serta peningkatan implementasi tata kelola perusahaan yang baik.

“PTPP akan terus fokus pada penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan melalui optimalisasi portofolio proyek, peningkatan operational excellence, serta penguatan daya saing Perseroan di tengah dinamika industri konstruksi nasional,” ujar Joko Raharjo.

Ia juga menambahkan bahwa Perseroan optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan kinerja dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, manajemen risiko yang optimal, serta implementasi Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten di seluruh lini bisnis Perseroan.

–SELESAI–

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padel Masih Digandrungi, Lokasoka Siapkan Solusi Jersey Padel Custom Berbasis Kualitas dan Personalisasi

    Padel Masih Digandrungi, Lokasoka Siapkan Solusi Jersey Padel Custom Berbasis Kualitas dan Personalisasi

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Olahraga padel yang masih tumbuh pesat di Indonesia—terutama di Jakarta, Bandung, Banten, dan Surabaya—ditunjukkan oleh lonjakan aktivitas hingga 1.684% menurut laporan 2025 serta pertumbuhan klub hampir 295% dengan lebih dari 1.580 lapangan baru, sehingga memperkuat posisinya sebagai bagian dari gaya hidup urban; menjawab momentum ini, Lokasoka menghadirkan solusi jersey padel custom berbasis kualitas dan personalisasi […]

  • Memecah Monopoli: Mengapa Indonesia Perlu Merangkul Kemitraan Otomotif dengan India

    Memecah Monopoli: Mengapa Indonesia Perlu Merangkul Kemitraan Otomotif dengan India

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    JAKARTA — Perdebatan di Indonesia mengenai rencana pengadaan kendaraan komersial dari produsen India, Tata Motors dan Mahindra, telah memicu reaksi kuat dari sebagian pelaku industri otomotif dalam negeri. Para kritikus berpendapat bahwa impor kendaraan dapat mengancam manufaktur lokal. Namun, pertanyaan yang lebih besar bagi Indonesia adalah apakah mempertahankan struktur industri otomotif saat ini benar-benar melayani […]

  • PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

    PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 April 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) dalam rangka menjajaki potensi kolaborasi pengembangan layanan logistik di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali.  Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya eksplorasi peluang sinergi antar entitas BUMN dalam mendukung penguatan layanan logistik sekaligus pengembangan ekosistem […]

  • Kuasai Bidang Manufaktur dan Otomotif Melalui Program Studi Teknik Mesin

    Kuasai Bidang Manufaktur dan Otomotif Melalui Program Studi Teknik Mesin

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Industri manufaktur dan otomotif terus berkembang pesat. Di balik mesin produksi, kendaraan modern, hingga teknologi industri, ada peran besar lulusan teknik mesin yang menguasai teori sekaligus praktik. Bagi Sobat Unggul yang memiliki ketertarikan pada dunia mesin, perakitan, desain komponen, hingga sistem otomotif, memilih program studi teknik mesin  bisa menjadi langkah awal untuk membangun karir yang […]

  • Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

    Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Di saat dunia tidak stabil, yang paling berharga bukan hanya aset yang Anda miliki, tetapi bagaimana Anda mengelolanya tanpa harus kehilangannya. Di tengah situasi geopolitik yang tidak kondusif, mulai dari konflik kawasan Timur Tengah hingga ketegangan global, pasar keuangan mengalami tekanan yang signifikan. Dampaknya terasa langsung: harga minyak melonjak, harga emas bergejolak, dan nilai tukar […]

  • Selama Periode Mudik Lebaran 2026 Tingkat Kemantapan Jalan Nasional Banten Capai 96 Persen

    Selama Periode Mudik Lebaran 2026 Tingkat Kemantapan Jalan Nasional Banten Capai 96 Persen

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Banten selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 mencapai kemantapan 96 persen. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten, Direktorat Jenderal Bina Marga telah menyelesaikan berbagai pekerjaan preservasi jalan sebelum batas waktu H-10 Lebaran guna menjamin kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya menuju kawasan […]

expand_less