Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bitcoin Diprediksi Ungguli Saham dan Emas, CEO FLOQ Ungkap Alasannya

Bitcoin Diprediksi Ungguli Saham dan Emas, CEO FLOQ Ungkap Alasannya

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 58 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Jakarta, 27 Oktober 2026 — Bitcoin (BTC) diproyeksikan memberikan imbal hasil tahunan sebesar 10% dalam 10 tahun ke depan, melampaui saham Amerika Serikat (AS) dan emas. Proyeksi tersebut tercantum dalam laporan 2027 Long-Term Capital Market Assumptions yang dirilis JPMorgan Asset Management pada Oktober 2026.

Dalam laporan tersebut, JPMorgan memperkirakan imbal hasil tahunan Bitcoin mencapai 10%, dibandingkan saham AS berkapitalisasi besar sebesar 7,5% dan emas sebesar 5,5%. Saham AS berkapitalisasi kecil diproyeksikan menghasilkan imbal hasil 7,7% per tahun.

Sementara itu, obligasi AS diproyeksikan memberikan imbal hasil tahunan sebesar 5,6%, sedangkan uang tunai dalam dolar AS sebesar 3,2%.

Proyeksi ini menandai meningkatnya perhatian institusi keuangan terhadap Bitcoin sebagai salah satu aset yang diperhitungkan dalam perencanaan investasi jangka panjang. Meski demikian, JPMorgan menegaskan bahwa potensi imbal hasil yang lebih tinggi juga disertai risiko yang lebih besar.

Volatilitas Bitcoin Masih Menjadi Tantangan

JPMorgan memperkirakan volatilitas tahunan Bitcoin mencapai 55%, jauh di atas saham AS berkapitalisasi besar sebesar 18% dan emas sebesar 17,2%.

Tingkat volatilitas tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga Bitcoin berpotensi mengalami perubahan yang lebih tajam dibandingkan aset tradisional. Dengan demikian, proyeksi imbal hasil yang lebih tinggi tidak serta-merta menjamin hasil investasi yang lebih baik bagi setiap investor.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai proyeksi tersebut perlu dilihat sebagai bagian dari perkembangan cara investor institusional mengevaluasi aset kripto, bukan sebagai kepastian bahwa Bitcoin akan selalu mengungguli instrumen investasi lainnya.

“Ketika institusi keuangan seperti JPMorgan mulai memasukkan Bitcoin ke dalam proyeksi imbal hasil jangka panjang, ini menunjukkan bahwa aset kripto semakin diperhitungkan dalam analisis investasi. Namun, proyeksi imbal hasil harus dibaca bersama dengan profil risikonya. Bitcoin memiliki karakteristik dan volatilitas yang berbeda dari saham maupun emas, sehingga investor perlu memahami potensi keuntungan sekaligus risiko yang menyertainya,” kata Yudho.

Menurut Yudho, keputusan investasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada perbandingan angka imbal hasil. Investor juga perlu mempertimbangkan tujuan keuangan, jangka waktu investasi, kemampuan menghadapi risiko, serta kondisi pasar yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Infrastruktur dan Regulasi Mendukung Perhatian Institusional

JPMorgan menyoroti sejumlah faktor yang mendorong meningkatnya perhatian terhadap pasar kripto, termasuk perkembangan regulasi, infrastruktur perdagangan, produk investasi, dan layanan kustodian aset digital.

Kehadiran produk seperti ETF Bitcoin dan perdagangan futures turut memperluas akses investor terhadap aset kripto melalui instrumen pasar yang lebih terstruktur.

Bitcoin juga memiliki rekam jejak operasional yang panjang serta likuiditas pasar yang terus berkembang. Meski demikian, JPMorgan belum sepenuhnya memasukkan Bitcoin ke dalam model utama analisis risiko dan hubungan antar-aset dalam portofolio investasinya.

Pendekatan tersebut mencerminkan bahwa integrasi Bitcoin ke dalam kerangka investasi institusional masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait volatilitas dan hubungan pergerakan harganya dengan aset lain.

Yudho menambahkan bahwa perkembangan infrastruktur dan regulasi dapat menjadi faktor penting bagi pertumbuhan pasar aset kripto dalam jangka panjang.

“Adopsi institusional tidak hanya ditentukan oleh potensi kenaikan harga, tetapi juga oleh kualitas infrastruktur pasar, transparansi, likuiditas, dan kepastian regulasi. Semakin matang ekosistemnya, semakin terbuka ruang bagi investor untuk mengevaluasi aset digital secara lebih terukur. Namun, kematangan pasar tidak menghilangkan risiko investasi,” tambahnya.

Proyeksi Bukan Jaminan Keuntungan

Proyeksi imbal hasil JPMorgan menggambarkan estimasi jangka panjang berdasarkan asumsi tertentu, bukan prediksi harga Bitcoin pada periode tertentu atau jaminan bahwa target tersebut akan tercapai.

Pergerakan harga aktual tetap dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi global, kebijakan moneter, arus investasi institusional, likuiditas pasar, dan perkembangan regulasi.

Karena itu, investor perlu menempatkan proyeksi imbal hasil dalam konteks pengelolaan risiko dan diversifikasi portofolio. Memahami karakteristik masing-masing aset menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan investasi.

Sebagai platform perdagangan aset kripto yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), FLOQ mendukung penguatan literasi aset digital agar masyarakat dapat memahami peluang dan risiko pasar kripto secara lebih komprehensif.

Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi dan volatilitas yang dapat menyebabkan kerugian. Informasi dalam artikel ini bukan merupakan saran atau rekomendasi investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun

    IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    IDX, IIX, dan BRIDS menyelenggarakan Indonesia Thematic Bonds Roundtable untuk membahas peluang pengembangan obligasi tematik dalam mendukung perekonomian yang inklusif dan tangguh. Dengan Orange Bond sebagai salah satu studi kasus utama, forum ini mempertemukan pelaku pasar untuk membahas peluang pasar, praktik terbaik, serta langkah konkret dalam memperluas pipeline obligasi tematik di Indonesia. Jakarta, 13 Agustus […]

  • BUKTI TANGAN DINGIN SANG MENTOR! Gubernur YSK Sukses ‘Saring’ Talenta Super, Dr. Manumpil Lolos Kawah Candradimuka PKN I!

    BUKTI TANGAN DINGIN SANG MENTOR! Gubernur YSK Sukses ‘Saring’ Talenta Super, Dr. Manumpil Lolos Kawah Candradimuka PKN I!

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle reputasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Manado, Media.Reputsiplus.com Awal masa jabatan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), ditandai dengan sebuah seruan tegas kepada jajarannya: birokrat harus “berlari” dan proaktif menunjukkan kompetensi demi akselerasi kemajuan daerah. Kini, seruan tersebut mulai menunjukkan hasil konkret. Prestasi gemilang yang ditorehkan Dr. Fransiscus Engelbert Manumpil, M.Env.Mgmt, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sulut, yang baru saja […]

  • SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator

    SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Per 18 September 2026, katalog SMM Panel Indonesia menampilkan 537 layanan aktif untuk berbagai kanal digital. Katalog tersebut dikelola secara dinamis mengikuti ketersediaan layanan, kebutuhan pengguna, kualitas pemrosesan, serta perkembangan kebijakan masing-masing platform. Persaingan mendapatkan perhatian pengguna di media sosial semakin tersebar ke berbagai kanal. Laporan Digital 2026: Indonesia dari We Are Social dan Meltwater mencatat sekitar […]

  • Accurate Online: Solusi Software Akuntansi Modern untuk Bisnis

    Accurate Online: Solusi Software Akuntansi Modern untuk Bisnis

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Keuangan merupakan salah satu aspek terpenting dalam menjalankan bisnis. Tanpa pencatatan yang rapi dan akurat, pemilik usaha akan kesulitan memantau kondisi bisnis, mengendalikan arus kas, hingga mengambil keputusan yang tepat. Sayangnya, masih banyak pelaku usaha yang mengandalkan pencatatan manual atau spreadsheet sederhana. Cara ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, data […]

  • Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif

    Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta terus berkomitmen meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan dengan melakukan pekerjaan perbaikan geometri jalan rel pada perlintasan sebidang JPL 14 yang berlokasi di Jalan Bukit Duri Puteran, Jakarta Selatan. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan keselamatan dan keandalan prasarana perkeretaapian guna memastikan kondisi jalur rel tetap […]

  • Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati

    Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (14/4) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, seiring tren naik yang masih terlihat cukup solid baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe harian menunjukkan bahwa momentum bullish belum mereda dan justru berpotensi berlanjut dalam […]

expand_less