Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

[Jakarta, 5 Mei 2026] – Pasar global memasuki fase transisi yang krusial. Dalam satu minggu terakhir, investor dihadapkan pada tiga perkembangan utama: pertemuan terakhir Federal Reserve di bawah kepemimpinan Jerome Powell, meningkatnya perpecahan internal dalam Federal Open Market Committee (FOMC), serta volatilitas tajam di pasar kripto pasca pengumuman kebijakan moneter. 

Kombinasi ini menunjukkan bahwa pasar tidak sekadar bereaksi terhadap peristiwa jangka pendek, tetapi sedang menyesuaikan ekspektasi terhadap arah kebijakan global, likuiditas, dan risk appetite ke depan. 

The Fed Memasuki Era Transisi, Ketidakpastian Masih Mendominasi 

Pada 29 April, Jerome Powell memimpin pertemuan FOMC terakhirnya sebagai Ketua The Fed. Suku bunga dipertahankan di kisaran 3,50%–3,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut, menegaskan pendekatan data-dependent di tengah tekanan inflasi yang belum sepenuhnya mereda. 

Di saat yang sama, Komite Perbankan Senat AS meloloskan nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya dengan selisih tipis. Jika disahkan dalam voting penuh Senat dalam waktu dekat, Warsh akan resmi menggantikan Powell pada pertengahan Mei, menandai salah satu transisi kepemimpinan paling penting bagi pasar keuangan global tahun ini. 

Namun, sinyal yang lebih dalam justru datang dari dinamika internal FOMC. Empat anggota menyampaikan dissent dalam satu keputusan, fenomena yang jarang terjadi dan mencerminkan perbedaan pandangan yang semakin tajam terkait arah kebijakan moneter ke depan. 

Situasi ini memperkuat narasi higher-for-longer. Selama tekanan inflasi, terutama dari sektor energi dan ketegangan geopolitik global, belum mereda, ruang bagi The Fed untuk beralih ke kebijakan yang lebih akomodatif masih terbatas. 

Bitcoin dan Pola Sell-the-News: Volatilitas Tanpa Perubahan Struktur 

Di pasar kripto, Bitcoin saat ini bergerak di kisaran US$80.000–US$81.000*, mencerminkan fase konsolidasi setelah reaksi cepat pasca-FOMC. Berdasarkan analisis internal , harga Bitcoin sempat turun sekitar US$1.300 hanya dalam waktu 10 menit setelah pengumuman kebijakan, melanjutkan pola sell-the-news yang telah terjadi dalam 8 dari 9 pertemuan The Fed terakhir. 

Fenomena ini menegaskan bahwa volatilitas pasca-FOMC merupakan respons jangka pendek terhadap likuiditas dan positioning pasar, bukan refleksi perubahan fundamental. Secara historis, periode 24–48 jam setelah pengumuman kebijakan sering kali dipenuhi fluktuasi tajam sebelum pasar kembali mengikuti arah tren yang lebih besar. 

Di tengah tekanan jangka pendek tersebut, fondasi struktural pasar kripto tetap menunjukkan ketahanan. Arus dana institusional, khususnya melalui produk spot Bitcoin ETF, masih mencerminkan akumulasi yang konsisten. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar besar tetap berfokus pada narasi adopsi jangka panjang, bukan volatilitas berbasis peristiwa. 

Dari sisi teknikal, area US$75.000–US$76.000 menjadi zona support krusial yang perlu dijaga. Selama level ini bertahan, peluang pemulihan menuju kisaran US$79.000–US$80.000 tetap terbuka, sejalan dengan pola historis pasca-FOMC yang cenderung bersifat sementara. 

Tekanan Global Menjalar ke Indonesia: Rupiah dan IHSG Berfluktuasi 

Dinamika global tersebut turut memengaruhi pasar domestik. Rupiah bergerak di kisaran Rp17.400–Rp17.425 per dolar AS*, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global pasca-FOMC. Penguatan ini didorong oleh ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama, kenaikan yield US Treasury, serta meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik. *(data diambil di 05 May 12.45PM) 

IHSG juga menunjukkan volatilitas, dengan pergerakan yang cenderung defensif seiring arus dana asing yang masih berhati-hati terhadap aset emerging markets. Dalam kondisi seperti ini, arah pasar domestik lebih banyak ditentukan oleh dinamika global, khususnya aliran modal asing, dibandingkan faktor internal jangka pendek. 

Meski demikian, fundamental ekonomi Indonesia tetap relatif solid. Cadangan devisa yang kuat, stabilitas fiskal, serta pertumbuhan ekonomi yang terjaga menjadi bantalan penting di tengah tekanan eksternal yang meningkat. 

Dari Volatilitas ke Positioning: Cara Membaca Pasar Saat Ini 

Dalam fase seperti ini, volatilitas bukanlah sesuatu yang harus dihindari, melainkan dipahami. 

Bagi investor pemula, koreksi pasca-FOMC tidak seharusnya diartikan sebagai pembalikan tren. Pola ini telah berulang dalam beberapa siklus terakhir dan cenderung bersifat sementara. Strategi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) tetap relevan untuk membangun posisi secara bertahap tanpa terpengaruh fluktuasi jangka pendek. 

Bagi trader, disiplin pada level teknikal dan manajemen risiko menjadi semakin krusial. Area support utama perlu diperhatikan, sementara penggunaan leverage berlebihan dalam kondisi volatilitas tinggi sebaiknya dihindari. 

Sementara itu, investor jangka panjang perlu tetap berfokus pada tren struktural, terutama perkembangan adopsi institusional dan potensi perubahan arah kebijakan moneter dalam beberapa bulan ke depan. 

Outlook: Pasar Menguji Kesabaran, Bukan Sekadar Arah 

Dalam fase transisi seperti ini, pasar tidak hanya bergerak, pasar menguji. 

Di satu sisi, tekanan makro membuat banyak investor cenderung menahan risiko. Di sisi lain, arus dana menunjukkan bahwa pelaku pasar besar tidak sepenuhnya keluar, melainkan melakukan reposisi secara bertahap. 

“Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai dry powder,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ

“Tapi pertanyaan yang lebih penting bukan apakah pasar akan turun atau naik, melainkan apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. Karena ketika arah kebijakan mulai berubah, pergerakan pasar biasanya terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan.” 

Ke depan, arah pasar akan sangat ditentukan oleh dua faktor utama: konfirmasi penuh Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed serta perkembangan inflasi global, khususnya dari sektor energi. 

Jika ekspektasi kebijakan yang lebih akomodatif mulai terbentuk, aset berisiko, termasuk kripto, berpotensi mendapatkan dorongan dalam jangka menengah. Namun, selama ketidakpastian masih tinggi, volatilitas kemungkinan akan tetap menjadi bagian dari dinamika pasar. 

Eksekusi yang Tepat: Mengoptimalkan Strategi dengan Limit Order 

Di tengah pergerakan pasar yang dinamis, cara melakukan transaksi menjadi faktor yang tidak kalah penting. Salah satu pendekatan yang dapat membantu investor pemula adalah penggunaan fitur Limit Order

Berbeda dengan Market Order yang mengeksekusi transaksi secara instan pada harga pasar, Limit Order memberikan kontrol lebih besar terhadap harga, sehingga membantu mengurangi risiko slippage dan meningkatkan presisi eksekusi. 

“Sering kali, investor sudah memiliki analisis yang tepat, namun hasilnya tidak optimal karena eksekusi yang kurang terkontrol. Dengan Limit Order, pengguna dapat menjalankan strategi mereka dengan lebih disiplin dan terukur,” tambah Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ. 

Langkah Berikutnya 

Di mana pun Anda berada dalam perjalanan investasi, langkah selanjutnya adalah memastikan Anda memiliki pemahaman dan strategi yang tepat. 

Bagi pemula, FLOQ menyediakan FLOQ Academy, sebuah platform edukasi yang dirancang untuk membantu pengguna memahami dasar-dasar investasi kripto secara bertahap dan terstruktur. Seluruh materi dapat diakses secara gratis, termasuk seri video edukasi melalui kanal YouTube FLOQ, sehingga pengguna dapat belajar kapan saja sesuai kebutuhan mereka. 

Sementara itu, bagi trader yang membutuhkan dukungan lebih lanjut dalam analisis maupun eksekusi transaksi, FLOQ juga menghadirkan layanan Guest Relation dan VIP Service. Dengan dukungan tim trading desk serta layanan yang lebih personal, pengguna dapat memperoleh insight yang lebih mendalam dan pengalaman trading yang lebih optimal. Tim kami dapat dihubungi melalui business@floq.id 

Layanan ini tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi strategi, tetapi juga mendukung pengelolaan portofolio yang lebih terarah di tengah dinamika pasar yang terus berkembang. 

Tentang FLOQ 

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. 

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital. 

 

 

 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis di Tahun 2026, Bidik Rp 2,47 Triliun Pendapatan

    KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis di Tahun 2026, Bidik Rp 2,47 Triliun Pendapatan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KAI Logistik menetapkan tahun 2026 sebagai fase akselerasi transformasi bisnis dengan target pertumbuhan kinerja yang signifikan, baik dari sisi keuangan maupun volume angkutan. Tahun 2026 diproyeksikan menjadi titik balik peningkatan kapasitas bisnis perusahaan seiring penguatan peran KAI Logistik dalam mendukung rantai pasok nasional. Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan bahwa perusahaan menargetkan pendapatan sebesar […]

  • JUP lakukan perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Komitmen Tetap Berikan Layanan Air melalui Bantuan Emergency Mobil Tangki hingga Pemberian Kompensasi selama periode gangguan

    JUP lakukan perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Komitmen Tetap Berikan Layanan Air melalui Bantuan Emergency Mobil Tangki hingga Pemberian Kompensasi selama periode gangguan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    PAM JAYA menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama proses perawatan berlangsung. Perusahaan akan terus mengoptimalkan proses pekerjaan agar distribusi air perpipaan dapat kembali normal secepatnya serta mengimbau pelanggan yang membutuhkan bantuan maupun informasi lebih lanjut untuk menghubungi Call Center PAM JAYA Jakarta, 18 Juli 2026– PAM JAYA terus berkomitmen menjaga pelayanan air […]

  • Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kanteen & Co. Hadirkan Menu Nusantara Baru dan Promo Paket Spesial Rp81.000

    Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kanteen & Co. Hadirkan Menu Nusantara Baru dan Promo Paket Spesial Rp81.000

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kanteen & Co. menghadirkan promo spesial berupa Paket Nusantara seharga Rp81.000 nett yang berlaku selama 1-31 Agustus 2026. Harga tersebut dipilih sebagai simbol 81 tahun Kemerdekaan Indonesia dan berlaku khusus untuk dua pilihan paket, yaitu Paket Liwet dan Paket Nasi Bakar. Untuk paket […]

  • Legalitas Rampung, Ribuan Koperasi Merah Putih di Sulut Resmi Terdaftar

    Legalitas Rampung, Ribuan Koperasi Merah Putih di Sulut Resmi Terdaftar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    MANADO, ReputasiPlus.com – Penguatan kelembagaan koperasi di Sulawesi Utara kian nyata setelah 1.839 Koperasi Merah Putih dipastikan telah mendapatkan pengesahan badan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Pengesahan tersebut menegaskan legalitas koperasi yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak […]

  • Bittime: Perkembangan Regulasi Berpotensi Jadi Penopang Pasar Kripto pada Semester II 2026

    Bittime: Perkembangan Regulasi Berpotensi Jadi Penopang Pasar Kripto pada Semester II 2026

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 06 Juli 2026 – Platform pedagang aset keuangan digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bittime menilai pasar aset kripto masih akan menghadapi berbagai tantangan pada semester kedua 2026. Ketegangan geopolitik, konflik di sejumlah kawasan, fluktuasi harga minyak, hingga arah kebijakan suku bunga bank sentral diperkirakan masih akan mempengaruhi pergerakan pasar keuangan, termasuk […]

  • Aplikasi Investasi untuk Pemula: Apa Saja yang Harus Dimiliki?

    Aplikasi Investasi untuk Pemula: Apa Saja yang Harus Dimiliki?

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Minat masyarakat Indonesia terhadap investasi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Semakin banyak orang mulai menyadari pentingnya mengelola keuangan dan membangun aset sejak dini. Namun, tidak sedikit calon investor yang masih ragu untuk memulai karena menganggap investasi itu rumit, membutuhkan modal besar, atau hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sudah berpengalaman. Kini, anggapan tersebut mulai […]

expand_less