Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor

Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 45 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Pelemahan Bitcoin pada 13 Oktober 2026 terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Bittime menyoroti tiga faktor yang perlu dicermati investor, yaitu penguatan dolar AS, perkembangan harga minyak dan ekspektasi inflasi, serta arus dana ETF Bitcoin spot AS. Investor diimbau memahami dinamika pasar dan risiko setiap instrumen sebelum mengambil keputusan. Bittime juga menjelaskan karakteristik perdagangan Futures, termasuk posisi long dan short, penggunaan leverage, serta risiko kerugian dan likuidasi.

Pelemahan Bitcoin di tengah ketidakpastian ekonomi global mendorong pelaku pasar untuk mencermati berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi pergerakan aset kripto. Bittime, platform 3-in-1 yang menyediakan layanan Spot, Staking, dan Futures, melihat dinamika tersebut sebagai pengingat pentingnya memahami faktor yang dapat memengaruhi pasar aset digital serta karakteristik dan risiko setiap instrumen perdagangan dalam menghadapi volatilitas pasar.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada Selasa 13 Oktober 2026 pagi, harga Bitcoin berada di kisaran US$82.400 pada 13 Oktober 2026, turun sekitar 1,45% dalam 24 jam dan 3,73 perse dalam sepekan. 

Harga tersebut juga sekitar 34,7% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high atau ATH) sebesar US$126.198,07 yang tercatat pada 6 Oktober 2025. Pergerakan ini berlangsung di tengah tekanan pasar yang dipengaruhi oleh sejumlah perkembangan ekonomi dan geopolitik global.

Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi OJK, Bittime menilai bahwa pergerakan Bitcoin perlu dipahami dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global, bukan hanya perkembangan internal industri kripto.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn menuturkan pergerakan Bitcoin saat ini perlu dilihat dalam konteks ekonomi global yang lebih luas. 

“Perubahan ekspektasi suku bunga, penguatan dolar AS, dan ketidakpastian geopolitik dapat memengaruhi selera risiko investor. Karena itu, penting bagi pelaku pasar untuk memahami bagaimana berbagai faktor tersebut saling berkaitan sebelum mengambil keputusan,” ujar Ryan.

Tiga Faktor yang Perlu Dicermati dari Pergerakan Bitcoin

Salah satu faktor yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah penguatan dolar AS di tengah ketidakpastian geopolitik. Dalam laporan pada 12 Oktober 2026, Reuters menyoroti penguatan dolar AS ke dekat level tertinggi dalam 18 bulan, didukung permintaan terhadap aset yang dianggap lebih aman dan perhatian investor terhadap data inflasi AS. Perubahan sentimen tersebut menjadi konteks penting dalam memahami minat investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Faktor kedua adalah perkembangan harga minyak dan implikasinya terhadap ekspektasi inflasi. Reuters juga melaporkan pada 13 Oktober 2026 bahwa harga minyak sedikit melemah setelah kenaikan pada hari sebelumnya, sementara pasar masih mempertimbangkan risiko gangguan pasokan energi di tengah ketegangan geopolitik. Perubahan harga energi dapat memengaruhi ekspektasi inflasi dan pandangan pasar terhadap kebijakan moneter, meskipun dampaknya terhadap Bitcoin tidak selalu langsung atau konsisten.

Faktor ketiga adalah aliran dana pada produk investasi Bitcoin. Dalam laporan 12 Oktober 2026, Investing menyoroti tekanan terhadap harga Bitcoin di tengah kenaikan harga minyak dan arus dana keluar dari produk spot Bitcoin exchange-traded funds (ETF) di Amerika Serikat. 

Arus dana tersebut dapat memberikan gambaran mengenai perubahan permintaan terhadap produk investasi Bitcoin, tetapi tidak mencerminkan seluruh aktivitas investor di pasar kripto.

Ryan menambahkan bahwa indikator makroekonomi dan arus investasi perlu dibaca secara menyeluruh sebelum dijadikan dasar pengambilan keputusan.

“Data ekonomi dan arus investasi dapat membantu memberikan konteks yang lebih lengkap dalam membaca pasar Bitcoin. Namun, indikator tersebut tidak dapat memastikan arah harga berikutnya. Investor perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan dan memahami bahwa kondisi pasar dapat berubah dengan cepat,” jelas Ryan.

Peluang Futures di Tengah Dinamika Pasar

Perubahan kondisi pasar membuat pemahaman terhadap karakteristik instrumen perdagangan semakin penting. Dalam ekosistem Bittime yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, layanan Futures menyediakan mekanisme perdagangan derivatif bagi pengguna yang ingin mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pergerakan harga.

Bittime Futures menyediakan 49 pasangan perdagangan dengan leverage hingga 25x serta pilihan margin Cross dan Isolated. Melalui posisi long, pengguna dapat mengambil posisi berdasarkan ekspektasi kenaikan harga, sedangkan posisi short memungkinkan pengguna mengambil posisi berdasarkan ekspektasi penurunan harga.

Fitur tersebut memberikan fleksibilitas dalam menentukan strategi perdagangan di tengah kondisi pasar yang berubah-ubah. Namun, fleksibilitas ini tidak menghilangkan risiko kerugian ketika pasar bergerak berlawanan dengan posisi yang diambil.

“Futures memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pasar, baik ketika memperkirakan harga akan naik maupun turun. Namun, fleksibilitas tersebut harus disertai pemahaman mengenai mekanisme perdagangan, penggunaan margin, dan risiko yang melekat pada produk derivatif,” kata Ryan.

Penggunaan leverage memungkinkan pengguna membuka eksposur perdagangan yang lebih besar dibandingkan margin yang digunakan. Di sisi lain, leverage juga memperbesar dampak pergerakan harga terhadap modal. Dalam kondisi tertentu, pergerakan harga yang relatif kecil sekalipun dapat menyebabkan kerugian signifikan atau memicu likuidasi posisi, bergantung pada besarnya leverage, margin, dan kondisi perdagangan.

Pilihan margin Cross dan Isolated juga memiliki karakteristik risiko yang berbeda. Karena itu, pengguna perlu memahami mekanisme margin, ketentuan likuidasi, dan potensi kerugian sebelum menggunakan fitur tersebut. Perdagangan Futures tidak menjamin keuntungan, baik ketika pasar mengalami kenaikan maupun penurunan.

Pemahaman Risiko dalam Perkembangan Pasar Aset Digital

Dinamika Bitcoin pada Oktober 2026 menunjukkan pentingnya memahami hubungan antara kondisi ekonomi global dan pasar aset digital. Penguatan dolar AS, perkembangan harga minyak, ekspektasi kebijakan moneter, serta arus investasi dapat memberikan konteks tambahan dalam membaca pergerakan harga. Namun, tidak ada satu faktor yang dapat digunakan secara terpisah untuk memastikan arah pasar berikutnya.

Bittime menyediakan berbagai pilihan layanan perdagangan aset digital melalui ekosistem Spot, Staking, dan Futures. Seiring perkembangan produk, pemahaman terhadap mekanisme perdagangan, karakteristik risiko, dan kondisi keuangan masing-masing pengguna tetap menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan.

“Perkembangan industri aset digital tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap produk perdagangan, tetapi juga dengan peningkatan pemahaman pengguna terhadap risiko. Keputusan yang terukur dimulai dari riset mandiri, pemahaman terhadap instrumen yang digunakan, dan pengelolaan eksposur sesuai kemampuan finansial. Tidak ada strategi yang menghilangkan seluruh risiko, terutama di pasar yang volatil,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • CoreX Messenger Resmi Diluncurkan: Aplikasi Perpesanan Modern Besutan Orbis Elite untuk Era Komunikasi Baru

    CoreX Messenger Resmi Diluncurkan: Aplikasi Perpesanan Modern Besutan Orbis Elite untuk Era Komunikasi Baru

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Orbis Elite, perusahaan teknologi multinasional asal Indonesia, hari ini resmi meluncurkan CoreX Messenger, aplikasi perpesanan instan modern yang dirancang untuk menghadirkan komunikasi cepat, aman, dan terintegrasi bagi pengguna di wilayah Asia Tenggara dan pasar global. Diluncurkan pertama kali untuk Android pada 13 juni 2025, CoreX Messenger mengusung arsitektur server Erlang/Elixir dengan sistem real-time yang dapat […]

  • FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau

    FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Monitoring Berkala Parameter Amonia, Alkalinitas hingga Nitrit Semakin Mudah dan Murah Dengan Nawasena Water Test Kit 100% Karya Anak Indonesia. YOGYAKARTA, Oktober 2026 – FisTx kembali memperkuat lini produk monitoring kualitas air tambak dengan meluncurkan NAWASENA Nitrit. Varian terbaru ini melengkapi dua produk sebelumnya, NAWASENA Amonia dan NAWASENA Alkalinitas, sehingga NAWASENA Water Test Kit kini […]

  • KAI Bandara Edukasi 61.852 Masyarakat Yogyakarta Melalui Program Edutrain Hingga Juni 2026

    KAI Bandara Edukasi 61.852 Masyarakat Yogyakarta Melalui Program Edutrain Hingga Juni 2026

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi transportasi publik dan budaya keselamatan perjalanan kereta api melalui program Edutrain. Hingga Juni 2026, program edukasi tersebut telah menjangkau sebanyak 61.852 peserta di wilayah Yogyakarta, menjadikannya wilayah dengan jumlah peserta Edutrain terbesar dari total 96.389 peserta yang mengikuti program serupa di seluruh area operasional KAI […]

  • PT KAI Daop 2 Bandung Siapkan 27 Perjalanan KA Selama Periode Libur Panjang Hari Buruh Internasional

    PT KAI Daop 2 Bandung Siapkan 27 Perjalanan KA Selama Periode Libur Panjang Hari Buruh Internasional

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Kamis, 30 April 2026 PT KAI Daop 2 Bandung Siapkan 27 Perjalanan KA Selama Periode Libur Panjang Hari Buruh Internasional Bandung (Jawa Barat), 30 April 2026 – Dalam rangka menghadapi libur panjang Hari Buruh Internasional yang berlangsung pada periode 30 April s.d 4 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah […]

  • Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Mangga Dua Sambut Nasabah dengan Kehangatan Bernuansa Wastra Nusantara

    Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Mangga Dua Sambut Nasabah dengan Kehangatan Bernuansa Wastra Nusantara

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Mangga Dua menghadirkan momen istimewa dengan menyambut nasabah secara hangat dan penuh keakraban. Suasana berbeda terasa di banking hall ketika jajaran pekerja BRI BO Mangga Dua mengenakan pakaian bernuansa wastra Nusantara sebagai bagian dari perayaan momentum spesial tersebut. Balutan wastra Nusantara tidak hanya memberikan nuansa […]

  • Keberanian Membangun Indonesia Emas 2045: Mengapa reformasi besar harus dinilai dari dampak jangka panjangnya, bukan dari tantangan di tahap awal

    Keberanian Membangun Indonesia Emas 2045: Mengapa reformasi besar harus dinilai dari dampak jangka panjangnya, bukan dari tantangan di tahap awal

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Oleh *Sachin V. Gopalan Jakarta, 12 Agustus 2026 — Setelah kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 6–8 Juli 2026, hubungan Indonesia dan India memasuki momentum baru yang semakin menegaskan eratnya Kemitraan Strategis Komprehensif kedua negara. Pertemuan PM Modi dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta membahas berbagai bidang, mulai dari perdagangan dan […]

expand_less