Blusukan ke Empat Daerah, Gubernur Yulius Pastikan Stabilitas Harga Pangan di Sulut
- account_circle editor reputasi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar

REPUTASIPLUS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memperketat pengawasan distribusi bahan pokok melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah titik krusial.
Langkah ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah menjelang hari besar keagamaan.
Guna memastikan intervensi harga berjalan efektif, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus meninjau langsung pelaksanaan GPM di empat wilayah, yakni Kota Bitung, Kota Manado, Kota Kotamobagu, dan Tutuyan di Bolaang Mongondow Timur.

Di sela-sela pemantauan, Gubernur menyempatkan diri berdialog dengan pedagang dan warga untuk memvalidasi harga komoditas di lapangan, mulai dari bawang, cabai, hingga daging ayam.
Menurutnya, kehadiran pemerintah secara langsung diperlukan untuk menjamin harga di tingkat konsumen tetap berada di bawah harga pasar reguler.
”Program ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan warga mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Stabilitas ini akan terus kita jaga melalui operasi rutin,” ujar Yulius saat meninjau lokasi GPM, Kamis (26/3/2026).

Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar seremoni distribusi, melainkan instrumen untuk mengintervensi harga pasar yang cenderung fluktuatif.
Fokus utama pemantauan tertuju pada ketersediaan stok beras, minyak goreng, dan telur agar distribusinya tepat sasaran dan tidak mengalami sumbatan di rantai pasok.
Gubernur menegaskan bahwa sinergi antar-pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga iklim ekonomi yang kondusif.
Dengan koordinasi lapangan yang ketat, diharapkan angka inflasi daerah tetap terkendali sehingga kesejahteraan masyarakat tidak tergerus oleh kenaikan harga yang mendadak.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemprov Sulut dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan melalui pengawasan distribusi yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat. (Advetorial)
- Penulis: editor reputasi


