Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dari Big Mac ke Blockchain: Mengenal Tokenized Asset McDonald’s di FLOQ

Dari Big Mac ke Blockchain: Mengenal Tokenized Asset McDonald’s di FLOQ

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar

Jakarta, 15 Juli 2026 – McDonald’s telah lama dikenal melalui restoran dan produknya di berbagai negara. Namun, di era blockchain, nama perusahaan global tidak hanya ditemukan di pasar saham konvensional. Kini terdapat McDonald’s xStock, atau MCDx, yaitu produk tokenized asset yang dirancang untuk mengikuti harga saham McDonald’s Corporation.

Melalui tokenisasi, eksposur ekonomi terhadap aset tradisional dapat direpresentasikan dalam bentuk instrumen berbasis blockchain. Konsep ini menghubungkan aset dari pasar keuangan tradisional dengan infrastruktur aset digital.

Namun, tokenized asset bukan sekadar “saham yang dipindahkan ke blockchain”. Pengguna tetap perlu memahami penerbit, aset dasar, hak yang diperoleh, likuiditas, struktur produk, serta risiko teknologi dan regulasinya.

Apa Itu Tokenized Asset?

Tokenized asset adalah representasi berbasis blockchain dari aset, kepemilikan, atau eksposur ekonomi tertentu. Aset dasarnya dapat berupa saham, obligasi, dana pasar uang, komoditas, properti, atau instrumen keuangan lainnya.

“Tokenisasi memperkenalkan cara baru untuk mengakses eksposur terhadap aset global. Peran FLOQ bukan hanya menyediakan akses, tetapi juga membantu pengguna memahami bahwa tokenized asset memiliki struktur dan risiko yang berbeda dari saham langsung.” ujar CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis.

Token kemudian dirancang untuk mengikuti nilai atau memberikan manfaat ekonomi tertentu berdasarkan struktur yang ditetapkan oleh penerbit. Karena struktur setiap produk dapat berbeda, pengguna perlu membaca informasi produknya dan tidak hanya mengandalkan nama aset dasar.

IMF menjelaskan tokenisasi melalui tiga lapisan: infrastruktur blockchain, aset yang diterbitkan atau direpresentasikan, serta layanan seperti wallet, exchange, dan aplikasi pengguna. Kerangka ini menunjukkan bahwa pengguna perlu menilai bukan hanya aset dasarnya, tetapi juga jaringan, penerbit, kustodian, dan layanan yang menyediakan akses.

Apa Itu MCDx?

MCDx adalah McDonald’s xStock yang diterbitkan oleh Backed Assets. Berdasarkan informasi penerbit, produk ini berbentuk tracker certificate yang diterbitkan sebagai token Solana SPL dan ERC-20, serta dirancang untuk mengikuti harga saham McDonald’s Corporation sebagai underlying asset.

Sederhananya, apabila harga aset dasar bergerak, MCDx dirancang untuk memberikan eksposur ekonomi yang mengikuti pergerakan tersebut. Namun, harga token di pasar dapat memiliki selisih akibat likuiditas, spread, biaya, jam aktif pasar aset dasar, dan kondisi pasar.

Apakah Membeli MCDx Sama dengan Membeli Saham McDonald’s?

Tidak sepenuhnya. Membeli MCDx tidak otomatis menjadikan pengguna sebagai pemegang saham langsung McDonald’s Corporation melalui rekening efek. Produk ini merupakan instrumen tokenized yang mengikuti aset dasar berdasarkan struktur penerbitannya.

Karena itu, pengguna tidak boleh langsung berasumsi bahwa mereka memperoleh:

• Hak suara dalam rapat pemegang saham.

• Kepemilikan saham yang tercatat langsung atas nama pengguna.

• Hak untuk menukar token menjadi saham fisik atau saham di rekening efek.

• Perlakuan dividen yang sama seperti pemegang saham langsung.

• Perlindungan investor yang identik dengan transaksi melalui perusahaan sekuritas.

Informasi FLOQ mengenai tokenized assets juga menjelaskan bahwa xStocks memberikan eksposur terhadap pergerakan saham global, tetapi tidak boleh disamakan begitu saja dengan kepemilikan saham langsung.

Bagaimana MCDx Mengikuti Harga Saham McDonald’s?

MCDx menggunakan saham McDonald’s Corporation sebagai underlying asset. Backed menyatakan bahwa rangkaian xStocks didukung 1:1 oleh sekuritas yang mendasarinya. Dukungan tersebut merupakan bagian dari struktur penerbitan, bukan jaminan bahwa harga token akan selalu identik dengan harga saham pada setiap saat.

Perbedaan harga dapat terjadi karena:

• Likuiditas token dan saham dasar berbeda.

• Jam aktif pasar saham dan pasar aset digital dapat berbeda.

• Terdapat spread antara harga beli dan harga jual.

• Biaya transaksi, jaringan, atau mekanisme produk dapat memengaruhi hasil.

• Permintaan terhadap token dapat berubah.

• Kondisi pasar ekstrem dapat memperbesar selisih harga.

Risiko yang Perlu Dipahami

1. Risiko harga aset dasar

Jika harga saham McDonald’s turun, nilai MCDx juga dapat ikut turun. Popularitas merek tidak menjamin kinerja harga aset.

2. Risiko penerbit dan struktur produk

Token bergantung pada struktur, operasional, kustodian, dan kemampuan penerbit memenuhi kewajibannya. Pengguna perlu memahami siapa penerbit dan bagaimana aset dasar dikelola.

3. Risiko likuiditas dan spread

Volume transaksi MCDx dapat berbeda dari saham aslinya. Likuiditas yang lebih rendah dapat menghasilkan spread lebih lebar atau membuat pengguna memperoleh harga yang berbeda dari ekspektasi.

4. Risiko tracking

Harga token dapat menyimpang dari harga underlying karena waktu perdagangan, permintaan pasar, biaya, keterlambatan data, atau mekanisme produk.

5. Risiko blockchain dan smart contract

Sebagai produk berbasis blockchain, MCDx juga menghadapi risiko jaringan, smart contract, wallet, dan kesalahan transaksi.

6. Risiko regulasi dan yurisdiksi

Aturan mengenai tokenized assets dapat berbeda antarnegara dan berubah seiring perkembangan industri. Ketersediaan produk juga dapat dibatasi berdasarkan yurisdiksi.

Cara Mengakses MCDx melalui FLOQ

1. Masuk ke aplikasi FLOQ.

2. Pilih menu Trade atau Pasar.

3. Cari MCDx pada kolom pencarian.

4. Buka halaman aset dan pelajari informasi produknya.

5. Periksa harga, spread, biaya, minimum transaksi, dan risiko.

6. Masukkan nominal transaksi.

7. Periksa kembali detail sebelum melakukan konfirmasi

Kenali Produknya, Bukan Hanya Mereknya

Nama McDonald’s mungkin sudah sangat dikenal, tetapi keputusan terhadap MCDx tidak seharusnya hanya didasarkan pada popularitas merek. Sebelum bertransaksi, pengguna perlu memahami penerbit token, aset dasar, mekanisme harga, hak pemegang token, likuiditas, spread, biaya, dan risiko produk.

Pelajari lebih lanjut mengenai tokenized assets, pahami istilah aset dunia nyata, dan periksa informasi MCDx di aplikasi FLOQ sebelum mengambil keputusan.

<Diolah dari berbagai sumber>

Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kerugian akibat volatilitas harga pasar. Seluruh informasi yang tersedia hanya bersifat umum dan bukan merupakan ajakan, penawaran, saran, maupun rekomendasi investasi. Kami menghimbau seluruh konsumen untuk melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi secara matang sebelum melakukan transaksi aset kripto. Konsumen juga diharapkan untuk bertransaksi sesuai dengan profil risiko dan kemampuan finansial masing-masing serta tidak menggunakan dana yang berada di luar batas kemampuan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45%  di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115

    Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45% di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 April 2026 – Nilai tukar Rupiah terus melemah bahkan sempat menembus level Rp17.115 per dolar Amerika Serikat (USD) per hari ini 10 April 2026. Selaras dengan ini, Bittime Sebagai platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) juga mencatatkan kenaikan trading volume USDT/IDR hingga 45% […]

  • Emas Diproyeksikan Lanjut Menguat, Berpeluang Sentuh Level .250 Seiring Kuatnya Sentimen Safe Haven

    Emas Diproyeksikan Lanjut Menguat, Berpeluang Sentuh Level $5.250 Seiring Kuatnya Sentimen Safe Haven

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Harga emas dunia diperkirakan masih mempertahankan kecenderungan positif pada perdagangan hari Selasa, 24 Februari 2026, setelah mencatat kenaikan selama empat sesi berturut-turut dan kembali melampaui level penting $5.200 per troy ounce. Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menilai bahwa kombinasi faktor global dan sinyal teknikal yang kuat menjadi pendorong utama yang menjaga momentum kenaikan logam mulia. […]

  • BRI KKB Expo 2026 Sambangi Malang, Hadirkan Beragam Promo Kendaraan dan Pembiayaan

    BRI KKB Expo 2026 Sambangi Malang, Hadirkan Beragam Promo Kendaraan dan Pembiayaan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Malang, 9 Juli 2026 – Masyarakat Malang dan berbagai wilayah di Jawa Timur kini memiliki lebih banyak kesempatan untuk mewujudkan rencana memiliki kendaraan melalui penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026. PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) sebagai bagian dari BRI Group menghadirkan beragam promo pembiayaan kendaraan, penawaran menarik dari dealer rekanan, serta layanan konsultasi pembiayaan selama […]

  • Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

    Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat upaya pemulihan lingkungan melalui reklamasi lahan pascatambang dan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) di berbagai wilayah operasional. Secara kumulatif hingga 2025, Grup MIND ID telah mereklamasi lebih dari 8.000 hektare lahan pascatambang serta merehabilitasi lebih dari 37.700 hektare DAS. Capaian ini menjadi bagian dari implementasi […]

  • Bersama Pertamina Group, Elnusa Petrofin Dukung Implementasi Green Terminal Tanjung Sekong dan Perluas Portofolio Bisnis Rendah Karbon

    Bersama Pertamina Group, Elnusa Petrofin Dukung Implementasi Green Terminal Tanjung Sekong dan Perluas Portofolio Bisnis Rendah Karbon

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, mendukung implementasi inisiatif Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten. Peresmian oleh PT Pertamina (Persero) ini menjadi tonggak penting dalam penguatan praktik ESG dan pengembangan ekosistem energi rendah karbon, sekaligus membuka ruang pertumbuhan bisnis baru berbasis […]

  • PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

    PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 03 Juli 2026 – Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Pertamina Foundation menghadirkan inovasi sistem pemantauan keanekaragaman hayati berbasis artificial intelligence (AI) bernama PF-Lestari. Didukung teknologi AI dan analisis spasial, PF-Lestari mampu mengukur indeks kesehatan vegetasi, mendeteksi perubahan tutupan lahan, hingga melakukan estimasi jumlah pohon […]

expand_less