Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar

Di banyak desa pesisir, penghidupan warga sangat bergantung pada musim dan cuaca. Ketika laut tenang, rezeki mengalir. Ketika ombak tinggi, pemasukan bisa berhenti. Dari isu tersebut, lahir kebutuhan untuk membangun usaha alternatif yang tetap berpijak pada potensi desa, agar ekonomi keluarga tidak hanya bertumpu pada satu sumber.

Tepatnya di Desa Sawang Laut, Pulau Kundur, Kepulauan Riau, lahan pesisir yang dulu terbengkalai kini mulai hidup kembali. Kelompok warga “Tuah Bersatu” perlahan membangun sumber penghasilan baru, dari budidaya ikan kakap putih hingga usaha turunan yang dikelola bertahap.

Ketua Kelompok Tuah Bersatu, Amran (46), bercerita bahwa inisiatif ini berangkat dari kegelisahan warga yang selama ini hanya bergantung pada hasil tangkapan laut. “Dulu kami ini nelayan, habis melaut ya sudah, istirahat. Tidak ada kegiatan lain. Dari situ kami berpikir bagaimana ada tambahan penghasilan,” ungkap Amran.

Berbekal lahan kosong di pesisir, kelompok ini mulai merintis budidaya kakap putih pada 2022 dan mulai berjalan aktif sejak 2023. Seiring waktu, usaha berkembang bertahap sesuai kesiapan kelompok—mulai dari hidroponik, produksi terasi, peternakan ayam petelur, hingga persiapan bank sampah.

“Awalnya kakap, lalu berkembang ke hidroponik dan terasi. Sekarang sudah masuk ayam petelur dan bank sampah. Semua bertahap,” kata Amran.

Dari sisi ekonomi, dampaknya mulai terasa. Dari unit peternakan ayam saja, kelompok mampu memasarkan sekitar 100 ekor ayam per bulan dengan omzet sekitar Rp10–12 juta. Sementara unit hidroponik yang dikelola kaum ibu setempat menjadi tumpuan baru melalui penjualan sayuran segar seperti pakcoy, selada, dan sawi manis.

“Memang belum besar, tapi sangat membantu ekonomi keluarga,” ucap Amran.

Menurut Amran, manfaat yang paling fundamental adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Warga yang dulunya hanya memiliki keterampilan melaut, kini mulai menguasai teknik budidaya hingga manajemen usaha.

“Kami jadi banyak belajar, kenal dengan Kepala Dinas, dapat ilmu dari ahli. Itu yang paling terasa,” jelasnya.

Dalam perjalanan pengembangan, kelompok Tuah Bersatu mendapat pendampingan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Timah Tbk Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, mulai dari pembukaan lahan hingga penguatan teknis dan pengembangan usaha secara bertahap.

Amran berharap pendampingan dapat terus berlanjut, khususnya dalam pengembangan pakan mandiri untuk budidaya ikan agar biaya operasional bisa ditekan. “Harapan kami program ini terus dikembangkan. Kami ingin lebih mandiri dan bisa membantu masyarakat lebih luas lagi,” harapnya.

Bagi warga Sawang Laut, perubahan ini bukan sekadar bantuan, melainkan proses belajar yang membuat mereka lebih percaya diri membangun usaha bersama. Di titik inilah Amran melihat pendampingan bukan hanya soal modal dan alat, tetapi juga ruang untuk tumbuh—dari nelayan yang selama ini bergantung pada hasil laut, menjadi kelompok yang mulai berani merancang masa depan ekonominya sendiri.

Program ini dijalankan melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL, dan diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi lokal berbasis potensi desa, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada satu komoditas, tetapi berkembang menjadi ragam sumber penghasilan yang lebih tahan uji.

Inisiatif yang menyentuh aspek sosial dan lingkungan ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan Grup. Atas konsistensi pengelolaan lingkungan dan dampak sosial yang dibangun di sekitar wilayah operasi, PT Timah Tbk meraih penghargaan PROPER Emas dan PROPER Hijau 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • ElysianGo Hadirkan Sistem Umrah End-to-End dari Indonesia, Integrasikan Persiapan hingga Layanan di Arab Saudi

    ElysianGo Hadirkan Sistem Umrah End-to-End dari Indonesia, Integrasikan Persiapan hingga Layanan di Arab Saudi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    ElysianGo menghadirkan sistem layanan Umrah end-to-end yang menghubungkan seluruh tahapan perjalanan jamaah, mulai dari persiapan di Indonesia hingga layanan di Arab Saudi. Pendekatan ini didukung operasional terkoordinasi, jaringan lintas negara, serta AI Mutawwif multilingual untuk membantu jamaah menjalani ibadah dengan lebih siap dan nyaman. Jumlah jamaah Umrah dari Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. […]

  • Pendiri Ondo Finance Nathan Allman Meninggal Dunia, Apa Selanjutnya untuk ONDO dan Masa Depan Tokenisasi Saham?

    Pendiri Ondo Finance Nathan Allman Meninggal Dunia, Apa Selanjutnya untuk ONDO dan Masa Depan Tokenisasi Saham?

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta, Indonesia [28 Mei 2026] — Industri aset digital global tengah menyoroti kabar meninggalnya Nathan Allman beberapa hari lalu, pendiri Ondo Finance, salah satu proyek terbesar dalam sektor Real World Assets (RWA) dan tokenisasi aset berbasis blockchain.  Nathan Allman dikenal sebagai salah satu figur penting yang mendorong integrasi antara sistem keuangan tradisional (Traditional Finance / TradFi) dengan teknologi blockchain. Di bawah kepemimpinannya, Ondo berkembang dari proyek DeFi menjadi salah satu pemain utama dalam narasi tokenisasi aset global. Namun di tengah kabar tersebut, perhatian market kini mulai bergeser pada pertanyaan yang lebih besar: apakah tokenisasi saham dan aset finansial benar-benar akan menjadi masa depan industri keuangan global?  Secara sederhana, Ondo mencoba membawa saham dan aset finansial dunia nyata ke blockchain. Jika sebelumnya investor membeli saham melalui broker tradisional dengan jam market terbatas, proses settlement yang memakan waktu, serta akses geografis tertentu, Ondo mencoba menghadirkan versi digitalnya melalui teknologi blockchain.  Melalui platform Ondo Global Markets, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap saham dan ETF Amerika Serikat dalam bentuk token digital berbasis blockchain. Contohnya, saham seperti Apple, Tesla, Nvidia, hingga Meta dapat direpresentasikan menjadi token digital yang dapat diakses melalui ekosistem blockchain.  Sebagai ilustrasi sederhana, ketika seseorang ingin memiliki eksposur terhadap saham Nvidia, aset saham tersebut dapat disimpan oleh kustodian resmi, lalu sistem menerbitkan token digital yang merepresentasikan eksposur ekonomi terhadap saham tersebut. Token tersebut kemudian dapat diakses, dipindahkan, dan digunakan di ekosistem blockchain secara lebih fleksibel.  Konsep ini dikenal sebagai tokenized assets atau tokenisasi aset, di mana blockchain digunakan sebagai lapisan baru distribusi dan settlement aset finansial. Narasi ini mulai berkembang karena banyak pihak melihat sistem finansial tradisional masih memiliki berbagai keterbatasan, mulai dari jam trading yang terbatas, proses […]

  • BINUS @Medan Tunjukkan Peran Kampus Global Digitalpreneur di Momentum 45 Tahun BINUS

    BINUS @Medan Tunjukkan Peran Kampus Global Digitalpreneur di Momentum 45 Tahun BINUS

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Medan 19 Mei – Memasuki usia lebih dari 45 tahun, BINUS University sebagai PTS terbaik di Indonesia membuktikan peran aktifnya melalui penciptaan ekosistem belajar yang berorientasi pada hasil dan kesiapan berkarier. Selama lebih dari empat dekade, BINUS secara konsisten menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan industri, seiring perubahan dunia yang semakin […]

  • Mengantisipasi Klaim Pengangguran AS: Mengapa Data Ketenagakerjaan Mingguan Menjadi Kemudi Utama Pasar Forex

    Mengantisipasi Klaim Pengangguran AS: Mengapa Data Ketenagakerjaan Mingguan Menjadi Kemudi Utama Pasar Forex

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Dinamika pergerakan pasar mata uang global menjelang akhir pekan ini kembali tertuju pada indikator-indikator krusial yang dirilis oleh pemerintah Amerika Serikat. Setelah melewati periode libur nasional dan rilis data manufaktur di awal bulan, para pelaku pasar institusional kini mengalihkan fokus mereka pada rilis data klaim pengangguran mingguan (Initial Jobless Claims). Meskipun data ini diterbitkan secara […]

  • Dari Big Mac ke Blockchain: Mengenal Tokenized Asset McDonald’s di FLOQ

    Dari Big Mac ke Blockchain: Mengenal Tokenized Asset McDonald’s di FLOQ

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, 15 Juli 2026 – McDonald’s telah lama dikenal melalui restoran dan produknya di berbagai negara. Namun, di era blockchain, nama perusahaan global tidak hanya ditemukan di pasar saham konvensional. Kini terdapat McDonald’s xStock, atau MCDx, yaitu produk tokenized asset yang dirancang untuk mengikuti harga saham McDonald’s Corporation. Melalui tokenisasi, eksposur ekonomi terhadap aset tradisional […]

  • Masuk Top 10 SMA Berprestasi di Jawa Barat, BINUS SCHOOL Bekasi Cetak Penerima Beasiswa Garuda ke Perguruan Tinggi Terbaik

    Masuk Top 10 SMA Berprestasi di Jawa Barat, BINUS SCHOOL Bekasi Cetak Penerima Beasiswa Garuda ke Perguruan Tinggi Terbaik

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Bekasi, 17 Juni 2026 – Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti aula BINUS SCHOOL Bekasi saat merayakan kelulusan tahun ajaran 2025/2026 pada Rabu (17/6). Tawa dan tepuk tangan menggema dari para guru, orang tua, dan seluruh komunitas sekolah yang menyaksikan momen bersejarah ini dengan penuh kebanggaan. Perayaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan refleksi dari dedikasi panjang para […]

expand_less