Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dari Masalah di Sekitar, Telkom AI Center Bandung Himpun Ide untuk Local AI Use Case

Dari Masalah di Sekitar, Telkom AI Center Bandung Himpun Ide untuk Local AI Use Case

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

Telkom AI Center Bandung mengajak peserta mengidentifikasi pain point dan merumuskannya menjadi gagasan AI use case untuk kebutuhan lokal.

Bandung, 22 September 2026 – Telkom AI Center Bandung mengajak peserta melihat peluang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bukan dari teknologi yang sedang populer, melainkan dari permasalahan nyata yang dihadapi di lingkungan kerja, bisnis, organisasi, maupun kehidupan sehari-hari. Pendekatan tersebut menjadi fokus dalam sesi kedua “AI Connect Bandung: How AI Fits You” bertajuk “AI Opportunity: Discovering AI Use Cases” yang digelar pada 29 Agustus 2026.

Kegiatan ini melanjutkan sesi sebelumnya yang membahas AI readiness dan peluang pemanfaatan AI. Pada sesi kedua, peserta diarahkan untuk mengidentifikasi pain point atau masalah yang dihadapi, kemudian mengeksplorasi kemungkinan penggunaan AI sebagai bagian dari proses perumusan AI use case.

Pendekatan tersebut menempatkan masalah sebagai titik awal dalam mencari solusi berbasis AI. Peserta tidak diarahkan untuk langsung memilih tools, melainkan terlebih dahulu memahami siapa yang menghadapi masalah, apa kendalanya, serta nilai apa yang dapat diberikan apabila masalah tersebut diselesaikan atau dioptimalkan.

Menemukan Peluang AI dari Masalah

Sesi “AI Opportunity: Discovering AI Use Cases” dikemas dalam format workshop dan interactive session dengan menghadirkan Adelia Octavian Mandasari, Business Development Telkom Indonesia, sebagai narasumber.

Adelia menjelaskan bahwa kemampuan melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda menjadi salah satu langkah penting dalam menemukan peluang penggunaan AI.

“AI use case seharusnya lahir dari masalah yang ada. Karena itu, kita perlu membiasakan diri melihat permasalahan di sekitar sebagai peluang untuk menciptakan nilai, bukan sekadar mencari teknologi yang sedang tren,” ujar Adelia.

Peserta kemudian diperkenalkan pada kerangka sederhana untuk mengidentifikasi pain point, mengeksplorasi peluang penggunaan AI, dan merumuskannya menjadi AI use case. Proses tersebut membantu peserta membedakan permasalahan yang memang membutuhkan AI dengan masalah yang dapat diselesaikan menggunakan pendekatan lain.

Menurut Adelia, kemampuan tersebut menjadi penting agar penggunaan AI tidak berhenti pada pemanfaatan teknologi, tetapi benar-benar memberikan manfaat terhadap kebutuhan pengguna.

Belajar dari Kasus di Berbagai Sektor

Untuk memperkuat pemahaman, peserta juga diajak melihat sejumlah contoh pemanfaatan AI di berbagai sektor, mulai dari UMKM, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga industri kreatif.

Studi kasus tersebut menunjukkan bahwa peluang penggunaan AI tidak selalu berasal dari persoalan yang kompleks. Proses manual yang berulang, kesulitan mengolah informasi, kebutuhan meningkatkan efisiensi, hingga kebutuhan memberikan layanan yang lebih personal dapat menjadi titik awal untuk mengeksplorasi penggunaan AI.

Dari contoh tersebut, peserta belajar bahwa bentuk AI use case sangat bergantung pada konteks permasalahan, kebutuhan pengguna, sumber daya yang tersedia, serta dampak yang ingin dihasilkan. Dengan demikian, AI tidak ditempatkan sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai salah satu alternatif untuk menjawab kebutuhan tertentu.

Peserta Mulai Merumuskan AI Use Case

Pemahaman yang diperoleh kemudian diterapkan dalam sesi ideasi. Peserta diminta mengidentifikasi permasalahan yang mereka temui secara langsung di lingkungan kerja, bisnis, organisasi, maupun kehidupan sehari-hari.

Dari pain point tersebut, peserta mulai merumuskan kemungkinan solusi dengan mempertimbangkan peran AI dalam menyelesaikan atau mengoptimalkan permasalahan. Tahapan ini mendorong peserta untuk melihat hubungan antara kebutuhan pengguna, proses yang berjalan saat ini, dan potensi nilai yang dapat dihasilkan melalui pemanfaatan AI.

Proses ideasi juga menunjukkan bahwa menemukan AI use case membutuhkan beberapa tahapan, mulai dari mengamati masalah, memahami kebutuhan, mengeksplorasi solusi, hingga menilai relevansi AI sebagai pendekatan.

Menghimpun Gagasan dalam Local AI Use Case

Ide yang muncul dari sesi tersebut kemudian dihimpun sebagai bagian dari Local AI Use Case, sebuah upaya untuk mendokumentasikan gagasan implementasi AI yang berangkat dari permasalahan dan kebutuhan yang dekat dengan lingkungan masyarakat.

Penghimpunan tersebut diharapkan dapat memperlihatkan beragam kebutuhan AI yang muncul dari konteks lokal. Dengan pendekatan berbasis permasalahan, gagasan yang dikumpulkan tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga mempertimbangkan relevansi dan potensi dampaknya bagi pengguna.

Kehadiran Local AI Use Case sekaligus membuka perspektif bahwa inovasi AI dapat berangkat dari persoalan sehari-hari. Masalah sederhana yang ditemui secara berulang dapat menjadi bahan untuk mengembangkan gagasan solusi apabila diidentifikasi dan dirumuskan secara tepat.

AI Dimulai dari Memahami Masalah

Sesi “AI Opportunity: Discovering AI Use Cases” menjadi bagian dari rangkaian AI Connect Bandung: How AI Fits You yang membawa peserta dari tahap mengenali kesiapan AI menuju proses menemukan peluang pemanfaatannya.

Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya belajar mengenai AI dan berbagai tools yang tersedia, tetapi juga dilatih untuk mengembangkan cara berpikir berbasis masalah. Kemampuan mengidentifikasi kebutuhan, merumuskan pain point, dan menilai relevansi AI menjadi fondasi sebelum sebuah ide dikembangkan menjadi solusi.

Bagi Telkom AI Center Bandung, pendekatan berbasis masalah tersebut menjadi penting agar pemanfaatan AI tetap dekat dengan kebutuhan nyata. Dari masalah yang ditemukan di lingkungan sekitar, berbagai gagasan AI use case dapat mulai dirumuskan, dikembangkan, dan dipertimbangkan untuk menghasilkan nilai yang lebih relevan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Sampai Salah! Ini Perbedaan Strategis Besi Beton Polos vs Ulir untuk Struktur Bangunan

    Jangan Sampai Salah! Ini Perbedaan Strategis Besi Beton Polos vs Ulir untuk Struktur Bangunan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Dalam setiap proyek konstruksi mulai dari hunian pribadi, ruko, hingga pergudangan. Besi beton adalah tulang punggung utama yang menjaga bangunan tetap berdiri tegak. Namun, di balik dominasinya di lapangan, masih banyak pemilik proyek dan pelaksana yang terjebak dalam pola pikir “asal besi dan cukup kuat.” Padahal, menggeneralisasi fungsi besi beton adalah kekeliruan fatal yang dapat […]

  • Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

    Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Agustus 2026 – Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus selalu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang memiliki ruang untuk menentukan arah dan pilihan dalam kehidupan. Semangat tersebut kini semakin relevan ketika masyarakat mulai memaknai kemerdekaan dalam konteks yang lebih personal, termasuk kebebasan dalam menentukan tujuan […]

  • Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?

    Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Membangun kemandirian finansial membutuhkan waktu bertahun-tahun, namun satu risiko kesehatan dapat menghapus hasil perjuangan tersebut dalam sekejap jika tanpa perlindungan yang memadai. Tidak sedikit keluarga yang terpaksa kehilangan aset berharga mereka, mulai dari kendaraan pribadi, tabungan, hingga rumah tinggal, demi menanggung tingginya biaya pengobatan. Situasi serupa pun nyaris dialami oleh keluarga Ronald. Berangkat dari pengalaman […]

  • Geliat Bisnis Batu Bara Menguat di Triwulan II, Kinerja KAI Logistik Lampaui Target

    Geliat Bisnis Batu Bara Menguat di Triwulan II, Kinerja KAI Logistik Lampaui Target

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Memasuki triwulan kedua tahun 2026, Perseroan mencatatkan geliat kinerja khususnya pada segmen penanganan batu bara yang dilayani melalui KALOG Pro. Momentum positif tersebut didorong kinerja dengan capaian volume tertinggi pada April 2026 sebesar 936.244 ton, atau meningkat lebih dari 11% dibandingkan bulan sebelumnya Maret 2026 yang berada di kisaran 847 ribu ton. Kinerja tersebut juga […]

  • Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank

    Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Membayar kebutuhan sehari-hari kini bisa menjadi kesempatan untuk menghemat pengeluaran. Mulai dari transaksi di merchant hingga pembayaran tagihan rutin, promo yang tepat dapat memberikan manfaat tambahan tanpa harus mengubah kebutuhan belanja. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah memeriksa penawaran pembayaran digital sebelum bertransaksi. Dengan memahami minimum transaksi, periode promo, dan bentuk keuntungan yang diberikan, […]

  • Harga Emas Menguat Seiring Redanya Ketegangan Global, Tren Positif Diproyeksikan Berlanjut

    Harga Emas Menguat Seiring Redanya Ketegangan Global, Tren Positif Diproyeksikan Berlanjut

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas global kembali menunjukkan penguatan dalam perdagangan terkini, didorong oleh meredanya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah serta pelemahan mata uang dolar Amerika Serikat. Kombinasi sentimen tersebut meningkatkan daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai, sekaligus memicu minat beli dari pelaku pasar global. Kondisi ini terjadi setelah muncul sinyal positif terkait kemungkinan de-eskalasi […]

expand_less