Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

Permintaan institusional global dan pertumbuhan domestik mendorong transformasi struktural industri kripto.

Jakarta, Indonesia —22 April 2026 

Indonesia dinilai berada pada titik penting dalam evolusi industri kripto global, seiring dengan meningkatnya partisipasi investor domestik dan perubahan struktural yang terjadi di tingkat internasional. Dalam wawancara terbaru bersama CNBC Indonesia, Founder & CEO FLOQ, Yudhono Rawis, menyampaikan bahwa pasar kripto saat ini tidak lagi dapat dipandang sebagai pasar yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian dari ekosistem keuangan global yang semakin terintegrasi dengan dinamika makro, termasuk pergerakan suku bunga, likuiditas global, serta ketidakpastian geopolitik yang memengaruhi perilaku investor di berbagai kelas aset. Menurutnya, apa yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir bukanlah penurunan fundamental, melainkan proses penyesuaian harga yang mencerminkan perubahan ekspektasi terhadap kondisi ekonomi global, di mana investor kini semakin mempertimbangkan faktor-faktor eksternal dalam pengambilan keputusan terkait aset digital. Interview ini bisa ditonton sepenuhnya di Channel YouTube CNBC Indonesia.

Dalam konteks global, salah satu perubahan paling signifikan yang mendorong arah industri adalah meningkatnya keterlibatan institusi besar dalam ekosistem kripto. Berbeda dengan siklus sebelumnya yang didominasi oleh partisipasi ritel, saat ini semakin banyak asset manager, investment bank, perbankan, hingga perusahaan global yang mulai mengalokasikan dana ke Bitcoin, baik sebagai aset utama maupun sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio mereka. Pergeseran ini tidak hanya meningkatkan legitimasi aset kripto sebagai bagian dari lanskap investasi yang lebih luas, tetapi juga memperkuat struktur pasar dari sisi likuiditas dan stabilitas jangka panjang. Yudhono menekankan bahwa institusi tidak bergerak berdasarkan sentimen jangka pendek, melainkan mempertimbangkan faktor-faktor seperti struktur pasar, kedalaman likuiditas, serta potensi pertumbuhan jangka panjang, sehingga kehadiran mereka menjadi salah satu indikator penting bahwa industri ini sedang bergerak menuju fase yang lebih matang dan berkelanjutan. 

Di sisi domestik, Indonesia menunjukkan perkembangan yang tidak kalah signifikan. Dengan lebih dari 20 juta investor kripto yang tercatat, serta keberadaan lebih dari 20 pelaku industri yang telah beroperasi dalam kerangka regulasi yang semakin jelas, Indonesia telah melampaui fase awal adopsi dan mulai membangun fondasi sebagai pasar yang lebih terstruktur. Pertumbuhan ini juga didukung oleh peningkatan pengawasan dan kejelasan regulasi, yang tidak hanya memberikan rasa aman bagi investor, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pelaku industri untuk berkembang secara berkelanjutan. Dalam perspektif ini, Indonesia tidak lagi hanya dipandang sebagai pasar dengan potensi pertumbuhan tinggi, tetapi sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjadi pusat adopsi kripto di kawasan Asia, terutama dengan karakteristik demografis yang didominasi oleh populasi digital-native serta meningkatnya penetrasi teknologi finansial dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. 

Sejalan dengan perkembangan tersebut, FLOQ mengambil peran dalam mendorong pertumbuhan yang lebih berkualitas melalui pendekatan yang menitikberatkan pada kesederhanaan produk, edukasi, serta kolaborasi lintas industri. Dalam waktu kurang dari 10 bulan sejak peluncuran, FLOQ telah mencapai lebih dari 2 juta pengguna, mencerminkan tingginya kebutuhan akan platform yang mampu menjembatani antara kompleksitas teknologi kripto dengan kebutuhan pengguna yang lebih luas, khususnya bagi mereka yang baru memasuki dunia aset digital. Selain penguatan produk, FLOQ juga aktif membangun kerja sama pemasaran maupun kerjasama strategis lainnya dengan berbagai mitra dari sektor retail dan ekosistem digital, termasuk Blibli, Smartfren, dan Ismaya, sebagai bagian dari upaya untuk menghadirkan kripto dalam konteks yang lebih relevan dan mudah diakses dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Yudhono, kolaborasi dengan sektor seperti fintech, pembayaran, dan e-commerce menjadi salah satu kunci dalam mempercepat adopsi, karena memungkinkan integrasi aset digital ke dalam ekosistem yang sudah familiar bagi masyarakat luas, sehingga mengurangi hambatan awal dalam proses adopsi. 

Ke depan, FLOQ melihat bahwa pertumbuhan industri kripto tidak lagi dapat diukur semata dari sisi volume transaksi atau jumlah pengguna, melainkan dari kualitas partisipasi yang terbentuk di dalamnya. Dalam fase berikutnya, faktor seperti literasi, pemahaman risiko, serta kepercayaan terhadap platform akan menjadi penentu utama dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pendekatan yang mengedepankan edukasi dan transparansi menjadi semakin relevan, terutama dalam konteks pasar yang semakin kompleks dan terintegrasi dengan sistem keuangan global. Dengan kombinasi antara pertumbuhan domestik yang kuat dan dukungan dari tren institusional global, Indonesia memiliki peluang strategis untuk memainkan peran yang lebih besar dalam peta industri kripto di kawasan, sekaligus mendorong terbentuknya pasar yang tidak hanya berkembang secara kuantitatif, tetapi juga matang secara struktural dan berdaya tahan dalam jangka panjang. 

Untuk mengenali lebih lanjut tentang aset digital, dan strategi investasi bagi pemula, anda bisa mengakses FLOQ Academy secara cuma-cuma. 

Tentang FLOQ 

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital. 

 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • MiiTel Workspace: Platform Campaign Management untuk Outbound Call Berbasis Preview Dialer

    MiiTel Workspace: Platform Campaign Management untuk Outbound Call Berbasis Preview Dialer

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Februari 2026 – Panggilan keluar (outbound call) masih menjadi salah satu kanal utama bagi perusahaan untuk terhubung dengan prospek atau pelanggan secara lebih cepat dan personal, mulai dari fungsi sales, telemarketing, hingga collection.  Namun, dalam praktiknya, tugas agent outbound call tidak hanya berkomunikasi via telepon, tetapi juga harus membaca script, membuka data pelanggan […]

  • INS Sunayna Tiba di Jakarta, Misi “One Ocean, One Mission” Perkuat Sinergi Maritim Indonesia–India

    INS Sunayna Tiba di Jakarta, Misi “One Ocean, One Mission” Perkuat Sinergi Maritim Indonesia–India

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta — Kapal patroli lepas pantai milik Indian Navy, INS Sunayna (P57), tiba di Dermaga IKT Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (21/4/2026) lalu. Kedatangan kapal ini menjadi bagian dari misi “One Ocean, One Mission” yang menekankan kolaborasi internasional dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan kawasan maritim. Penyambutan dilakukan oleh jajaran TNI Angkatan Laut dari Komando Daerah […]

  • BRI Region 6 Hadir di Media Gathering Bersama Media Partner

    BRI Region 6 Hadir di Media Gathering Bersama Media Partner

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BRI Region 6 turut berpartisipasi dalam kegiatan Media Gathering BRI Region 6, Region 7, dan Region 8 bersama para media partner BRI yang diselenggarakan pada Rabu, 24 Juni 2026 di Vilo Gelato Hang Tuah, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara BRI dan insan media sekaligus memperkuat komunikasi positif mengenai kinerja, […]

  • H1 & H2 Lebaran 2026 Pengguna LRT Jabodebek Melonjak Hingga 79 Persen

    H1 & H2 Lebaran 2026 Pengguna LRT Jabodebek Melonjak Hingga 79 Persen

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mencatat peningkatan signifikan jumlah pengguna pada H1 & H2 Lebaran 2026, dengan 102.648 pengguna, berkat kebijakan tarif Rp1 dan operasional 430 perjalanan per hari. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan signifikan jumlah pengguna LRT Jabodebek pada periode Hari Pertama dan Kedua Lebaran 1447 H (21–22 Maret 2026). Selama 2 hari tersebut, tercatat […]

  • Pelindo Multi Terminal Siaga Lebaran, Pastikan Arus Logistik & Penumpang Lancar

    Pelindo Multi Terminal Siaga Lebaran, Pastikan Arus Logistik & Penumpang Lancar

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Medan, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memastikan kesiapan operasional di seluruh terminal yang dikelolanya dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan selama masa mudik dan arus balik. VP Komunikasi Korporasi […]

  • Tumbuh 37% YoY, Angkutan Limbah B3 KAI Logistik Tembus 14.256 Ton

    Tumbuh 37% YoY, Angkutan Limbah B3 KAI Logistik Tembus 14.256 Ton

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 64
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Hingga Desember 2025, volume angkutan limbah B3 tercatat tumbuh sebesar 37%, dari 10.386 ton pada tahun 2024 menjadi 14.256 ton pada tahun 2025. Capaian tersebut mencerminkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus telah melampaui 66% dari target tahunan […]

expand_less