Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Fenomena Kafe Menjamur dari Manado ke Tondano, Gaya Hidup Baru Ubah Ekonomi Lokal

Fenomena Kafe Menjamur dari Manado ke Tondano, Gaya Hidup Baru Ubah Ekonomi Lokal

  • account_circle redaktur reputasi
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 436
  • comment 0 komentar

Manado, ReputasiPlus.com — Kota Manado kini tengah mengalami ledakan bisnis di sektor kuliner, khususnya kafe dan kedai kopi modern. Dalam dua tahun terakhir, hampir di setiap sudut kota muncul tempat nongkrong baru dengan konsep estetik dan kekinian, lengkap dengan kopi racikan barista lokal dan spot foto yang Instagramable.

Fenomena ini tidak hanya berhenti di ibu kota provinsi. Tren serupa mulai menjalar hingga ke daerah sekitar, salah satunya Kota Tondano di Kabupaten Minahasa. Sejumlah pelaku usaha muda mulai membuka kafe di Tondano dengan konsep serupa seperti di Manado, bahkan beberapa merupakan ekspansi dari brand asal Manado.

Tren Gaya Hidup yang Mengubah Pola Sosial

Menurut pengamat ekonomi kreatif lokal, perubahan gaya hidup masyarakat muda Sulawesi Utara menjadi faktor utama ledakan bisnis ini. Kafe bukan lagi sekadar tempat minum kopi, tetapi telah berubah menjadi ruang sosial, tempat bekerja, dan wadah komunitas.

“Generasi muda sekarang mencari tempat yang nyaman untuk nongkrong, bekerja dengan laptop, atau sekadar berbincang santai. Di situ peluang ekonomi muncul,” ujar salah satu pelaku usaha kopi lokal di kawasan Boulevard, Manado.

Data Pertumbuhan UMKM Kuliner

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Utara, sektor kuliner menjadi salah satu penyumbang terbesar pertumbuhan usaha mikro di Manado dalam tiga tahun terakhir. Banyak pelaku usahanya berasal dari kalangan muda yang memanfaatkan media sosial untuk promosi, serta layanan pesan antar untuk memperluas pasar.

Fenomena ini juga memunculkan tren baru seperti mobile coffee, food truck, dan pop-up café yang sering hadir di berbagai event komunitas atau lokasi wisata.

Dampak Ekonomi Meluas Hingga Tondano

Kota Tondano kini menjadi contoh nyata bagaimana geliat bisnis kafe di Manado memberi dampak ke luar wilayah. Di pusat kota Tondano, kini bermunculan kafe tematik seperti Kelang Coffee Space, Kopi Jembatan, dan sejumlah kedai kecil lainnya yang ramai dikunjungi anak muda serta wisatawan domestik.

Kehadiran kafe-kafe ini mendorong munculnya lapangan kerja baru bagi barista, pelayan, hingga pemasok bahan baku lokal seperti petani kopi Minahasa dan pengrajin mebel.

Manfaat dan Tantangan

Meski membawa angin segar bagi ekonomi lokal, menjamurnya kafe juga menimbulkan tantangan baru. Persaingan usaha semakin ketat, dan tidak sedikit warung kopi tradisional mulai kehilangan pelanggan.

Selain itu, beberapa pelaku usaha mengeluhkan proses perizinan dan regulasi jam operasional yang belum seragam. Pengamat menilai, pemerintah daerah perlu menyesuaikan kebijakan agar mampu mengakomodasi pertumbuhan ekonomi kreatif tanpa menekan pelaku kecil.

Sinergi Jadi Kunci

Pemerhati ekonomi daerah menilai fenomena ini bisa menjadi potensi unggulan baru bagi Sulawesi Utara, terutama bila disinergikan dengan sektor pariwisata.

“Kafe bukan cuma soal kopi, tapi tentang pengalaman. Kalau ini dikembangkan dengan baik, bisa jadi daya tarik wisata lokal,” ujar salah satu pengamat dari Universitas Sam Ratulangi.

Pemerintah daerah diimbau memberikan pelatihan manajemen dan pemasaran digital bagi pelaku UMKM kuliner, serta menyederhanakan izin usaha agar sektor ini terus tumbuh sehat dan berkelanjutan. (SGS)

  • Penulis: redaktur reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legalitas Rampung, Ribuan Koperasi Merah Putih di Sulut Resmi Terdaftar

    Legalitas Rampung, Ribuan Koperasi Merah Putih di Sulut Resmi Terdaftar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    MANADO, ReputasiPlus.com – Penguatan kelembagaan koperasi di Sulawesi Utara kian nyata setelah 1.839 Koperasi Merah Putih dipastikan telah mendapatkan pengesahan badan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Pengesahan tersebut menegaskan legalitas koperasi yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak […]

  • Harga Emas Masih Lesu, Analis Dupoin Futures Prediksi Turun ke 4.446

    Harga Emas Masih Lesu, Analis Dupoin Futures Prediksi Turun ke 4.446

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas dunia masih dibayangi tekanan jual pada perdagangan hari Rabu (3/6). Meskipun pasar sempat menunjukkan fase konsolidasi dalam beberapa sesi terakhir, sinyal teknikal maupun fundamental mengindikasikan bahwa tren pelemahan masih menjadi skenario yang lebih dominan dalam jangka pendek. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pasangan XAU/USD pada timeframe daily […]

  • Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

    Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Program pembangunan Koperasi Merah Putih mulai berjalan di berbagai wilayah Indonesia. Seiring dimulainya pembangunan fasilitas koperasi, gudang distribusi, dan infrastruktur pendukung lainnya, kebutuhan material konstruksi terutama baja struktural meningkat tajam. Dalam beberapa minggu terakhir, banyak kontraktor dan pengelola proyek mulai mengamankan kebutuhan material lebih awal. Hal ini terjadi karena pembangunan dilakukan hampir bersamaan di banyak […]

  • Membangun Generasi Tangguh, YBM BRI RO Jakarta 1 Bekali Awardee Bright Scholarship dengan Pelatihan Water Rescue

    Membangun Generasi Tangguh, YBM BRI RO Jakarta 1 Bekali Awardee Bright Scholarship dengan Pelatihan Water Rescue

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Dalam upaya mencetak generasi muda yang tangguh, peduli, dan siap menghadapi situasi darurat, YBM BRI RO Jakarta 1 menyelenggarakan Pelatihan Water Rescue bagi para Awardee Bright Scholarship. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan teknis penyelamatan di air, tetapi juga membangun karakter kepemimpinan, semangat kolaborasi, serta keberanian dalam menghadapi berbagai […]

  • Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks  Diminati Investor

    Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Pasar tokenisasi aset Indonesia diproyeksikan mencapai US$88 miliar pada 2030. Bittime melihat Tokenized US Stocks semakin diminati investor seiring meningkatnya kebutuhan diversifikasi ke aset global. Tokenisasi aset diperkirakan akan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan industri aset keuangan digital di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.  Berdasarkan riset Tiger Research, nilai pasar tokenisasi aset ata Real World […]

  • KAI Daop 9 Jember Gelar Diklap Refreshing PPKA, Perkuat Kompetensi Pengatur Perjalanan Kereta Api

    KAI Daop 9 Jember Gelar Diklap Refreshing PPKA, Perkuat Kompetensi Pengatur Perjalanan Kereta Api

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) sebagai upaya berkelanjutan untuk menjaga kompetensi dan profesionalisme petugas operasional. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, Senin hingga Selasa, 10–11 Februari 2026, bertempat di Ruang Belajar Depo Lokomotif Jember. Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) […]

expand_less