Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dialog Perdana Bharat Indonesia Cultural & Economic Forum (BICEF) Perkuat Keterlibatan India–Indonesia

Dialog Perdana Bharat Indonesia Cultural & Economic Forum (BICEF) Perkuat Keterlibatan India–Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

JAKARTA, 25 Februari 2025 — Bharat Indonesia Cultural & Economic Forum (BICEF) hari ini menyelenggarakan Sesi Dialog perdananya, menandai peluncuran platform nirlaba baru yang didedikasikan untuk memperkuat keterlibatan antar-masyarakat (people-to-people) antara India dan Indonesia.

Acara ini mempertemukan para pemimpin dan pakar terkemuka untuk membahas tema yang relevan dan tepat waktu: “Skenario Global yang Sedang Berkembang: Bagaimana Indonesia dan India Tumbuh di Tengah Ketidakpastian.”

Para pembicara utama yang hadir antara lain:

– Sandiaga Uno, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia serta pengusaha terkemuka

– Ram Madhav, pakar kebijakan publik senior dari India dan penulis

– Didit Ratam, Ketua Komite Tetap BRICS, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin)

Dialog ini juga dihadiri para pemimpin bisnis senior, akademisi, serta anggota komunitas India dan Indonesia di Jakarta.

Platform untuk Pembelajaran dan Kerja Sama Bersama

Shiv Dave, Koordinator Forum, mengatakan, “BICEF didirikan oleh anggota diaspora India yang telah lama tinggal dan bekerja di Indonesia — banyak di antaranya selama puluhan tahun — dan yang menganggap Indonesia sebagai Karm-Bhumi mereka, atau tempat berkarya dan bertumbuh. Forum ini bertujuan menciptakan platform yang terstruktur dan berkelanjutan bagi warga India dan Indonesia yang memiliki visi serupa untuk dapat berinteraksi secara konstruktif dan kolaboratif.”

Tujuan utama Forum ini meliputi:

– Memfasilitasi dialog dengan para pemimpin dari ranah politik, bisnis, dan intelektual

– Mendorong pertukaran pengalaman dan wawasan kebijakan

– Mengidentifikasi area pembelajaran bersama antara India dan Indonesia

– Memperkuat hubungan budayaMenjajaki kolaborasi di bidang pendidikan dan kesehatan

Penyelenggara menegaskan bahwa BICEF bukanlah platform politik, melainkan forum dialog dan saling pengertian. “Di masa penuh ketidakpastian, percakapan yang reflektif menjadi aset strategis. BICEF bercita-cita menjadi jembatan — antara gagasan, institusi, dan individu,” ujar Shiv Dave dalam sambutan pembukaannya.

Menavigasi Lanskap Global yang Berubah

Diskusi membahas berbagai perubahan mendasar yang membentuk lingkungan global saat ini, antara lain:

– Penyesuaian ulang ekonomi dan dinamika perdagangan yang berubah

– Restrukturisasi rantai pasok di era pascapandemi

– Disrupsi teknologi, termasuk pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial

– Tantangan pertumbuhan terkait perubahan iklim

– Meningkatnya ketidakpastian geopolitik

Para pembicara menekankan bahwa ketidakpastian kini bukan lagi bersifat sementara, melainkan struktural. Meski demikian, India dan Indonesia terus menunjukkan ketahanan serta pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dialog tersebut juga menyoroti kekuatan struktural bersama kedua negara, yaitu:

– Populasi muda dan dinamis

– Kelas menengah yang terus berkembang

– Posisi geografis strategis di kawasan Indo-Pasifik

– Pasar konsumsi domestik yang kuat

– Transformasi digital yang semakin cepat

Perspektif Terkemuka

Mantan Menteri Republik Indonesia, Sandiaga Uno, membagikan pandangan mengenai transformasi ekonomi Indonesia, kewirausahaan, dan iklim investasi, berdasarkan pengalamannya di dunia bisnis dan pemerintahan.

Ram Madhav, politikus India, menyampaikan perspektif strategis mengenai posisi India dalam tatanan global multipolar yang terus berkembang, dengan merujuk pada tema-tema dalam bukunya The New World – 21st Century Global Order and India.

Didit Ratam, pelaku usaha yang memimpin hubungan BRICS di Kadin, memberikan wawasan mengenai kerja sama perdagangan, keterlibatan BRICS, serta integrasi ekonomi kawasan dari sudut pandang industri Indonesia.

Ketiga pembicara tersebut merepresentasikan unsur tata kelola pemerintahan, pemikiran strategis, dan kepemimpinan bisnis — mencerminkan pendekatan multidimensional BICEF.

Ke Depan

Sesi perdana ini menandai awal dari forum berkelanjutan untuk memperkuat keterlibatan India–Indonesia di tingkat masyarakat. Dengan mendorong dialog lintas sektor dan generasi, BICEF bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi kemitraan yang terus berkembang antara demokrasi terbesar di dunia dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Alasan Hoops Indonesia jadi Destinasi Wajib Anak Basket

    Ini Alasan Hoops Indonesia jadi Destinasi Wajib Anak Basket

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Temukan alasan mengapa Hoops Indonesia jadi destinasi wajib anak basket untuk berburu produk orisinal dari Nike, Air Jordan, hingga Puma Pusing karena banyaknya toko basket yang meragukan? Bagi kamu yang serius mengejar prestasi di lapangan, urusan perlengkapan tidak boleh main-main sebab akibatnya bisa fatal. Karena itu, Hoops Indonesia mengukuhkan diri sebagai satu-satunya destinasi resmi dengan […]

  • Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Oleh Sandiaga S. Uno* Jakarta – Hubungan Indonesia dan India selalu terasa sangat personal bagi saya. Semasa kecil, beberapa komik favorit saya adalah trilogi Mahabharata, Baratayudha, dan Pandawa Sedha. Di antara semuanya, Bhagavad Gita memberikan kesan yang paling mendalam. Melalui kisah-kisah tersebut saya belajar mengenai kepemimpinan, integritas, dan tanggung jawab, sekaligus semakin memahami betapa eratnya hubungan budaya yang telah menghubungkan Indonesia dan […]

  • Bank Neo Commerce Dukung Tren Padel Jakarta lewat The Royals Battle presented by neobank

    Bank Neo Commerce Dukung Tren Padel Jakarta lewat The Royals Battle presented by neobank

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 81
    • 0Komentar

    The Royals Battle presented by neobank yang diselenggarakan oleh salah satu komunitas terkemuka di Jakarta, Wang Padel,  menjadi salah satu turnamen padel Jakarta yang menghadirkan lebih dari 200 peserta dalam empat kategori kompetisi. Bank Neo Commerce melalui neobank hadir sebagai sponsor utama.  Diselenggarakan pada 25–26 April 2026 di Bandeja Padel Arena, acara ini mencerminkan pertumbuhan […]

  • Strategi Imbal Hasil Pasif Kripto Mulai Menggantikan Perdagangan Aktif di Tengah Pasar yang Lebih Hati-Hati

    Strategi Imbal Hasil Pasif Kripto Mulai Menggantikan Perdagangan Aktif di Tengah Pasar yang Lebih Hati-Hati

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Strategi imbal hasil pasif kripto semakin diminati investor Indonesia seiring pasar yang bergerak lebih hati-hati dan volatilitas yang menurun. Dibanding perdagangan aktif yang menuntut waktu dan toleransi risiko tinggi, pendekatan pasif menawarkan konsistensi dan efisiensi dalam pengelolaan aset. Perubahan ini mencerminkan pendewasaan cara pandang investor yang mulai menempatkan kripto sebagai bagian dari strategi jangka menengah […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA — PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara mencatatkan kinerja positif pada segmen komoditas kopi di tengah tantangan anomali iklim pada awal 2026. Tingginya curah hujan yang memengaruhi ritme produksi tidak menghalangi perusahaan untuk tetap membukukan laba pada triwulan I 2026. Subholding PTPN III (Persero) tersebut mencatat laba sebelum […]

  • Hadapi Gejolak Energi Global, Holding Perkebunan Nusantara Andalkan PLTBg PalmCo

    Hadapi Gejolak Energi Global, Holding Perkebunan Nusantara Andalkan PLTBg PalmCo

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketidakpastian harga energi fosil akibat dinamika geopolitik global mendorong pelaku industri mencari strategi alternatif demi menjaga stabilitas operasional. Di sektor perkebunan, langkah antisipatif tersebut telah menunjukkan hasil melalui pemanfaatan energi baru terbarukan berbasis limbah kelapa sawit. Salah satunya dilakukan oleh PTPN IV PalmCo, Subholding PT Perkebunan Nusantara III (Persero), yang mengoptimalkan pemanfaatan limbah […]

expand_less