Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Didorong Kementan, Holding Perkebunan Nusantara Percepat Hilirisasi Gambir Nasional

Didorong Kementan, Holding Perkebunan Nusantara Percepat Hilirisasi Gambir Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Rencana hilirisasi komoditas gambir asal Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus dimatangkan pemerintah melalui sinergi lintas sektor. Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi Sumbar dan PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), tengah merumuskan langkah strategis untuk mengoptimalkan komoditas yang saat ini menguasai sekitar 80 persen pasokan pasar dunia tersebut.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa hilirisasi menjadi kunci utama agar nilai tambah komoditas gambir tidak lagi didominasi oleh negara pengimpor. Dalam kunjungannya ke Sumatera Barat, Mentan secara khusus mendorong BUMN Perkebunan untuk mengambil peran sentral dalam membangun ekosistem pengolahan di dalam negeri. “Sekarang kita akan diskusikan (gambir). Kita sementara mapping dengan BUMN. PTPN kita dorong menjadi lokomotif hilirisasi,” tegas Mentan Amran.

Amran menambahkan, pemerintah tengah mempercepat realisasi proyek-proyek strategis di sektor perkebunan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. “Kolaborasi dengan berbagai pihak harus diperkuat agar komoditas unggulan seperti gambir memiliki nilai tambah tinggi dan berdampak langsung ke masyarakat. Kesimpulannya, kita akan melakukan groundbreaking sekitar 35 proyek. Semakin cepat terealisasi, semakin baik dampaknya bagi ekonomi nasional,” tuturnya.

Dukungan terhadap rencana ini juga disampaikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menyebut tren ekspor gambir menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir.

“Dalam kurun dua tahun terakhir tren ekspor gambir juga menunjukkan peningkatan. Pada 2024 ekspor gambir mencapai 13.482 ton dengan nilai Rp574,7 miliar atau naik dibandingkan 2023 yang hanya 11.865 ton,” papar Mahyeldi.

Terkait rencana pembangunan fasilitas pengolahan, Gubernur menambahkan bahwa pengelolaan akan dilakukan oleh PTPN IV PalmCo. “Pabrik pengolahan gambir tersebut nantinya akan dikelola langsung oleh PT Perkebunan Nusantara IV. Berkemungkinan pabrik pengolahan itu dibangun di daerah Kabupaten Limapuluh Kota yang merupakan sentra gambir nasional,” ujarnya.

Pendekatan Realistis PTPN IV PalmCo

Merespons penugasan tersebut, Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan kesiapan perusahaan dalam mendukung program hilirisasi gambir sebagai bagian dari strategi penguatan nilai tambah komoditas perkebunan di bawah naungan Holding Perkebunan Nusantara.

“Upaya hilirisasi menjadi langkah krusial agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh petani dan masyarakat di dalam negeri. Gambir bisa menjadi berbagai bahan pangan seperti teh dan juga bahan baku kosmetik, sabun, sampo, hingga kebutuhan industri. Taninnya bahkan digunakan sebagai bahan tinta pemilu. Ini menunjukkan betapa luasnya pemanfaatan gambir,” ungkap Jatmiko.

Meski demikian, PTPN IV PalmCo mengedepankan prinsip kehati-hatian dan perhitungan bisnis yang matang dalam merealisasikan investasi hilirisasi. Saat ini, perusahaan tengah bekerja sama dengan Universitas Andalas (Unand) untuk menyusun studi kelayakan.

“Kita tidak bisa hanya membangun pabrik tanpa melihat pasar. Produk apa yang paling cepat diterima, punya permintaan kuat, dan berpeluang dikuasai pasar, itu yang harus kita dorong lebih dulu,” tegas Jatmiko.

Seiring dengan proses kajian tersebut, perusahaan juga memfokuskan intervensi jangka pendek pada penguatan sektor hulu guna meningkatkan produktivitas dan kualitas gambir petani rakyat.

“Dengan pendekatan riset yang komprehensif, kita berharap produktivitas dan mutu produk gambir menjadi lebih baik, serta terbukanya akses pasar baru yang memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan petani,” ujarnya.

Sinergi antara Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Sumbar, Holding Perkebunan Nusantara, serta kalangan akademisi ini diharapkan mampu mentransformasi industri gambir nasional secara menyeluruh. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok gambir bernilai tambah tinggi di pasar global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadan–Idul Fitri, Siap Optimalkan Layanan Arus Balik

    KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadan–Idul Fitri, Siap Optimalkan Layanan Arus Balik

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat kinerja positif selama periode angkutan Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H dengan total volume mencapai 5.740 ton. Capaian ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang andal, khususnya dalam mendukung mobilitas barang di momen Lebaran. Ayi Suryandi, Manager Marketing & Sales Courier KAI Logistik mengungkapkan, ”Selama periode […]

  • Waktu Transit Lebih Produktif, Manfaatkan Fasilitas Co-Working Space di Stasiun Cawang

    Waktu Transit Lebih Produktif, Manfaatkan Fasilitas Co-Working Space di Stasiun Cawang

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Fasilitas Co-Working Space gratis di Stasiun Cawang memberi kesempatan pengguna LRT Jabodebek memanfaatkan waktu transit menjadi lebih produktif dan nyaman. Waktu menunggu kereta kini tak lagi harus dihabiskan dengan duduk tanpa aktivitas. Ditengah tren kerja fleksibel dan mobilitas tinggi masyarakat Jabodebek, pengguna LRT Jabodebek dapat memanfaatkan fasilitas Co-Working Space di Stasiun Cawang setiap hari secara […]

  • Sering Dianggap Mirip Serigala, Ini Fakta Menarik tentang Anjing Husky

    Sering Dianggap Mirip Serigala, Ini Fakta Menarik tentang Anjing Husky

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Pawfriends, siapa yang tidak terpesona melihat anjing Husky dengan mata birunya yang tajam dan bulu tebalnya yang cantik? Ras anjing satu ini memang sudah lama jadi favorit banyak orang, baik sebagai hewan peliharaan maupun sekadar idola di media sosial. Tapi sebelum Pawfriends memutuskan untuk membawa pulang anjing Husky, ada baiknya mengenal lebih dalam soal karakter, […]

  • Wedbush Optimistis Netflix Dapat Gandakan Pendapatan Iklan di 2026, Namun Saham Masih Tertekan

    Wedbush Optimistis Netflix Dapat Gandakan Pendapatan Iklan di 2026, Namun Saham Masih Tertekan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Netflix baru-baru ini merilis laporan keuangan untuk kuartal keempat 2025 yang menunjukkan hasil operasional yang lebih kuat dari ekspektasi pasar. Perusahaan mencatat pendapatan total sekitar $12,05 miliar, melampaui prediksi analis, dengan peningkatan laba bersih dan pertumbuhan penonton global yang signifikan. Namun demikian, reaksi pasar terhadap prospek pertumbuhan 2026 membuat saham Netflix tetap tertekan, meskipun data […]

  • Harga Emas Mulai Pulih, Peluang Naik ke 4.767 Terbuka

    Harga Emas Mulai Pulih, Peluang Naik ke 4.767 Terbuka

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (27/4) diperkirakan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah sempat tertekan pada awal sesi. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan harga emas saat ini mulai mengarah pada potensi kenaikan, meskipun sebelumnya sempat mengalami penurunan yang cukup tajam. Pada awal perdagangan pagi, harga emas dibuka dengan kondisi gap […]

  • BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

    BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Di pasar saham, ada satu pedoman investasi yang jarang meleset: ketika para nahkoda kapal memborong tiket, itu tandanya kapal siap berlayar cepat. Saat ini, kita sedang menyaksikan momentum langka di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Di tengah fluktuasi pasar awal tahun 2026, alih-alih bersikap defensif, jajaran petinggi BCA justru agresif menyerok saham mereka […]

expand_less