Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ekonomi Sulut Tumbuh 5,64% di Triwulan II-2025, Sektor Kesehatan dan Industri Jadi Penggerak Utama

Ekonomi Sulut Tumbuh 5,64% di Triwulan II-2025, Sektor Kesehatan dan Industri Jadi Penggerak Utama

  • account_circle redaktur reputasi
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

Manado, ReputasiPlus.com – Perekonomian Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan tren penguatan yang signifikan pada triwulan II-2025, dengan pertumbuhan mencapai 5,64 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini mencerminkan momentum pemulihan yang solid dan berkelanjutan bagi daerah yang dikenal sebagai gerbang ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Aidil Adha, menjelaskan bahwa penguatan ini didorong oleh aktivitas domestik yang tetap resilien, di tengah dinamika global dan regional.

“Pertumbuhan ini mencerminkan ketahanan ekonomi daerah, dengan kontribusi utama berasal dari beberapa sektor strategis,” ujar Aidil dalam rilis resmi pada Selasa (5/8/2025).

Sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial mencatat lonjakan tertinggi, tumbuh 16,97 persen yoy. Peningkatan ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap layanan kesehatan, ekspansi program pemeriksaan berkala, serta belanja signifikan untuk fasilitas dan tenaga kesehatan.

Selain kesehatan, sektor industri pengolahan juga menunjukkan performa impresif. Kinerja ini diperkuat oleh peningkatan produksi pada subsektor kertas dan percetakan, barang galian bukan logam, serta makanan dan minuman.

“Permintaan terhadap produk kemasan, hasil olahan kelapa, dan produk perikanan ikut menyokong pertumbuhan industri pengolahan,” terang Aidil.

Di sektor real estat, pertumbuhan juga mengalami akselerasi yang signifikan. Hal ini dipicu oleh kenaikan penyaluran kredit properti dan meningkatnya penjualan maupun penyewaan unit hunian, khususnya di kawasan perkotaan seperti Manado dan sekitarnya.

Sementara itu, sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung, dengan kontribusi dari subsektor peternakan, perkebunan, dan perikanan. Produksi daging ayam, sapi, dan babi meningkat signifikan, seiring dengan lonjakan permintaan domestik.

Harga komoditas perkebunan yang naik di pasar global juga mendorong pendapatan petani dan mendukung ketahanan ekonomi pedesaan.

Dari sisi pengeluaran, ekspor luar negeri menjadi pendorong utama pertumbuhan dengan kenaikan tajam sebesar 21,70 persen. Sedangkan impor meningkat 26,18 persen secara kuartalan, mencerminkan meningkatnya kebutuhan bahan baku dan barang modal industri.

Hal ini menghasilkan surplus neraca perdagangan luar negeri Sulut sebesar US$ 256,58 juta, atau naik 65,53 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Momentum libur keagamaan juga memicu lonjakan di sektor transportasi dan pariwisata. Sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 10,28 persen secara kuartalan, sementara kunjungan wisatawan mancanegara meningkat 14,19 persen, menandai pulihnya kepercayaan wisatawan terhadap destinasi Sulut.

Stabilitas daya beli masyarakat juga terjaga, ditunjukkan oleh pertumbuhan kredit konsumsi sebesar 7,67 persen. Di sisi lain, inflasi tetap dalam koridor target yakni di kisaran 3,00 ± 1,00 persen, mendukung kestabilan harga barang konsumsi utama.

Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulut pada triwulan II-2025 tercatat sebesar Rp50,41 triliun (harga berlaku), atau Rp28,08 triliun berdasarkan harga konstan 2010.

Secara kuartalan, ekonomi Sulut tumbuh 5,65 persen, dan secara kumulatif (semester I-2025) tumbuh 5,63 persen dibandingkan semester I-2024. Kinerja ini menunjukkan arah pemulihan yang semakin mantap.

Dengan fondasi kuat di sektor jasa kesehatan, industri pengolahan, dan properti, serta dukungan dari konsumsi rumah tangga dan ekspor, prospek ekonomi Sulut diprediksi tetap cerah hingga akhir tahun. (SGS)

 

  • Penulis: redaktur reputasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prioritaskan Pendidikan Tanpa Tekanan Finansial, Ini Solusi dari BRI Finance

    Prioritaskan Pendidikan Tanpa Tekanan Finansial, Ini Solusi dari BRI Finance

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 April 2026 – Kebutuhan biaya pendidikan di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa biaya pendidikan mengalami kenaikan yang konsisten dan bahkan kerap melampaui inflasi umum, sehingga memberikan tekanan tersendiri bagi perencanaan keuangan keluarga. Dalam beberapa tahun terakhir, lonjakan biaya ini terlihat signifikan di […]

  • Praktik Manipulasi Pasar yang Perlu Diketahui Investor

    Praktik Manipulasi Pasar yang Perlu Diketahui Investor

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Dalam dunia investasi dan trading, transparansi dan keadilan pasar merupakan faktor penting yang menjaga kepercayaan investor. Namun, dalam praktiknya masih terdapat berbagai bentuk manipulasi pasar yang dapat merugikan investor dan mengganggu stabilitas pasar keuangan. Manipulasi pasar adalah tindakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk memengaruhi harga suatu aset secara tidak wajar demi keuntungan pribadi. […]

  • Final Week #BittimeMiningPoints, Hadirkan Peluang Strategis di Tengah Bear Market

    Final Week #BittimeMiningPoints, Hadirkan Peluang Strategis di Tengah Bear Market

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Februari 2026 – Di tengah tekanan harga dan sentimen pasar aset kripto yang lebih berhati-hati, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) Berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan Bittime Mining-Points. Program ini merupakan peluang bagi para trader untuk mengoptimalkan aktivitas mereka sekaligus berkesempatan memperoleh total hadiah hingga Rp1,600,000,000. #BittimeMiningPoints dirancang agar […]

  • BRI Region 6 Salurkan 200 Paket Sembako Melalui Program CSR kepada Jemaat Gereja St. Paskalis

    BRI Region 6 Salurkan 200 Paket Sembako Melalui Program CSR kepada Jemaat Gereja St. Paskalis

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk nyata komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, BRI Region 6 menyalurkan bantuan 200 paket sembako melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada jemaat Gereja St. Paskalis. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BRI untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui aksi kepedulian yang berkelanjutan. Penyaluran bantuan berlangsung dalam suasana penuh […]

  • Ramadhan Penuh Berkah, Grup PT Pelindo Sinergi Lokaseva Salurkan Lebih dari 4.000 Bantuan Sosial bagi Masyarakat

    Ramadhan Penuh Berkah, Grup PT Pelindo Sinergi Lokaseva Salurkan Lebih dari 4.000 Bantuan Sosial bagi Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, 13 Maret 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (“SPSL”) beserta anak usaha kembali menebar keberkahan di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M melalui rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyalurkan lebih dari 4.000 paket bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Program ini merupakan bagian dari inisiatif “Pelindo Berbagi Ramadhan” oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Melalui […]

  • Apakah Bitcoin Akan Menembus US0.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

    Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, Indonesia (17 May 2026) Pasar aset kripto global memasuki minggu ketiga Mei dengan sentimen yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan regulasi Amerika Serikat, penguatan narasi institusional Bitcoin, serta dinamika geopolitik global yang mempengaruhi energi dan pergerakan dolar AS.  Berdasarkan data pasar pada 17 Mei 2026 pukul 17.00 WIB, harga Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran US$78,235, di tengah meningkatnya perhatian pasar terhadap perkembangan Clarity Act di Amerika Serikat dan potensi perubahan struktur pasar aset digital global.  Tim trading desk di FLOQ menyoroti bahwa pasar saat ini mulai bergerak bukan hanya berdasarkan volatilitas jangka pendek, tetapi juga berdasarkan perubahan persepsi terhadap legitimasi aset digital secara global.  Salah satu perkembangan terbesar minggu ini datang dari Amerika Serikat setelah Senate Banking Committee mendorong Clarity Act maju pada 14 Mei. Bagi pasar, perkembangan ini dipandang sebagai langkah penting menuju kerangka regulasi aset digital yang lebih jelas, khususnya terkait pengawasan token, struktur pasar, dan batas otoritas regulator.  Menurut FLOQ, arah regulasi yang semakin jelas berpotensi meningkatkan kepercayaan investor institusional terhadap industri aset digital.  “Pasar mulai melihat Bitcoin bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi sebagai aset yang semakin mendekati legitimasi finansial arus utama. Ketika regulasi mulai lebih jelas, investor institusional cenderung lebih percaya diri untuk membangun eksposur jangka panjang terhadap aset digital,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan founder FLOQ.  Sentimen tersebut turut mendorong kembali narasi Bitcoin menuju level psikologis US$100.000. FLOQ melihat bahwa penguatan narasi ini tidak berdiri sendiri, tetapi datang bersamaan dengan meningkatnya pembahasan mengenai adopsi institusional, aliran modal ke ETF Bitcoin, dan perubahan cara pasar melakukan valuasi terhadap aset digital.  Di sisi lain, pasar global […]

expand_less