Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dolar AS Melemah dan Konflik Memanas, Mengapa Harga Emas (XAUUSD) Bisa Terkoreksi?

Dolar AS Melemah dan Konflik Memanas, Mengapa Harga Emas (XAUUSD) Bisa Terkoreksi?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas (XAUUSD) pada perdagangan hari Selasa (18/8) diperkirakan masih menghadapi volatilitas yang cukup tinggi. Sejumlah faktor fundamental memberikan dukungan terhadap emas, terutama pelemahan dolar AS, berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed), serta meningkatnya kembali permintaan aset safe haven akibat ketegangan geopolitik. Namun, dari perspektif teknikal, Dupoin Futures melihat adanya potensi koreksi jangka pendek setelah harga gagal mempertahankan penguatan di atas level resistance penting. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai level 4.417 menjadi area krusial yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam menentukan arah pergerakan berikutnya.

Berdasarkan analisis teknikal pada time frame H4, harga emas (XAUUSD) sebelumnya berupaya melanjutkan kenaikan dengan menguji resistance kedua di level 4.417. Akan tetapi, upaya tersebut belum berhasil menghasilkan breakout yang valid. Harga justru kembali bergerak di bawah level resistance setelah sempat menembusnya. Kondisi tersebut menunjukkan terjadinya false break, yang dapat menjadi indikasi awal bahwa kekuatan buyer mulai berkurang di area harga tinggi.

False break pada resistance penting menjadi sinyal yang patut diperhatikan karena menunjukkan bahwa pasar belum memiliki cukup tenaga untuk mempertahankan tren kenaikan. Ketika harga gagal bertahan di atas resistance setelah breakout, seller biasanya memiliki peluang untuk kembali mengambil alih momentum. Dalam kondisi tersebut, sebagian trader juga berpotensi melakukan aksi ambil untung setelah harga sebelumnya mengalami penguatan.

Menurut Geraldo Kofit, apabila tekanan jual semakin meningkat, harga emas (XAUUSD) berpeluang mengalami koreksi menuju support 4.348. Level tersebut menjadi area penting untuk melihat apakah buyer akan kembali masuk ke pasar atau tekanan bearish justru semakin kuat. Respons harga ketika mencapai support akan menjadi salah satu indikator bagi trader untuk menentukan apakah pelemahan yang terjadi hanya merupakan koreksi sementara atau berpotensi berlanjut ke level yang lebih rendah.

Meski sinyal teknikal menunjukkan potensi penurunan, kondisi fundamental justru masih memberikan sejumlah katalis positif bagi emas. Salah satunya berasal dari pelemahan dolar AS. Penurunan nilai dolar cenderung membuat emas menjadi lebih menarik bagi investor yang menggunakan mata uang lain karena harga komoditas tersebut menjadi relatif lebih murah. Kondisi ini dapat membantu meningkatkan permintaan dan membatasi tekanan jual terhadap XAUUSD.

Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed juga mengalami perubahan. Data ekonomi Amerika Serikat yang lebih lemah membuat pasar semakin mengurangi kemungkinan terjadinya kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Prospek kebijakan moneter yang lebih longgar dapat menjadi sentimen positif bagi emas karena menurunkan opportunity cost dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas.

Perhatian investor juga masih tertuju pada perkembangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Meningkatnya ketegangan kedua negara serta ketidakpastian yang berkaitan dengan Selat Hormuz berpotensi meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dan pasar energi global. Kondisi tersebut dapat mendorong investor meningkatkan eksposur terhadap aset safe haven sebagai langkah untuk mengantisipasi risiko pasar.

Ketidakpastian mengenai Selat Hormuz juga memiliki implikasi lebih luas terhadap pasar komoditas. Jalur tersebut merupakan salah satu rute penting dalam perdagangan energi global sehingga gangguan terhadap aktivitas pelayaran dapat memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak. Jika risiko geopolitik semakin meningkat, permintaan terhadap aset safe haven seperti emas (XAUUSD) berpotensi ikut terdorong.

Dengan demikian, pergerakan harga emas hari ini berada dalam kondisi yang cukup menarik karena terdapat dua sentimen yang berlawanan. Fundamental cenderung memberikan dukungan terhadap emas melalui pelemahan dolar AS, ekspektasi suku bunga yang lebih rendah, dan meningkatnya permintaan safe haven. Namun, analisis teknikal menunjukkan bahwa harga masih menghadapi hambatan di resistance 4.417 setelah terjadi false break.

Pelaku pasar juga perlu memperhatikan perkembangan data ekonomi Amerika Serikat dan komunikasi pejabat The Fed. Data yang menunjukkan pelemahan ekonomi dapat semakin memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dan memberikan katalis positif bagi emas. Sebaliknya, apabila data ekonomi kembali menunjukkan ketahanan yang lebih kuat, dolar AS berpotensi mendapatkan dukungan dan menambah tekanan terhadap harga emas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat bahwa harga emas (XAUUSD) masih memiliki fondasi fundamental yang cukup kuat, tetapi dalam jangka pendek peluang koreksi tetap terbuka. Kegagalan mempertahankan harga di atas resistance 4.417 menjadi sinyal teknikal yang perlu dicermati, sementara support 4.348 menjadi level utama yang berpotensi diuji apabila tekanan jual berlanjut. Dengan kombinasi sentimen fundamental yang positif dan sinyal teknikal yang cenderung korektif, Geraldo Kofit menilai trader perlu menunggu konfirmasi pergerakan harga sebelum mengambil posisi. Reaksi XAUUSD di sekitar level 4.348 akan menjadi kunci untuk melihat apakah pasar mampu kembali melanjutkan tren bullish atau justru memasuki fase koreksi yang lebih dalam.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Panjang Tahun Baru Imlek, 46.128 Penumpang Gunakan KA di Wilayah Daop Semarang pada Sabtu

    Libur Panjang Tahun Baru Imlek, 46.128 Penumpang Gunakan KA di Wilayah Daop Semarang pada Sabtu

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang mencatat volume penumpang yang cukup tinggi pada periode libur panjang memperingati Tahun Baru Imlek 2026, 13 hingga 17 Februari 2026. KAI Daop 4 Semarang mencatat volume penumpang yang cukup tinggi pada periode libur panjang memperingati Tahun Baru Imlek 2026, 13 hingga 17 Februari 2026. Pada Sabtu ini (14/2), hingga pukul 07.00 […]

  • Predictive Call Barantum untuk Tingkatkan Efisiensi Operasional

    Predictive Call Barantum untuk Tingkatkan Efisiensi Operasional

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Banyak perusahaan masih mengandalkan proses panggilan manual untuk aktivitas penjualan, collection, dan layanan pelanggan. […]

  • Emas Volatil Ekstrem: Apakah Dunia di Fase Ketidakpastian?

    Emas Volatil Ekstrem: Apakah Dunia di Fase Ketidakpastian?

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas di pasar komoditas global sering kali menjadi cermin yang paling jujur dalam menggambarkan kondisi psikologis dan tingkat kekhawatiran para pelaku pasar dunia. Ketika harga emas mengalami volatilitas ekstrem dengan lonjakan dan penurunan yang tajam dalam waktu singkat, fenomena ini hampir selalu memicu pertanyaan besar bagi perekonomian global. Sepanjang sejarah keuangan, emas telah […]

  • Apa Itu SMM Panel? Ini Ciri SMM Panel Indonesia Terbaik yang Perlu Diketahui

    Apa Itu SMM Panel? Ini Ciri SMM Panel Indonesia Terbaik yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Di tengah persaingan bisnis digital yang kian ketat, semakin banyak pelaku usaha di Indonesia mulai memanfaatkan SMM panel sebagai bagian dari strategi pertumbuhan kehadiran digital mereka. Berdasarkan laporan Digital 2026 yang dipublikasikan DataReportal bersama We Are Social dan Meltwater, jumlah identitas pengguna media sosial di Indonesia mencapai 180 juta, setara 62,9 persen dari total populasi, […]

  • Bitcoin Pizza Day 2026: Harga Bitcoin Tak Semanis Tahun Lalu

    Bitcoin Pizza Day 2026: Harga Bitcoin Tak Semanis Tahun Lalu

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 Mei 2026 — Bitcoin Pizza Day yang diperingati setiap 22 Mei kembali menjadi momentum penting bagi komunitas kripto global, termasuk di Indonesia, untuk merefleksikan perjalanan adopsi aset digital dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan ini tidak hanya menjadi simbol historis bagi Bitcoin, tetapi juga menegaskan bagaimana aset digital terus berkembang dari eksperimen komunitas menjadi bagian […]

  • Resilien di Tengah Koreksi Harga Batubara, Pembiayaan Alat Berat BRI Finance Tetap Ekspansif

    Resilien di Tengah Koreksi Harga Batubara, Pembiayaan Alat Berat BRI Finance Tetap Ekspansif

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (‘BRI Finance’), anak usaha BRI yang bergerak di bidang pembiayaan, membukukan kinerja yang solid pada segmen pembiayaan alat berat sepanjang kuartal I-2026, di tengah dinamika penurunan harga batubara serta penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) di sektor pertambangan. Per akhir Maret 2026, penyaluran pembiayaan alat […]

expand_less