Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital: Apa Arti Kunjungan Narendra Modi bagi UMKM Indonesia?

Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital: Apa Arti Kunjungan Narendra Modi bagi UMKM Indonesia?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 45 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Oleh T Koshy*

Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli mendatang, perhatian publik kemungkinan akan tertuju pada agenda-agenda besar yang biasa menyertai kunjungan kenegaraan. Akan ada pembicaraan mengenai perdagangan, investasi, kerjasama strategis, hingga dinamika geopolitik Indo-Pasifik. Namun, dampak terbesar dari hubungan Indonesia dan India justru mungkin akan dirasakan oleh pelaku usaha kecil di Yogyakarta, pedagang tekstil di Solo, atau pemilik warung di berbagai daerah di Indonesia.

Dampak tersebut datang dari sesuatu yang mungkin tidak banyak mendapat sorotan, yakni Indonesia Open Network atau ION.

Kunjungan Modi ke Indonesia merupakan balasan atas kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari 2025 ketika beliau menjadi tamu utama perayaan Hari Republik India. Selain menghasilkan berbagai kesepakatan di bidang pertahanan, perdagangan, dan farmasi, kedua negara juga menandatangani nota kesepahaman mengenai kerja sama pengembangan digital.

Kerja sama tersebut kini mulai menghasilkan langkah nyata. Pada Februari 2026, Kementerian UMKM bersama Kementerian Komunikasi dan Digital meluncurkan ION, sebuah jaringan perdagangan digital berbasis protokol terbuka yang terinspirasi dari pengalaman India melalui Open Network for Digital Commerce (ONDC).

Yang menarik, ION sejak awal memang dirancang sebagai jembatan Indonesia dan India. Di dalam dewan penasihatnya terdapat tokoh-tokoh Indonesia seperti Shinta Kamdani, Ilham Habibie, dan Rudiantara, yang bekerja bersama para tokoh yang membangun ONDC sejak tahap awal, termasuk R.S. Sharma dan tim pendiri ONDC.

Dua Negara, Dua Pengalaman

India dan Indonesia sebenarnya menempuh jalan yang berbeda, tetapi menuju tujuan yang sama.

India membangun infrastruktur digital publik melalui Aadhaar untuk identitas digital, UPI untuk sistem pembayaran, dan ONDC untuk perdagangan digital. Selama satu dekade terakhir, model ini menjadi salah satu sistem digital publik yang paling banyak dipelajari di dunia.

Yang ditawarkan India bukanlah produk teknologi. India menawarkan pengalaman membangun fondasi digital yang terbuka, sehingga bank, perusahaan teknologi, lembaga keuangan, maupun pelaku usaha dapat terhubung dalam satu ekosistem.

UPI kini memproses puluhan miliar transaksi setiap tahun. Sementara ONDC memungkinkan sebuah toko kecil ditemukan oleh konsumen melalui aplikasi yang bahkan tidak mereka miliki sendiri. Pedagang tidak lagi harus bergantung pada satu platform atau menghadapi biaya komisi yang tinggi.

Indonesia sendiri juga membangun fondasi yang sama pentingnya.

QRIS telah menjadi standar pembayaran nasional yang berhasil menghubungkan berbagai bank dan dompet digital. Jutaan UMKM kini dapat menerima pembayaran digital dengan sistem yang sederhana dan terjangkau.

Namun Indonesia memiliki tantangan yang berbeda. Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 270 juta penduduk, persoalan logistik, konektivitas, dan pemerataan digital jauh lebih kompleks dibanding India.

Karena itulah kerja sama ini menjadi penting. Bukan karena satu negara lebih maju dari yang lain, melainkan karena kedua negara sampai pada kesimpulan yang sama: infrastruktur digital sebaiknya dibangun sebagai ruang bersama yang terbuka, bukan ekosistem tertutup yang hanya menguntungkan segelintir pihak.

Mengapa Ini Penting bagi UMKM

Ukuran keberhasilan sebuah infrastruktur digital bukanlah seberapa sering ia disebut dalam forum internasional atau dokumen diplomatik.

Yang lebih penting adalah apakah ia mampu membantu pelaku usaha kecil mendapatkan pelanggan dan membantu masyarakat memperoleh akses yang lebih mudah terhadap layanan digital.

Pengalaman ONDC di India menunjukkan bahwa ketika jaringan digital dibangun secara terbuka, pelaku usaha kecil tidak lagi harus mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan pelanggan. Produk mereka dapat ditemukan melalui berbagai aplikasi yang terhubung ke jaringan yang sama.

Beberapa studi awal terhadap UMKM yang bergabung dengan ONDC menunjukkan adanya peningkatan pendapatan, khususnya di kota-kota kecil yang sebelumnya memiliki akses pasar yang terbatas.

Indonesia menghadapi persoalan yang serupa.

Dengan sekitar 64 juta UMKM, sebagian besar pelaku usaha masih bergantung pada sejumlah marketplace besar dan memiliki posisi tawar yang terbatas dalam menentukan biaya maupun komisi. Akses digital juga masih belum merata.

ION berusaha menjawab persoalan tersebut.

Jaringan ini tidak hanya dirancang untuk perdagangan barang. Di masa depan, layanan kesehatan, pendidikan, pertanian, logistik, dan layanan keuangan juga dapat terhubung melalui protokol yang sama. Dengan demikian, pelaku usaha kecil tidak perlu membangun seluruh sistem sendiri.

Indonesia juga memiliki keuntungan karena tidak memulai dari nol. Pengalaman India selama beberapa tahun terakhir memberikan pelajaran yang sangat berharga, termasuk mengenai tantangan, hambatan, dan kesalahan yang pernah terjadi.

Dukungan Politik yang Dibutuhkan

ION sebenarnya sudah berjalan.

Dewan penasihat telah terbentuk, berbagai inisiatif awal telah dilakukan, dan sejumlah pemangku kepentingan telah terlibat. Namun, yang dibutuhkan sekarang adalah dukungan politik yang kuat agar inisiatif ini dapat berkembang dalam skala yang lebih besar.

Kunjungan Perdana Menteri Modi dapat memberikan momentum tersebut.

Apabila kedua pemimpin secara jelas menempatkan ION sebagai prioritas bersama dengan target, dukungan kelembagaan, dan agenda implementasi yang konkret, maka dampaknya bagi UMKM Indonesia dan India bisa jauh lebih besar dibanding banyak hasil kunjungan kenegaraan lainnya.

Hal ini juga memiliki arti yang lebih luas.

Selama satu dekade terakhir, infrastruktur digital dunia banyak didominasi oleh perusahaan-perusahaan besar dari Amerika Serikat dan China. Indonesia dan India menawarkan pendekatan yang berbeda, yakni membangun jaringan digital yang terbuka dan dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak pelaku.

Kedua negara yang secara bersama-sama mewakili lebih dari seperlima populasi dunia ini menunjukkan bahwa ekonomi digital berskala besar tidak harus bergantung sepenuhnya pada platform tertutup.

Indonesia membawa keberhasilan QRIS dan kekuatan 64 juta UMKM, dan India membawa pengalaman membangun ONDC dan infrastruktur digital publik. Keduanya memiliki sesuatu yang sama pentingnya untuk dibagikan.

Apabila kunjungan Modi mampu mempercepat perjalanan ION dari tahap peluncuran menuju implementasi yang lebih luas, maka manfaatnya mungkin akan lebih terasa oleh pedagang kecil dan pembeli biasa dibandingkan banyak kesepakatan besar yang diumumkan dalam kunjungan kenegaraan.

*T Koshy adalah Founding Managing Director dan CEO Open Network for Digital Commerce (ONDC) India, anggota Dewan Penasihat Indonesia Open Network (ION), serta penulis mengenai infrastruktur digital publik dan tata kelola kecerdasan buatan. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Kebaikan: BRI Jakarta Kalimalang dan Agen BRILink Toko Danu Bagikan Sembako untuk Warga Duren Sawit

    Sinergi Kebaikan: BRI Jakarta Kalimalang dan Agen BRILink Toko Danu Bagikan Sembako untuk Warga Duren Sawit

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    JAKARTA TIMUR – Mengawali kemuliaan bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Kantor Cabang (KC) Jakarta Kalimalang kembali menebar kemaslahatan bagi masyarakat. Pada Rabu (11/03/2026), BRI menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga prasejahtera dan lansia di wilayah Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur. Uniknya, aksi kemanusiaan kali ini dipusatkan di Toko […]

  • Dukung Aktivitas Pariwisata Bali, Pengiriman KAI Logistik Terus Bertumbuh

    Dukung Aktivitas Pariwisata Bali, Pengiriman KAI Logistik Terus Bertumbuh

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatatkan pertumbuhan signifikan pada layanan distribusi logistik retail melalui KALOG Express, dengan Pulau Bali menjadi salah satu wilayah yang mengalami peningkatan aktivitas pengiriman. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan logistik seiring dengan geliat sektor pariwisata, perdagangan, dan ekonomi kreatif di wilayah tersebut. […]

  • Indonesia dan India Perkuat Kemitraan Strategis Lewat India–Indonesia Critical Minerals Conference di Jakarta

    Indonesia dan India Perkuat Kemitraan Strategis Lewat India–Indonesia Critical Minerals Conference di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah India dan Indonesia mempertegas kemitraan strategis di sektor baja dan mineral kritis melalui forum tingkat tinggi India–Indonesia Critical Minerals Conference yang digelar di Hotel JW Marriott Jakarta, Selasa (24/2/2026). Konferensi ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Jakarta bersama Indonesian Chamber of Commerce in India (IndCham), dan mempertemukan pejabat pemerintah, pelaku industri, […]

  • Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

    Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    RI Region 6 menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan kolaborasi dengan mengirimkan lima perwakilan pekerja sebagai CreatorHub dalam kegiatan Bincang Santai CreatorHub. Kegiatan ini dilaksanakan bersama BRI Region 6, BRI Region 7, dan BRI Region 8 sebagai ajang mempererat sinergi. Acara berlangsung dalam suasana hangat, santai, dan penuh keceriaan. Para peserta tampak aktif berdiskusi, berbagi […]

  • Rekomendasi Sunscreen untuk Bayi & Anak yang Aman Digunakan Sehari-hari

    Rekomendasi Sunscreen untuk Bayi & Anak yang Aman Digunakan Sehari-hari

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sekarang ini, pakai sunscreen bukan cuma untuk orang dewasa saja. Bayi dan anak juga butuh perlindungan kulit sejak dini, apalagi kalau sering diajak aktivitas di luar rumah. Entah itu jalan pagi, ke playground, berangkat sekolah, atau sekadar ikut orang tua belanja sebentar. Paparan sinar matahari tetap ada, bahkan saat cuaca terlihat mendung. Karena itu, memilih […]

  • Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular Krakatau Steel Hadir Wujudkan     Pemerataan Fasilitas Publik

    Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular Krakatau Steel Hadir Wujudkan Pemerataan Fasilitas Publik

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta , 9 Maret 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) memperkuat komitmennya dalam pembangunan nasional melalui inovasi infrastruktur baja modular yang cepat bangun dan adaptif. Langkah ini dirancang sebagai solusi konkret untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Indonesia secara luas. Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan bahwa transformasi […]

expand_less