Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Turun, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Likuiditas Tanpa Menjual Aset

Emas Turun, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Likuiditas Tanpa Menjual Aset

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Penurunan harga emas dalam beberapa waktu terakhir mendorong perubahan perilaku finansial masyarakat, khususnya dalam cara mengelola aset dan memenuhi kebutuhan likuiditas. Di tengah tekanan harga, banyak pemilik emas kini menghadapi dilema antara menjual aset di harga yang menurun atau mempertahankannya dengan risiko keterbatasan dana tunai.

Fluktuasi harga emas global yang dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat serta ekspektasi kebijakan suku bunga telah menyebabkan koreksi harga yang cukup signifikan. Kondisi ini berdampak langsung terhadap nilai jual emas di pasar domestik, sehingga meningkatkan kehati-hatian masyarakat dalam mengambil keputusan.

Sejumlah pengamat menilai bahwa menjual emas dalam kondisi harga turun berpotensi mengunci kerugian, terutama bagi investor jangka menengah hingga panjang. Dalam situasi seperti ini, alternatif strategi yang memungkinkan pemilik aset tetap mendapatkan likuiditas tanpa kehilangan kepemilikan mulai menjadi perhatian.

Salah satu pendekatan yang semakin dilirik adalah pemanfaatan emas sebagai jaminan melalui skema gadai. Metode ini dinilai memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk memperoleh dana tunai dengan tetap mempertahankan asetnya.

Business Development deGadai, David Tatangsurja, menyatakan bahwa tren tersebut semakin terlihat dalam beberapa waktu terakhir, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan aset secara strategis.

“Ketika harga emas mengalami penurunan, banyak masyarakat mulai menyadari bahwa menjual bukan satu-satunya solusi. Kami melihat peningkatan minat terhadap gadai emas karena memberikan akses dana tanpa harus kehilangan aset di harga yang belum optimal,” ujar David.

Menurutnya, pendekatan ini memberikan ruang bagi pemilik emas untuk menunggu momentum pasar yang lebih baik sebelum mengambil keputusan jangka panjang terhadap aset mereka.

Sebagai perusahaan pembiayaan berbasis gadai yang berfokus pada aset bernilai tinggi, deGadai mencatat bahwa emas tetap menjadi salah satu instrumen yang paling stabil dan mudah dikonversi menjadi likuiditas. Dengan nilai intrinsik yang kuat serta pasar yang luas, emas dinilai memiliki karakteristik yang mendukung proses pembiayaan yang cepat dan transparan.

Selain itu, perubahan pola pikir masyarakat juga menjadi faktor pendorong utama. Aset yang sebelumnya hanya diposisikan sebagai investasi pasif kini mulai dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi keuangan yang lebih aktif dan adaptif terhadap kondisi pasar.

Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan bahwa setiap keputusan finansial perlu mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kemampuan pelunasan dan kondisi pasar ke depan. Pemanfaatan skema pembiayaan, termasuk gadai, tetap memerlukan perencanaan yang matang agar dapat memberikan manfaat optimal.

Dengan kondisi ekonomi global yang masih dinamis, kebutuhan akan solusi likuiditas yang fleksibel diperkirakan akan terus meningkat. Dalam konteks ini, pemanfaatan aset seperti emas tanpa harus menjualnya menjadi salah satu alternatif yang semakin relevan bagi masyarakat dalam menjaga stabilitas keuangan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Cetak Rekor 3 Juta Pengguna dalam Sebulan

    Jelang Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Cetak Rekor 3 Juta Pengguna dalam Sebulan

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mencatatkan pencapaian tertinggi dengan melayani 3.060.436 pengguna dalam satu bulan pada Juli 2026. Jumlah ini merupakan yang tertinggi dalam satu bulan sejak beroperasinya LRT Jabodebek pada Agustus 2023. Capaian tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek sebagai salah satu pilihan mobilitas perkotaan. Pertumbuhan juga terlihat dari jumlah pengguna secara kumulatif sepanjang […]

  • Potensi Tekan Impor 75%, Reformasi Subsidi DME Jadi Kunci Keberhasilan

    Potensi Tekan Impor 75%, Reformasi Subsidi DME Jadi Kunci Keberhasilan

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta – Arsitektur subsidi energi nasional kini berada di persimpangan jalan. Ketergantungan terhadap LPG impor yang kian masif tidak hanya membebani devisa, tetapi juga membuat belanja subsidi dalam APBN menjadi tidak optimal karena lebih banyak digunakan untuk menopang komoditas impor ketimbang menggerakkan sumber daya domestik. Melansir Laporan Kinerja Ditjen Migas Kementerian ESDM tahun 2025, ketergantungan […]

  • KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek di Pagi Hari, Distribusi Pengguna di Jam Sibuk Lebih Merata

    KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek di Pagi Hari, Distribusi Pengguna di Jam Sibuk Lebih Merata

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Evaluasi operasional yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjukkan kepadatan pengguna pada sejumlah perjalanan LRT Jabodebek di jam sibuk pagi mulai merata setelah penyesuaian jadwal operasional diberlakukan pada 15 Juni 2026. Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mengalihkan sebagian perjalanan malam ke pagi tanpa menambah jumlah perjalanan harian. Penyesuaian operasional tetap dilakukan dengan mengedepankan keselamatan serta […]

  • Perkuat GCG dan Kualitas Aset,  BRI Finance Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan Sleman

    Perkuat GCG dan Kualitas Aset, BRI Finance Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan Sleman

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sleman, 11 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) secara konsisten menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan sekaligus memperkuat praktik tata kelola perusahaan yang baik melalui kolaborasi dengan aparat penegak hukum. Komitmen tersebut diwujudkan lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama bersama Kejaksaan Negeri Sleman yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026 di Kantor Kejaksaan […]

  • Dupoin Futures Ungkap Alasan Harga Emas Berpotensi Turun ke Area Support 3.873

    Dupoin Futures Ungkap Alasan Harga Emas Berpotensi Turun ke Area Support 3.873

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas pada perdagangan hari Rabu (15/7) diperkirakan masih berada dalam tekanan setelah berbagai indikator teknikal dan fundamental belum menunjukkan sinyal perubahan tren yang berarti. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa kecenderungan pelemahan masih menjadi skenario utama selama harga belum mampu menembus sejumlah level resistance penting. Meski […]

  • CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

    CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Mei 2026 – Transformasi aset dunia nyata atau RWA semakin memberikan peluang perluasan diversifikasi aset bagi Investor. Bittime hadir dengan one-stop solution yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai aset-aset RWA dalam satu platform. Didukung keunggulan fitur IDR SWAP zero fee yang secara signifikan diharapkan dapat menurunkan hambatan biaya masuk bagi pengguna baru. Sebelumnya, industri […]

expand_less