Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Freeport Indonesia Terus Beperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

Freeport Indonesia Terus Beperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

JAKARTA — PT Freeport Indonesia (PTFI), sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan Indonesia MINDID, terus menjadi penopang utama perekonomian di Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) daerah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Mimika pada 2025 tercatat tetap tinggi sebesar Rp131,07 triliun. Dari sisi struktur ekonomi, sektor pertambangan dan penggalian masih mendominasi. Pada 2025, kontribusi sektor ini tercatat sebesar Rp114,48 triliun.

Porsi kontribusi dari sektor tambang terhadap total PDRB pun meningkat. Pada 2025, kontribusinya mencapai 14,51 persen, naik dari 12,35 persen pada 2024.

Dari sisi kontribusi fiskal, pada 2025 PTFI mencatat penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar 4 persen atau senilai 112,4 juta dolar AS, serta kontribusi untuk pemerintah daerah sebesar 6 persen atau 168,6 juta dolar AS.

Total kontribusi langsung tersebut mencapai 281 juta dolar AS atau sekitar Rp4,5 triliun (asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS).

Selain itu, kontribusi royalti PTFI tercatat sebesar 345,8 juta dolar AS atau setara Rp5,9 triliun.

Dari sisi ketenagakerjaan, pada 2025 total ekosistem tenaga kerja PTFI mencapai sekitar 34.000 orang, terdiri dari 6.630 karyawan langsung dan 27.707 tenaga kerja kontraktor. Sebagian besar tenaga kerja terserap di wilayah operasional Papua, serta fasilitas hilirisasi seperti smelter dan Precious Metals Refinery (PMR) di Gresik.

Selain kontribusi langsung, aktivitas PTFI juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) melalui rantai pasok dan kegiatan ekonomi turunan lainnya.

Di sisi sosial, belanja program pengembangan masyarakat pada 2025 mencapai 86,2 juta dolar AS, yang difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch, Ferdy Hasiman, menilai kontribusi PTFI dalam lima tahun terakhir semakin signifikan, terutama setelah proses divestasi yang membuat kepemilikan Indonesia mencapai 51 persen.

“Kontribusi Freeport untuk negara itu besar sekali, baik dari dividen maupun pajak. Sekarang juga terus berekspansi hingga ke hilirisasi, sehingga tidak hanya kontribusi fiskalnya besar, tapi juga potensi serapan tenaga kerja,” ujar Ferdy.

Menurut dia, keberadaan PTFI menjadikan Papua sebagai salah satu kontributor penting bagi perekonomian nasional, terutama melalui komoditas strategis seperti emas dan tembaga.

“Tembaga itu penting untuk industri, termasuk ekosistem baterai kendaraan listrik. Ini memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global,” ujarnya.

Ferdy juga menyoroti transformasi operasional PTFI di bawah MIND ID dari tambang terbuka (open pit) ke tambang bawah tanah (underground) sebagai capaian besar dengan standar internasional dan nilai investasi yang signifikan.

“Investasinya sangat besar, bisa mencapai 15 miliar dolar AS sampai 20 miliar dolar AS. Ini menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia,” kata dia.

Dari sisi daerah, ia menambahkan kontribusi PTFI terhadap perekonomian Papua, khususnya Mimika, sangat dominan, termasuk melalui kepemilikan saham daerah sebesar 10 persen yang memberikan tambahan dividen bagi pemerintah daerah.

Namun demikian, Ferdy mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana tersebut.

“Freeport sudah berkontribusi besar untuk negara dan daerah. Harapannya, dana itu benar-benar digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan masyarakat Papua,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menilai PTFI telah memberikan kontribusi sosial melalui pembangunan fasilitas seperti rumah sakit dan infrastruktur olahraga di Mimika, serta mendorong transfer pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat lokal.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menargetkan pendapatan daerah dalam APBD 2026 sebesar Rp2,43 triliun. Dengan kontribusi yang besar terhadap struktur ekonomi dan fiskal daerah, PTFI diproyeksikan tetap menjadi kontributor utama dalam mendukung pencapaian target tersebut.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cek Harga Pasang WiFi di Indonesia tanpa Bikin Kantong Kebobolan

    Cek Harga Pasang WiFi di Indonesia tanpa Bikin Kantong Kebobolan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Maret 2026 – Kalau bicara soal harga pasang wifi di rumah, banyak keluarga modern di Indonesia masih bergumam: “Berapa sih sebenarnya biaya yang harus saya siapkan supaya internet lancar tanpa drama buffering setiap hari?” Realitanya, keputusan untuk mulai pasang wifi bukan hanya soal koneksi cepat, tetapi soal kenyamanan hidup digital sehari-hari. Dengan semakin […]

  • Antisipasi Arus Masuk ke Jabotabek Meningkat Usai Libur Panjang, Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan

    Antisipasi Arus Masuk ke Jabotabek Meningkat Usai Libur Panjang, Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta (17/05), PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengajak pengguna jalan tol untuk mengoptimalkan Aplikasi Travoy (Travel with Comfort and Joy) sebagai asisten digital untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik dalam mengantisipasi meningkatnya arus lalu lintas kendaraan masuk ke Jabotabek usai libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Langkah ini penting dilakukan untuk menghindari potensi penumpukan kendaraan, […]

  • Melalui SYNTHESIS 2026, Faculty of Engineering BINUS UNIVERSITY Tunjukkan Karya Mahasiswa yang Berdampak

    Melalui SYNTHESIS 2026, Faculty of Engineering BINUS UNIVERSITY Tunjukkan Karya Mahasiswa yang Berdampak

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 69
    • 0Komentar

    BINUS University, melalui Faculty of Engineering, sukses menyelenggarakan SYNTHESIS: Human, Machine, Meaning, sebuah pameran inovasi mahasiswa serta kegiatan International Talk Show yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Engineering Week 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Januari 2026 di Lantai 1 BINUS @Kemanggisan, Anggrek Campus ini menegaskan peran strategis Faculty of Engineering dalam menjembatani perkembangan teknologi, […]

  • Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS

    Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 April 2026 – Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kini berada pada titik krusial seiring dengan berakhirnya batas waktu gencatan senjata dua minggu yang ditetapkan sebelumnya. Bertepatan dengan ini, Bittime mencatatkan kenaikan transaksi swap USDT/IDR hingga 57% dalam tiga hari terakhir, di tengah melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Sebelumnya, nilai […]

  • Perbandingan Kampus S1 International vs Branch Campus: Keunggulan Program S1 International di Indonesia

    Perbandingan Kampus S1 International vs Branch Campus: Keunggulan Program S1 International di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Memasuki tahun 2026, tren pendidikan tinggi di Indonesia diramaikan dengan dua pilihan utama bagi calon mahasiswa yang membidik standar global: Program S1 International di Indonesia (seperti BINUS International) dan Branch Campus (kampus cabang universitas asing). Bagi orang tua dan calon mahasiswa, memahami perbedaan fundamental antara keduanya sangat penting untuk memastikan investasi pendidikan yang optimal dan relevan dengan pasar kerja […]

  • SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional

    SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Brand clean derma global SOME BY MI resmi meluncurkan Cica Peptide Anti Hair Loss Derma Scalp Serum di Indonesia melalui Shopee dan TikTok. Mengusung tren ‘Skinification’, serum berkadar iritasi rendah ini memadukan formula Cica, Peptide, dan Menthol untuk meredakan kerontokan sekaligus menutrisi rambut secara mendalam. Dengan tekstur ringan dan efek sejuk (cooling effect) instan, inovasi […]

expand_less