Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sandwich Generation Hadapi Tekanan Finansial Berlapis, Perlindungan Jadi Semakin Penting

Sandwich Generation Hadapi Tekanan Finansial Berlapis, Perlindungan Jadi Semakin Penting

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Jakarta, 20 Juli 2026 – Bagi sebagian masyarakat Indonesia, menjadi tulang punggung keluarga tidak lagi berarti hanya memenuhi kebutuhan pasangan dan anak. Banyak masyarakat usia produktif turut memenuhi kebutuhan orang tua yang memasuki usia lanjut, bahkan anggota keluarga lainnya. Kondisi yang dikenal sebagai sandwich generation ini membuat banyak keluarga menghadapi tekanan finansial yang semakin kompleks, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan biaya hidup lainnya.

Fenomena tersebut menjadi semakin relevan seiring perubahan struktur demografi Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa 82,96% rumah tangga lansia masih memenuhi kebutuhan hidupnya dari penghasilan anggota rumah tangga yang bekerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa anggota keluarga yang masih produktif memiliki peran penting dalam menopang kebutuhan rumah tangga yang memiliki anggota lansia, terutama seiring Indonesia yang telah memasuki fase ageing population. Karena itu, membangun kesiapan finansial sejak usia produktif menjadi faktor penting agar perubahan demografi tersebut tidak berujung pada meningkatnya tekanan ekonomi di dalam keluarga.

Di tengah tanggung jawab tersebut, berbagai kebutuhan finansial keluarga juga terus meningkat. Berdasarkan publikasi Statistik Penunjang Pendidikan 2024, BPS mencatat bahwa rata-rata biaya pendidikan semakin besar pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, bahkan mencapai sekitar Rp19,01 juta per tahun ajaran pada jenjang pendidikan tinggi. Di sisi lain, proporsi pengeluaran kesehatan terhadap total pengeluaran rumah tangga terus meningkat hingga mencapai 2,54% pada tahun 2025. Dalam publikasi Profil Statistik Kesehatan 2025, BPS juga menyoroti bahwa biaya kesehatan yang tidak direncanakan dapat menjadi beban bagi rumah tangga, terutama ketika membutuhkan pelayanan medis secara mendadak. Bagi sandwich generation, meningkatnya kebutuhan pendidikan dan risiko biaya kesehatan tersebut membuat sumber penghasilan harus mampu menopang berbagai kebutuhan keluarga secara bersamaan.

Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, mengatakan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi sandwich generation adalah besarnya tanggung jawab yang berada di balik penghasilan mereka.

“Menjadi bagian dari sandwich generation berarti satu penghasilan sering kali menjadi penopang bagi lebih dari satu generasi. Ketika pencari nafkah mengalami risiko kesehatan, kehilangan kemampuan bekerja, atau bahkan meninggal dunia, dampaknya tidak hanya  dirasakan oleh pencari nafkah itu sendiri, tetapi juga dapat memengaruhi pendidikan anak, kesejahteraan orang tua, hingga stabilitas ekonomi seluruh keluarga. Karena itu, membangun fondasi finansial sejak usia produktif menjadi semakin penting agar berbagai rencana kehidupan tetap dapat berjalan,” ujar Gatot.

Membangun fondasi finansial dapat dimulai dengan menyiapkan dana darurat, memiliki perlindungan jiwa dan kesehatan sesuai kebutuhan, serta melengkapi perencanaan jangka panjang melalui investasi dan dana pensiun. Kombinasi tersebut membantu menjaga stabilitas keuangan keluarga sekaligus mempersiapkan kemandirian finansial di masa depan.

“Fenomena sandwich generation harus disikapi dengan bijak. Hal yang lebih penting adalah memastikan setiap tahap kehidupan dipersiapkan dengan baik. Ketika masyarakat membangun fondasi finansial sejak usia produktif, mereka tidak hanya membantu melindungi keluarga hari ini, tetapi juga mempersiapkan diri agar tetap mandiri secara finansial di masa depan. Dengan demikian, setiap generasi dapat saling mendukung tanpa harus mewariskan tekanan finansial yang berlebihan kepada generasi berikutnya,” tambah Gatot.

Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan, IFG Life, yang merupakan anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi keuangan serta menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di setiap tahap kehidupan. Sejalan dengan komitmen Protecting Life’s Progress, IFG Life percaya bahwa perlindungan bukan hanya membantu masyarakat menghadapi risiko yang tidak terduga, tetapi juga menjadi fondasi untuk menjaga keberlangsungan rencana hidup sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan finansial lintas generasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krakatau Steel Gelar “Simfoni Ramadhan” Pererat Sinergi Lintas Sektoral Di Banten

    Krakatau Steel Gelar “Simfoni Ramadhan” Pererat Sinergi Lintas Sektoral Di Banten

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Cilegon (26/2) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menyelenggarakan agenda silaturahmi akbar bertajuk “Simfoni Ramadhan: Istighosah dan Buka Puasa Sinergi Lintas Sektoral” di Convention Hall, The Royale Krakatau Hotel Cilegon, Rabu (25/02). Mengusung tema “Sinergi dalam Doa, Berbagi dalam Keberkahan”, acara ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antara korporasi, pemerintah daerah, […]

  • Perkuat Komitmen Implementasi ESG, PT SGN, Subholding PTPN III (Persero) Raih Silver Rank di ASRRAT 2025

    Perkuat Komitmen Implementasi ESG, PT SGN, Subholding PTPN III (Persero) Raih Silver Rank di ASRRAT 2025

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Bali — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui penguatan kualitas pelaporan keberlanjutan di seluruh entitas usaha. Komitmen tersebut kembali memperoleh pengakuan pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRRAT) 2025 yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) bekerja sama dengan Institute of […]

  • Kuliah Perencanaan Wilayah & Kota di Era Urbanisasi

    Kuliah Perencanaan Wilayah & Kota di Era Urbanisasi

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sobat Unggul, pernahkah kamu membayangkan bagaimana sebuah kota dirancang agar nyaman, teratur, dan berkelanjutan? Urbanisasi di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Kota-kota berkembang pesat, kawasan pinggiran tumbuh menjadi pusat hunian baru, dan pembangunan infrastruktur semakin masif. Di balik semua itu, ada peran penting dari para ahli Perencanaan Wilayah & Kota. Mengapa Era Urbanisasi […]

  • Breakout vs Reversal: Cara Membedakan Penembusan Harga Valid dan Pembalikan Arah

    Breakout vs Reversal: Cara Membedakan Penembusan Harga Valid dan Pembalikan Arah

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Di dalam ruang analisis teknikal pasar keuangan global, salah satu seni tersulit yang harus dikuasai oleh seorang trader adalah membaca momentum di sekitar area batasan penting atau level psikologis. Ketika grafik harga bergerak mendekati zona hambatan (resistance) atau zona dukungan (support), pasar biasanya akan menghadapkan kita pada dua skenario utama: harga akan menembus batas tersebut […]

  • Kementerian PU Lakukan Penanganan Bencana Sumatera Lewat Skema Padat Karya untuk Pulihkan Ekonomi Warga

    Kementerian PU Lakukan Penanganan Bencana Sumatera Lewat Skema Padat Karya untuk Pulihkan Ekonomi Warga

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 73
    • 0Komentar

    JAKARTA, 18 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengakselerasi penanganan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga 15 Januari 2026, Kementerian PU tidak hanya memfokuskan upaya pada pemulihan infrastruktur fisik, tetapi juga pemulihan ekonomi masyarakat terdampak melalui penerapan skema Padat Karya. Menteri PU, Dody Hanggodo, […]

  • Netanyahu Menggila di PBB: Sebut Negara Palestina Sebagai ‘Bunuh Diri Nasional’ Israel, Tuding Eropa Dukung Teroris!

    Netanyahu Menggila di PBB: Sebut Negara Palestina Sebagai ‘Bunuh Diri Nasional’ Israel, Tuding Eropa Dukung Teroris!

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    New York, ReputasiPlus.com – Dunia internasional kembali diguncang oleh pernyataan kontroversial Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pidato panasnya di hadapan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jumat (26/9) waktu setempat. Dalam nada tinggi dan penuh kemarahan, Netanyahu menuduh negara-negara Eropa yang mengakui negara Palestina sebagai “pengkhianat yang mendorong Israel ke jurang bunuh diri nasional.” Netanyahu […]

expand_less