Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Goncangan Geopolitik, Batu Bara Tahan Banting dan Jadi Andalan Energi Primer Nasional

Goncangan Geopolitik, Batu Bara Tahan Banting dan Jadi Andalan Energi Primer Nasional

  • account_circle adm9l9jps
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Goncangan geopolitik global kerap mengganggu pasokan minyak dan gas di pasar internasional. Di tengah kondisi tersebut, komoditas lain seperti batu bara menjadi alternatif energi yang lebih stabil terhadap paparan dampak perang, termasuk ketegangan yang belakangan terjadi antara Amerika Serikat dan Iran.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar menilai batu bara kembali naik daun ketika konflik geopolitik mengganggu pasokan minyak dan gas. Menurutnya, batu bara adalah sumber energi yang relatif stabil dan mudah diakses oleh banyak negara.

“Cadangan batu bara tersebar luas dan tidak terlalu terkonsentrasi di kawasan konflik. Jadi aman, tidak terlalu terpengaruh panasnya geopolitik. Dalam situasi krisis, batu bara sering berfungsi sebagai penyangga pasokan energi primer,” tutur Bisman dalam keterangan tertulis.

Sejalan, Pengamat energi Iwa Garniwa tak menampik bahwa sejumlah negara kembali meningkatkan penggunaan batu bara ketika terjadi gangguan pasokan energi global atau lonjakan harga minyak dan gas.

“Oleh karena itu beberapa negara, seperti China dan India, telah meningkatkan impor batu bara untuk menjaga ketahanan energi mereka. China, misalnya, meningkatkan impor batu bara sebesar 500 juta ton pada 2024 untuk mengamankan pasokan energi domestik,” terang Iwa.

Hal ini bisa menjadi angin segar bagi Indonesia lantara posisinya yang strategis sebagai eksportir batu bara global. Berdasarkan data Capaian Kinerja Kementerian ESDM Tahun 2025, dari total 1,3 miliar ton batu bara yang diperdagangkan secara global, Indonesia memasok sekitar 514 juta ton atau sekitar 43%.

“Sehingga Batu bara masih bisa menjadi primadona walau banyak negara termasuk Indonesia menghentikan baru bara sebagai bahan bakar PLTU. Kebijakan ini perlu di evaluasi apabila eskalasi geo politik demi menjaga ketahanan energi Nasional,” pungkasnya.

Selain itu, menurutnya, potensi batu bara juga dapat dimaksimalkan melalui strategi diversifikasi produk energi. Pengembangan teknologi seperti Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS), gasifikasi batu bara, hingga hilirisasi batu bara menjadi bahan kimia dan bahan bakar dinilai dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus menekan emisi karbon.

Adapun, data Kementerian ESDM menunjukkan realisasi produksi batu bara nasional mencapai 790 juta ton pada 2025. Adapun pada tahun ini, pemerintah berencana memangkas produksi menjadi sekitar 600 juta ton.

Dari sisi korporasi, anggota Holding Pertambangan MIND ID PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatat total produksi dan pembelian batu bara sebanyak 43,28 juta ton sepanjang 2024. Sementara di segmen agkutan batu baranya mencapai 38,17 juta ton.

Di sisi lain, volume produksi batu bara hingga akhir September 2025 mencapai 35,90 juta ton. Angka ini naik 3% secara year on year.

Sepanjang 2025, PTBA menerapkan strategi diversifikasi dengan memperluas tujuan ekspor ke sejumlah negara seperti Vietnam, Thailand, Korea Selatan, hingga Jepang. Sementara di pasar domestik, perusahaan telah mengamankan kontrak jangka panjang hingga akhir tahun dengan PLN serta sejumlah perusahaan semen dan pupuk.

Selain ekspansi pasar, PTBA juga menjalankan strategi diversifikasi bisnis ke sektor angkutan batu bara. Hingga kuartal III 2025, volume angkutan batu bara tercatat mencapai 30,02 juta ton atau meningkat 8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 27,83 juta ton.

Saat ini, emiten tambang pelat merah di bawah MIND ID ini tengah mengembangkan program prioritas angkutan batu bara Tanjung Enin-Kramasan yang direncanakan rampung kuartal III/2026. Perseroan membidik penambahan kapasitas hingga 20 juta metrik ton dari proyek ini.

Dari sisi pelaku swasta, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melaporkan volume penjualan batu bara hingga kuartal III 2025 mencapai 52,69 juta ton dengan nisbah kupas 4,2 kali. Sementara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melaporkan produksi batu bara total 21,2 juta ton sepanjang 2025.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: adm9l9jps

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Standar Global Perhotelan, SUCOFINDO kembali Serahkan Sertifikat Hotel Bintang 5 Berbasis Risiko di Bali

    Jaga Standar Global Perhotelan, SUCOFINDO kembali Serahkan Sertifikat Hotel Bintang 5 Berbasis Risiko di Bali

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Denpasar, (13/3) – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung peningkatan standar industri pariwisata nasional. Melalui layanan sertifikasi, PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar menyerahkan Sertifikat Usaha Pariwisata Berbasis Risiko sekaligus menetapkan kembali Star Rating Hotel Bintang 5 kepada PT Sarana Arga Mandiri / The Kuta Beach Heritage Hotel Bali. Sertifikasi tersebut merupakan hasil proses […]

  • Prospek Kerja Lulusan SATU University Bandung di Era Digital

    Prospek Kerja Lulusan SATU University Bandung di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Prospek kerja lulusan SATU University Bandung tentu sangat luas karena kampus akan selalu melahirkan wisudawan andal dari berbagai jurusan yang tengah dibutuhkan industri terkini. SATU University merupakan member dari BINUS Higher Education yang terkenal dengan reputasinya di tingkat internasional. Tentu tak mengherankan apabila prospek kerja yang menjanjikan menjadi salah satu daya tarik SATU University. Mahasiswa […]

  • Reska Catering Layani Jamuan Kunjungan Delegasi APEC di Museum Nasional

    Reska Catering Layani Jamuan Kunjungan Delegasi APEC di Museum Nasional

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Februari 2026 – Unit usaha kuliner KAI Services, Reska Catering dan Loko Cafe, dipercaya menjadi penyedia jamuan resmi dalam rangkaian kegiatan Asia Pasific Economic Coorperation (APEC) yang diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia. Reska Catering, turut berkontribusi dalam menyukseskan kunjungan para delegasi dari negara-negara anggota APEC dengan menyediakan layanan jamuan bagi para delegasi yang […]

  • Perkuat Komitmen Implementasi ESG, PT SGN, Subholding PTPN III (Persero) Raih Silver Rank di ASRRAT 2025

    Perkuat Komitmen Implementasi ESG, PT SGN, Subholding PTPN III (Persero) Raih Silver Rank di ASRRAT 2025

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Bali — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui penguatan kualitas pelaporan keberlanjutan di seluruh entitas usaha. Komitmen tersebut kembali memperoleh pengakuan pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRRAT) 2025 yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) bekerja sama dengan Institute of […]

  • HWT Gold Soroti Perjalanan Perempuan lewat Fit & Glow bersama Puteri Indonesia Lingkungan 2025

    HWT Gold Soroti Perjalanan Perempuan lewat Fit & Glow bersama Puteri Indonesia Lingkungan 2025

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 16
    • 0Komentar

    HWT Gold bersama Geng Glowing menghadirkan Fit & Glow, inisiatif yang mengajak perempuan merayakan proses hidup, kepercayaan diri, dan makna personal di setiap fase. Jakarta, 28 Januari 2026 –  HWT Gold menggelar Fit & Glow, sebuah inisiatif yang mengangkat makna proses, momen, dan apresiasi diri sebagai bagian dari perjalanan perempuan Indonesia. Berkolaborasi dengan komunitas Geng […]

  • Sulit Bedakan Penyebab Demam, Prodia Hadirkan Pemeriksaan Arbovirus Multiplex PCR

    Sulit Bedakan Penyebab Demam, Prodia Hadirkan Pemeriksaan Arbovirus Multiplex PCR

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Maret 2026 – Demam masih menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah tropis. Namun, gejala seperti demam, nyeri otot, nyeri sendi, atau ruam kulit seringkali memiliki penyebab yang serupa, sehingga sulit dibedakan hanya berdasarkan gejala klinis. Kondisi ini kerap menyebabkan ketidakpastian dalam penanganan, bahkan tidak […]

expand_less