Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sulit Bedakan Penyebab Demam, Prodia Hadirkan Pemeriksaan Arbovirus Multiplex PCR

Sulit Bedakan Penyebab Demam, Prodia Hadirkan Pemeriksaan Arbovirus Multiplex PCR

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

Jakarta, 9 Maret 2026 – Demam masih menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah tropis. Namun, gejala seperti demam, nyeri otot, nyeri sendi, atau ruam kulit seringkali memiliki penyebab yang serupa, sehingga sulit dibedakan hanya berdasarkan gejala klinis. Kondisi ini kerap menyebabkan ketidakpastian dalam penanganan, bahkan tidak jarang pasien harus menjalani pemeriksaan berulang untuk memastikan diagnosis.

Menjawab tantangan tersebut, PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) menghadirkan inovasi terbaru melalui peluncuran Panel Arbovirus (Multiplex PCR), sebuah pemeriksaan laboratorium yang dirancang untuk membantu mengidentifikasi penyebab infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk secara lebih cepat dan akurat, terutama pada fase awal penyakit.

Di Indonesia, infeksi arbovirus seperti dengue masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan. Namun, gejala awal infeksi virus yang berbeda sering kali tidak spesifik dan dapat menyerupai satu sama lain. Hal ini membuat diagnosis berbasis gejala menjadi kurang akurat, sehingga berpotensi menyebabkan keterlambatan penanganan yang tepat.

Panel Arbovirus dari Prodia menggunakan teknologi Real-Time (RT-PCR), yaitu metode molekuler yang mendeteksi materi genetik (RNA) virus secara langsung. Berbeda dengan pemeriksaan berbasis antibodi yang memerlukan waktu untuk terbentuk, metode ini memungkinkan deteksi virus pada fase awal infeksi. Dengan pendekatan multiplex, beberapa jenis virus dapat diperiksa secara bersamaan dalam satu kali pemeriksaan, sehingga memberikan hasil yang lebih efisien dan komprehensif.

Melalui satu kali pengambilan sampel darah, Panel Arbovirus membantu dokter mengidentifikasi kemungkinan penyebab demam secara lebih pasti. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi kebutuhan pemeriksaan berulang, tetapi juga membantu mempercepat pengambilan keputusan klinis terkait penanganan pasien.

“Dalam praktik klinis, gejala demam seringkali tidak spesifik, sehingga diperlukan pemeriksaan yang mampu mengidentifikasi penyebab secara lebih akurat sejak awal. Pendekatan molekuler seperti multiplex PCR menjadi salah satu solusi untuk membantu memastikan diagnosis dan mendukung penanganan yang lebih tepat,” ujar perwakilan medis Prodia.

Panel Arbovirus direkomendasikan untuk individu yang mengalami demam dalam beberapa hari pertama, terutama jika gejala tidak khas, berubah-ubah, atau hasil pemeriksaan awal belum memberikan kepastian. Pemeriksaan ini juga relevan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan risiko tinggi penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.

Dengan hasil yang lebih cepat dan akurat, Panel Arbovirus memberikan manfaat tidak hanya bagi tenaga medis, tetapi juga bagi pasien dan keluarga, antara lain membantu mengurangi ketidakpastian, meminimalkan pemeriksaan tambahan, serta memberikan ketenangan dalam proses penanganan penyakit.

Peluncuran layanan ini merupakan bagian dari komitmen Prodia dalam menghadirkan inovasi diagnostik berbasis teknologi molekuler untuk mendukung deteksi dini dan penanganan penyakit secara lebih tepat. Melalui pendekatan yang lebih akurat, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kepastian diagnosis lebih cepat dan menjalani penanganan yang sesuai sejak awal. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau mendatangi cabang Prodia terdekat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investor Wajib Tahu: Proyek Energi Microsoft Ini Bisa Ubah Arah Pasar Global

    Investor Wajib Tahu: Proyek Energi Microsoft Ini Bisa Ubah Arah Pasar Global

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) kini mulai mendorong perubahan besar tidak hanya di sektor teknologi, tetapi juga di industri energi. Dalam langkah yang mengejutkan pasar, Microsoft dilaporkan tengah menjajaki pembicaraan eksklusif dengan Chevron serta firma investasi Engine No. 1 untuk membangun proyek pembangkit listrik berbasis gas alam senilai sekitar $7 miliar di West Texas, […]

  • Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

    Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Harga emas global memasuki pekan ini dengan potensi volatilitas yang tinggi, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat. Kegagalan kedua negara dalam mencapai kesepakatan gencatan senjata menjadi pemicu utama meningkatnya kekhawatiran pasar, terutama terkait stabilitas kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu pusat distribusi energi dunia. Meskipun pada akhir pekan lalu […]

  • BP Tapera dan Kementerian Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Penyediaan Perumahan bagi Buruh

    BP Tapera dan Kementerian Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Penyediaan Perumahan bagi Buruh

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Audiensi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi antara BP Tapera dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi pekerja. Melalui sinergi tersebut, diharapkan Program FLPP dapat menjangkau lebih banyak buruh di berbagai daerah sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui penyediaan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan. […]

  • Harga Bitcoin Melemah Tajam, Investor Indonesia Tidak Panic Selling

    Harga Bitcoin Melemah Tajam, Investor Indonesia Tidak Panic Selling

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta, 5 Juni 2026 — Harga Bitcoin kembali mengalami tekanan dan bergerak di kisaran US$62.000 setelah pasar kripto global menghadapi tekanan jual dalam beberapa hari terakhir, bahkan penurunan lebih dari 14% dalam sepekan. Pelemahan ini dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor, mulai dari arus keluar dana dari ETF Bitcoin Spot, likuidasi posisi leverage, hingga rotasi likuiditas […]

  • Hasil SKD Sekolah Kedinasan 2026 Keluar, Patriot Muda Training Centre Buka Pendampingan Tes Lanjutan di 27 Kota

    Hasil SKD Sekolah Kedinasan 2026 Keluar, Patriot Muda Training Centre Buka Pendampingan Tes Lanjutan di 27 Kota

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Hasil SKD sekolah kedinasan 2026 mulai diumumkan dan tes lanjutan berlangsung dalam hitungan hari: IPDN 8 sampai 10 Oktober, POLTEKPIN 12 sampai 13 Oktober, STIS 14 sampai 15 Oktober, dan Poltek SSN 14 sampai 21 Oktober 2026. Patriot Muda Training Centre, bimbel persiapan sekolah kedinasan, TNI, POLRI, dan UNHAN, membuka pendampingan tes lanjutan di 27 […]

  • Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan Bearish, Dupoin Futures Proyeksikan Pelemahan Berlanjut

    Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan Bearish, Dupoin Futures Proyeksikan Pelemahan Berlanjut

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Harga emas diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Senin (13/7). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa tren penurunan masih menjadi skenario utama karena kombinasi faktor teknikal dan fundamental belum menunjukkan perubahan yang cukup kuat untuk mendorong pembalikan arah. Selama tekanan jual tetap mendominasi pasar, Dupoin Futures […]

expand_less