Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Berpeluang Menguat, Analis Dupoin Futures Proyeksikan XAU/USD Tembus 5.245

Harga Emas Berpeluang Menguat, Analis Dupoin Futures Proyeksikan XAU/USD Tembus 5.245

  • account_circle adm9l9jps
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa, 10 Maret 2026 diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah. Berdasarkan analisis pasar dari Dupoin Futures yang disampaikan oleh Andy Nugraha, tren harga emas atau XAU/USD saat ini masih menunjukkan kecenderungan bullish meskipun sempat mengalami tekanan pada awal pekan.

Pada awal perdagangan pekan ini, harga emas sempat mengalami pelemahan dan berada lebih dari 1,50% di bawah harga pembukaan. Tekanan tersebut muncul setelah lonjakan tajam harga minyak mentah dunia akibat gangguan distribusi energi di Selat Hormuz. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) tercatat melonjak lebih dari 30% dan mendekati level USD113 per barel. Kondisi ini memicu volatilitas di pasar komoditas global, termasuk logam mulia. Meski demikian, emas masih mampu bertahan dan diperdagangkan di sekitar level USD5.090 per troy ounce.

Menurut Andy Nugraha, dari sisi analisis teknikal, pergerakan harga emas masih menunjukkan sinyal penguatan. Kombinasi pola candlestick yang terbentuk bersama indikator Moving Average pada timeframe H1 mengindikasikan bahwa tren bullish masih cukup kuat dan berpotensi berlanjut dalam jangka pendek. Struktur pergerakan harga saat ini mencerminkan bahwa tekanan beli masih mendominasi pasar, meskipun pelaku pasar tetap mewaspadai fluktuasi yang dipicu oleh perkembangan situasi global.

Dalam proyeksi pergerakan hari Selasa, 10 Maret 2026, Dupoin Futures memperkirakan bahwa jika momentum penguatan tetap terjaga, harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan hingga menguji area resistance di sekitar level USD5.245. Level ini menjadi target kenaikan terdekat yang berpotensi dicapai apabila minat beli investor terus meningkat. Namun demikian, jika harga gagal mempertahankan momentum bullish dan mengalami koreksi, maka potensi penurunan diperkirakan akan mengarah ke area support terdekat di sekitar level USD5.126.

Dari sisi fundamental, pergerakan harga emas masih sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik global, khususnya konflik yang terjadi di Timur Tengah. Pada sesi perdagangan Asia, harga emas tercatat bergerak naik tipis dan diperdagangkan di kisaran USD5.140. Kondisi ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap aset safe-haven masih relatif kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah dilaporkan masih berlangsung dan telah memasuki hari ke-11. Beberapa serangan militer dilaporkan terjadi di wilayah Iran tengah serta Beirut. Di sisi lain, Selat Hormuz yang merupakan jalur penting distribusi minyak dunia masih dilaporkan tertutup secara efektif. Jalur ini diketahui menjadi rute pengiriman sekitar seperlima pasokan minyak global sehingga setiap gangguan pada wilayah tersebut berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap stabilitas pasar energi dunia.

Penutupan jalur strategis tersebut juga memaksa sejumlah negara produsen minyak utama di kawasan Teluk Persia, termasuk Arab Saudi, untuk menyesuaikan produksi mereka. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan energi global yang lebih luas. Ketidakpastian tersebut mendorong investor untuk mencari instrumen lindung nilai, di mana emas menjadi salah satu aset yang paling banyak diburu saat kondisi pasar sedang tidak stabil.

Meski demikian, kenaikan harga emas juga menghadapi tantangan dari penguatan dolar Amerika Serikat. Lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran akan peningkatan inflasi di AS yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kebijakan moneter Federal Reserve. Jika inflasi terus meningkat, bank sentral AS berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama.

Suku bunga yang tinggi biasanya menjadi faktor yang kurang menguntungkan bagi emas karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen investasi lainnya. Dalam kondisi suku bunga tinggi, investor cenderung beralih ke aset yang memberikan return lebih besar.

Indeks Dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama lainnya tercatat naik sekitar 0,26% ke level 99,11. Penguatan ini membawa dolar ke level tertinggi dalam hampir tiga bulan terakhir dan menjadi salah satu faktor yang berpotensi menahan laju kenaikan harga emas dalam jangka pendek.

Selain perkembangan geopolitik, pelaku pasar juga tengah menanti rilis data inflasi Amerika Serikat melalui laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk periode Februari yang dijadwalkan akan dirilis pada Rabu mendatang. Data tersebut diperkirakan menunjukkan inflasi tahunan sebesar 2,4%, sementara inflasi inti diproyeksikan berada di kisaran 2,5%.

Jika angka inflasi yang dirilis lebih tinggi dari perkiraan pasar, hal tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sekaligus menekan harga komoditas yang diperdagangkan menggunakan mata uang tersebut, termasuk emas.

Dengan mempertimbangkan kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang ada saat ini, Dupoin Futures menilai bahwa harga emas masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan dalam jangka pendek. Namun demikian, volatilitas pasar diperkirakan tetap tinggi seiring perkembangan situasi geopolitik global serta arah kebijakan moneter Amerika Serikat dalam beberapa waktu mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: adm9l9jps

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengiriman ke Luar Negeri Paling Aman Dimulai dari Penanganan Terbaik: Insurance Maksimal & Packaging Standar Internasional

    Pengiriman ke Luar Negeri Paling Aman Dimulai dari Penanganan Terbaik: Insurance Maksimal & Packaging Standar Internasional

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Mengirim barang ke luar negeri bukan hanya soal memilih layanan tercepat atau ongkir paling kompetitif. Sebaliknya, keamanan pengiriman justru dimulai dari bagaimana barang tersebut ditangani sejak awal. Oleh karena itu, dua faktor utama yang tidak boleh diabaikan adalah packaging standar internasional dan insurance maksimal. Tanpa keduanya, risiko kerusakan, kehilangan, atau kendala klaim akan jauh lebih […]

  • KAI Daop 1 Jakarta Salurkan TJSL Rp1,9 Miliar Sepanjang 2025 untuk Pendidikan hingga Pelestarian Lingkungan

    KAI Daop 1 Jakarta Salurkan TJSL Rp1,9 Miliar Sepanjang 2025 untuk Pendidikan hingga Pelestarian Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 29
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyalurkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp1,9 miliar sepanjang tahun 2025 melalui Program Bina Lingkungan. Penyaluran tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan di wilayah operasional KAI Daop 1 Jakarta. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa pelaksanaan […]

  • Pertumbuhan Konstruksi 2025 Jadi Sinyal Positif Permintaan Baja,  Krakatau Steel Tangkap Peluang Bisnis

    Pertumbuhan Konstruksi 2025 Jadi Sinyal Positif Permintaan Baja, Krakatau Steel Tangkap Peluang Bisnis

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Maret 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (“Perseroan” atau “KRAS”) memproyeksikan momentum pertumbuhan positif sektor konstruksi nasional pada 2025 akan menjadi katalis signifikan bagi peningkatan kinerja operasional dan finansial Perseroan. Berdasarkan analisis data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Tabel Input-Output, nilai kebutuhan besi dan baja untuk konstruksi tahun ini diperkirakan […]

  • ASRI Salurkan Bantuan Pemulihan Bencana Sumatra Melalui Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia

    ASRI Salurkan Bantuan Pemulihan Bencana Sumatra Melalui Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Wujud Solidaritas Keluarga Besar ASRI dan ASRI Living Members untuk Pemulihan Sumatra Melaui Yayasan Buddha Tzu chi   ASRI kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui penyerahan bantuan pemulihan bencana banjir di Sumatra. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dan kepedulian dari Keluarga Besar ASRI serta komunitas ASRI Living Members, yang disalurkan melalui […]

  • Pelindo Multi Terminal Hadir di Universitas Al Azhar, Jembatani Dunia Pendidikan & Industri Pelabuhan

    Pelindo Multi Terminal Hadir di Universitas Al Azhar, Jembatani Dunia Pendidikan & Industri Pelabuhan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Medan, Januari 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memperkuat komitmen keberlanjutan dan ketahanan operasional pelabuhan dengan hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Ceremony MoU dan MoA serta Kuliah Tamu bertajuk “Sinergi BMKG–Pelabuhan dalam Ketahanan Lingkungan Berbasis Cuaca” bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan […]

  • Shibuya Street Fair Hadirkan Nuansa Pop Culture Jepang di PIK Avenue

    Shibuya Street Fair Hadirkan Nuansa Pop Culture Jepang di PIK Avenue

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle adm9l9jps
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Terinspirasi dari semangat kreatif distrik Shibuya di Tokyo yang dikenal sebagai pusat street culture dan gaya hidup anak muda, Shibuya Street Fair wajib dikunjungi. PIK Avenue menghadirkan pengalaman pop culture Jepang melalui Shibuya Street Fair, sebuah event tematik yang berlangsung pada 5–15 Maret 2026 di area Atrium. Terinspirasi dari semangat kreatif distrik Shibuya di Tokyo […]

expand_less