Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Berpotensi Koreksi, Peluang Rebound Masih Terbuka

Harga Emas Berpotensi Koreksi, Peluang Rebound Masih Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (21/4) diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi, di tengah pasar yang belum menemukan sentimen kuat untuk mendorong harga bergerak lebih agresif. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai kondisi ini menunjukkan pelaku pasar masih cenderung berhati-hati sambil menunggu kepastian arah dari faktor teknikal maupun fundamental.

Secara umum, harga emas saat ini belum menunjukkan sinyal penembusan yang jelas, baik ke atas maupun ke bawah. Situasi ini mencerminkan pasar masih bergerak dalam rentang terbatas, di mana investor belum memiliki keyakinan yang cukup untuk mendorong harga keluar dari area konsolidasi.

Menurut analisis Dupoin Futures, harga emas sebelumnya sempat menutup gap yang terbentuk saat pembukaan pasar. Penutupan gap tersebut sempat menjadi sinyal positif, namun belum cukup kuat untuk mendorong kelanjutan kenaikan dalam waktu dekat. Setelah fase itu, harga justru dinilai berpotensi mengalami koreksi terbatas terlebih dahulu.

Area support di level 4.737 saat ini menjadi titik penting yang menjadi perhatian pasar. Level ini dinilai berpotensi menjadi area penahan apabila tekanan jual muncul dalam jangka pendek. Respons harga di area ini akan menjadi salah satu penentu apakah emas akan melanjutkan koreksi atau kembali mendapatkan momentum penguatan.

Potensi koreksi jangka pendek ini juga diperkuat oleh indikator stochastic yang menunjukkan pelemahan momentum. Indikator tersebut belum menunjukkan dorongan kuat ke area jenuh beli, sehingga ruang pergerakan turun masih terbuka sebelum harga kembali mencari arah baru.

Meski demikian, tekanan jangka pendek ini belum serta-merta mengubah prospek emas menjadi negatif. Dupoin Futures menilai area support saat ini justru bisa menjadi titik krusial untuk melihat peluang rebound, terutama jika muncul konfirmasi teknikal yang mendukung pembalikan arah.

Jika harga mampu bertahan di area support dan membentuk sinyal rebound, maka peluang kenaikan menuju resistance di level 4.890 masih terbuka. Bahkan, jika momentum beli kembali menguat dan resistance tersebut berhasil ditembus, harga emas berpotensi melanjutkan penguatan menuju level 5.004.

Dari sisi fundamental, pergerakan emas yang cenderung terbatas saat ini juga dipengaruhi sikap wait and see investor terhadap arah kebijakan Federal Reserve. Pasar masih menunggu kejelasan mengenai prospek suku bunga, yang menjadi salah satu faktor utama penentu arah aset safe haven seperti emas.

Dalam jangka pendek, penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS masih menjadi faktor yang berpotensi memberi tekanan pada harga emas. Kondisi ini biasanya membuat sebagian investor beralih sementara ke instrumen berbasis imbal hasil.

Namun, untuk jangka menengah, prospek emas dinilai masih cukup positif. Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan cenderung lebih dovish ke depan masih menjadi sentimen yang menopang harga logam mulia ini.

Selain itu, ketidakpastian global juga tetap menjadi faktor yang menjaga permintaan terhadap emas. Risiko perlambatan ekonomi, tensi geopolitik, serta volatilitas pasar keuangan masih membuat emas dipandang sebagai instrumen lindung nilai yang relevan.

Faktor pendukung lainnya datang dari pembelian emas oleh bank sentral global yang masih berlanjut. Aktivitas ini dinilai turut menjaga prospek bullish emas dalam jangka menengah hingga panjang.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat harga emas saat ini masih bergerak dalam fase konsolidasi, dengan peluang koreksi jangka pendek menuju support 4.737 sebelum kembali mencari arah penguatan. Selama level tersebut mampu bertahan, peluang rebound menuju 4.890 hingga 5.004 dinilai masih terbuka.

Pelaku pasar disarankan tetap mencermati perkembangan sentimen global dan pergerakan harga di level-level kunci, mengingat volatilitas masih berpotensi tinggi dan dapat memengaruhi arah emas dalam jangka pendek.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Bandara GELAR SOSIALISASI KESELAMATAN DI JPL 683 STASIUN WATES

    KAI Bandara GELAR SOSIALISASI KESELAMATAN DI JPL 683 STASIUN WATES

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PT Railink terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api melalui kegiatan Sosialisasi Keselamatan di JPL 683 Stasiun Wates, Selasa (26/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan keamanan, keselamatan, serta ketertiban di lingkungan operasional perkeretaapian. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh VP Sekretaris Perusahaan KAI Bandara beserta tim, Kepala Stasiun Wates beserta jajaran, […]

  • India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam

    India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta — Pemerintah India menilai kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia meninggalkan kesan yang sangat mendalam, tidak hanya karena berbagai hasil konkret yang dicapai, tetapi juga berkat sambutan hangat dan penghormatan kenegaraan yang diberikan oleh Indonesia sepanjang lawatan tersebut. Dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (7/7/2026) malam, Sekretaris (Timur) Kementerian Luar Negeri India, […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Pertanian Berkelanjutan Melalui Inovasi Pupuk Hayati Enero

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Pertanian Berkelanjutan Melalui Inovasi Pupuk Hayati Enero

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA — Di tengah tantangan degradasi kualitas lahan pertanian akibat penggunaan input kimia jangka panjang, pemulihan kesehatan tanah menjadi prasyarat penting bagi tercapainya kedaulatan pangan nasional. Menjawab kebutuhan tersebut, PTPN I, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara mempertegas komitmennya mendukung pertanian berkelanjutan melalui anak usahanya, PT Energi Agro Nusantara (Enero), dengan menghadirkan inovasi pupuk hayati cair […]

  • NSIF 2025: Panggung Strategis Dongkrak Investasi Sulawesi Utara ke Level Nasional

    NSIF 2025: Panggung Strategis Dongkrak Investasi Sulawesi Utara ke Level Nasional

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2025 resmi digelar pada Jumat, 9 Agustus 2025, sebagai ajang strategis untuk mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan calon investor, dengan satu visi besar: memajukan iklim investasi, khususnya di kawasan Sulawesi Utara (Sulut) dan wilayah Sulawesi, Maluku, serta Papua (Sulampua). Mengambil momentum sehari sebelum puncak Tomohon International Flower Festival […]

  • Gubernur Yulius Serukan “Sinergi Hebat” di HUT ke-35 Kota Bitung: Semua Harus Bergerak Bersama Bangun Sulut!

    Gubernur Yulius Serukan “Sinergi Hebat” di HUT ke-35 Kota Bitung: Semua Harus Bergerak Bersama Bangun Sulut!

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Bitung, ReputasiPlus.com — Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Rapat Paripurna DPRD Kota Bitung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 Kota Bitung, Senin (13/10/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay. Kedatangan keduanya disambut hangat oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, Wakil Wali […]

  • Asia Memasuki Era Keemasan Olahraga Raket, Indonesia Muncul sebagai Pasar dengan Pertumbuhan Pesat

    Asia Memasuki Era Keemasan Olahraga Raket, Indonesia Muncul sebagai Pasar dengan Pertumbuhan Pesat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Bali, 20 Februari 2026 — Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga raket mengalami pertumbuhan global yang signifikan. Dari tenis, squash, padel hingga pickleball, semakin banyak orang menjadikan olahraga ini bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan interaksi sosial. Laporan ITF Global Tennis Report 2024 mencatat lebih dari 106 juta orang di 199 […]

expand_less