Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Berpotensi Koreksi, Peluang Rebound Masih Terbuka

Harga Emas Berpotensi Koreksi, Peluang Rebound Masih Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (21/4) diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi, di tengah pasar yang belum menemukan sentimen kuat untuk mendorong harga bergerak lebih agresif. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai kondisi ini menunjukkan pelaku pasar masih cenderung berhati-hati sambil menunggu kepastian arah dari faktor teknikal maupun fundamental.

Secara umum, harga emas saat ini belum menunjukkan sinyal penembusan yang jelas, baik ke atas maupun ke bawah. Situasi ini mencerminkan pasar masih bergerak dalam rentang terbatas, di mana investor belum memiliki keyakinan yang cukup untuk mendorong harga keluar dari area konsolidasi.

Menurut analisis Dupoin Futures, harga emas sebelumnya sempat menutup gap yang terbentuk saat pembukaan pasar. Penutupan gap tersebut sempat menjadi sinyal positif, namun belum cukup kuat untuk mendorong kelanjutan kenaikan dalam waktu dekat. Setelah fase itu, harga justru dinilai berpotensi mengalami koreksi terbatas terlebih dahulu.

Area support di level 4.737 saat ini menjadi titik penting yang menjadi perhatian pasar. Level ini dinilai berpotensi menjadi area penahan apabila tekanan jual muncul dalam jangka pendek. Respons harga di area ini akan menjadi salah satu penentu apakah emas akan melanjutkan koreksi atau kembali mendapatkan momentum penguatan.

Potensi koreksi jangka pendek ini juga diperkuat oleh indikator stochastic yang menunjukkan pelemahan momentum. Indikator tersebut belum menunjukkan dorongan kuat ke area jenuh beli, sehingga ruang pergerakan turun masih terbuka sebelum harga kembali mencari arah baru.

Meski demikian, tekanan jangka pendek ini belum serta-merta mengubah prospek emas menjadi negatif. Dupoin Futures menilai area support saat ini justru bisa menjadi titik krusial untuk melihat peluang rebound, terutama jika muncul konfirmasi teknikal yang mendukung pembalikan arah.

Jika harga mampu bertahan di area support dan membentuk sinyal rebound, maka peluang kenaikan menuju resistance di level 4.890 masih terbuka. Bahkan, jika momentum beli kembali menguat dan resistance tersebut berhasil ditembus, harga emas berpotensi melanjutkan penguatan menuju level 5.004.

Dari sisi fundamental, pergerakan emas yang cenderung terbatas saat ini juga dipengaruhi sikap wait and see investor terhadap arah kebijakan Federal Reserve. Pasar masih menunggu kejelasan mengenai prospek suku bunga, yang menjadi salah satu faktor utama penentu arah aset safe haven seperti emas.

Dalam jangka pendek, penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS masih menjadi faktor yang berpotensi memberi tekanan pada harga emas. Kondisi ini biasanya membuat sebagian investor beralih sementara ke instrumen berbasis imbal hasil.

Namun, untuk jangka menengah, prospek emas dinilai masih cukup positif. Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan cenderung lebih dovish ke depan masih menjadi sentimen yang menopang harga logam mulia ini.

Selain itu, ketidakpastian global juga tetap menjadi faktor yang menjaga permintaan terhadap emas. Risiko perlambatan ekonomi, tensi geopolitik, serta volatilitas pasar keuangan masih membuat emas dipandang sebagai instrumen lindung nilai yang relevan.

Faktor pendukung lainnya datang dari pembelian emas oleh bank sentral global yang masih berlanjut. Aktivitas ini dinilai turut menjaga prospek bullish emas dalam jangka menengah hingga panjang.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat harga emas saat ini masih bergerak dalam fase konsolidasi, dengan peluang koreksi jangka pendek menuju support 4.737 sebelum kembali mencari arah penguatan. Selama level tersebut mampu bertahan, peluang rebound menuju 4.890 hingga 5.004 dinilai masih terbuka.

Pelaku pasar disarankan tetap mencermati perkembangan sentimen global dan pergerakan harga di level-level kunci, mengingat volatilitas masih berpotensi tinggi dan dapat memengaruhi arah emas dalam jangka pendek.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • UGM Perkuat Kolaborasi dengan Positive Technologies melalui Kunjungan ke Moskow dan KazanForum

    UGM Perkuat Kolaborasi dengan Positive Technologies melalui Kunjungan ke Moskow dan KazanForum

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Dalam Forum Ekonomi Internasional “Rusia–Dunia Islam: KazanForum” tanggal 12-17 May 2026, Positive Technologies, pemimpin industri keamanan siber Rusia, terus memperkuat hubungan pendidikannya dengan Indonesia. Dalam pertemuan dengan Lembaga Kerja Sama Pendidikan Internasional Rusia (Rossotrudnichestvo) di sela-sela Kazan Forum, Positive Technologies menandatangani perjanjian kerjasama (MoU) dengan enam universitas di Indonesia: Universitas Brawijaya (UB), Universitas Pendidikan Indonesia […]

  • MMA Creative Summit Indonesia 2026 Perkuat Kolaborasi Pemimpin Kreatif dan Bisnis Tanah Air

    MMA Creative Summit Indonesia 2026 Perkuat Kolaborasi Pemimpin Kreatif dan Bisnis Tanah Air

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    MMA Creative Summit Indonesia 2026 mengkaji bagaimana budaya, data, dan ide dapat ditransformasikan menjadi arti yang bermakna serta pertumbuhan yang terukur. Marketing + Media Alliance Indonesia (MMA Indonesia) sukses menyelenggarakan MMA Creative Summit Indonesia 2026 pada Selasa, 14 April 2026 di Jakarta, sebagai wadah dialog strategis yang berorientasi ke depan mengenai masa depan kreativitas. Mengusung […]

  • Libur Panjang Hari Buruh Internasional, KAI Divre IV Tanjungkarang Layani 11.967 Penumpang

    Libur Panjang Hari Buruh Internasional, KAI Divre IV Tanjungkarang Layani 11.967 Penumpang

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Seiring dengan libur panjang dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat tingginya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api. Hal tersebut tercermin dari jumlah pelanggan yang dilayani selama periode libur panjang tersebut. Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV […]

  • Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

    Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 59
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mengalami peningkatan signifikan pengguna di Januari 2026, dengan rekor pengguna harian tertinggi pada 22 Januari 2026, berkat keandalan layanan dan integrasi antarmoda yang semakin matang. Transportasi publik berbasis rel semakin menjadi pilihan utama masyarakat perkotaan. Sepanjang Januari 2026, KAI mencatat 2.714.594 perjalanan pengguna LRT Jabodebek, meningkat 26 persen atau tumbuh 567.735 pengguna LRT […]

  • IHSG Dibayangi Pelemahan, Analis Tawarkan Tiga Saham Potensial: ISAT, BMRI, dan RATU

    IHSG Dibayangi Pelemahan, Analis Tawarkan Tiga Saham Potensial: ISAT, BMRI, dan RATU

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle reputasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menghadapi tekanan pada perdagangan besok, Rabu (6/8/2025). Setelah ditutup melemah pada sesi pertama hari ini, sejumlah analis memprediksi IHSG masih rawan melanjutkan koreksi. Analis dari MNC Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG masih akan didominasi oleh sentimen negatif. Secara teknikal, diperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang support di 7.420 dan […]

  • Krakatau Steel Perkuat Sinergi Strategis: Mengakselerasi Hilirisasi,  Menjaga Kedaulatan Baja Nasional

    Krakatau Steel Perkuat Sinergi Strategis: Mengakselerasi Hilirisasi, Menjaga Kedaulatan Baja Nasional

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Cilegon (15/4) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS) mempertegas perannya sebagai tulang punggung industri baja nasional melalui penguatan sinergi strategis dengan pemerintah. Hal ini ditandai dengan kunjungan lapangan Dewan Pertahanan Nasional (DPN) dan Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) ke fasilitas operasional Krakatau Steel Group di Cilegon, Selasa (14/4). Kunjungan kerja ini dilakukan […]

expand_less