Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Telkom AI Center Bali Perkuat Literasi AI Pelaku Usaha melalui AI Clinic for Business “Mastering the Art of Prompting”

Telkom AI Center Bali Perkuat Literasi AI Pelaku Usaha melalui AI Clinic for Business “Mastering the Art of Prompting”

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

Telkom Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong penerapan kecerdasan buatan (AI) yang praktis dan berdampak bagi dunia usaha melalui penyelenggaraan AI Clinic for Business bertajuk “Mastering the Art of Prompting” pada Jumat (28/2). Kegiatan yang digelar secara luring di Telkom AI Center of Excellence Bali ini merupakan hasil kolaborasi dengan ADPList dan Buildclub AI. Acara tersebut menjadi wadah edukasi bagi pelaku bisnis, praktisi teknologi, dan talenta digital untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI melalui teknik prompting yang efektif dan terstruktur.

AI Bukan Ensiklopedia Ajaib, Kualitas Output Bergantung pada Instruksinya

Sesi pertama dibuka oleh I Gede Teguh Permana, Founder Doublehouse sekaligus Co-Founder RapiMedika. Teguh memperkenalkan framework YTTA (You, Task, Target, Action) sebagai kerangka dasar menyusun prompt yang efektif, mencakup elemen Persona, Goal, Context, Constraint, dan Example. Melalui demonstrasi langsung menggunakan studi kasus analisis prospek klinik di Padangsambian, Bali, ia memperlihatkan perbedaan hasil yang sangat signifikan antara lazy prompt dan smart prompt.

Berdasarkan praktik nyata yang diterapkannya, Teguh menegaskan tiga aspek penting yang perlu dipahami pelaku bisnis dalam mengadopsi AI, yakni memahami keterbatasan teknologi seperti risiko AI hallucination, bias algoritmik, dan vendor lock-in yang berpotensi merugikan dalam jangka panjang; memperhatikan regulasi sesuai sektor, termasuk kewajiban integrasi dengan SATUSEHAT, perlindungan data pasien berdasarkan UU PDP, serta menempatkan AI sebatas Clinical Decision Support System, bukan pengambil keputusan medis; serta menyiapkan langkah awal yang tepat dengan melatih staf menyusun prompt secara efektif, merapikan pencatatan data klinik, dan mempertimbangkan adopsi sistem AI seperti Arcanum untuk meningkatkan efisiensi operasional secara berkelanjutan.

Genius Needs a Brief, Jadikan AI Mitra Kerja yang Terkendali

Melengkapi perspektif bisnis, Dana Putra, Product Designer Farmacare, hadir dengan materi “Genius Needs a Brief: Making AI Your Controlled Engineering Partner”. Dana membedah cara kerja AI sebagai pengendali pola berkecepatan tinggi yang belajar dari contoh dan memprediksi apa yang paling sesuai selanjutnya, bukan entitas yang “tahu” seperti manusia.

Dana memperkenalkan konsep Source of Truth (SoT), menyematkan referensi resmi seperti brand guidelines, API schema, price list, atau temuan riset ke dalam prompt agar AI berhenti menebak-nebak dan hasilnya dapat diaudit. Konsep ini ia terapkan dalam dua konteks nyata: design generation (menghasilkan desain konsisten dengan design system yang ada) dan app building (membangun fitur sesuai data model dan business rules).

Peserta juga diperkenalkan pada sticky-note trick sebagai mental model praktis menyusun prompt, mencakup lima elemen: Goal, User/Context, Steps/Method, Output Format dan Quality Checks. Dana menutup sesinya dengan memperkenalkan dua tools yang dapat langsung dipraktikkan: Prompt Cowboy untuk mengubah ide kasar menjadi prompt terstruktur, dan OpenAI Prompt Optimizer untuk menganalisis dan memperbaiki draft prompt secara otomatis.

Dari Teori ke Solusi Nyata untuk Optimasi Bisnis 

Keistimewaan utama acara ini terletak pada sesi klinik konsultasi yang dibuka setelah pemaparan materi. Para peserta, mulai dari pelaku usaha kecil, praktisi bisnis, hingga talenta digital, hadir membawa permasalahan konkret dari bisnis mereka dan mendapatkan arahan langsung dari narasumber.

Salah satu sesi konsultasi yang menarik yaitu masalah seorang perempuan pengusaha Skyrenttoys, jasa sewa mainan anak. Beliau menceritakan tantangannya dalam menggunakan ChatGPT untuk mendukung operasional bisnisnya. Ia kerap menggunakan AI untuk menjawab pertanyaan seputar cara penggunaan mainan, mencari referensi jenis mainan baru untuk kelompok usia 3–5 tahun, hingga  rekomendasi pengembangan produk. Namun beliau selalu terganjal oleh jawaban AI yang terlalu panjang dan memakan waktu untuk dibaca di tengah kesibukan mengelola usaha. Setelah dianalisa dan dipahami, narasumber kemudian memberikan solusi melalui teknik prompting yang tepat yang dibantu dengan Prompt Cowboy dan OpenAI Prompt Optimizer. Selain itu, beliau juga diajari untuk dapat menambahkan instruksi spesifik seperti format output, batasan jumlah poin, atau panjang pendek ke dalam prompt sehingga AI akan menghasilkan respons yang lebih ringkas, menarik dan langsung menjawab kebutuhan.

Pertanyaannya sederhana namun mewakili banyak pengguna AI awam: bagaimana cara mendapatkan output AI yang lebih ringkas dan langsung ke intinya? Narasumber langsung memberikan solusi praktis: masalah tersebut bukan terletak pada AI-nya, melainkan pada cara prompt disusun. Dengan menambahkan instruksi output yang spesifik ke dalam prompt, seperti jumlah poin maksimal, format jawaban (bullet atau paragraf), atau batas panjang respons, AI akan menghasilkan jawaban yang padat, ringkas, dan langsung menjawab kebutuhan tanpa perlu membaca paragraf panjang yang tidak relevan.

Momen ini mempertegas esensi dari format klinik yang dipilih: bahwa pemahaman tentang prompting bukan hanya tentang teori, tetapi tentang kemampuan menerjemahkan kebutuhan bisnis yang nyata ke dalam instruksi AI yang tepat sasaran.

Perkuat Ekosistem  Bisnis memulai AI  Praktis yang  Berdampak

Sesi diskusi berlangsung sangat hidup dengan peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan mendapatkan arahan langsung dari para narasumber. Indria Trisni Puspita, Business & Community Lead Telkom AI Connect Bali, menegaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya konsisten Telkom AI Center dalam membangun kapabilitas AI yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Kami ingin mendorong pemanfaatan AI yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga memiliki nilai nyata bagi operasional bisnis. Prompting adalah keterampilan strategis, dan siapapun bisa menguasainya dengan pendekatan yang tepat.”

Senada dengan hal tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menambahkan bahwa penguatan literasi AI di kalangan pelaku usaha menjadi kunci agar transformasi digital tidak berhenti pada wacana.

“AI akan memberikan dampak optimal ketika dipahami sebagai alat bantu pengambilan keputusan yang terstruktur. Melalui forum seperti AI Clinic, kami ingin memastikan pelaku bisnis memiliki pemahaman yang benar sekaligus keterampilan praktis untuk mengintegrasikan AI secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” kata Mizan.

Kolaborasi antara Telkom AI Center Bali, ADPList, dan Buildclub AI dalam acara ini membuktikan bahwa ekosistem AI di Indonesia terus tumbuh dan semakin solid. Melalui penyelenggaraan AI Clinic for Business ini, Telkom AI Center Bali berharap dapat terus menjadi katalisator lahirnya pelaku bisnis yang melek AI – yang mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, bertanggung jawab, dan berdampak luas bagi kemajuan ekonomi bangsa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tonaas Wangko Izhak Tambani Kawal Aksi Damai Ikatan Buruh Sulawesi Utara, Bertemu Gubernur Yulius Komaling

    Tonaas Wangko Izhak Tambani Kawal Aksi Damai Ikatan Buruh Sulawesi Utara, Bertemu Gubernur Yulius Komaling

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Manado, ReputasiPlus.com – Tonaas Wangko Izhak Tambani turun langsung mengawal aksi damai yang digelar oleh Ikatan Buruh Sulawesi Utara (IBSU) di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa pagi (2/9). Aksi yang berlangsung tertib dan kondusif ini menjadi wadah aspirasi para buruh yang menuntut keadilan dan perlindungan hak-hak ketenagakerjaan. Ratusan buruh dari berbagai sektor hadir dalam unjuk […]

  • Tiket Mudik Gratis Kereta Api 2026 Masih Tersedia, KAI Divre III Palembang Ingatkan Masyarakat Masih Memiliki Kesempatan

    Tiket Mudik Gratis Kereta Api 2026 Masih Tersedia, KAI Divre III Palembang Ingatkan Masyarakat Masih Memiliki Kesempatan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Palembang, 24 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang kembali menyampaikan info terbaru terkait ketersediaan tempat duduk Program Mudik Gratis Kereta Api Tahun 2026 untuk keberangkatan tanggal 16 dan 17 Maret 2026. Program ini merupakan kolaborasi antara KAI Divre III Palembang dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Bank Sumsel Babel […]

  • Respon Cepat, Koordinasi Tepat, Skor Kepuasan Pelanggan WSBP Naik Lagi jadi 91,9

    Respon Cepat, Koordinasi Tepat, Skor Kepuasan Pelanggan WSBP Naik Lagi jadi 91,9

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta, April 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) mencatat hasil survei kepuasan pelanggan terbaru dengan skor mencapai 91,9, meningkat dari 89,8 pada periode sebelumnya. Berdasarkan hasil survei, penilaian pelanggan tidak hanya berkaitan dengan kualitas produk, tetapi juga pengalaman selama proses kerja sama berlangsung, terutama dalam hal respons terhadap kebutuhan serta koordinasi […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Pertanian Berkelanjutan Melalui Inovasi Pupuk Hayati Enero

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Pertanian Berkelanjutan Melalui Inovasi Pupuk Hayati Enero

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA — Di tengah tantangan degradasi kualitas lahan pertanian akibat penggunaan input kimia jangka panjang, pemulihan kesehatan tanah menjadi prasyarat penting bagi tercapainya kedaulatan pangan nasional. Menjawab kebutuhan tersebut, PTPN I, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara mempertegas komitmennya mendukung pertanian berkelanjutan melalui anak usahanya, PT Energi Agro Nusantara (Enero), dengan menghadirkan inovasi pupuk hayati cair […]

  • Pengamat Sebut MIND ID Barometer Nasional Penerapan K3 Tambang

    Pengamat Sebut MIND ID Barometer Nasional Penerapan K3 Tambang

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 70
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penerapan disiplin Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara inklusif dan berkelanjutan kini bukan lagi sekadar kewajiban regulasi, melainkan instrumen vital dalam melindungi aset manusia serta meningkatkan daya saing global. Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, dinilai telah berhasil memosisikan diri sebagai tolok ukur (barometer) konkret dalam transformasi budaya keselamatan tambang di tanah air. […]

  • Dia Tak Bisa Melihat Tulisan di Papan Tulis, 1.720 Orang dalam Program #MelihatMasaDepan Memilih untuk Mengubah Itu

    Dia Tak Bisa Melihat Tulisan di Papan Tulis, 1.720 Orang dalam Program #MelihatMasaDepan Memilih untuk Mengubah Itu

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Program hibah berbasis komunitas yang membuktikan bahwa kepercayaan publik bisa menjadi kompas pendanaan kesehatan mata di Indonesia. 22 Juni 2026 — Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun di Nusa Tenggara Timur menerima kacamata pertamanya di awal tahun ini. Bertahun-tahun ia kesulitan menerima pembelajaran di sekolah. Gurunya mengira ia tidak serius. Orang tuanya mengira ia lamban […]

expand_less