Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Telkom AI Center Bali Perkuat Literasi AI Pelaku Usaha melalui AI Clinic for Business “Mastering the Art of Prompting”

Telkom AI Center Bali Perkuat Literasi AI Pelaku Usaha melalui AI Clinic for Business “Mastering the Art of Prompting”

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

Telkom Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong penerapan kecerdasan buatan (AI) yang praktis dan berdampak bagi dunia usaha melalui penyelenggaraan AI Clinic for Business bertajuk “Mastering the Art of Prompting” pada Jumat (28/2). Kegiatan yang digelar secara luring di Telkom AI Center of Excellence Bali ini merupakan hasil kolaborasi dengan ADPList dan Buildclub AI. Acara tersebut menjadi wadah edukasi bagi pelaku bisnis, praktisi teknologi, dan talenta digital untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI melalui teknik prompting yang efektif dan terstruktur.

AI Bukan Ensiklopedia Ajaib, Kualitas Output Bergantung pada Instruksinya

Sesi pertama dibuka oleh I Gede Teguh Permana, Founder Doublehouse sekaligus Co-Founder RapiMedika. Teguh memperkenalkan framework YTTA (You, Task, Target, Action) sebagai kerangka dasar menyusun prompt yang efektif, mencakup elemen Persona, Goal, Context, Constraint, dan Example. Melalui demonstrasi langsung menggunakan studi kasus analisis prospek klinik di Padangsambian, Bali, ia memperlihatkan perbedaan hasil yang sangat signifikan antara lazy prompt dan smart prompt.

Berdasarkan praktik nyata yang diterapkannya, Teguh menegaskan tiga aspek penting yang perlu dipahami pelaku bisnis dalam mengadopsi AI, yakni memahami keterbatasan teknologi seperti risiko AI hallucination, bias algoritmik, dan vendor lock-in yang berpotensi merugikan dalam jangka panjang; memperhatikan regulasi sesuai sektor, termasuk kewajiban integrasi dengan SATUSEHAT, perlindungan data pasien berdasarkan UU PDP, serta menempatkan AI sebatas Clinical Decision Support System, bukan pengambil keputusan medis; serta menyiapkan langkah awal yang tepat dengan melatih staf menyusun prompt secara efektif, merapikan pencatatan data klinik, dan mempertimbangkan adopsi sistem AI seperti Arcanum untuk meningkatkan efisiensi operasional secara berkelanjutan.

Genius Needs a Brief, Jadikan AI Mitra Kerja yang Terkendali

Melengkapi perspektif bisnis, Dana Putra, Product Designer Farmacare, hadir dengan materi “Genius Needs a Brief: Making AI Your Controlled Engineering Partner”. Dana membedah cara kerja AI sebagai pengendali pola berkecepatan tinggi yang belajar dari contoh dan memprediksi apa yang paling sesuai selanjutnya, bukan entitas yang “tahu” seperti manusia.

Dana memperkenalkan konsep Source of Truth (SoT), menyematkan referensi resmi seperti brand guidelines, API schema, price list, atau temuan riset ke dalam prompt agar AI berhenti menebak-nebak dan hasilnya dapat diaudit. Konsep ini ia terapkan dalam dua konteks nyata: design generation (menghasilkan desain konsisten dengan design system yang ada) dan app building (membangun fitur sesuai data model dan business rules).

Peserta juga diperkenalkan pada sticky-note trick sebagai mental model praktis menyusun prompt, mencakup lima elemen: Goal, User/Context, Steps/Method, Output Format dan Quality Checks. Dana menutup sesinya dengan memperkenalkan dua tools yang dapat langsung dipraktikkan: Prompt Cowboy untuk mengubah ide kasar menjadi prompt terstruktur, dan OpenAI Prompt Optimizer untuk menganalisis dan memperbaiki draft prompt secara otomatis.

Dari Teori ke Solusi Nyata untuk Optimasi Bisnis 

Keistimewaan utama acara ini terletak pada sesi klinik konsultasi yang dibuka setelah pemaparan materi. Para peserta, mulai dari pelaku usaha kecil, praktisi bisnis, hingga talenta digital, hadir membawa permasalahan konkret dari bisnis mereka dan mendapatkan arahan langsung dari narasumber.

Salah satu sesi konsultasi yang menarik yaitu masalah seorang perempuan pengusaha Skyrenttoys, jasa sewa mainan anak. Beliau menceritakan tantangannya dalam menggunakan ChatGPT untuk mendukung operasional bisnisnya. Ia kerap menggunakan AI untuk menjawab pertanyaan seputar cara penggunaan mainan, mencari referensi jenis mainan baru untuk kelompok usia 3–5 tahun, hingga  rekomendasi pengembangan produk. Namun beliau selalu terganjal oleh jawaban AI yang terlalu panjang dan memakan waktu untuk dibaca di tengah kesibukan mengelola usaha. Setelah dianalisa dan dipahami, narasumber kemudian memberikan solusi melalui teknik prompting yang tepat yang dibantu dengan Prompt Cowboy dan OpenAI Prompt Optimizer. Selain itu, beliau juga diajari untuk dapat menambahkan instruksi spesifik seperti format output, batasan jumlah poin, atau panjang pendek ke dalam prompt sehingga AI akan menghasilkan respons yang lebih ringkas, menarik dan langsung menjawab kebutuhan.

Pertanyaannya sederhana namun mewakili banyak pengguna AI awam: bagaimana cara mendapatkan output AI yang lebih ringkas dan langsung ke intinya? Narasumber langsung memberikan solusi praktis: masalah tersebut bukan terletak pada AI-nya, melainkan pada cara prompt disusun. Dengan menambahkan instruksi output yang spesifik ke dalam prompt, seperti jumlah poin maksimal, format jawaban (bullet atau paragraf), atau batas panjang respons, AI akan menghasilkan jawaban yang padat, ringkas, dan langsung menjawab kebutuhan tanpa perlu membaca paragraf panjang yang tidak relevan.

Momen ini mempertegas esensi dari format klinik yang dipilih: bahwa pemahaman tentang prompting bukan hanya tentang teori, tetapi tentang kemampuan menerjemahkan kebutuhan bisnis yang nyata ke dalam instruksi AI yang tepat sasaran.

Perkuat Ekosistem  Bisnis memulai AI  Praktis yang  Berdampak

Sesi diskusi berlangsung sangat hidup dengan peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan mendapatkan arahan langsung dari para narasumber. Indria Trisni Puspita, Business & Community Lead Telkom AI Connect Bali, menegaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya konsisten Telkom AI Center dalam membangun kapabilitas AI yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Kami ingin mendorong pemanfaatan AI yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga memiliki nilai nyata bagi operasional bisnis. Prompting adalah keterampilan strategis, dan siapapun bisa menguasainya dengan pendekatan yang tepat.”

Senada dengan hal tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menambahkan bahwa penguatan literasi AI di kalangan pelaku usaha menjadi kunci agar transformasi digital tidak berhenti pada wacana.

“AI akan memberikan dampak optimal ketika dipahami sebagai alat bantu pengambilan keputusan yang terstruktur. Melalui forum seperti AI Clinic, kami ingin memastikan pelaku bisnis memiliki pemahaman yang benar sekaligus keterampilan praktis untuk mengintegrasikan AI secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” kata Mizan.

Kolaborasi antara Telkom AI Center Bali, ADPList, dan Buildclub AI dalam acara ini membuktikan bahwa ekosistem AI di Indonesia terus tumbuh dan semakin solid. Melalui penyelenggaraan AI Clinic for Business ini, Telkom AI Center Bali berharap dapat terus menjadi katalisator lahirnya pelaku bisnis yang melek AI – yang mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, bertanggung jawab, dan berdampak luas bagi kemajuan ekonomi bangsa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA,  Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

    Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan drg. Ambar Puspitasari Sp.KGA untuk mengajak puluhan murid penyandang disabilitas belajar menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui pengalaman langsung selama menggunakan transportasi publik. Edukasi kesehatan gigi dilaksanakan kepada 50 murid penyandang disabilitas beserta pendamping saat dalam perjalanan dengan dari Stasiun Halim menuju Stasiun Jatimulya. Kegiatan ini dilaksanakan saat menyambut […]

  • Dirut KAI Tinjau LRT Jabodebek, Pastikan Kesiapan Layanan Angkutan Lebaran 2026

    Dirut KAI Tinjau LRT Jabodebek, Pastikan Kesiapan Layanan Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Dirut KAI Bobby Rasyidin tinjau stasiun LRT Jabodebek, memastikan fasilitas, pelayanan, dan operasional siap untuk Angkutan Lebaran 2026. Jakarta, 22 Maret 2026 – Dalam rangka memastikan kelancaran operasional Angkutan Lebaran 1447 H, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, didampingi Executive Vice President LRT Jabodebek, Suryawan Putra Hia, Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudyo, serta jajaran manajemen LRT […]

  • Satya Vijay Bergabung sebagai Online Marketing Manager SawitPRO

    Satya Vijay Bergabung sebagai Online Marketing Manager SawitPRO

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PT Digital Sawit Pro resmi menunjuk Satya Vijay sebagai Online Marketing Manager SawitPRO untuk memperkuat strategi digital marketing perusahaan. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang digital marketing, termasuk di OpenAI dan Home Credit Indonesia, Satya akan fokus pada pengembangan kampanye digital, akuisisi pengguna, serta optimalisasi performa pemasaran. Ia juga dikenal sebagai Founder PT […]

  • Kinerja Positif Triwulan I 2026, KAI Bandara Catat Pertumbuhan Penumpang 8,47%

    Kinerja Positif Triwulan I 2026, KAI Bandara Catat Pertumbuhan Penumpang 8,47%

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Triwulan I (Januari – Maret 2026), KAI Bandara mencatat kinerja positif dengan total volume penumpang mencapai 1,7 juta penumpang penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 1,6 juta penumpang atau tumbuh 8,47% (year-on-year). Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat serta kepercayaan pengguna terhadap layanan transportasi kereta api bandara yang semakin andal, tepat […]

  • Aplikasi Investasi untuk Pemula: Apa Saja yang Harus Dimiliki?

    Aplikasi Investasi untuk Pemula: Apa Saja yang Harus Dimiliki?

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Minat masyarakat Indonesia terhadap investasi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Semakin banyak orang mulai menyadari pentingnya mengelola keuangan dan membangun aset sejak dini. Namun, tidak sedikit calon investor yang masih ragu untuk memulai karena menganggap investasi itu rumit, membutuhkan modal besar, atau hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sudah berpengalaman. Kini, anggapan tersebut mulai […]

  • International Undergraduate Program untuk Pebisnis Era Digital

    International Undergraduate Program untuk Pebisnis Era Digital

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Untuk bisa menjadi ahli bisnis di era digital yang mampu bersaing di kancah global, pemahaman teoretis saja tidak lagi cukup. Kamu butuh kombinasi tajam antara kreativitas, keterampilan komunikasi digital, dan pemahaman teknologi terkini. Menjawab tantangan tersebut, kini sudah ada international undergraduate program yang siap membekalimu dengan semua pengetahuan dan skill yang diperlukan, yaitu melalui program […]

expand_less