Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Bertahan Dekat Level Terendah Tiga Bulan, Investor Menanti Keputusan The Fed

Harga Emas Bertahan Dekat Level Terendah Tiga Bulan, Investor Menanti Keputusan The Fed

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan Asia, Senin (26/10), setelah mengalami penurunan tajam sepanjang pekan sebelumnya. Investor kini mencermati dampak kenaikan harga minyak terhadap inflasi serta arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) menjelang pertemuan bank sentral Amerika Serikat tersebut pada 27–28 Oktober 2026.

Mengutip laporan Investing.com, harga emas spot tercatat relatif datar di level US$3.995,42 per troy ounce pada pukul 22.40 ET, sementara kontrak berjangka emas Amerika Serikat berada di US$4.007,45 per troy ounce. Sebelumnya, harga emas spot sempat turun di bawah level psikologis US$4.000 per troy ounce pada Jumat, untuk pertama kalinya sejak pertengahan Juli 2026.

Secara mingguan, harga emas mengalami penurunan sekitar 4,1%. Pelemahan ini menunjukkan bahwa kenaikan harga energi dan ekspektasi suku bunga menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan investor dalam mengalokasikan dana ke aset logam mulia.

Kenaikan Harga Minyak Menekan Harga Emas

Salah satu faktor utama yang menekan harga emas adalah kenaikan harga minyak mentah di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Harga minyak Brent mencatat kenaikan sekitar 6,2% sepanjang pekan sebelumnya dan mencapai penutupan mingguan tertinggi sejak pertengahan 2022 sebelum akhirnya melemah pada Senin.

Kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan energi membuat pasar mengantisipasi kemungkinan kenaikan biaya produksi dan transportasi. Jika harga energi bertahan tinggi, tekanan inflasi dapat berlangsung lebih lama dan mempersulit upaya bank sentral untuk menjaga stabilitas harga.

Secara historis, emas kerap dipandang sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik. Namun, kenaikan inflasi yang mendorong suku bunga tetap tinggi justru dapat memberikan tekanan terhadap logam mulia tersebut.

Hal ini terjadi karena emas tidak memberikan imbal hasil berupa bunga. Ketika instrumen berbunga, seperti obligasi pemerintah, menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi, sebagian investor dapat memilih mengalihkan dananya dari emas ke aset tersebut.

Keputusan Suku Bunga The Fed Jadi Perhatian Pasar

Perhatian investor kini tertuju pada pertemuan The Fed yang dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Oktober 2026. Pasar secara luas memperkirakan bank sentral Amerika Serikat akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan tersebut.

Meski demikian, investor juga memantau petunjuk mengenai kemungkinan perubahan kebijakan pada Desember mendatang. Berdasarkan data CME FedWatch yang dikutip Investing.com, pasar memperhitungkan probabilitas sekitar 78% untuk kenaikan suku bunga pada Desember.

Ekspektasi tersebut muncul setelah data inflasi konsumen dan produsen Amerika Serikat menunjukkan tekanan harga yang lebih tinggi daripada perkiraan. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi belum akan kembali ke target The Fed dalam waktu dekat.

Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun berada di sekitar 5%. Tingkat imbal hasil yang tinggi dapat meningkatkan daya tarik instrumen pendapatan tetap dibandingkan emas, sehingga berpotensi membatasi pemulihan harga logam mulia.

Investor juga akan mencermati rilis indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi atau Personal Consumption Expenditures (PCE) pada 29 Oktober. Indikator ini menjadi salah satu acuan penting The Fed dalam mengevaluasi perkembangan inflasi di Amerika Serikat.

Prospek Emas Masih Dipengaruhi Ketidakpastian Global

Pergerakan emas dalam waktu dekat diperkirakan masih sensitif terhadap perkembangan harga minyak, imbal hasil obligasi, dan ekspektasi kebijakan moneter. Jika harga energi terus meningkat dan inflasi bertahan tinggi, peluang penurunan suku bunga dapat semakin terbatas sehingga menambah tekanan terhadap emas.

Sebaliknya, penurunan harga minyak atau meredanya ketegangan geopolitik berpotensi mengurangi kekhawatiran inflasi. Kondisi tersebut dapat memberikan ruang bagi perubahan ekspektasi suku bunga dan memengaruhi daya tarik emas di mata investor.

Meski demikian, ketidakpastian geopolitik masih dapat menopang permintaan terhadap aset lindung nilai. Karena itu, arah harga emas tidak hanya bergantung pada satu faktor, tetapi juga pada bagaimana investor menyeimbangkan risiko inflasi, kebijakan moneter, dan kebutuhan menjaga nilai aset.

Di tengah volatilitas pasar, investor perlu memahami bahwa emas tetap memiliki risiko fluktuasi harga. Pemantauan kondisi ekonomi global dan penyesuaian strategi investasi berdasarkan profil risiko menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan.

Pantau Pergerakan Emas Digital dan Aset Investasi di Nanovest

Pergerakan Saham Amerika Serikat, aset kripto, dan emas digital kini dapat dipantau melalui aplikasi Nanovest. Bagi investor Indonesia yang ingin mulai berinvestasi di saham AS atau mengeksplorasi berbagai aset kripto, Nanovest menyediakan akses ke beragam instrumen investasi dalam satu aplikasi, dengan nominal awal mulai dari Rp5.000.

Nanovest merupakan aplikasi investasi yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta memiliki perlindungan terhadap risiko kejahatan siber dengan Asuransi Sinarmas sesuai ketentuan yang berlaku. Investor tetap perlu memahami karakteristik dan risiko setiap aset sebelum mengambil keputusan investasi.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia melalui Google Play Store dan Apple App Store.

Tentang NANOVEST

Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) merupakan platform digital marketplace berbasis aplikasi yang mempermudah akses para pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset kripto, maupun emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara anak muda dalam berinvestasi agar dapat mencapai kebebasan finansial. Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 
  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Kiat Produk UMKM Tembus Pasar Ekspor

    Inilah Kiat Produk UMKM Tembus Pasar Ekspor

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu mengubah pola pikir ketika membidik pasar ekspor. Produk yang berkualitas tinggi tidak menjamin diterima oleh pasar luar negeri jika tidak disertai dengan pemahaman mendalam terkait standar regulasi dan kebutuhan pasar di negara tujuan ekspor. JAKARTA – Pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu mengubah pola pikir ketika membidik […]

  • Dugaan Politik Praktis Picu Mosi Tidak Percaya GMKI Solafide terhadap Ketua Cabang Manado

    Dugaan Politik Praktis Picu Mosi Tidak Percaya GMKI Solafide terhadap Ketua Cabang Manado

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Manado, reputasiplus.com — Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat Solafide Manado secara resmi menyatakan Mosi Tidak Percaya terhadap Ketua Cabang GMKI Manado, Prayer Paruntu, yang diduga terlibat dalam aktivitas politik praktis. Pernyataan sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk keprihatinan kader terhadap arah kepemimpinan cabang yang dinilai tidak lagi sejalan dengan jati diri GMKI sebagai organisasi kader […]

  • Didorong Kementan, Holding Perkebunan Nusantara Percepat Hilirisasi Gambir Nasional

    Didorong Kementan, Holding Perkebunan Nusantara Percepat Hilirisasi Gambir Nasional

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 50
    • 0Komentar

    JAKARTA — Rencana hilirisasi komoditas gambir asal Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus dimatangkan pemerintah melalui sinergi lintas sektor. Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi Sumbar dan PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), tengah merumuskan langkah strategis untuk mengoptimalkan komoditas yang saat ini menguasai sekitar 80 persen pasokan […]

  • BRI Finance Pererat Sinergi Bisnis  melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi

    BRI Finance Pererat Sinergi Bisnis melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Banyuwangi, 6 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) sukses menyelenggarakan pameran otomotif di BRI Branch Office (BO) Banyuwangi yang berlangsung pada 13 April hingga 5 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perseroan dalam memperluas akses pembiayaan kendaraan bermotor sekaligus memperkuat sinergi dengan BRI dan mitra dealer di daerah. Dalam pameran […]

  • Bahasa Inggris di Kampus: Mitos atau Realita?

    Bahasa Inggris di Kampus: Mitos atau Realita?

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Saat membahas modal paling penting untuk bekerja di perusahaan multinasional atau bahkan luar negeri, tentu salah satunya adalah kemampuan berbahasa Inggris. Buktinya, laporan dari Cambridge English menemukan bahwa sekitar 85% organisasi internasional di seluruh dunia menggunakan bahasa Inggris sebagai salah satu bahasa kerja utama mereka. Kabar gembiranya, kamu bisa mengasah skill bahasa Inggris dengan sangat […]

  • PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

    PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Smart Platform to Manage Attendance, Official Documents, and AI-Powered Team Knowledge Bogor, 7 Februari 2026 — PT. Technosoft Indo Prima, perusahaan teknologi asal Indonesia, hari ini secara resmi meluncurkan Disiplinku, sebuah platform digital terpadu untuk pengelolaan presensi, dokumen resmi, serta pengetahuan tim berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam […]

expand_less