Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target $5.231

Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target $5.231

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia diperkirakan masih akan bergerak dinamis pada perdagangan hari ini, dengan peluang penguatan yang tetap terbuka meskipun sempat mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, secara teknikal pergerakan emas masih menunjukkan kecenderungan bullish pada timeframe H1, sehingga potensi kenaikan harga masih cukup besar selama sentimen pasar tetap mendukung.

Pada perdagangan terbaru, harga emas atau XAU/USD tercatat mengalami penurunan tipis sekitar 0,37% dan diperdagangkan di kisaran $5.170 per troy ounce. Pelemahan ini terjadi di tengah penguatan dolar Amerika Serikat setelah rilis data inflasi terbaru dari AS yang menunjukkan hasil relatif sejalan dengan ekspektasi pasar. Data inflasi yang stabil membuat pelaku pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve kemungkinan akan mempertahankan sikap hati-hati dalam menentukan arah kebijakan moneternya.

Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dan menguatnya dolar AS, yang secara historis sering menjadi faktor penekan bagi harga emas. Ketika dolar menguat, harga emas cenderung menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan terhadap logam mulia tersebut bisa berkurang dalam jangka pendek.

Di sisi lain, faktor geopolitik juga turut memengaruhi pergerakan harga emas global. Ketegangan yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menambah kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik yang lebih luas. Situasi ini memicu kenaikan harga minyak dunia karena adanya risiko gangguan terhadap pasokan energi global.

Lonjakan harga energi tersebut memunculkan kekhawatiran baru terkait inflasi global. Pasar menilai bahwa kenaikan harga minyak berpotensi memperpanjang tekanan inflasi, yang pada akhirnya dapat memengaruhi keputusan bank sentral, khususnya Federal Reserve, terkait waktu dan besaran penurunan suku bunga. Saat ini, sebagian besar pelaku pasar hanya memperkirakan satu kali penurunan suku bunga oleh The Fed hingga akhir tahun ini.

Selain itu, ketidakpastian geopolitik juga semakin meningkat setelah muncul laporan mengenai operasi militer yang melibatkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersama kelompok Hizbullah terhadap sejumlah target di kawasan Timur Tengah. Bahkan, otoritas Bahrain menyatakan bahwa Iran telah menargetkan fasilitas energi di wilayahnya, yang semakin memperbesar kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan.

Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian tersebut, emas sebenarnya masih dipandang sebagai aset safe haven yang sering dicari investor ketika risiko geopolitik meningkat. Namun dalam jangka pendek, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan penguatan dolar tetap menjadi faktor yang menahan laju kenaikan harga emas.

Secara teknikal, Andy Nugraha menjelaskan bahwa kombinasi pola candlestick yang terbentuk bersama indikator Moving Average masih menunjukkan sinyal penguatan tren bullish pada pasangan XAU/USD. Hal ini mengindikasikan bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat meskipun harga sempat mengalami koreksi dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan analisis tersebut, apabila tekanan beli terus berlanjut maka harga emas diperkirakan berpotensi naik menuju area resistance di sekitar level $5.231 per troy ounce. Level ini menjadi target kenaikan jangka pendek yang berpeluang diuji apabila sentimen positif kembali mendominasi pasar.

Namun demikian, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi koreksi harga. Jika harga emas gagal mempertahankan momentum kenaikan, maka pergerakan selanjutnya berpotensi mengarah ke area support terdekat di sekitar level $5.126. Level ini dinilai sebagai titik penting yang dapat menentukan arah pergerakan harga emas berikutnya.

Dalam beberapa hari ke depan, pergerakan harga emas diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh berbagai faktor global, termasuk perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah, pergerakan harga energi, serta rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Salah satu data yang akan menjadi perhatian utama investor adalah laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi atau Personal Consumption Expenditures (PCE) yang sering dijadikan indikator inflasi utama oleh Federal Reserve.

Dengan kombinasi faktor fundamental dan teknikal tersebut, Dupoin Futures menilai bahwa volatilitas harga emas masih akan cukup tinggi dalam jangka pendek. Meski menghadapi sejumlah tekanan eksternal, tren bullish yang masih terlihat pada grafik intraday menunjukkan bahwa peluang kenaikan harga emas tetap terbuka selama pasar mampu mempertahankan momentum beli di atas area support utama.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Best Productivity Tools for Remote Work

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle reputasi
    • visibility 510
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • AKSELERASI INOVASI TEKNOLOGI, SUCOFINDO GELAR IMPACT PERKUAT TRANSFORMASI LAYANAN TIC BERTEKNOLOGI TINGGI

    AKSELERASI INOVASI TEKNOLOGI, SUCOFINDO GELAR IMPACT PERKUAT TRANSFORMASI LAYANAN TIC BERTEKNOLOGI TINGGI

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Juli 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya inovasi sebagai fondasi utama untuk mendorong pertumbuhan dan transformasi bisnis perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan IMPACT (Innovation Makers’ Program Catalyst for Transformation), sebuah program strategis yang dirancang untuk menumbuhkan pola pikir inovatif, memperkuat kolaborasi, serta mengakselerasi lahirnya solusi-solusi yang mampu […]

  • Di Tengah Ancaman Konflik, 11 Prajurit Koops TNI Habema Evakuasi Warga Ugimba dengan Dua Helikopter

    Di Tengah Ancaman Konflik, 11 Prajurit Koops TNI Habema Evakuasi Warga Ugimba dengan Dua Helikopter

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Papua, 10 Agustus 2026 – Koops TNI Habema mengerahkan dua unit Helikopter Bell dan 11 personel untuk mengevakuasi seorang warga lokal yang membutuhkan pertolongan dari wilayah Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Minggu (9/8/2026). Evakuasi dilakukan setelah warga tersebut ditemukan berada jauh dari pemukiman dan sulit dijangkau melalui akses darat, sehingga membutuhkan tindakan cepat untuk […]

  • UGM Perkuat Kolaborasi dengan Positive Technologies melalui Kunjungan ke Moskow dan KazanForum

    UGM Perkuat Kolaborasi dengan Positive Technologies melalui Kunjungan ke Moskow dan KazanForum

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Dalam Forum Ekonomi Internasional “Rusia–Dunia Islam: KazanForum” tanggal 12-17 May 2026, Positive Technologies, pemimpin industri keamanan siber Rusia, terus memperkuat hubungan pendidikannya dengan Indonesia. Dalam pertemuan dengan Lembaga Kerja Sama Pendidikan Internasional Rusia (Rossotrudnichestvo) di sela-sela Kazan Forum, Positive Technologies menandatangani perjanjian kerjasama (MoU) dengan enam universitas di Indonesia: Universitas Brawijaya (UB), Universitas Pendidikan Indonesia […]

  • ASEAN–India Bazaar 2026 Hadir di Jakarta, Satukan Budaya, Bisnis, dan Komunitas dalam Satu Perayaan

    ASEAN–India Bazaar 2026 Hadir di Jakarta, Satukan Budaya, Bisnis, dan Komunitas dalam Satu Perayaan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta — ASEAN–India Bazaar 2026 akan kembali digelar di Jakarta pada Sabtu, 23 Mei 2026 di The Westin Jakarta. Acara ini menghadirkan perpaduan bazar budaya, kuliner, hiburan, dan networking yang mempertemukan diaspora India, komunitas ASEAN, ekspatriat, hingga masyarakat Indonesia dalam satu ruang interaksi. Diselenggarakan oleh komunitas Indoindians, bazar ini dirancang tidak hanya sebagai tempat berbelanja, tetapi […]

  • Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India

    Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta — Upaya memperkuat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan India kembali diperluas melalui peresmian Bharat Corner di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Jumat (24/4/2026) lalu. Fasilitas ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kolaborasi pendidikan yang lebih luas sekaligus mendukung agenda internasionalisasi perguruan tinggi. Peresmian dilakukan langsung oleh Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep […]

expand_less