Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Hari Ini Berpotensi Uji Resistance Baru, Simak Analisis Dupoin Futures

Harga Emas Hari Ini Berpotensi Uji Resistance Baru, Simak Analisis Dupoin Futures

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

Harga emas diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Selasa, (21/7). Meski tren utama dalam jangka menengah masih berada dalam fase bearish, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai momentum kenaikan jangka pendek masih cukup solid. Berdasarkan analisis terbaru Dupoin Futures, pergerakan harga emas menunjukkan sejumlah sinyal teknikal yang mengindikasikan dominasi pembeli mulai menguat sehingga membuka peluang bagi Gold untuk menguji level resistance berikutnya.

Menurut analis Dupoin Futures, salah satu faktor utama yang mendukung prospek penguatan harga emas adalah keberhasilan Gold bertahan di atas area support penting pada level 3.992. Area tersebut dinilai menjadi fondasi yang cukup kuat bagi pergerakan harga dalam jangka pendek. Selama harga masih mampu diperdagangkan di atas level tersebut dan tidak mengalami penutupan di bawah support, peluang kenaikan masih tetap terjaga.

Dalam analisis teknikal Dupoin Futures, Geraldo Kofit memproyeksikan target kenaikan pertama berada di kisaran 4.040. Apabila momentum beli terus meningkat dan harga berhasil menembus area resistance tersebut, Gold berpotensi melanjutkan penguatan menuju target berikutnya di level 4.074. Kedua level tersebut menjadi area penting yang akan menentukan apakah tren kenaikan mampu berlanjut atau justru memicu aksi ambil untung dari para pelaku pasar.

Dupoin Futures juga menilai bahwa struktur teknikal saat ini semakin menarik setelah muncul pola candlestick Bullish Engulfing pada grafik H4. Pola tersebut umumnya dipandang sebagai sinyal meningkatnya dominasi buyer setelah sebelumnya pasar mengalami tekanan jual. Kehadiran pola ini memberikan indikasi bahwa sentimen pasar mulai berubah ke arah yang lebih positif sehingga peluang kenaikan harga menjadi lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Selain pola candlestick, indikator teknikal lainnya juga memberikan dukungan terhadap prospek bullish. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, indikator Stochastic Oscillator masih bergerak naik menuju area overbought. Meski posisi tersebut menandakan harga mulai memasuki area jenuh beli, indikator tersebut belum memperlihatkan sinyal pelemahan ataupun pembalikan arah yang berarti. Kondisi ini menunjukkan momentum beli masih cukup kuat sehingga peluang Gold untuk melanjutkan kenaikan masih terbuka dalam waktu dekat.

Meskipun demikian, Dupoin Futures tetap mengingatkan investor dan trader agar tidak mengabaikan potensi koreksi teknikal. Ketika harga mendekati area resistance 4.040 hingga 4.074, peluang munculnya aksi profit taking akan semakin besar. Koreksi seperti ini merupakan hal yang wajar dalam sebuah tren naik dan tidak selalu mengubah arah utama pergerakan harga. Oleh sebab itu, trader disarankan menunggu konfirmasi tambahan sebelum mengambil keputusan transaksi.

Tidak hanya dari sisi teknikal, Dupoin Futures juga melihat bahwa kondisi fundamental masih memberikan dukungan terhadap pergerakan harga emas. Ketidakpastian ekonomi global yang belum sepenuhnya mereda membuat permintaan terhadap aset safe haven tetap tinggi. Dalam situasi ketika risiko meningkat, investor cenderung mencari instrumen investasi yang dianggap lebih aman, dan emas masih menjadi salah satu pilihan utama.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah masih menjadi perhatian serius pelaku pasar global. Ketegangan yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda membuat sebagian investor mempertahankan kepemilikan emas sebagai langkah mitigasi risiko. Permintaan terhadap aset safe haven inilah yang menjadi salah satu faktor penopang harga Gold dalam beberapa waktu terakhir.

Selain faktor geopolitik, Dupoin Futures juga mencermati arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Selama Dolar AS belum mengalami penguatan yang signifikan dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury Yield tetap bergerak stabil, tekanan terhadap harga emas diperkirakan masih relatif terbatas. Situasi tersebut memberikan ruang bagi Gold untuk mempertahankan momentum kenaikan dalam jangka pendek.

Dupoin Futures menilai perhatian pasar saat ini juga tertuju pada berbagai data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis dalam waktu dekat. Data-data tersebut diperkirakan akan memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi AS sekaligus memengaruhi ekspektasi terhadap langkah kebijakan Federal Reserve pada pertemuan berikutnya. Apabila data ekonomi menunjukkan perlambatan sehingga memperkuat peluang pelonggaran kebijakan moneter, maka sentimen positif terhadap emas berpotensi semakin meningkat.

Di sisi lain, pembelian emas oleh sejumlah bank sentral dunia juga masih menjadi faktor yang mendukung harga logam mulia. Diversifikasi cadangan devisa yang dilakukan berbagai negara membantu menjaga permintaan emas tetap tinggi, sekaligus memperkuat prospek harga dalam jangka menengah. Menurut Dupoin Futures, kombinasi antara permintaan bank sentral, meningkatnya minat terhadap aset safe haven, serta ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar menjadi fondasi yang cukup kuat bagi pergerakan Gold.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures memandang prospek harga emas hari ini masih cukup konstruktif. Selama harga tetap bertahan di atas area support 3.992, peluang kenaikan menuju resistance 4.040 hingga 4.074 dinilai masih terbuka. Dukungan pola Bullish Engulfing, penguatan indikator Stochastic, serta sentimen fundamental berupa meningkatnya permintaan safe haven menjadi kombinasi yang memperkuat peluang tersebut. Meski demikian, Dupoin Futures tetap mengimbau investor untuk disiplin menerapkan manajemen risiko dan terus memantau perkembangan geopolitik maupun rilis data ekonomi Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan harga emas secara signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Akselerasi Keuangan Digital Indonesia, Sanggabiz Rumuskan Peta Jalan Pasca-Lulus Sandbox di Buletin OJK #BeyondInfinity

    Dukung Akselerasi Keuangan Digital Indonesia, Sanggabiz Rumuskan Peta Jalan Pasca-Lulus Sandbox di Buletin OJK #BeyondInfinity

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Mendukung keberlanjutan inovasi pasca-pengujian regulasi, Yoga Pratama Samsugiharja dan Founder & CEO Sanggabiz, Dwi Andi Rohmatika, mempublikasikan kajian strategis dalam Buletin Beyond Infinity Edisi 07 (September 2026) terbitan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui artikel berjudul “Sandbox Bukan Garis Finis: Orkestrasi Pasca Lulus untuk Keuangan Digital Indonesia”, Sanggabiz membedah potensi perkembangan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) […]

  • MiiTel Workspace: Platform Campaign Management untuk Outbound Call Berbasis Preview Dialer

    MiiTel Workspace: Platform Campaign Management untuk Outbound Call Berbasis Preview Dialer

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Februari 2026 – Panggilan keluar (outbound call) masih menjadi salah satu kanal utama bagi perusahaan untuk terhubung dengan prospek atau pelanggan secara lebih cepat dan personal, mulai dari fungsi sales, telemarketing, hingga collection.  Namun, dalam praktiknya, tugas agent outbound call tidak hanya berkomunikasi via telepon, tetapi juga harus membaca script, membuka data pelanggan […]

  • Bank Raya Dorong Talenta Muda Lebih Resilien dengan Optimalisasi Bank Digital di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

    Bank Raya Dorong Talenta Muda Lebih Resilien dengan Optimalisasi Bank Digital di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan digital sekaligus mendukung pengembangan generasi muda Indonesia melalui partisipasinya dalam Young On Top National Conference (YOTNC) 2026 yang diselenggarakan pada 4 Juli 2026 di Jakarta dengan mengusung tema “Muda Sukses”. Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan […]

  • Mengenal Fase Akumulasi dalam Siklus Pasar Keuangan

    Mengenal Fase Akumulasi dalam Siklus Pasar Keuangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Pasar keuangan tidak bergerak secara acak, melainkan mengikuti siklus berulang yang mencerminkan psikologi kolektif dari para pelakunya. Memahami siklus ini memungkinkan seorang trader untuk mengidentifikasi kapan sebuah tren akan dimulai dan kapan tren tersebut akan berakhir. Salah satu konsep paling fundamental yang diperkenalkan oleh teori pasar klasik adalah bahwa pergerakan harga besar selalu dimulai dari […]

  • Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya

    Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Memiliki barang branded pertama bisa menjadi salah satu target finansial yang ingin diwujudkan, terutama setelah mulai memiliki penghasilan sendiri. Entah itu tas, sepatu, dompet, atau aksesori yang sudah lama diincar, membeli barang impian akan terasa lebih memuaskan ketika dibayar menggunakan uang hasil menabung sendiri. Namun, harga barang branded tidak selalu murah. Karena itu, diperlukan perencanaan […]

  • Perkuat Sinergi dengan PT Taman Wisata Candi, KAI Services Bahas Kolaborasi Operasional

    Perkuat Sinergi dengan PT Taman Wisata Candi, KAI Services Bahas Kolaborasi Operasional

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Fabruari 2026 – KAI Services melakukan kolaborasi dengan PT Taman Wisata Candi melalui pertemuan yang berlangsung di kantor InJourney sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan menjajaki peluang kerja sama strategis, termasuk penjajakan kerja sama operasional pada bidang keamanan, pengelolaan parkir, dan kebersihan. Pertemuan ini dihadiri oleh Direktur Bisnis Korporasi dan Operasi Benny […]

expand_less