Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bangkit dari Trauma Scam, Pria Ini Buktikan 7 Tahun Trading Aman di HSB Investasi

Bangkit dari Trauma Scam, Pria Ini Buktikan 7 Tahun Trading Aman di HSB Investasi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Sempat trauma tertipu scam, pria ini buktikan keamanan dana di HSB Investasi. Penarikan dana (WD) lancar dan pelayanan profesional selama 7 tahun terakhir.

Di tengah maraknya isu kegagalan penarikan dana (withdraw) dan skema investasi bodong yang merugikan masyarakat, konsistensi sebuah platform dalam menjaga kepercayaan nasabah menjadi nilai yang tak ternilai. Tasroni, atau yang akrab disapa Roni, seorang trader sekaligus tenaga ahli untuk proyek internasional ini membagikan kisahnya bertahan sebagai nasabah setia HSB Investasi selama tujuh tahun terakhir.

Bagi Roni, aspek keamanan dana menjadi faktor penting yang ia evaluasi sejak pertama kali bergabung pada tahun 2018. 

Belajar dari Scam Internasional

Sebelum memantapkan hati di HSB Investasi, Roni mengakui sempat memiliki pengalaman pahit dengan platform investasi luar negeri. Ia menceritakan bagaimana dirinya pernah terjebak dalam skema scam yang berbasis di Kamboja saat mencoba peruntungan di pasar saham.

“Saya waktu itu pernah kecolongan. Kantornya tidak jelas, adminnya tidak tahu di mana, website tidak bisa dibuka. Itu menjadi pelajaran berharga bagi saya,” ujar Roni.

Pengalaman tersebut membuatnya jauh lebih selektif dan memprioritaskan legalitas di atas iming-iming keuntungan instan.

Saat kembali ke Indonesia dan mencari aplikasi investasi yang aman, Roni melakukan riset mendalam. Ia tidak hanya melihat profil perusahaan secara daring, tetapi juga mendatangi langsung kantor fisik HSB Investasi yang saat itu berada di Gedung Mayapada, Jakarta Selatan.

“Saya tanya legalitas semuanya dari pemerintah, terutama BAPPEBTI. Karena mereka yang menaungi trading forex dan emas. Dari situ saya percaya. Kantornya ada, orangnya ada, sertifikat legalitasnya pun terpajang jelas di dinding. Kalau perusahaan tidak patuh, mereka pasti akan berhadapan dengan pemerintah, yang memiliki kewenangan lebih besar,” tegasnya.

Pengalaman Trading 7 Tahun, Withdraw Tanpa Drama

Salah satu pilar utama kepercayaan Roni adalah kemudahan dalam mengelola modal. Di tengah banyaknya keluhan nasabah di platform trading lain yang kesulitan menarik dana, Roni justru merasakan pengalaman yang sebaliknya.

“Di HSB, withdraw dalam sehari pun selesai. Pagi ajukan, siang atau sore sudah masuk rekening. Berbeda dengan tempat lain yang kadang harus menunggu berhari-hari. Deposit pun sangat mudah. Komitmen perusahaannya memang terasa nyata sejak dulu,” ungkapnya.

Sebagai seorang profesional yang sering bekerja di lokasi terpencil, Roni membutuhkan mitra yang bisa memberikan edukasi, bukan sekadar platform transaksi. Ia mengapresiasi peran Relationship Manager (RM) di HSB yang selalu mendampinginya sejak awal.

“Staff HSB itu profesional dan sopan. Mereka tidak memaksa nasabah untuk terus deposit, justru sering mengingatkan soal money management. RM-nya sering kasih update harga dan membantu saya belajar baca candlestick serta kapan waktu entry yang tepat. Pendekatannya sangat edukatif, berbeda dengan broker lain yang agresif menelepon hanya untuk mengejar komisi,” jelasnya.

Menutup cerita, Roni memberikan pesan kuat bagi trader pemula yang baru ingin memulai trading. Ia menekankan pentingnya menggunakan akun demo untuk belajar dan memastikan broker yang dipilih memiliki izin resmi.

“HSB bisa menjadi salah satu pilihan. Saya dari 2018 sampai sekarang ikut, tidak ada masalah dengan sistem maupun dana. Kalaupun ada rugi, itu karena salah entry atau strategi saya sendiri, bukan karena masalah dari brokernya. Untuk pemula, yang penting cek legalitas dan pastikan kantornya jelas,” tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Resmi Menjadi Official Partner Country INNOPROM 2026, Perkuat Kemitraan Industri Strategis dengan Rusia dan Kawasan Eurasia

    Indonesia Resmi Menjadi Official Partner Country INNOPROM 2026, Perkuat Kemitraan Industri Strategis dengan Rusia dan Kawasan Eurasia

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 122
    • 0Komentar

    50 Delegasi Industri Nasional Siap Tampil di Pameran Industri Terbesar Eurasia, INNOPROM, 6–9 Juli 2026 Indonesia resmi ditetapkan sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026, pameran industri internasional terbesar di kawasan Eurasia yang akan berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia. Didukung oleh 50 delegasi industri nasional, keikutsertaan ini menjadi langkah konkret Indonesia untuk […]

  • Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi.  Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya.  Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik.  Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Namun, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time.  “Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ.  Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. […]

  • DARI TRADISI MASA LALU MENJADI GAYA HIDUP MODERN – FUGUKU LUNCURKAN TAS ‘AIKIDO’ DAN KOLEKSI BUSANA READY-TO-WEAR

    DARI TRADISI MASA LALU MENJADI GAYA HIDUP MODERN – FUGUKU LUNCURKAN TAS ‘AIKIDO’ DAN KOLEKSI BUSANA READY-TO-WEAR

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    JAKARTA, Indonesia – Bagaimana sebuah tradisi tekstil yang berusia ratusan tahun dapat bertahan melintasi zaman? Jawabannya adalah dengan beradaptasi. Dalam edisi kedua dari seri Literasi Budaya kami, Fuguku mengeksplorasi titik temu yang indah antara siluet budaya tradisional dengan fungsionalitas mode modern yang berkelanjutan. Sepanjang sejarah mode, para desainer selalu meminjam inspirasi dari kejeniusan struktur pakaian […]

  • BRI KK Condet Buka Layanan Weekend Banking untuk Penuhi Kebutuhan Perbankan Nasabah Saat Libur

    BRI KK Condet Buka Layanan Weekend Banking untuk Penuhi Kebutuhan Perbankan Nasabah Saat Libur

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, BRI Kantor Kas (KK) Condet menghadirkan layanan Weekend Banking guna memenuhi kebutuhan transaksi perbankan nasabah di akhir pekan dan hari libur. Melalui layanan ini, nasabah tetap dapat melakukan berbagai transaksi perbankan seperti setor tunai, tarik tunai, transfer, pembayaran, pembukaan rekening, aktivasi layanan digital banking, hingga konsultasi produk dan […]

  • Nishi Izakaya Hadirkan Asian Crossover & Refresh Series, Perpaduan Rasa Asia Tenggara dalam Hidangan Jepang

    Nishi Izakaya Hadirkan Asian Crossover & Refresh Series, Perpaduan Rasa Asia Tenggara dalam Hidangan Jepang

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 April 2026 – Berlokasi di kawasan Tebet yang dikenal sebagai salah satu pusat kuliner Jakarta Selatan, Nishi Izakaya memperkenalkan inovasi menu terbarunya melalui peluncuran Asian Crossover & Refresh Series, sebuah pendekatan baru dalam menikmati hidangan Jepang dengan sentuhan rasa Asia Tenggara yang lebih berani dan dekat dengan lidah lokal.  Tren kuliner di kawasan […]

  • Pertumbuhan Konstruksi 2025 Jadi Sinyal Positif Permintaan Baja,  Krakatau Steel Tangkap Peluang Bisnis

    Pertumbuhan Konstruksi 2025 Jadi Sinyal Positif Permintaan Baja, Krakatau Steel Tangkap Peluang Bisnis

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Maret 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (“Perseroan” atau “KRAS”) memproyeksikan momentum pertumbuhan positif sektor konstruksi nasional pada 2025 akan menjadi katalis signifikan bagi peningkatan kinerja operasional dan finansial Perseroan. Berdasarkan analisis data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Tabel Input-Output, nilai kebutuhan besi dan baja untuk konstruksi tahun ini diperkirakan […]

expand_less