Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan Bearish, Dupoin Futures Proyeksikan Pelemahan Berlanjut

Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan Bearish, Dupoin Futures Proyeksikan Pelemahan Berlanjut

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

Harga emas diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Senin (13/7). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa tren penurunan masih menjadi skenario utama karena kombinasi faktor teknikal dan fundamental belum menunjukkan perubahan yang cukup kuat untuk mendorong pembalikan arah. Selama tekanan jual tetap mendominasi pasar, Dupoin Futures memperkirakan ruang pelemahan harga emas masih terbuka menuju area support berikutnya.

Menurut analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada time frame H4 masih berada dalam struktur primary bearish trend. Arah pergerakan ini terlihat dari posisi harga yang belum mampu menembus Moving Average (MA) 21 dan MA 34, yang masih berfungsi sebagai dynamic resistance. Setiap kali harga mencoba naik mendekati area tersebut, tekanan jual kembali muncul sehingga membatasi ruang penguatan.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa kondisi tersebut mengindikasikan seller masih memegang kendali atas pasar. Oleh karena itu, setiap kenaikan harga yang terjadi saat ini lebih berpotensi menjadi secondary trend atau sekadar koreksi jangka pendek sebelum kembali melanjutkan tren turun yang lebih besar. Selama harga belum mampu bertahan di atas kedua garis moving average tersebut, peluang perubahan tren menuju bullish masih relatif kecil.

Selain tertahan oleh area resistance dinamis, struktur harga juga masih mendukung skenario pelemahan lanjutan. Menurut Dupoin Futures, belum adanya breakout yang valid di atas resistance menjadi sinyal bahwa minat beli belum cukup kuat untuk mengubah arah pergerakan. Dengan kondisi tersebut, trader masih perlu mengutamakan kewaspadaan terhadap potensi lanjutan tekanan bearish dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.

Berdasarkan proyeksi Dupoin Futures, area 4.018 menjadi level support terdekat yang berpotensi diuji dalam waktu dekat. Apabila tekanan jual terus meningkat dan level tersebut berhasil ditembus, maka harga emas diperkirakan dapat melanjutkan penurunan menuju target berikutnya di kisaran 3.972. Kedua area tersebut dinilai menjadi level teknikal penting yang patut diperhatikan karena berpotensi menjadi titik reaksi pasar apabila terjadi peningkatan aktivitas beli.

Sinyal pelemahan juga diperkuat oleh indikator Stochastic yang masih bergerak turun menuju area oversold atau jenuh jual. Walaupun posisi oversold sering dikaitkan dengan peluang terjadinya rebound teknikal, Dupoin Futures menilai hingga saat ini belum terdapat konfirmasi pembalikan arah yang cukup kuat. Dengan demikian, momentum bearish masih dianggap lebih dominan dibandingkan peluang kenaikan dalam jangka pendek.

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures melihat bahwa pergerakan emas masih dipengaruhi oleh kuatnya sentimen terhadap dolar Amerika Serikat. Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level yang relatif tinggi membuat dolar AS tetap menjadi pilihan utama bagi investor. Situasi tersebut memberikan tekanan terhadap harga emas karena logam mulia tidak menawarkan imbal hasil seperti instrumen keuangan lainnya.

Menurut Dupoin Futures, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga menjadi faktor yang membatasi ruang penguatan emas. Ketika yield meningkat, investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang mampu memberikan return lebih menarik. Akibatnya, permintaan terhadap emas berpotensi menurun sehingga tekanan jual semakin besar.

Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa pasar tetap berpotensi mengalami perubahan apabila muncul sentimen baru dari Amerika Serikat. Data inflasi, laporan ketenagakerjaan, hingga pernyataan pejabat Federal Reserve akan menjadi faktor penting yang menentukan arah pergerakan dolar AS dan harga emas dalam waktu dekat. Jika data ekonomi menunjukkan perlambatan sehingga meningkatkan peluang kebijakan moneter yang lebih longgar, tekanan terhadap emas dapat mulai mereda.

Namun sebaliknya, apabila data ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan hasil yang kuat dan memperkuat keyakinan pasar bahwa suku bunga tinggi akan dipertahankan lebih lama, maka penguatan dolar AS berpotensi berlanjut. Kondisi tersebut diperkirakan akan kembali membatasi ruang kenaikan emas sekaligus memperbesar peluang terjadinya pelemahan lanjutan.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas dalam jangka pendek masih cenderung negatif. Selama harga belum mampu menembus Moving Average 21 dan 34 yang berfungsi sebagai dynamic resistance, dominasi seller diperkirakan masih akan bertahan. Dengan dukungan sentimen fundamental berupa kuatnya dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas masih berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support 4.018 hingga 3.972, sambil menunggu katalis baru yang mampu mengubah arah pergerakan pasar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minat Investor Indonesia terhadap Aset AI Global Meningkat, Bittime Luncurkan Fitur Earn pada Tokenized US Stocks

    Minat Investor Indonesia terhadap Aset AI Global Meningkat, Bittime Luncurkan Fitur Earn pada Tokenized US Stocks

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 Juli 2026 – Minat investor Indonesia terhadap aset global terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya diversifikasi portofolio di tengah dinamika ekonomi global. Ketidakpastian geopolitik, pesatnya perkembangan teknologi, serta perubahan arah kebijakan moneter mendorong semakin banyak investor untuk melirik peluang investasi di luar pasar domestik, termasuk saham-saham perusahaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di […]

  • Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Hadirkan Penawaran Terbaik di Pekanbaru dan Batam

    Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Hadirkan Penawaran Terbaik di Pekanbaru dan Batam

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Pekanbaru, 10 Juli 2026 – Hari ini menjadi kesempatan terakhir bagi masyarakat di Riau dan Kepulauan Riau untuk menikmati berbagai penawaran menarik dalam BRI KKB Expo 2026. PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), bagian dari BRI Group, menghadirkan program tersebut di KC Pekanbaru Sudirman, KC Batam Center, KC Dumai, dan KC Batam Nagoya sebagai bagian […]

  • ‘The Soul of Uluwatu’ Mendapatkan Penghargaan di JWTFF 2026, Bersaing dengan Puluhan Film dari Eropa dan Asia

    ‘The Soul of Uluwatu’ Mendapatkan Penghargaan di JWTFF 2026, Bersaing dengan Puluhan Film dari Eropa dan Asia

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    “The Soul of Uluwatu” karya sutradara Indonesia Aditya Ryandana dan diproduksi oleh Film Roxx bersama Six Senses Uluwatu meraih penghargaan Gold kategori Asia di Japan World’s Tourism Film Festival (JWTFF) 2026 yang berlangsung pada 20 Maret 2026 di Koka, Jepang, menjadikan film ini satu-satunya karya Indonesia yang berhasil menang di tengah persaingan dengan puluhan filmmaker […]

  • Fungsi KYC dalam Menjaga Keamanan Akun Trading

    Fungsi KYC dalam Menjaga Keamanan Akun Trading

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Keamanan dalam ekosistem keuangan digital telah menjadi prioritas utama seiring dengan meningkatnya volume transaksi lintas negara. Di tengah kemudahan akses pasar global, risiko kejahatan siber dan pencucian uang juga turut membayangi para pelaku pasar. Untuk memitigasi risiko tersebut, lembaga keuangan di seluruh dunia menerapkan protokol standarisasi internasional yang ketat sebelum mengizinkan nasabah untuk bertransaksi secara […]

  • Membangun Hubungan Jangka Panjang Melalui Program Loyalitas di Industri Keuangan

    Membangun Hubungan Jangka Panjang Melalui Program Loyalitas di Industri Keuangan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Dalam ekosistem pasar keuangan yang sangat kompetitif, keberhasilan tidak hanya diukur dari teknologi atau platform yang digunakan, tetapi juga dari kuatnya hubungan antara penyedia layanan dan para mitra strategisnya. Program loyalitas kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan instrumen krusial untuk memberikan apresiasi nyata bagi mereka yang telah berkontribusi pada pertumbuhan ekosistem trading. Bagi para partner, […]

  • Penggunaan AI Tembus 45 Miliar Sesi per Bulan, Cara Konsumen Cari Informasi Mulai Berubah

    Penggunaan AI Tembus 45 Miliar Sesi per Bulan, Cara Konsumen Cari Informasi Mulai Berubah

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk mencari dan mengakses informasi terus meningkat. Perkembangan ini mulai mengubah cara konsumen menemukan jawaban, dari yang sebelumnya mengandalkan pencarian melalui berbagai situs web, menjadi langsung berinteraksi dengan sistem AI yang mampu merangkum informasi secara instan. Perubahan tersebut terlihat dari riset terbaru Graphite yang menunjukkan bahwa volume sesi penggunaan AI secara […]

expand_less