Breaking News
light_mode
Beranda » Pers rilis » Harga Emas Masih Kuat, Tren Kenaikan Berlanjut di Tengah Tekanan Global

Harga Emas Masih Kuat, Tren Kenaikan Berlanjut di Tengah Tekanan Global

  • account_circle Vrit Time
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 82
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam jalur penguatan, seiring berlanjutnya tren kenaikan yang telah berlangsung selama beberapa sesi terakhir. Logam mulia tersebut kembali menunjukkan daya tariknya sebagai aset lindung nilai di tengah meningkatnya ketidakpastian global, baik dari sisi geopolitik maupun kondisi ekonomi internasional. Pada perdagangan awal, harga emas tercatat menyentuh area tertinggi baru di kisaran $5.220 per troy ounce, mencerminkan sentimen pasar yang masih sangat positif terhadap emas.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menjelaskan bahwa penguatan emas ini telah terjadi selama tujuh hari berturut-turut, dengan kenaikan terakhir lebih dari 0,60%. Menurutnya, lonjakan harga emas tidak lepas dari meningkatnya ketegangan geopolitik global yang mendorong investor untuk mencari aset aman guna melindungi nilai portofolio mereka. Situasi ini diperparah oleh kekhawatiran pasar terhadap potensi intervensi di pasar valuta asing, khususnya wacana untuk menopang nilai tukar Yen Jepang, yang semakin memperkuat daya tarik emas sebagai instrumen safe-haven.

Dari sisi teknikal, Andy Nugraha menilai struktur pergerakan harga emas masih menunjukkan kecenderungan yang sangat kuat. Pola candlestick yang terbentuk mengindikasikan dominasi pembeli, sementara indikator Moving Average mempertegas bahwa arah tren jangka pendek hingga menengah tetap berada dalam fase bullish. Selama harga mampu bertahan di atas area support utama, momentum kenaikan dinilai masih cukup solid untuk mendorong harga emas ke level yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, Andy memproyeksikan bahwa apabila tekanan beli tetap terjaga, XAU/USD berpeluang melanjutkan penguatan hingga mendekati level psikologis $5.300. Level ini dinilai penting karena dapat menjadi konfirmasi lanjutan atas kekuatan tren naik yang sedang berlangsung. Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa potensi koreksi tetap terbuka, terutama jika harga gagal melanjutkan kenaikan. Dalam skenario korektif, area $5.155 dipandang sebagai support terdekat yang berpotensi menjadi tujuan penurunan harga sebelum kembali menentukan arah berikutnya.

Sementara itu, dinamika pasar global turut memperkuat sentimen positif terhadap emas. Pergerakan harga menunjukkan bahwa pelaku pasar masih sangat sensitif terhadap isu-isu risiko global, mulai dari eskalasi perang dagang hingga ketidakpastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Pelemahan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menopang harga emas, di mana Indeks Dolar AS (DXY) terus tertekan dan mencatatkan level terendah dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini membuat emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi relatif lebih murah bagi investor global.

Sentimen terhadap dolar AS juga dipengaruhi oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat yang menyebut bahwa nilai dolar masih berada pada level yang “cukup kuat”. Pernyataan tersebut justru dinilai pasar sebagai sinyal ketidakselarasan kebijakan, sehingga mendorong tekanan lanjutan pada DXY dan mempercepat aliran dana ke aset aman seperti emas.

Selain faktor geopolitik dan nilai tukar, perhatian investor saat ini juga tertuju pada keputusan Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan rilis hari ini. Meskipun bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada kisaran saat ini, pasar akan mencermati dengan seksama pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell, guna mencari petunjuk arah kebijakan moneter selanjutnya. Nada pernyataan yang dovish berpotensi memperpanjang pelemahan dolar dan mendorong emas ke level yang lebih tinggi, sementara sikap hawkish dapat memicu koreksi jangka pendek.

Tekanan ekonomi global juga tercermin dari rilis data ekonomi AS terbaru, di mana Indeks Kepercayaan Konsumen tercatat mengalami penurunan tajam dan berada di level terendah sejak 2014. Data tersebut memperkuat kekhawatiran terhadap prospek ekonomi dan mendorong investor untuk meningkatkan eksposur pada aset lindung nilai.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental tersebut, prediksi harga emas hari ini masih mengarah pada bias bullish jangka pendek, dengan $5.300 sebagai target kenaikan utama dan $5.155 sebagai level support krusial. Pelaku pasar diimbau untuk tetap mencermati perkembangan geopolitik, data ekonomi, serta kebijakan bank sentral yang berpotensi memicu volatilitas harga emas sepanjang perdagangan hari ini.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Vrit Time

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catat Sejarah, PLN NPC Tuntaskan ECRL FS 01 Lebih Cepat di Malaysia

    Catat Sejarah, PLN NPC Tuntaskan ECRL FS 01 Lebih Cepat di Malaysia

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Energized project ECRL Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan, Malaysia, telah diselesaikan 15 hari lebih cepat dari target kontrak pada 15 Januari 2026. Atas pencapaian tersebut, PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) telah mendapatkan apresiasi dari Tenaga Switchgear (TSG) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) sekaligus memperkuat langkah perusahaan di pasar internasional. Jakarta – PT […]

  • GIIAS 2026 Hadirkan Beragam Pilihan Mobil, BRI Finance Siapkan Solusi Pembiayaan

    GIIAS 2026 Hadirkan Beragam Pilihan Mobil, BRI Finance Siapkan Solusi Pembiayaan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Agustus 2026 – Gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tidak hanya menjadi ajang bagi masyarakat untuk melihat perkembangan terbaru industri otomotif, tetapi juga momentum untuk mempertimbangkan pilihan kendaraan dan skema pembiayaan yang sesuai. Memanfaatkan momentum tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan solusi pembiayaan mobil baru yang disesuaikan dengan kebutuhan […]

  • Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana: Strategi Investasi Bertahap untuk Pemula

    Dollar Cost Averaging dalam Reksa Dana: Strategi Investasi Bertahap untuk Pemula

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Dollar Cost Averaging (DCA) adalah strategi investasi dengan cara menanamkan dana dalam jumlah yang sama secara berkala, misalnya setiap bulan. Strategi ini banyak digunakan oleh investor karena membantu membangun kebiasaan investasi tanpa harus menunggu waktu yang dianggap paling tepat untuk masuk ke pasar. Bagi kamu yang baru mulai berinvestasi, DCA dapat menjadi salah satu pendekatan […]

  • Bitcoin Tembus .000 di Tengah Ketegangan Global,  Bittime Permudah Transaksi IDR Swap ke Bitcoin dengan Zero Fees

    Bitcoin Tembus $81.000 di Tengah Ketegangan Global, Bittime Permudah Transaksi IDR Swap ke Bitcoin dengan Zero Fees

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Mei 2026 –  Harga Bitcoin baru-baru ini mencatatkan sejarah baru dengan menembus level $81.000 pada hari ini 6 Mei 2026, sebuah pencapaian yang memicu optimisme besar di kalangan pelaku pasar global. Bersamaan dengan ini Bittime hadirkan fitur IDR Swap zero fees yang memungkinkan investor menukarkan Rupiah secara langsung ke dalam bentuk aset kripto. Sebelumnya, […]

  • Alasan Business Management & Marketing Unggul di International Undergraduate Program

    Alasan Business Management & Marketing Unggul di International Undergraduate Program

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Di era bisnis yang semakin kompetitif dan terhubung secara global, membangun karier di bidang manajemen dan pemasaran tidak lagi terbatas oleh lokasi atau negara. Dengan memilih international undergraduate program yang tepat, kamu dapat mengembangkan kemampuan bisnis, strategi pemasaran, serta wawasan internasional yang dibutuhkan untuk bersaing di pasar global.   Salah satu pilihan yang menawarkan kombinasi tersebut adalah Business Management […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi Digital, PalmCo Sertifikasi Operator Drone Perkuat Sistem Pemantauan Kebun

    Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi Digital, PalmCo Sertifikasi Operator Drone Perkuat Sistem Pemantauan Kebun

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 74
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pasca-merger, PTPN IV PalmCo terus mempercepat transformasi digital dengan melatih dan mensertifikasi ratusan karyawan sebagai operator drone guna memperkuat sistem pemantauan kebun sawit berbasis data. Hingga awal tahun ini, lebih dari 60 karyawan dinyatakan lulus sertifikasi sebagai pilot drone perkebunan, dari ratusan peserta yang mengikuti pelatihan. Perusahaan menyebut program ini sebagai bagian dari […]

expand_less