Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sentimen Global Topang Emas, Target Kenaikan Hingga 5.045 Terbuka

Sentimen Global Topang Emas, Target Kenaikan Hingga 5.045 Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (20/4) diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, meski pasar sempat dibuka dengan tekanan yang memicu terbentuknya gap down. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai kondisi tersebut belum mengubah arah tren utama, mengingat struktur pergerakan emas secara keseluruhan masih menunjukkan kecenderungan bullish yang cukup kuat.

Dalam analisisnya, pembukaan harga yang sempat turun dan membentuk gap dinilai lebih sebagai respons jangka pendek terhadap dinamika pasar, bukan sinyal pembalikan arah. Bahkan, kondisi ini justru membuka peluang terjadinya penutupan gap, yang dalam banyak kasus menjadi bagian dari pergerakan harga sebelum kembali mengikuti tren utamanya.

Menurut Geraldo Kofit, terbentuknya swing low pada timeframe yang lebih kecil menjadi salah satu indikasi bahwa harga mulai menemukan pijakan untuk kembali bergerak naik. Kondisi ini memperkuat peluang bahwa area gap yang terbentuk sebelumnya dapat tertutup, sekaligus menjadi landasan bagi harga untuk melanjutkan penguatan.

Secara teknikal, tren bullish emas dinilai masih solid karena harga tetap bergerak di atas area support dinamis yang dibentuk oleh Moving Average 21 dan 34. Bertahannya harga di atas area tersebut menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi pasar dan belum ada sinyal pelemahan yang cukup kuat untuk mengubah struktur tren.

Dalam proyeksi jangka pendek, Dupoin Futures memperkirakan harga emas berpotensi menguji level resistance di kisaran 4.892. Area ini dipandang sebagai level penting yang dapat menjadi penentu arah pergerakan berikutnya. Jika harga mampu menembus level tersebut dengan kuat, maka peluang kenaikan menuju target berikutnya di 5.045 semakin terbuka.

Level 5.045 dipandang sebagai area resistance lanjutan yang juga memiliki arti penting secara psikologis. Jika tercapai, level ini berpotensi menjadi acuan baru bagi pasar dalam mengukur kekuatan tren emas ke depan.

Dari sisi fundamental, prospek kenaikan harga emas juga masih ditopang oleh sentimen global yang mendukung. Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang masih berlangsung membuat permintaan terhadap aset safe haven tetap tinggi. Dalam situasi pasar yang cenderung fluktuatif, investor masih melihat emas sebagai salah satu instrumen yang mampu menjaga nilai aset.

Selain itu, ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat juga menjadi faktor yang menopang pergerakan emas. Pasar mulai melihat peluang bahwa Federal Reserve akan mengambil kebijakan yang lebih longgar, termasuk kemungkinan menahan kenaikan suku bunga atau bahkan membuka ruang penurunan suku bunga ke depan.

Kondisi tersebut menjadi sentimen positif bagi emas, mengingat logam mulia ini umumnya lebih menarik ketika suku bunga rendah. Di saat yang sama, potensi pelemahan dolar Amerika Serikat juga memberikan dorongan tambahan terhadap harga emas. Dengan hubungan yang berlawanan arah antara dolar dan emas, tekanan pada dolar cenderung membuka ruang penguatan bagi logam mulia.

Faktor lain yang turut diperhatikan adalah proses rebalancing posisi pelaku pasar serta aliran likuiditas pasca pembukaan pasar. Kondisi ini kerap menjadi pemicu percepatan penutupan gap dan dapat membantu harga kembali bergerak sejalan dengan tren utama yang sedang berlangsung.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat bahwa prospek harga emas masih cenderung positif meskipun sempat dibuka dengan gap down. Selama harga bertahan di atas area support utama, peluang kenaikan dinilai masih terbuka, dengan target jangka pendek di 4.892 dan potensi lanjutan menuju 5.045.

Pelaku pasar tetap disarankan mencermati perkembangan sentimen global serta level-level penting yang menjadi acuan pergerakan harga. Dengan volatilitas yang masih tinggi, pendekatan yang disiplin dan terukur dinilai menjadi kunci dalam merespons dinamika pasar emas saat ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prospek Lulusan Teknik Elektro di Industri Teknologi 2026

    Prospek Lulusan Teknik Elektro di Industri Teknologi 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sobat Unggul pastinya merasakan bahwa Industri teknologi bergerak dengan cepat. Dimulai dari kendaraan listrik, smart home, hingga sistem otomatisasi industri, semuanya membutuhkan peran penting teknik elektro. Tahun 2026 diprediksi menjadi momentum besar bagi lulusan teknik elektro karena perkembangan digitalisasi, energi terbarukan, dan transformasi industri semakin masif. Jika kamu sedang mempertimbangkan jurusan ini, yuk kenali bagaimana […]

  • DIVRE IV Siagakan 2.499 Personel Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

    DIVRE IV Siagakan 2.499 Personel Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menyiagakan 2.499 personel untuk memastikan kelancaran operasional, pelayanan, serta keamanan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Pasukan Angkutan Lebaran yang menjadi bagian dari komitmen KAI dalam memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat selama periode […]

  • Dewaweb Hadirkan SCALECON 2026 di Surabaya: Gerakan Nyata untuk Implementasi AI bagi Pebisnis

    Dewaweb Hadirkan SCALECON 2026 di Surabaya: Gerakan Nyata untuk Implementasi AI bagi Pebisnis

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, April 2026 – Dewaweb secara resmi menghadirkan SCALECON 2026 sebagai langkah strategis untuk mendorong percepatan implementasi Kecerdasan Buatan (AI) yang terukur bagi pelaku bisnis di Indonesia. Diselenggarakan pada 9 Mei 2026 di The Sanctuary Hall, Lagoon Avenue Mall, Surabaya, acara ini berfokus pada eksekusi nyata melalui penyediaan framework, roadmap, serta studi kasus lintas industri […]

  • Menaker Imbau WFH, Bagaimana Cara Jaga Produktivitas dan Kualitas Layanan Perusahaan?

    Menaker Imbau WFH, Bagaimana Cara Jaga Produktivitas dan Kualitas Layanan Perusahaan?

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 April 2026 – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk melaksanakan kerja dari rumah (work from home/WFH) selama satu hari dalam satu minggu. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pola kerja yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan. “Para […]

  • Diversifikasi Trading: Mengapa Banyak Trader Memilih Multi-Instrumen

    Diversifikasi Trading: Mengapa Banyak Trader Memilih Multi-Instrumen

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Dalam dunia trading modern, strategi diversifikasi menjadi salah satu pendekatan yang banyak digunakan oleh trader untuk mengelola risiko dan meningkatkan peluang keuntungan. Salah satu bentuk diversifikasi yang paling umum adalah trading multi-instrumen. Multi-instrumen berarti trader tidak hanya fokus pada satu jenis aset, tetapi juga memperdagangkan berbagai instrumen seperti forex, emas, indeks saham, hingga komoditas. Pendekatan […]

  • Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

    Indonesia–India Perkuat Aliansi Tekstil, Diplomasi dan Industri Bersatu Hadapi Tantangan Global

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta — Kerja sama tekstil Indonesia India memasuki babak baru transformasi industri di tengah tekanan global. Upaya memperkuat industri tekstil nasional kini tidak hanya digerakkan oleh pelaku industri, tetapi juga didukung langsung oleh diplomasi antarnegara. Sebuah forum bisnis strategis yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Jakarta bersama India ITME Society dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) […]

expand_less