Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Terseret Sentimen Global, Potensi Koreksi Masih Terbuka

Harga Emas Terseret Sentimen Global, Potensi Koreksi Masih Terbuka

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam tekanan, seiring kuatnya kombinasi sentimen teknikal dan fundamental yang belum berpihak pada penguatan logam mulia. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, mengungkapkan bahwa pasangan XAU/USD saat ini menunjukkan kecenderungan melanjutkan tren penurunan, setelah gagal mempertahankan momentum kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Dari sisi teknikal, kondisi pasar mengindikasikan bahwa emas tengah berada dalam fase bearish yang cukup solid. Hal ini tercermin dari posisi harga yang masih bergerak di bawah indikator Moving Average periode 21 dan 34. Kedua indikator tersebut kini berfungsi sebagai resistance dinamis yang menahan setiap upaya kenaikan harga. Selama harga belum mampu menembus area tersebut secara meyakinkan, peluang untuk terjadinya pembalikan tren masih tergolong kecil.

Pergerakan harga sebelumnya sempat menunjukkan adanya koreksi naik, namun momentum tersebut tidak bertahan lama. Setelah itu, harga kembali membentuk pola lower high dan lower low yang mengonfirmasi keberlanjutan tren turun. Dengan struktur pasar seperti ini, tekanan jual dinilai masih mendominasi, sehingga membuka peluang bagi emas untuk melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek.

Dalam proyeksi teknikal, harga emas diperkirakan akan menguji area support terdekat di level 4.669. Level ini menjadi titik penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar karena dapat menjadi penentu arah selanjutnya. Jika tekanan jual terus berlanjut dan harga mampu menembus level tersebut, maka potensi penurunan lanjutan terbuka hingga mencapai area 4.607 sebagai target berikutnya. Area ini dipandang sebagai support lanjutan yang berpotensi menjadi titik konsolidasi sementara sebelum harga menentukan arah baru.

Meski tren bearish masih dominan, peluang terjadinya koreksi teknikal tetap ada. Pergerakan harga dalam tren turun umumnya tidak berlangsung secara linear, melainkan diselingi oleh fase pullback. Namun demikian, selama tidak ada sinyal pembalikan yang kuat—seperti breakout signifikan di atas resistance dinamis—maka koreksi yang terjadi cenderung bersifat sementara dan berpotensi dimanfaatkan sebagai peluang jual oleh pelaku pasar.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas masih dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat yang terus menunjukkan dominasi. Menguatnya dolar membuat harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan global cenderung melemah. Kondisi ini menjadi salah satu faktor utama yang menahan laju kenaikan emas dalam beberapa waktu terakhir.

Selain itu, kebijakan moneter dari Federal Reserve yang masih mempertahankan suku bunga pada level tinggi turut memperburuk sentimen terhadap emas. Suku bunga yang tinggi meningkatkan daya tarik instrumen investasi berbasis imbal hasil, seperti obligasi pemerintah. Akibatnya, investor cenderung mengalihkan dana dari emas ke aset yang menawarkan return lebih kompetitif.

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat juga memperbesar opportunity cost dalam memegang emas. Dalam kondisi ini, investor akan lebih memilih instrumen yang memberikan pendapatan tetap dibandingkan menyimpan aset yang tidak menghasilkan bunga. Hal ini semakin memperkuat tekanan terhadap harga emas di pasar global.

Di sisi lain, kondisi pasar keuangan yang cenderung stabil atau berada dalam mode risk-on turut mengurangi minat terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketika investor merasa lebih percaya diri terhadap prospek ekonomi dan pasar saham, permintaan terhadap aset lindung nilai seperti emas biasanya menurun. Faktor ini menjadi tambahan tekanan yang membuat harga emas sulit untuk bangkit dalam jangka pendek.

Dengan mempertimbangkan seluruh faktor tersebut, Dupoin Futures memperkirakan bahwa harga emas hari ini masih berpotensi melanjutkan tren penurunan dengan target utama di level 4.669 dan kemungkinan pelemahan lanjutan menuju 4.607. Selama harga belum mampu menembus resistance kunci, prospek jangka pendek emas diperkirakan tetap berada dalam bayang-bayang tekanan bearish yang cukup kuat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saham AI Tertekan, Peringatan Bos Teknologi Bikin Investor Mulai Waspada

    Saham AI Tertekan, Peringatan Bos Teknologi Bikin Investor Mulai Waspada

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Saham-saham yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI) mengalami tekanan pada perdagangan awal pekan setelah sejumlah pemimpin industri AI menyerukan pendekatan yang lebih hati-hati terhadap perkembangan teknologi tersebut. Perubahan sentimen ini membuat investor kembali mempertanyakan seberapa cepat investasi AI dapat terus berkembang dan apakah belanja besar-besaran untuk infrastruktur AI dapat dipertahankan. Menurut laporan Yahoo Finance, saham […]

  • Bawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

    Bawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Hisense, merek peralatan elektronik dan rumah tangga terkemuka di dunia, serta sponsor resmi FIFA World Cup 2026TM, menghadirkan pengalaman menonton pertandingan sepak bola yang semakin realistis, imersif, dan memukau lewat inovasi terbaru pada lini televisi premiumnya. QINGDAO, Tiongkok, 2026 – Hisense, merek peralatan elektronik dan rumah tangga terkemuka di dunia, serta sponsor resmi FIFA World […]

  • Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta

    Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    JAKARTA — Indonesia Contact Center Association(ICCA) kembali menggelar konferensi tahunan Indonesia Contact Center Conference & Exhibition (ICCE) pada 22–23 September 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Pertemuan dua hari ini mempertemukan ratusan praktisi layanan konsumen, perbankan, BUMN, regulator, serta pengembang solusi teknologi contact center dan customer experience (CX) dari berbagai wilayah di […]

  • Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 Mei 2026 – Di tengah dinamika daya beli masyarakat yang masih menghadapi sejumlah tantangan, kendaraan roda dua tetap mempertahankan posisinya sebagai moda transportasi paling relevan di Indonesia. Fleksibilitas, efisiensi biaya, serta kemampuannya menjangkau berbagai kebutuhan mobilitas menjadikan sepeda motor tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat urban yang […]

  • Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy

    Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Telkom AI Center membekali kreator dengan insight monetisasi, strategi positioning, serta pemanfaatan AI untuk bersaing di era gig economy. Sepanjang Februari 2026, Telkom AI Center of Excellence Bandung menghadirkan rangkaian kegiatan AI Connect: From Idea to Income. Program ini dirancang sebagai ruang belajar bagi content creator, talenta digital, dan pelaku industri kreatif untuk memahami bagaimana […]

  • Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

    Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Keberhasilan dalam trading tidak hanya ditentukan oleh seberapa canggih algoritma yang Anda gunakan atau seberapa dalam analisis fundamental Anda. Faktor yang sering menjadi pembeda antara trader sukses dan mereka yang gagal adalah kontrol psikologis. Di pasar keuangan yang bergerak dinamis, emosi manusia seperti ketakutan dan keserakahan sering kali memicu kesalahan fatal yang sebenarnya bisa dihindari […]

expand_less