Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220

Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

Harga emas dunia menunjukkan kecenderungan melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, didorong oleh kombinasi sentimen fundamental dan sinyal teknikal yang mendukung tren kenaikan. Berdasarkan analisis harian oleh Andy Nugraha selaku analis Dupoin Futures mengungkapkan bahwa lonjakan harga emas yang terjadi baru-baru ini dipicu oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat dan meningkatnya tekanan inflasi. Data terbaru dari Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (Core PCE), yang merupakan indikator inflasi utama Federal Reserve, menunjukkan bahwa inflasi telah melampaui level 3%, memperkuat daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi. Pada akhir pekan lalu, harga emas tercatat menguat lebih dari 1% dan diperdagangkan di sekitar $5.065 per troy ounce setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah harian di kisaran $4.981, menandakan adanya rebound yang cukup kuat.

Memasuki sesi perdagangan Asia pada awal pekan, harga emas masih mempertahankan momentum positif dengan bergerak mendekati level $5.095. Kenaikan ini didukung oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memberlakukan tarif impor baru yang memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik perdagangan internasional. Kebijakan tersebut meningkatkan minat investor terhadap aset safe-haven seperti emas, yang secara historis cenderung diminati saat kondisi ekonomi dan geopolitik tidak stabil. Selain itu, ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran juga turut memperkuat permintaan emas, meskipun adanya peluang negosiasi antara kedua negara sedikit menahan laju kenaikan agar tidak terlalu tajam.

Dari sisi ekonomi makro, perlambatan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat menjadi salah satu faktor utama yang mendukung penguatan harga emas. Produk Domestik Bruto (PDB) AS pada kuartal keempat tahun 2025 tercatat hanya tumbuh 1,4% secara tahunan, jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kuartal sebelumnya yang mencapai 4,4% dan juga di bawah ekspektasi pasar. Kondisi ini mengindikasikan bahwa aktivitas ekonomi mulai mengalami perlambatan, yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter Federal Reserve ke depan. Di sisi lain, inflasi yang masih menunjukkan peningkatan membuat bank sentral berada dalam posisi yang cukup kompleks, karena kebutuhan untuk menekan inflasi harus diseimbangkan dengan upaya menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi. Situasi ini menciptakan ketidakpastian yang pada akhirnya memberikan dukungan tambahan bagi harga emas.

Menurut Andy Nugraha, kondisi fundamental yang ada saat ini masih memberikan peluang bagi emas untuk mempertahankan tren positifnya. Selain faktor fundamental, indikator teknikal juga menunjukkan sinyal yang sejalan dengan potensi penguatan lebih lanjut. Pola candlestick yang terbentuk mengindikasikan dominasi tekanan beli, sementara indikator Moving Average memperlihatkan bahwa tren naik masih solid dan belum menunjukkan tanda-tanda pembalikan arah. Selama harga emas mampu bertahan di atas level support penting, peluang untuk melanjutkan kenaikan masih terbuka lebar.

Untuk proyeksi pergerakan jangka pendek, Dupoin Futures memperkirakan bahwa jika momentum bullish tetap terjaga, harga emas berpotensi naik menuju level resistance berikutnya di sekitar $5.220 per troy ounce. Level ini menjadi target penting yang dapat diuji dalam waktu dekat apabila sentimen positif terus mendominasi pasar. Namun demikian, risiko koreksi tetap perlu diwaspadai, terutama jika terjadi aksi ambil untung atau perubahan sentimen pasar. Jika harga mengalami tekanan dan gagal melanjutkan kenaikan, maka level support terdekat yang perlu diperhatikan berada di kisaran $5.004, yang berpotensi menjadi area penopang harga.

Secara keseluruhan, prospek harga emas dalam jangka pendek masih menunjukkan kecenderungan bullish, didukung oleh kombinasi faktor ekonomi global, inflasi yang meningkat, serta ketidakpastian geopolitik yang belum mereda. Emas tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari perlindungan nilai di tengah kondisi pasar yang tidak menentu. Meski demikian, pergerakan harga emas tetap akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan data ekonomi Amerika Serikat serta arah kebijakan Federal Reserve, sehingga pelaku pasar disarankan untuk tetap memantau dinamika tersebut guna mengantisipasi potensi perubahan tren di masa mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Kemerdekaan, Pekerja BRI Region 6 Tampil dalam Balutan Baju Adat dan Wastra Nusantara

    Semarak Kemerdekaan, Pekerja BRI Region 6 Tampil dalam Balutan Baju Adat dan Wastra Nusantara

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Semangat kemerdekaan terasa semakin meriah saat pekerja BRI Region 6 antusias mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Mengusung semangat cinta Tanah Air dan kebanggaan terhadap keberagaman budaya Indonesia, para pekerja tampil istimewa dengan mengenakan beragam baju adat dan wastra Nusantara. Suasana upacara berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Balutan […]

  • Tumbuh 11%, KAI Logistik Kelola 65 Ribu ton Pengiriman Retail

    Tumbuh 11%, KAI Logistik Kelola 65 Ribu ton Pengiriman Retail

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KAI Logistik, anak usaha KAI terus mencatakan pertumbuhan signifikan pada layanan kurir dengan pertumbuhan konsisten sebesar 11% selama dua tahun berturut-turut. Tahun 2025, KAI Logistik mencatatkan volume sebesar 65.691 ton, meningkat dibandingkan 2024 sebesar 58.903 ton. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI Logistik. Secara tonase, volume tertinggi didominasi oleh paket sejumlah 43.650 […]

  • Dukung Keselamatan Kerja dan Operasional, Daop 9 Jember Selenggarakan Pelatihan P3K

    Dukung Keselamatan Kerja dan Operasional, Daop 9 Jember Selenggarakan Pelatihan P3K

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan menyelenggarakan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) bagi para pegawainya. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Selasa (3/2) hingga Rabu (4/2) Februari 2026, bertempat di Ruang Garuda Kantor Daop 9 Jember. Jember, 4 Februari 2026 — PT […]

  • WIKA Beton Dukung Proyek MRT Fase 2A CP205 Jakarta

    WIKA Beton Dukung Proyek MRT Fase 2A CP205 Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 95
    • 0Komentar

    PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) terus memperkuat perannya dalam transformasi mobilitas perkotaan melalui kemitraan strategis dengan Larsen & Toubro Limited untuk mendukung kontraktor terpilih Sojitz Corporation Ltd menangani proyek Trackwork MRT Jakarta Fase 2A Paket CP205 senilai Rp409 miliar.   Dalam proyek ini, WIKA Beton menangani pekerjaan Paket CP205 (Railway Systems dan Track […]

  • Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

    Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Arus peti kemas nasional terus menunjukkan tren positif pada semester I 2026, yang didorong ekspansi layanan pelayaran seperti pembukaan rute baru dan peningkatan aktivitas perdagangan. SURABAYA—Arus peti kemas nasional terus menunjukkan tren positif pada semester I 2026. PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat throughput mencapai 6,63 juta TEUs atau tumbuh 5,51 persen dibandingkan periode yang sama […]

  • Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Waspadai XAUUSD Menuju 4.237

    Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Waspadai XAUUSD Menuju 4.237

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Harga emas diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan pekan depan. Analisis Dupoin Futures menunjukkan bahwa pergerakan XAUUSD pada time frame Daily masih memberikan sinyal bearish seiring terbentuknya pola Head & Shoulder. Formasi teknikal tersebut membuka peluang bagi harga emas untuk melanjutkan koreksi menuju area support terdekat di level 4.237. Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, […]

expand_less