Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Terkoreksi, Dupoin Futures Soroti Target 4.310–4.239

Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Terkoreksi, Dupoin Futures Soroti Target 4.310–4.239

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih menghadapi tekanan jual pada perdagangan hari ini. Meskipun sejumlah faktor fundamental masih memberikan dukungan terhadap logam mulia, sinyal teknikal menunjukkan bahwa harga berpeluang melanjutkan fase koreksi dalam jangka pendek. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, pergerakan emas pada grafik harian masih berpotensi melemah menuju area support berikutnya di 4.310 hingga 4.239. Proyeksi tersebut didukung oleh terbentuknya pola ABC correction, kemunculan candlestick Bearish Engulfing, serta indikator Stochastic yang masih bergerak turun.

Pada time frame Daily, struktur pergerakan emas (XAUUSD) menunjukkan bahwa harga tengah memasuki fase korektif setelah sebelumnya mengalami penguatan. Pola ABC correction yang terbentuk menjadi salah satu indikasi bahwa tren kenaikan sebelumnya sedang mengalami penyesuaian. Dalam kondisi tersebut, harga berpotensi bergerak lebih rendah secara bertahap untuk mencari area keseimbangan baru sebelum menentukan arah pergerakan berikutnya.

Geraldo Kofit menilai pola koreksi tersebut menjadi semakin relevan setelah munculnya Bearish Engulfing pada grafik harian. Pola candlestick ini mencerminkan meningkatnya tekanan jual karena seller mampu mengambil alih momentum perdagangan dan menekan harga lebih rendah dibandingkan sesi sebelumnya. Kemunculan pola tersebut menjadi sinyal bahwa buyer mulai kehilangan kekuatan setelah sebelumnya mampu mendorong harga emas naik.

Dengan tekanan jual yang masih terlihat, area 4.310 menjadi support pertama yang perlu diperhatikan pelaku pasar. Jika tekanan bearish masih berlanjut dan harga mampu menembus level tersebut, pelemahan berikutnya berpotensi mengarah ke 4.239. Kedua level tersebut menjadi area penting dalam menentukan apakah koreksi hanya bersifat sementara atau berkembang menjadi pelemahan yang lebih dalam.

Selain struktur harga, indikator Stochastic juga memperlihatkan momentum yang cenderung melemah. Pergerakan Stochastic yang terus mengarah ke bawah menunjukkan bahwa tekanan beli belum kembali mengambil alih pasar. Namun, apabila indikator tersebut nantinya memasuki zona oversold, peluang terjadinya technical rebound perlu tetap diwaspadai. Kondisi jenuh jual dapat memicu sebagian trader kembali melakukan pembelian, terutama jika harga membentuk pola rejection atau swing low di sekitar area support.

Di tengah tekanan teknikal tersebut, kondisi fundamental emas (XAUUSD) sebenarnya masih menyimpan sejumlah katalis positif. Salah satunya berasal dari perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve (The Fed). Berkurangnya peluang kenaikan suku bunga dapat menjadi faktor pendukung bagi emas karena aset tersebut tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen berbasis bunga. Ketika ekspektasi suku bunga tinggi mulai mereda, opportunity cost dalam memegang emas ikut berkurang.

Dolar AS yang cenderung melemah juga menjadi faktor yang berpotensi mendukung harga emas. Karena emas diperdagangkan dalam denominasi dolar AS, pelemahan mata uang tersebut dapat membuat logam mulia relatif lebih terjangkau bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Kondisi ini pada akhirnya dapat meningkatkan permintaan dan membatasi ruang penurunan harga.

Namun, penguatan US Treasury Yield masih menjadi salah satu risiko yang perlu diperhatikan. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dapat membuat aset berbasis bunga menjadi lebih menarik bagi investor. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi minat terhadap emas dan menjadi salah satu faktor yang dapat memperkuat tekanan koreksi dalam jangka pendek.

Selain faktor moneter, perkembangan geopolitik juga masih menjadi perhatian utama. Ketidakpastian yang berkaitan dengan Selat Hormuz berpotensi meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Jika risiko geopolitik kembali meningkat, investor kemungkinan akan mencari aset yang dinilai lebih defensif untuk menghadapi volatilitas pasar. Sentimen tersebut dapat menjadi penyangga bagi harga emas apabila tekanan jual semakin meningkat.

Kondisi tersebut membuat prospek XAUUSD berada dalam situasi yang cukup berimbang. Di satu sisi, pelemahan dolar AS, berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, dan meningkatnya risiko geopolitik dapat memberikan dukungan terhadap emas. Di sisi lain, kenaikan Treasury Yield, pola ABC correction, Bearish Engulfing, dan melemahnya Stochastic menunjukkan bahwa harga masih memiliki risiko turun dalam jangka pendek.

Pelaku pasar juga perlu mencermati perkembangan data ekonomi Amerika Serikat karena angka-angka tersebut dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan The Fed. Apabila data ekonomi menunjukkan pelemahan lebih lanjut, peluang pelonggaran kebijakan moneter dapat semakin meningkat dan memberikan katalis positif bagi emas. Sebaliknya, data yang lebih kuat dari perkiraan dapat kembali memperkuat dolar AS dan meningkatkan tekanan terhadap XAUUSD.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa harga emas (XAUUSD) masih berpeluang melanjutkan koreksi menuju area 4.310 hingga 4.239. Terbentuknya ABC correction yang dikonfirmasi dengan Bearish Engulfing serta momentum Stochastic yang melemah menjadi dasar utama proyeksi tersebut. Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan respons harga di area support. Apabila terjadi rejection kuat dan terbentuk swing low, peluang rebound dapat kembali terbuka. Sebaliknya, jika support berhasil ditembus dengan momentum yang kuat, tekanan bearish berpotensi berlanjut. Dengan demikian, area 4.310–4.239 menjadi zona kunci yang perlu dicermati untuk menentukan arah pergerakan emas (XAUUSD) selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saat Bali Terdiam: Mengalami Hari Nyepi di Pulau Dewata

    Saat Bali Terdiam: Mengalami Hari Nyepi di Pulau Dewata

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Seringkali, Bali bergerak dengan ritme yang bising. Sepeda motor melaju kencang di jalan-jalan, klub pantai memutar musik hingga matahari terbenam, dan para wisatawan berkumpul di kafe, restoran, dan berbagai destinasi budaya di seluruh pulau. Namun, sekali setahun, destinasi yang semarak ini berubah total. Saat masyarakat Bali menyambut Tahun Baru Saka, pulau ini berubah menjadi sunyi. […]

  • Faktor yang Bisa Membantu Doggy Hidup Lebih Lama dan Sehat

    Faktor yang Bisa Membantu Doggy Hidup Lebih Lama dan Sehat

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Memiliki doggy kesayangan tentu menjadi pengalaman yang penuh kebahagiaan bagi banyak Pawfriends. Namun, satu hal yang sering membuat sedih para pecinta hewan adalah fakta bahwa lama hidup anjing tidak sepanjang usia manusia. Meski begitu, memahami faktor yang memengaruhi lama hidup anjing bisa membantu Pawfriends memberikan perawatan terbaik agar doggy tetap sehat dan hidup lebih lama. […]

  • BUKTI TANGAN DINGIN SANG MENTOR! Gubernur YSK Sukses ‘Saring’ Talenta Super, Dr. Manumpil Lolos Kawah Candradimuka PKN I!

    BUKTI TANGAN DINGIN SANG MENTOR! Gubernur YSK Sukses ‘Saring’ Talenta Super, Dr. Manumpil Lolos Kawah Candradimuka PKN I!

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle reputasi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Manado, Media.Reputsiplus.com Awal masa jabatan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), ditandai dengan sebuah seruan tegas kepada jajarannya: birokrat harus “berlari” dan proaktif menunjukkan kompetensi demi akselerasi kemajuan daerah. Kini, seruan tersebut mulai menunjukkan hasil konkret. Prestasi gemilang yang ditorehkan Dr. Fransiscus Engelbert Manumpil, M.Env.Mgmt, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sulut, yang baru saja […]

  • PNBP Minerba Tembus Rp56 Triliun, Hilirisasi Smelter MIND ID Jadi Motor Penggerak

    PNBP Minerba Tembus Rp56 Triliun, Hilirisasi Smelter MIND ID Jadi Motor Penggerak

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA — Program hilirisasi mineral memberikan dampak nyata terhadap penerimaan negara. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM mencatat realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor minerba periode Januari–April 2026 mencapai Rp48,95 triliun. Hingga 15 Mei 2026, angka tersebut telah meningkat menjadi sekitar Rp56 triliun atau tercatat tumbuh 6,21 persen secara tahunan. Di balik […]

  • Pemerintah Provinsi Sulut Dorong Penguatan Pembinaan Basket Lewat Monitoring Porprov XII

    Pemerintah Provinsi Sulut Dorong Penguatan Pembinaan Basket Lewat Monitoring Porprov XII

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MANADO, reputasiplus.com — Perkembangan atlet bola basket Sulawesi Utara menunjukkan peningkatan signifikan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII, yang digelar di kompleks KONI Sario, Manado. Hal ini terlihat saat Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus meninjau langsung pertandingan cabang olahraga basket yang mempertemukan tim Talaud dan Minahasa Utara pada Jumat (21/11/2025). Gubernur menyaksikan jalannya pertandingan […]

  • Angkat Isu Ramadan Global dan Halal Tourism, FDCHT BINUS University Gelar “Ramadhan Safari Talks 2026”

    Angkat Isu Ramadan Global dan Halal Tourism, FDCHT BINUS University Gelar “Ramadhan Safari Talks 2026”

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Februari 2026 — Faculty of Digital Communication and Hotel & Tourism (FDCHT) BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang diskusi yang relevan dan berdampak melalui penyelenggaraan Ramadhan Safari Talks 2026. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini menjadi wadah berbagi wawasan lintas disiplin mengenai budaya Ramadan di berbagai negara, perkembangan industri halal tourism, […]

expand_less