Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas (XAUUSD) Terancam Lanjut Turun? Dupoin Futures Ungkap Level Kunci yang Wajib Dipantau

Harga Emas (XAUUSD) Terancam Lanjut Turun? Dupoin Futures Ungkap Level Kunci yang Wajib Dipantau

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih berada dalam fase yang penuh tekanan pada perdagangan hari Senin (3/8). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang pelemahan masih lebih besar dibandingkan potensi kenaikan setelah harga kembali gagal mempertahankan momentum bullish di area resistance penting. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar masih cenderung melakukan aksi jual sehingga emas (XAUUSD) berpotensi melanjutkan koreksi menuju area support terdekat. Meskipun demikian, investor tetap perlu mengantisipasi perubahan sentimen yang dapat muncul dari perkembangan data ekonomi Amerika Serikat maupun arah kebijakan bank sentral, yang berpotensi memicu volatilitas tinggi di pasar logam mulia.

Dalam analisis teknikal Dupoin Futures, pergerakan emas (XAUUSD) pada time frame Daily masih memperlihatkan dominasi tren bearish. Salah satu penyebab utamanya adalah kegagalan harga untuk ditutup di atas level resistance 4.104, yang hingga kini masih menjadi penghalang utama bagi upaya pembalikan arah menuju tren bullish. Selama harga tetap bergerak di bawah level tersebut, peluang terjadinya pelemahan dinilai masih lebih besar dibandingkan potensi penguatan yang berkelanjutan.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa sinyal pelemahan semakin diperkuat oleh kemunculan pola candlestick Bearish Engulfing. Pola ini umumnya dianggap sebagai salah satu indikasi bahwa tekanan jual mulai kembali menguasai pasar setelah upaya kenaikan harga gagal dipertahankan. Kehadiran pola tersebut di sekitar area resistance memperlihatkan bahwa seller masih memiliki kontrol terhadap arah pergerakan emas (XAUUSD), sehingga ruang kenaikan dalam jangka pendek menjadi lebih terbatas.

Selain pola candlestick, Dupoin Futures juga menyoroti indikator Stochastic yang masih bergerak turun. Pergerakan indikator tersebut mengindikasikan bahwa momentum bearish belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Selama belum muncul sinyal pembalikan yang valid dari indikator teknikal maupun perubahan struktur harga, Dupoin Futures menilai skenario pelemahan masih menjadi proyeksi yang paling realistis.

Berdasarkan proyeksi teknikal tersebut, Dupoin Futures memperkirakan harga emas (XAUUSD) berpotensi bergerak menuju support 4.010 sebagai target terdekat. Area ini menjadi level yang sangat penting untuk diamati oleh pelaku pasar karena dapat menjadi penentu arah pergerakan berikutnya. Jika tekanan jual terus berlanjut dan support tersebut gagal dipertahankan, bukan tidak mungkin koreksi akan berkembang lebih dalam. Sebaliknya, apabila muncul respons beli yang kuat di sekitar area tersebut, emas (XAUUSD) berpotensi mengalami rebound teknikal meskipun peluang tersebut masih membutuhkan konfirmasi tambahan.

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures menilai bahwa arah pergerakan emas (XAUUSD) masih akan sangat dipengaruhi oleh dinamika dolar Amerika Serikat dan pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield). Ketika dolar AS menguat dan yield obligasi bertahan pada level tinggi, daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil cenderung berkurang. Dalam situasi seperti itu, sebagian investor biasanya mengalihkan dana ke aset berbasis dolar yang menawarkan potensi imbal hasil lebih menarik.

Di sisi lain, perhatian pasar saat ini juga tertuju pada berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk data inflasi, pasar tenaga kerja, aktivitas manufaktur, hingga pernyataan para pejabat Federal Reserve. Menurut Dupoin Futures, seluruh data tersebut akan menjadi acuan utama investor dalam memperkirakan arah kebijakan suku bunga The Fed pada periode mendatang. Jika data ekonomi kembali menunjukkan hasil yang lebih kuat dari ekspektasi, peluang suku bunga tinggi bertahan lebih lama akan semakin besar. Kondisi tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sekaligus memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas (XAUUSD).

Namun demikian, Dupoin Futures juga melihat adanya peluang perubahan sentimen apabila data ekonomi Amerika Serikat mulai menunjukkan perlambatan. Jika inflasi terus melandai atau indikator ekonomi lainnya melemah, ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga berpotensi meningkat. Situasi tersebut dapat mendorong pelemahan dolar AS dan penurunan US Treasury Yield, yang pada akhirnya menjadi katalis positif bagi emas (XAUUSD).

Selain faktor ekonomi, perkembangan geopolitik global juga tetap menjadi perhatian utama. Ketidakpastian yang meningkat akibat konflik internasional maupun risiko ekonomi global dapat kembali memicu permintaan terhadap aset safe haven, termasuk emas (XAUUSD). Dalam kondisi seperti itu, tekanan jual yang berasal dari penguatan dolar AS berpotensi tertahan oleh meningkatnya minat investor terhadap logam mulia sebagai instrumen perlindungan nilai.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas (XAUUSD) masih cenderung bearish selama belum mampu menembus resistance 4.104. Pola Bearish Engulfing yang terbentuk, didukung oleh indikator Stochastic yang masih bergerak turun, menunjukkan bahwa dominasi seller masih cukup kuat untuk mempertahankan tekanan terhadap harga. Oleh karena itu, Dupoin Futures memproyeksikan area 4.010 sebagai target support yang layak dicermati dalam waktu dekat. Meski peluang rebound teknikal tetap terbuka apabila muncul sentimen positif dari data ekonomi atau pelemahan dolar AS, investor disarankan tetap berhati-hati dan menunggu konfirmasi yang lebih kuat sebelum mengubah bias menjadi bullish. Dengan terus memantau perkembangan fundamental global dan sinyal teknikal, pelaku pasar dapat menyusun strategi yang lebih terukur dalam menghadapi pergerakan harga emas (XAUUSD) pada perdagangan hari ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Respon Cepat, Tapi Pelanggan Masih Kecewa? Ini Alasannya

    Sudah Respon Cepat, Tapi Pelanggan Masih Kecewa? Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Dalam pelayanan pelanggan (customer service), perusahaan memantau berbagai metrik, salah satunya adalah Average Handling Time (AHT) dan memastikan setiap panggilan telepon diangkat dalam hitungan detik. Namun, apakah respons cepat benar-benar menjamin kepuasan pelanggan? Belum tentu. Kecepatan tanpa kualitas interaksi hanya akan menghasilkan penyelesaian masalah secara dangkal. Untuk mencapai service excellence sejati, bisnis harus melangkah lebih jauh dari sekadar respons […]

  • WIKA Beton Dukung Proyek MRT Fase 2A CP205 Jakarta

    WIKA Beton Dukung Proyek MRT Fase 2A CP205 Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 84
    • 0Komentar

    PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) terus memperkuat perannya dalam transformasi mobilitas perkotaan melalui kemitraan strategis dengan Larsen & Toubro Limited untuk mendukung kontraktor terpilih Sojitz Corporation Ltd menangani proyek Trackwork MRT Jakarta Fase 2A Paket CP205 senilai Rp409 miliar.   Dalam proyek ini, WIKA Beton menangani pekerjaan Paket CP205 (Railway Systems dan Track […]

  • Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

    Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan kedaulatan emas nasional melalui pengembangan ekosistem emas dari hulu hingga hilir. Pemerintah ingin emas yang ditambang di Indonesia tidak sekadar menjadi komoditas yang keluar dari dalam negeri, tetapi dapat disimpan, diperdagangkan, dan dikembangkan nilai tambahnya di dalam negeri. “Kita ingin emas Indonesia tidak hanya ditambang di negeri ini, […]

  • HUT ke-81 RI Makin Semarak, LRT Jabodebek Meriahkan bersama Pengguna

    HUT ke-81 RI Makin Semarak, LRT Jabodebek Meriahkan bersama Pengguna

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut terasa di LRT Jabodebek melalui berbagai kegiatan interaktif bersama pengguna pada Senin (17/8). LRT Jabodebek mengajak pengguna dengan permainan seru dan interaktif di 3 stasiun yakni : Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia, Jatimulya, dan Harjamukti. LRT Jabodebek menghadirkan berbagai permainan interaktif yakni puzzle dan kuis seputar LRT Jabodebek. […]

  • XAU/USD Lanjutkan Tren Bearish, Target Penurunan Mengarah ke 4.379

    XAU/USD Lanjutkan Tren Bearish, Target Penurunan Mengarah ke 4.379

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Harga emas global diperkirakan masih menghadapi tekanan sepanjang pekan ketiga bulan Mei, seiring dominasi tren bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan signifikan. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 masih mencerminkan kecenderungan turun yang kuat, dengan peluang penurunan lanjutan selama harga belum mampu menembus area resistance penting. […]

  • Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juli 2026 — Harga Bitcoin bergerak fluktuatif setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima minggu di kisaran US$66.400–US$66.500 pada 21 Juli 2026. Namun, penguatan tersebut tertahan setelah BTC terkoreksi ke area US$65.600–US$65.700 pada 22 Juli 2026.  Koreksi terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia, dengan WTI menembus US$85 per barel dan Brent mendekati US$90 per barel. Kondisi ini kembali memicu kekhawatiran pasar terhadaptekanan inflasi global dan arah kebijakan suku bunga The Fed.  CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai koreksi Bitcoin tidak serta-merta menghapus peluang penguatan, tetapi pasar membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat dari faktor makro dan arus dana institusional.  “Koreksi setelah Bitcoin menyentuh level tertinggi lima minggu adalah hal yang wajar, terutama ketika pasar menghadapi tekanan dari harga minyak dan geopolitik. Peluang penguatan tetap terbuka, tetapi pasar membutuhkan dukungan yang lebih solid, baik dari stabilisasi makro, meredanya risiko energi, maupun keberlanjutan inflow institusional,” ujar Yudho.  Menurut Yudho, harga minyak kini menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam membaca arah Bitcoin jangka pendek. Selama tekanan energi dan eskalasigeopolitik masih berlangsung, volatilitas pasar kripto berpotensi tetap tinggi.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi variabel yang sangat penting untuk diperhatikan. Jika kenaikan harga energi berlanjut dan kembali mendorong kekhawatiran inflasi, ekspektasiterhadap arah suku bunga The Fed juga bisa berubah. Dampaknya dapat langsung terasa pada aset berisiko seperti Bitcoin,” jelasnya.  Menurut data riset Market Outlook FLOQ, level US$66.500 menjadi resistance jangka pendek Bitcoin setelah dua kali gagal ditembus sepanjang bulan ini. Sementara itu, area US$64.000 menjadisupport penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar.  Harga Minyak dan Geopolitik Jadi Fokus  Data FLOQ mencatat eskalasi konflik AS-Iran menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak. Selama tekanan geopolitik dan risiko pasokan energi belum mereda, hargaminyak diperkirakan tetap menjadi variabel penting yang memengaruhi pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi indikator penting untuk membaca arah Bitcoin. […]

expand_less