Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Minyak Naik di Tengah Konflik AS-Iran, Ini Analisis WTI Hari Ini

Harga Minyak Naik di Tengah Konflik AS-Iran, Ini Analisis WTI Hari Ini

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 45 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Harga minyak West
Texas Intermediate (WTI) kembali menjadi perhatian pasar di tengah perkembangan
negosiasi Amerika Serikat (AS) dan Iran serta kondisi pasokan minyak global.
Pada awal perdagangan pekan ini, harga minyak menguat lebih dari 1% setelah AS
dan Iran belum mencapai kesepakatan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
Namun, dari sisi teknikal, pergerakan WTI masih menghadapi potensi tekanan
bearish.

Berdasarkan
analisis Dupoin Futures, harga minyak WTI pada timeframe Daily mulai memasuki
tren bearish baru setelah belum mampu ditutup di atas zona resistance
sebelumnya pada level 96.78–99.05. Kegagalan harga untuk menembus dan bertahan
di atas area tersebut menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih berpotensi
mendominasi pergerakan WTI.

Geraldo Kofit,
analis Dupoin Futures, mengatakan kondisi tersebut membuka peluang bagi harga
minyak untuk melanjutkan pelemahan menuju zona support terdekat di 88.70–86.54.
Level tersebut menjadi area yang perlu diperhatikan apabila tekanan bearish
kembali menguat pada perdagangan hari ini.

Selain level
support dan resistance, struktur teknikal WTI juga menunjukkan terbentuknya
pola ABC Correction. Pola tersebut semakin diperkuat oleh kemunculan Bearish
Engulfing yang mengindikasikan adanya tekanan jual setelah harga mengalami fase
kenaikan sebelumnya. Dengan kombinasi kedua pola tersebut, potensi pelemahan
WTI masih terbuka selama harga belum mampu kembali menembus resistance
96.78–99.05.

Meski demikian,
pergerakan minyak tetap sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik di
Timur Tengah. Harga minyak pada Senin, 28 September 2026, naik lebih dari 1%
setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal perdamaian Iran yang
berkaitan dengan penyelesaian konflik dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Kondisi tersebut mempertahankan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan
pasokan minyak dari kawasan tersebut.

Reuters melaporkan
bahwa Brent naik sekitar 1,27% menjadi US$105,64 per barel, sementara WTI berada
di sekitar US$93,11 per barel pada awal perdagangan Senin. Pasar juga masih
menunggu perkembangan negosiasi AS-Iran yang diperkirakan berlanjut pada pekan
ini.

Di sisi lain,
terdapat faktor yang dapat membatasi kenaikan harga minyak. Arus ekspor minyak
Timur Tengah mulai mengalami pemulihan setelah sebelumnya terganggu akibat
konflik. Reuters mencatat peningkatan aliran minyak melalui kawasan tersebut,
termasuk pemulihan aktivitas ekspor Arab Saudi, sehingga perbaikan pasokan
dapat mengurangi tekanan kenaikan harga apabila berlangsung lebih jauh.

Kondisi tersebut
membuat pasar minyak berada di antara dua sentimen yang berlawanan. Risiko
gangguan pasokan akibat konflik dan ketidakpastian Selat Hormuz memberikan
dukungan terhadap harga WTI, sedangkan pemulihan arus minyak berpotensi menahan
penguatan lebih lanjut.

Menurut Dupoin
Futures
, perkembangan negosiasi AS-Iran dan arus pasokan melalui Selat Hormuz
akan menjadi katalis utama yang perlu diperhatikan. Dari sisi teknikal,
resistance 96.78–99.05 menjadi area penting untuk menentukan perubahan struktur
harga.

Dengan demikian,
prediksi harga minyak WTI hari ini masih menghadapi risiko pelemahan dari
perspektif teknikal. Selama WTI belum mampu menembus dan bertahan di atas
resistance 96.78–99.05, harga berpotensi melanjutkan tren bearish menuju
support 88.70–86.54. Namun, perubahan signifikan pada kondisi geopolitik atau
gangguan baru terhadap pasokan dapat meningkatkan volatilitas dan mengubah
dinamika pergerakan minyak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biar Mudik 2026 Nggak Terasa Berat, Ini Cara Atasinya dengan Akulaku PayLater

    Biar Mudik 2026 Nggak Terasa Berat, Ini Cara Atasinya dengan Akulaku PayLater

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta, 2026 – Mudik Lebaran selalu jadi momen yang paling ditunggu untuk berkumpul bersama keluarga. Akan tetapi di balik kehangatannya, ada satu hal yang hampir selalu jadi tantangan: biaya mudik yang terasa makin berat setiap tahunnya. Mulai dari tiket transportasi, akomodasi, hingga kebutuhan selama di kampung halaman, semua datang dalam waktu yang bersamaan. Kalau tidak […]

  • Ducking.id Hadirkan Ekosistem Solusi Impor Efisien untuk Pelaku UMKM hingga Perusahaan dengan Kebutuhan Impor Rutin

    Ducking.id Hadirkan Ekosistem Solusi Impor Efisien untuk Pelaku UMKM hingga Perusahaan dengan Kebutuhan Impor Rutin

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Ducking.id, platform yang memfasilitasi sourcing dan impor barang dari marketplace China (1688, Taobao, Alibaba, Tmall, AliExpress) untuk pasar Indonesia, menegaskan posisinya sebagai import solution partner end-to-end, bukan sekadar layanan bagi importir pemula. Repositioning ini menyoroti bahwa layanan Ducking.id sebenarnya mencakup seluruh alur impor, mulai dari sourcing dan transaksi lintas marketplace tanpa perlu akun sendiri, konsolidasi […]

  • Harga Emas Hari Ini Berpotensi Uji Resistance Baru, Simak Analisis Dupoin Futures

    Harga Emas Hari Ini Berpotensi Uji Resistance Baru, Simak Analisis Dupoin Futures

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Harga emas diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Selasa, (21/7). Meski tren utama dalam jangka menengah masih berada dalam fase bearish, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai momentum kenaikan jangka pendek masih cukup solid. Berdasarkan analisis terbaru Dupoin Futures, pergerakan harga emas menunjukkan sejumlah sinyal teknikal yang mengindikasikan dominasi pembeli mulai […]

  • Krisis Akan Selalu Ada, Menunggu Kondisi Ideal Justru Bisa Membuat Investor Kehilangan Peluang

    Krisis Akan Selalu Ada, Menunggu Kondisi Ideal Justru Bisa Membuat Investor Kehilangan Peluang

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi berbagai ketidakpastian, banyak calon investor masih bertanya: apakah sekarang waktu yang tepat untuk mulai berinvestasi? Ketika pasar bergerak fluktuatif, suku bunga berubah, dan sentimen geopolitik memengaruhi ekonomi dunia, tidak sedikit yang memilih menunggu hingga kondisi dianggap lebih aman sebelum mengambil keputusan investasi. Padahal, jika melihat perjalanan ekonomi […]

  • Kami Hadir Sepenuh Hati Melayani di Hari Yang Fitri, KAI Daop 2 Bandung Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

    Kami Hadir Sepenuh Hati Melayani di Hari Yang Fitri, KAI Daop 2 Bandung Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh pelanggan dan masyarakat. Di momen penuh kebahagiaan ini, KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. Perayaan Idul Fitri merupakan momen spesial bagi masyarakat untuk bersilaturahmi bersama keluarga. KAI […]

  • Kunjungan Modi ke Indonesia: Mampukah Hubungan India-Indonesia Melompat Lebih Jauh?

    Kunjungan Modi ke Indonesia: Mampukah Hubungan India-Indonesia Melompat Lebih Jauh?

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Oleh Gurjit Singh* Jakarta — Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat menghadirkan peluang untuk mengangkat salah satu kemitraan strategis yang paling belum dimanfaatkan secara optimal di Asia. Sebagai dua negara demokrasi besar, kekuatan maritim, anggota G20, dan suara penting bagi Global South, India dan Indonesia selama ini […]

expand_less