Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Hilirisasi Pangan Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Siapkan Lahan Peternakan Ayam Terintegrasi

Hilirisasi Pangan Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Siapkan Lahan Peternakan Ayam Terintegrasi

  • account_circle editor News
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Jakarta — PTPN IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menyatakan kesiapan mendukung agenda pemerintah dalam percepatan hilirisasi industri ayam terintegrasi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Program industri ayam terintegrasi diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung penyediaan protein hewani, terutama daging ayam dan telur, yang kebutuhannya terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk serta implementasi agenda sosial pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada tahap awal, pemerintah melalui Danantara Indonesia menyiapkan investasi strategis sekitar Rp 20 triliun untuk membangun ekosistem industri ayam terintegrasi, mulai dari pembibitan, pakan, budidaya, hingga pengolahan dan distribusi. Pendekatan hilirisasi dipilih untuk memperkuat kesinambungan pasokan, menekan fluktuasi harga, sekaligus mendorong pemerataan produksi protein hewani ke luar Pulau Jawa.

Dalam konteks tersebut, peran badan usaha milik negara (BUMN) menjadi penting. Salah satunya PTPN IV PalmCo yang mengelola jutaan hektare perkebunan kelapa sawit di berbagai wilayah Indonesia. Dengan portofolio aset dan infrastruktur yang telah terbentuk, PalmCo dipandang memiliki posisi strategis untuk mendukung agenda hilirisasi pangan, termasuk pengembangan peternakan ayam terintegrasi.

Hilirisasi sebagai Arah Kebijakan

Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian Sam Herodian, dalam forum Road to Jakarta Food Security Summit 2026, menegaskan bahwa hilirisasi menjadi salah satu pendekatan utama dalam transformasi sistem pangan nasional.

“Pengembangan industri ayam terintegrasi tidak hanya soal menambah kapasitas produksi, tetapi juga memastikan distribusi dan keterjangkauan pangan yang lebih merata, khususnya di luar Jawa,” ujar Sam.

Pendekatan terintegrasi dinilai mampu meredam ketergantungan produksi pada wilayah tertentu serta mengurangi risiko gejolak pasokan dan harga di sektor perunggasan.

Senada dengan itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan Ali Agus menekankan pentingnya menjaga posisi peternak rakyat dalam skema hilirisasi. “Hilirisasi idealnya memastikan kesinambungan dari hulu ke hilir, sekaligus membuka ruang bagi peternak rakyat untuk tumbuh bersama industri,” kata Ali Agus.

Kesiapan Lahan Jadi Kunci

Salah satu tantangan utama pengembangan peternakan modern berskala besar adalah kesiapan lahan. Di luar Jawa, ketersediaan lahan yang memiliki kepastian hukum, infrastruktur dasar, dan akses logistik kerap menjadi hambatan. Karena itu, pemanfaatan aset negara yang telah eksisting dinilai sebagai opsi strategis.

PTPN IV PalmCo berada dalam ekosistem tersebut. Dengan pengalaman panjang mengelola perkebunan sawit, perusahaan memiliki aset lahan yang relatif siap secara legal dan operasional. Namun demikian, PalmCo menegaskan pendekatan bertahap tetap menjadi prinsip utama.

Direktur Strategy dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, mengatakan perusahaan memilih langkah yang terukur dan berbasis kesiapan nyata di lapangan. “Kami memahami ini adalah proyek kebijakan nasional yang besar dan lintas sektor. Karena itu, PalmCo fokus pada kesiapan yang benar-benar bisa dieksekusi,” ujar Ugun.

Menurutnya, Kalimantan Timur menjadi wilayah yang saat ini telah memasuki tahap persiapan awal untuk mendukung pembangunan peternakan ayam terintegrasi, termasuk rencana groundbreaking dalam waktu dekat. Wilayah tersebut dinilai relatif siap dari sisi aset, keselarasan tata ruang, serta dukungan rencana pengembangan wilayah. “Kalimantan Timur menjadi contoh awal kesiapan. Ini bukan soal cepat, tetapi soal tepat,” katanya.

Integrasi Sawit dan Pangan Harus Berhati-hati

Ugun menegaskan bahwa pemanfaatan lahan perkebunan sawit untuk kegiatan pangan memerlukan kajian menyeluruh, mencakup aspek tata ruang, lingkungan, sosial, serta keberlanjutan. “Integrasi fungsi pangan di kawasan perkebunan sawit tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Semua harus sejalan dengan prinsip keberlanjutan,” ujarnya.

PalmCo juga memilih tidak memberikan ekspektasi berlebihan terhadap wilayah lain yang masih dalam tahap kajian. Pendekatan ini diambil untuk menjaga kredibilitas proyek sekaligus memastikan setiap langkah dapat dipertanggungjawabkan. “Lebih baik kami berbicara berdasarkan apa yang sudah siap dan bisa dieksekusi, daripada menyampaikan rencana yang belum tentu dapat direalisasikan,” kata dia.

Ke depan, PTPN IV PalmCo sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari ekosistem pendukung ketahanan pangan nasional, dengan memastikan pemanfaatan aset negara dilakukan secara optimal, bertanggung jawab, dan sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat hilirisasi pangan serta pemerataan produksi protein hewani di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bitcoin Uji US.000 di Tengah Ketegangan Iran dan Lonjakan Risiko Energi Global

    Bitcoin Uji US$75.000 di Tengah Ketegangan Iran dan Lonjakan Risiko Energi Global

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Bitcoin kembali menguji zona krusial di sekitar US$75.000, sebuah level psikologis yang berpotensi menentukan arah pasar kripto dalam jangka pendek. Kondisi ini membuka potensi reli lanjutan jika momentum bertahan, namun beberapa indikator teknikal mulai menunjukkan sinyal kehati-hatian. Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, pergerakan Bitcoin semakin mencerminkan perannya sebagai aset yang sensitif terhadap dinamika makro […]

  • Smart Airport Premium Service dari Krakatau IT dan IAS Hospitality

    Smart Airport Premium Service dari Krakatau IT dan IAS Hospitality

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Maret 2026 – PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT) dan PT IAS Hospitality Indonesia bekerjasama dalam pengembangan solusi digital untuk layanan premium di bandara (bandar udara). Kolaborasi ini mencakup pengembangan layanan longue dan concierge berbasis WhatsApp Business dan Aplikasi Mobile, fitur pembayaran digital, serta survei kepuasan pelanggan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan […]

  • Waringin Megah General Contractor Perkuat Reputasi dan Kepercayaan Klien Korporasi

    Waringin Megah General Contractor Perkuat Reputasi dan Kepercayaan Klien Korporasi

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Waringin Megah General Contractor terus memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya dalam pembangunan berbagai proyek berskala kecil hingga besar di Indonesia. Dalam industri konstruksi yang terus berkembang dan semakin kompetitif, Waringin Megah General Contractor terus memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya dalam pembangunan berbagai proyek berskala kecil hingga besar di Indonesia. Dengan mengandalkan tenaga ahli berpengalaman, perusahaan […]

  • Rangkaian koleksi Ramadhan dari Mulia Box yang menawarkan berbagai pilihan desain orisinal untuk mempercantik hantaran Idul Fitri.

    Mulia Box Luncurkan Koleksi Ramadhan 2026: Solusi Kemasan Premium Low-MOQ untuk UMKM

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JAKARTA, 3 Maret 2026 – Memasuki musim perayaan Ramadhan 1447 H, Mulia Box, produsen kemasan inovatif nasional, resmi meluncurkan koleksi khusus Ramadhan 2026. Menjawab tantangan logistik dan stok yang sering dialami pelaku UMKM, koleksi ini hadir dengan sistem Low Minimum Order Quantity (MOQ) yang memungkinkan pembelian dalam jumlah satuan dan berstatus ready stock. Koleksi tahun […]

  • Krakatau Steel Perkuat Daya Saing di Tengah Penurunan Produksi Baja Global dan Meningkatnya Tekanan Perdagangan

    Krakatau Steel Perkuat Daya Saing di Tengah Penurunan Produksi Baja Global dan Meningkatnya Tekanan Perdagangan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta 12 Mei 2026 – Penurunan produksi baja global pada Januari 2026 menjadi momentum bagi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) untuk memperkuat daya saing dan posisi di pasar domestik, seiring meningkatnya arus perdagangan baja dunia yang berpotensi menekan industri nasional. Langkah ini penting untuk menjaga keberlanjutan usaha dan menciptakan nilai […]

  • Pengadaan 54 Lokomotif CC 205 Tuntas, KAI Divre IV Siap Amankan Ketahanan Energi Nasional

    Pengadaan 54 Lokomotif CC 205 Tuntas, KAI Divre IV Siap Amankan Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 44
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang kembali menerima tambahan 16 unit lokomotif baru tipe CC 205 yang diproduksi oleh Progress Rail di Alabama, Amerika Serikat. Lokomotif tersebut tiba melalui Pelabuhan Panjang, Lampung, sebagai bagian dari batch keempat dalam program pengadaan sebanyak 54 unit lokomotif. Dengan tibanya pengiriman pada batch keempat ini, seluruh […]

expand_less