Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Kementerian PU Lakukan Penanganan Bencana Sumatera Lewat Skema Padat Karya untuk Pulihkan Ekonomi Warga

Kementerian PU Lakukan Penanganan Bencana Sumatera Lewat Skema Padat Karya untuk Pulihkan Ekonomi Warga

  • account_circle editor News
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

JAKARTA, 18 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengakselerasi penanganan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga 15 Januari 2026, Kementerian PU tidak hanya memfokuskan upaya pada pemulihan infrastruktur fisik, tetapi juga pemulihan ekonomi masyarakat terdampak melalui penerapan skema Padat Karya.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pelibatan masyarakat
melalui skema Padat Karya bertujuan agar warga terdampak tetap produktif dan
segera memperoleh penghasilan. Langkah ini telah diterapkan sejak pertengahan
Desember 2025 bersamaan dengan dukungan personel dari TNI dan Polri.

“Sejak pertengahan Desember 2025, kami menggunakan pola padat
karya. Kalau masyarakat dibiarkan diam dan bersedih terlalu lama, pemulihan
akan terhambat. Sehingga Kementerian PU bersama dengan TNI, Polri, dan
masyarakat yang dipekerjakan secara padat karya mulai bekerja selama 24
jam,” ujar Menteri Dody dalam Media Briefing di Kantor
Kementerian PU, Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Menteri Dody menambahkan, skema ini merupakan implementasi dari
arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan bahwa proses Rehabilitasi dan
Rekonstruksi harus berbasis prinsip Build Back Better.

“Kita semua berharap perekonomian segera bergulir lagi,
masyarakat harus segera punya income lagi. Dan kami harap
dengan program padat karya yang kita gulirkan dapat membantu masyarakat,”
imbuh Dody.

Hingga 15 Januari 2026 pukul 12.00 WIB, atau sekitar 52 hari sejak
awal kejadian bencana, Kementerian PU memprioritaskan pemulihan infrastruktur
dasar, terutama konektivitas jalan dan jembatan, serta dukungan layanan sumber
daya air.

Pada fase 30 hari pertama pascabencana yang berstatus tanggap
darurat, penanganan dilakukan di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan
Bencana (BNPB). Fokus utama saat itu adalah membuka kembali akses logistik agar
distribusi pangan, BBM, dan LPG dapat berjalan lancar.

Guna mendukung percepatan penanganan tersebut, Kementerian PU
telah memobilisasi sumber daya secara masif, antara lain:

–  Mengerahkan
1.332 personel pada tahap awal, termasuk 402 orang generasi muda Kementerian PU. Dukungan juga datang dari TNI, Polri, serta masyarakat
setempat sebanyak 1.366 orang.

–  Menyalurkan
1.854 alat berat dan 467 sarana pendukung ke lokasi terdampak di Aceh,
Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Dody menjelaskan bahwa kecepatan respons Kementerian PU
didukung oleh keberadaan balai teknis yang tersebar di seluruh provinsi.

“Kementerian PU memiliki balai teknis di seluruh provinsi di
Indonesia, sehingga ketika terjadi bencana, kami sudah bergerak lebih dulu. Hal
ini juga berlaku di seluruh wilayah, tidak hanya di Sumatera, tetapi juga di
tempat lain. Di setiap bencana, kita upayakan hadir secepat mungkin. Balai
teknis tersebut menjadi garda terdepan yang cepat tanggap ke lokasi terdampak
untuk melaksanakan penanganan awal,” ujar Menteri Dody.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus memperbarui progres
penanganan di lapangan dan bersinergi dengan kementerian/lembaga terkait,
pemerintah daerah, serta unsur TNI/Polri demi mempercepat pemulihan
infrastruktur dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: editor News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film Program BINUS UNIVERSITY Dorong Kolaborasi Global melalui “AI Meets Traditional Culture” Exhibition 2026

    Film Program BINUS UNIVERSITY Dorong Kolaborasi Global melalui “AI Meets Traditional Culture” Exhibition 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Tangerang, Indonesia 29 April 2026 – Program Film BINUS University dengan bangga berperan sebagai co-host dalam acara puncak “AI Meets Traditional Culture” China-Indonesia Youth AI Visual Works Exhibition 2026 yang bertempat di BINUS @Alam Sutera. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi kreatif lintas negara yang mempertemukan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan kekayaan budaya tradisional. Bekerja sama […]

  • Dorong Gaya Hidup Sehat, Metland Gelar Run for Fun Series 2026 di Proyek-Proyek Unggulan Metland dengan Hadiah Utama Apartemen

    Dorong Gaya Hidup Sehat, Metland Gelar Run for Fun Series 2026 di Proyek-Proyek Unggulan Metland dengan Hadiah Utama Apartemen

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Tren olahraga lari yang terus berkembang di masyarakat mendorong PT Metropolitan Land Tbk (Metland) menghadirkan Metland Run for Fun Series 2026, rangkaian event olahraga berbasis komunitas yang akan digelar di proyek-proyek residensial dan komersial Metland sepanjang tahun 2026. Setelah sukses menyelenggarakan berbagai event fun run sepanjang tahun 2025, tahun ini Metland menghadirkan konsep series dengan […]

  • Bersama Pertamina Group, Elnusa Petrofin Dukung Implementasi Green Terminal Tanjung Sekong dan Perluas Portofolio Bisnis Rendah Karbon

    Bersama Pertamina Group, Elnusa Petrofin Dukung Implementasi Green Terminal Tanjung Sekong dan Perluas Portofolio Bisnis Rendah Karbon

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, mendukung implementasi inisiatif Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten. Peresmian oleh PT Pertamina (Persero) ini menjadi tonggak penting dalam penguatan praktik ESG dan pengembangan ekosistem energi rendah karbon, sekaligus membuka ruang pertumbuhan bisnis baru berbasis […]

  • BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

    BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 8 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen pembiayaan multiguna pada kuartal I-2026. Penyaluran pada segmen ini tercatat meningkat sebesar 37,47% secara tahunan (year-on-year/YoY), di mana pertumbuhan ini didorong oleh permintaan masyarakat yang tetap kuat. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Kondisi […]

  • Perkuat Positioning di Segmen Ritel, BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 di Bandung

    Perkuat Positioning di Segmen Ritel, BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 di Bandung

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Bandung, 26 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi ekosistem melalui partisipasi pada BRI Consumer Expo 2026 yang diselenggarakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bekerja sama dengan Agung Podomoro Land. Kegiatan ini berlangsung pada 25–26 April 2026 di kawasan Podomoro Park, Bandung. Partisipasi BRI Finance dalam […]

  • Tren Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Kosmetik Jadi Pilihan Utama UMKM?

    Tren Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Kosmetik Jadi Pilihan Utama UMKM?

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Lanskap industri kecantikan dan perawatan tubuh di Indonesia pada tahun 2026 menunjukkan grafik pertumbuhan yang luar biasa masif. Melalui penetrasi algoritma media sosial baru dan menjamurnya pembuat konten estetika, produk-produk kosmetik lokal kini mampu mendominasi pasar domestik, bahkan mulai menggeser popularitas merek global. Fenomena ini memicu lahirnya ribuan pengusaha baru di sektor kosmetik rintisan (beautypreneur) […]

expand_less